NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Presdir

Menjadi Istri Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ilmafit

Salwa Abidhar, seorang gadis berhijab yang manis nan cantik berusia 20 tahun yang ditinggalkan oleh calon suaminya setelah menjalani lima tahun berpacaran tepat 2 minggu sebelum pernikahanya dilangsungkan dan lebih mirisnya yang dinikahi oleh hanum kekasihnya itu adalah sahabat Salwa sejak masa SMA dahulu


Setelah melewati masa masa terendah dalam hidupnya, sampai pada akhirnya ia dipertemukan dengan seorang presdir muda, kaya raya yang dianugrahi wajah tampan yang nyaris sempurna


Arsanatha Abrisam Dirgantara, generasi penerus ketiga perusahaan Maharsya grub sebuah perusahaan besar yang terkenal di wilayah Asia bahkan dunia, lelaki yang dikenal karna kepemimpinanya yang tegas dan memiliki sifat yang dingin jarang tersenyum ataupun bercanda namun sangat bertolak belakang dengan sikap aslinya


Sampai pada akhirnya mereka menikah, Akankah Salwa dapat melupakan mantanya dan mulai mencintai Arsa? Atau malah sebaliknya ia tak pernah bisa melupakan Hanum kekasihnya dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ilmafit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Antara bahagia dan bersalah?

..."Diciptakanya rasa sakit dan kecewa agar kita bersyukur atas segala skenario indahnya dan percayalah setiap kisah buruk yang Allah tuliskan bukanlah tanpa sebuah tujuan melainkan ada alasan baik setelahnya"...

...♡♡♡...

Saat sudah sampai rumah Salwa tak henti henti nya takjub pada suaminya, ia juga sempat terkejut bahwa Arsa sudah mencintai dirinya sejak masa SMP bahkan sebelum hanum mencintai nya. lelaki tampan itu sudah lebih dulu menyukai Salwa

Dari saat itu Arsa tak pernah bertemu dengan Salwa lagi berkali kali ia menunggu di jalan tempat bertemu dengan gadis itu pun tak pernah berjumpa denganya lagi sampai akhirnya ia menyadari jika wanita itu kelak yang akan ditakdirkan untuk nya oleh Allah sebagai istri pasti akan di dekat kan dengan jalan cerita yang indah dan tanpa di duga begitu pun sebaliknya jika memang perempuan itu bukan jodohnya pasti akan Allah jauhkan dan dipersulit jalan nya.

Nama wanita cantik itu selalu menjadi topik hangat antara dia dan Rabb nya mencintai nya secara diam diam menikungnya disepertiga malam, mungkin semua orang akan bilang itu hal yang mustahil jika akan dipersatukan kembali namun Arsa yakin tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Contohnya sekarang wanita yang dicintai telah menjadi istri sah nya tepat berada di sampingnya dan tanganya tengah bertaut dengan tanganku, Dari awal ku bilang bahwa skenario Allah itu indah percayalah.

Salwa meneteskan air mata mencoba mencerna semuanya, dia benar benar dibuat terheran oleh cerita cinta pertama lelaki itu sekarang ia tahu mengapa Allah menciptakan rasa sakit untuk nya karna untuk menghadirkan lembaran lembaran indah ini. ia bersyukur Allah kirimkan malaikat tampan ini untuknya ia bersyukur lelaki manis itu imam syurganya ia bersyukur amat bersyukur atas skenario nya.

...

