Erina khafianingrum, gadis asal Pemalang Jawa tengah yang sangat cantik dan cerdas. Wajahnya yang cantik tak secantik takdirnya, setelah di hianati ia juga di jebak oleh seseorang.
Namun, semua itu membawanya pada seseorang pria yang sangat baik hati. Bahkan sangat mencintai dirinya, melebihi mantan kekasihnya.
Adakah cinta diantara mereka, yang menjalani sebuah pernikahan karena keadaan?
***
Yuk kenalan ma authornya, IG erlina_naila123 baca Terpaksa Mendua juga ya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erlina khopiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ep. 15. Romantis
🕔🕔🕔🕔🕔🕔
Sore pun tiba terlihat pohon pohon mangga depan rumah, tak salah bila nama perumahan itu taman asri, karena tempat nya begitu asri dan juga terasa sejuk. Banyak nya pohon pohon di depan rumah sehingga walau tepat nya di kota namun terasa asri Erina dan Io pun ingin segera pulang ke rumah baru nya.
"Mas nanti kita mampir di swalayan dulu yah" Pinta Erina.
"Iy sekalian kita belanja isi kulkas" Jawab Io dengan mengangguk dan tersenyum. Io dan Erina pun melangkahkan kaki nya dan masuk mobil dan mencari swalayan untuk belanja kebutuhan Sehari hari. Sesampai nya di swalayan pun mereka turun, dan tujuan pertama adalah sayu sayuran dan juga buah buahan.
"Mas Io makanan Faforite nya apa" Tanya Erina kepada sang suami.
"Mas suka capcay kalo lauknya semua suka" Ucap Io. Erin pun mengerti apa saja yang harus Ia beli karna sang suami ternyata suka sayuran dan lauk nya tidak ada yang nggak di suka.
"Emang Erin bisa masak" Tanya nya menatap istri nya.
"Hoby...😁😁😁😁"Jawab Erin. Dan tersenyum kepada sang suami.
"Kayanya mas bakal betah dirumah buat sering sering makan masakan istriku" Ucap Io dengan lantang menyebut, kata istri penuh penekanan Erina pun tersipu malu, Erina pun membeli sayuran dan lauk pauk dan tak tertinggal buah buahan, dan Io belanja bagian alat alat mandi dan sedangkan Erina bagian sayur mayur. Setelah rasa sudah cukup mereka pulang menuju rumah baru nya.
********
--Taman asri--
Sampai rumah bersamaan waktu magrib. Erina dan Io pun sholat. dan jadi pertama kali nya Io menjadi imam sholat Erina, setelah sholat Erina pun ke dapur manata barang barang yang ia beli tadi sama Io. Io pun datang menghampiri sang istri dan juga memandang nya, rambut nya yang panjang dan terurai memakai piyama lengan panjang dan celana panjang. Manis manis manis manis dan manis. Itu lah yang sering Io katakan dalam hati melihat sosok istri nya.
"Eh mas Io, Duduk dulu Erin bikinin teh" Ucap sang istri. Io pun duduk dan masih juga memperhatikan sang istri, yang sedang membuat teh untuk nya. Setelah membuat kan teh untuk sang suami Erina bergegas memasak nasi goreng Seafood.
"Harum..." Ucap Io yang masih mengendus masakan sang istri.
"Ayo makan mas mumpung masih anget" Ucap Erina.
"Enak nasi goreng nya kenapa nggak di bikin buat bisnis aja" Jawab Io dan memuji nya.
"Makasih. kata nya kemarin, suruh kuliah" Ucap Erina.
"Maksud mas buka usaha nasi goreng suruh l orang jaga Erin tinggal ajarin nanti kalo udah jalan Erin tinggal, nikmati hasil nya" Jelas Io.
"Erin kagum deh sama mas Io, mas Io mandiri" Ucap sang istri dan Tersenyum. Setelah selesai makan Erina pun segera membereskan piring piring nya, dan Io juga membantu Erina sampai selesai. Dan mereka pun sudah di kamar untuk beristirahat. Erina pun sudah mematikan lampu dan hanya lampu tidur yang masih menyala. Sepasang suami istri itu pun masih diam dan tak bergeming, sunyi tidak ada suara apa pun. Io pun membelai rambut sang istri dan juga mencium pucuk kepala sang istri.
"Mas tidak bisa menjanjikan apa pun, cuma mas akan berusaha menjadi yang terbaik untuk rumah tangga kita" Ucap Io masih memandang wajah sang istri. Dan Erina pun hanya tersenyum saat Io mengucapkan kata kata manis nya entah kenapa Erina sangat merasakan bahagia bisa menikah dengan Io meski di awal adalah hanya kecelakaan.
"Erin harap jika ada kata dan sifat yang tidak berkenan di hati mas, mas jangan sungkan untuk menegur ku, beri aku kesempatan untuk belajar mencintai dan menyayangi mas" Jawab nya. Io pun tersenyum mendengar jawaban sang istri meski saat ini Erina belum mencintai nya karena pernikahan nya begitu singkat. Io pun mencuim kening sang istri dan memeluk nya dengan erat dan tiba tiba ponsel nya Io pun berdering tanda panggilan masuk, dan ternyata nama Agus yang tertera di layar ponsel nya.
"Mas ponsel nya bunyi" Ucap Erina memandang Io dan Io pun tersenyum Io pun melepas pelukan nya dari sang istri, dan Io membuka ponsel nya. Dan ternyata Agus yang menghubungi nya.
"Agus memang keterlaluan apa dia lupa kalo aku sama Erin baru saja menikah" Gerutu nya memaki Agus dalam hati nya.
"Hallo ..." Ucap Io dengan kesal nya, karena merasa Agus mengganggu waktu Io bersama sang istri Erina.
"Mas bro besok aku jemput, kita mau ke Tegal cari matrial yang kurang aku jemput pukul delapan oke " Ucap Agus mengingatkan nya.
"Iy oke..." Ucap Io masih dengan mode kesal nya terhadap Agus. Dan Io pun memutuskan panggilan nya, daan menonaktivkan ponsel nya. Io pun kembali ke ranjang dan melihat Erina sudah terlelap.
"Apa Agus terlalu lama menelfon ku hingga Erin sudah tidur" Ucap Io Penasaran. Dan kembali berbaring di samping sang Istri, Io pun memeluk Erina dari blakang dan menghirup aroma rambut sang istri, seketika Erina pun terbangun dan membalas pelukan sang suami.
"Siapa yang nelfon mas" Tanya nya sang istri.
"Agus besok mas izin mau ada urusan " Jawabnya, Erina pun mengangguk dan tersenyum dan menatap wajah sang suami. Sebenar nya tidak terlalu penting Agus menghubungi Io, namun hanya iseng karna ingin Mengganggu Io sang pengantin baru. Mereka pun menghabis kan waktu malam panjang mereka. dan terlelap tidur. seketika Io bangun pukul 06:00 dan melihat sang istri yang baru Io pun mengaktivkan ponsel nya. Dan pesan dari Agus pun masuk dan membaca nya.
💌
Jangan lupa mas bro aku jemput jam
08:00 😁
Io pun tersenyum membaca pesan dari Agus, namun bukan isi pesan Agus yang membuat tertawa, dan tersenyum senyum sendiri, tapi mengingat kejadian semalam menghabis kan waktu bersama istri io pun bergegas mandi dan membuat sarapan untuk sang istri yang ia cintai entah mulai kapan rasa itu ada di dalam dirinya, setelah selesai pun segera membangun kan istri nya.
"Sayang... Ayo bangun." Ucap sang suami. Dengan lembut Erina pun terbangun dan merasa badan nya capek lelah dan rasa nya sakit semua seluruh badannya.
"Emhm. Ia pukul berapa sekarang" Tanya nya sang istri.
"Pukul 06:30 " Jawab nya denga senyum dan masih menatap wajah cantik sang istri.
"Sebentar mas siapin air hangat nya dulu." Ucap Io dan tersenyum, dan setelah l menyiapkan air hangat Io pun keluar untuk memberi tahu Erina.
"Mandi lah habis ini kita sarapan sama sama" Tambah nya lagi. Erina dan io pun bergegas mandi dan setelah selesai mereka pun sarapan karna Io tau Agus akan datang menjemput nya, dan tak berlangsung lama Agus pun datang menjemput Io.
"Mas pamit kerja dulu yah baik baik di rumah istirahat pasti kamu lelah" Ucap Io kepada sang istri, sambil mencium kening nya. Sang istri pun mengangguk sebagai jawaban nya.
"Asalamualaikum" Ucap Io.
"Walaikumsalam" Jawab nya dan mencium punggung tangan sang suami.
Pemalange endi,
~~m a r i o~~
terus berkarya, kurangi kata dan okay,,