Salwa mempercepat langkah nya menuruni anak tangga saat bendengar bel rumah nya berbunyi entah siapa di pagi pagi begini sudah datang gumamnya

Ceklek

Terlihat wanita paruh baya berumur 45 tahun memakai gamis berwarna peach dan hijab panjang menjuntai tengah tersenyum ramah ke arahku dia adalah ibu mertuaku sekaligus nyonya besar Maharsya Group. lirikan ku teralihkan saat melihat lelaki berwibawa tengah memakai baju formal gurat tampan di wajah nya tak pernah pudar seiring berjalannya usia ia pun tengah tersenyum tipis ke arah ku, siapa lagi kalau bukan tuan besar Maharsya Group tuan Umar Abraham Dirgantara. Disusul seorang wanita cantik yang tengah berlari ia menyapa ku sambil tersenyum lebar

"Assalamualaikum" Ucap mereka

"Waalaikumsalam silahkan masuk nyonya, tuan" Jawab salwa sambil tersenyum ramah disusul wanita cantik itu terkekeh

"Ko nyonya sayang? panggil ajah mamah dan papah" Pinta mamah Natasya Nahwa Dirgantara

"Eh iyah mah" Ucap Salwa gugup kemudian mengecup tangan mamah dan papah

Mereka mendudukan tubuhnya di sofa mewah berwarna abu abu "Abang Arsa dimana kak?" Tanya Ayana sambil membuka masker yang tadi ia pakai

"Ada di kamar aku panggil dulu yah" Jawab ku diangguki oleh mereka

Seperti yang Salwa bilang tadi ia hendak memanggil suaminya untuk turun menemui keluarganya "Hubby" Panggil Salwa

"Ada mamah, papah, dan Aya di bawah" Ujarku langsung diangguki oleh Arsa

Kami menuruni setiap anak tangga dengan tangan tak berhenti bertaut mesra sesekali ia bercanda berhasil membuatku terpana dengan tawanya yang manis itu, gerak Salwa dan Arsa tak lepas dari pandangan tiga orang yang tengah terkekeh geli melihat keromantisan pengantin baru tersebut. Arsa menyapa ramah mereka, menciumi punggung tangan ke dua orang tua nya dan mencubit pipi tembam adiknya "Ngapain kamu ikut ikutan?" Tanya Arsa yang kini sudah menduduki tubuh nya di sofa tersebut

"Dih seterah Aya dong bang! lagian Aya kan kesini pengen ketemu sama kakak ipar bukan sama abang"

Ujar Aya yang mulai sewot namun sama sekali tak di gubris oleh abang tampan nya itu

"Ada apa mah, pah?" Tanya Arsa

"Tidak ada apa apa Arsa, benar kata Ayana kami hanya berkunjung dan ingin bertemu dengan menantu mamah apa tidak boleh?"

"Tentu saja boleh, namun aku curiga jika kalian berniat hanya sekedar berkunjung" Jawab nya terkekeh

"Ck anak ini!"

"Apakah Arsa memperlakukan mu dengan baik Salwa?"

Papah Abram yang sedari tadi tenang dan diam berhasil membuat Arsa terhenyak bagaimana mungkin papahnya meregukan didikanya sendiri? gumamnya

"Alhamdulillah pah, Arsa memperlakukan Salwa dengan baik begitupun dengan kewajiban nya" Ucap Salwa dengan lengkungan bulan sabit di bibir

"Alhamdulillah, Arsa jangan pernah membuat istrimu meneteskan air mata kesedihanya! jangan pernah mengkhianatinya karna sesungguhnya kesalahan yang tak bisa dimaafkan adalah pengkhianatan" Ujar papah serius yang diangguki oleh Arsa

"Benar, memang sudah seharusnya seorang suami dan istri melaksanakan hak dan kewajiban nya masing-masing, Arsa melaksanakan hak dan kewajibanya sebagai seorang suami begitu pula dengan Salwa melaksanakan kewajiban dan hak nya sebagai seorang istri" Ucap bunda tersenyum ramah namun membuat hati wanita cantik itu tersadarkan bahwa selama ini ia tak pernah melaksanakan kewajibanya sebagai seorang istri dia bahkan belum memberi hak nya ia merasa amat bersalah bagaimana mungkin suaminya bahkan sudah mencintai nya sejak ia SMP namun dia dengan tenangnya tak melaksanakan tugas nya sebagai seorang istri, ia takut perbuatannya ini membuat Allah benci kepadanya ia takut malaikat melaknatnya

Astagfirullah maafin Salwa ya Allah

Perbincangan hangat itu seakan tak membisu ditelinga Salwa. rasa bersalah itu jauh lebih penting menurutnya

Mamah Natasya terlihat terkekeh "Sebenarnya sih mamah ke sini mau kasih kalian tiket bulan madu ke beberapa negara, jadi gimana mau diterima tidak?"

"Arsa sudah menduga nya" "Arsa bisa membeli tiket itu sendiri mah, lagi pula Arsa sedang disibukan dengan tugas dan urusan perusahaan" Salwa tahu bahwa itu hanya alasan suaminya sebenarnya waktu untuk libur bisa diambil kapan saja ia sering mendengar saat sekertaris Rey menawarkan waktu untuk cuti namun lelaki tampan itu tetap menolaknya

"Tugas tugas perusahaan biar dihandle sama Aya dan papah bang, udah kalian berdua honeymoon ajah bikin ponakan yang gemes buat ayana" Ujarnya tekekeh

"Udah deh Arsa kamu tinggal berangkat liburan doang ko ribet!" Kata mamah dengan nada geram yang di buat buat

"Tapi mah.. " Arsa mengacak rambutnya frustrasi ia taju keluarganya itu sangat keras kepala dan ucapan mereka tak bisa dibantah

"Udah gapapa Hubby, aku terima tiket nya yah mah"

Ujar salwa tersenyum

"Tentu sayang, ini baru anak mamah"

Sontak Arsa dibuat terkejut atas kelakuan istri kecilnya apa dia tidak tahu honeymoon itu apa? main seenaknya diterima tiketnya. ia tahu bahwa pernikahan ini atas perjodohan belum ada cinta di hati istri cantik itu dan itu adalah alasanya ia tak mau terburu buru meminta hak nya dan Arsa juga tak mau semua di dasari atas paksaan.

"Yaudah kalau gitu kami pamit yah sayang, oh iyah bulan madu nya dua hari lagi semua persiapan nya akan disiapkan oleh sekretaris Rey jadi kalian tidak perlu khawatir" Kata bunda diangguki oleh Salwa namun bertolak belakang dengan reaksi sang suami

♡♡♡

Assalamualaikum readers ini adalah novel pertama author jika terdapat kesalahan dalam penulisan mohon kritik dan sarannya jangan lupa like coment and vote karna dukungan kalian sangat berarti untuk author terimakasih oh iyah jangan lupa jaga kesehatan yah :)

1
Nuera Azzahra
menarik ceritanya
siti Hasanah
kok g d lanjutin thor.... selalu d tunggu
Nur Zahratul
lanjut kak
Dandelion
salwa ngapain nangisin si cowok pengghianat
Dandelion
ohhh ternyata salwa pacaran dgn playboy toh...tp syukurlah gk jd nikàh
jangan lupa y Kaka mampir d novelku jg realita hidupku
Winda
loh kok dah tamat aja Thor ... kan Salwa blm lahiran ... gantuh nih cerita nya
Winda
bagus kali Thor cerita nya aku suka aku suka
Winda
author nya masih pelajar ya
Winda
mana foto pernikannya kok aku ga bisa lihat ?
Winda
mana visual nya thor
Dedek Afrida
up
OkI PERDIAN 🙏: malam
total 1 replies
paw♡
kapan up lagi Thor?
ceritanya bagus kok😊
inayah machmud
gak ada lanjutan nya....
Rinjani
lo kok tahu Salwa dari mana Arsa tau salwa🤭🤭🙈🙈❤❤❤🌹🌹🌹💐🌷🌷
Rinjani
wah Salwa nekat dtg ke pernikahan manta😢
Eva Kristina
.
Yani Sri
lanjut dong ceritanya lagi
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
MasyaAllah visualnya "MAS GANTENG" worldwide handsome jin bts 😂
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Wahhh sekertaris rey kaya juga ya, gak papa lah nikah sama dia jga hihii 🤭🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!