NovelToon NovelToon
Mencintai Mantan Istri

Mencintai Mantan Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Nikah Kontrak
Popularitas:140.2k
Nilai: 5
Nama Author: gebi salvina

Seperti kata pepatah, "Setelah kehilangan, barulah dia menyadari perasaannya." Itulah yang dialami oleh Revandra Riddle, pria berusia 30 tahun yang menikahi Airin Castela dalam pernikahan kontrak selama 5 tahun. Pernikahan mereka terjadi karena perjodohan; kedua orang tua Revan sangat menyukai Airin, sementara Erika Queen, kekasih Revan, justru menjadi sosok yang dibenci. Untuk itu, demi memisahkan mereka berdua, orang tua Revan menjodohkan dirinya dengan Airin.
Namun, selama pernikahan itu, Revan tak pernah memberi hatinya pada Airin. Ia terus berlaku kasar dan dingin, menunjukkan kebencian yang mendalam terhadap istrinya. Namun, takdir seakan ingin memberinya pelajaran; suatu hari, Revan mengetahui bahwa Erika, sang pujaan hati yang ia lindungi selama ini, ternyata telah mengkhianatinya. Detik itu juga, Revan tersadar akan kesalahannya. Airin yang selama ini bersabar dengan segala perlakuan buruknya, justru merupakan wanita yang setia dan mencintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gebi salvina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Airin berbaring ditempat tidur setelah membersihkan diri. Dia menatap langit-langit kamarnya dengan tatapan kosong. Pertemuan dengan Rama hari ini menjadi pemikirannya, ada penyesalan kini dihatinya, kenapa dia harus menceritakan masalah rumah tangganya pada pria itu, padahal mereka baru saja bertemu setelah sekian lama.

"Aku tidak tau kenapa, tapi aku merasa dia orang yang bisa dipercaya, dan aku ingin bercerita lebih banyak hal dengannya, " Gumam Airin sembari merapatkan selimut merasakan kehangatan.

...

Matahari baru saja menampakkan sinarnya, Airin sudah siap dengan rapi untuk menghadiri sidang pertama di pengadilan agama. Wajahnya terlihat cemas dan khawatir, terbayang bagaimana Revan akan bertindak di sidang nanti. Sejak beberapa hari terakhir, Revan berubah drastis. Lelaki yang dulu selalu kasar dan enggan berbicara dengannya, kini berbicara dengan nada lembut dan bahkan berani mendatangi apartemennya.

Airin masih teringat jelas ketika Revan tiba-tiba memeluknya beberapa hari lalu, sesuatu yang tidak pernah terjadi selama 4 tahun pernikahan mereka. "Semoga dia tidak hadir hari ini dan membuat masalah," gumam Airin dalam hati.

Di pengadilan, Airin duduk di bangku dengan rasa cemas yang semakin memuncak. Setiap detik yang berlalu seolah mempertegas kekhawatiran yang ada di hatinya. Tiba-tiba, pintu ruangan terbuka dan Revan masuk dengan langkah pasti. Airin menegang, namun mencoba menahan diri agar tidak menunjukkan kegelisahannya.

Sidang pun dimulai, hakim mulai mengajukan pertanyaan kepada Airin dan Revan. Airin menjawab dengan tegas, sementara Revan mengejutkan Airin dengan sikapnya yang sopan dan lembut. Bahkan ketika hakim menanyakan alasan perceraian, Revan hanya tersenyum dan menjawab dengan suara tenang, "Saya tahu bahwa saya telah banyak salah pada Airin, dan perceraian ini mungkin jalan terbaik untuk kami berdua."

Airin tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya, berbagai pikiran bercampur aduk di benaknya. Apakah ini hanya akting belaka, atau Revan benar-benar telah berubah? Walaupun demikian, Airin tetap pada pendiriannya untuk melanjutkan perceraian dan menata hidup baru tanpa Revan.

Revan dan Airin duduk bersebelahan di ruang sidang perceraian. Mereka telah sepakat untuk mengakhiri pernikahan mereka setelah 4 tahun bersama. Mediator sudah mencoba membantu, namun keputusan tetap sama. Hakim pun mengangguk setuju.

Dengan ekspresi serius, hakim meminta Revan untuk mengucapkan talak pada Airin. Revan merasa gugup, tangannya berkeringat. Ia menelan ludah, lalu dengan suara yang tegas dan syahdu, ia mengucapkan talak pada Airin. "Airin Castela, saya Revandra Riddle dengan sadar tanpa paksaan siapapun, menjatuhkan talak satu padamu, aku membebaskanmu dari ikatan pernikahan, dan mulai saat ini, kamu bukan lagi istriku, "

Suasana di ruang sidang terasa begitu berat, namun di saat yang sama, ada rasa lega yang menyelimuti hati mereka berdua.

Setelah talak diucapkan, Airin bangkit dari kursinya. Ia menatap hakim dan Revan dengan mata berkaca-kaca, lalu mengucapkan terima kasih. "Terima kasih, Pak Hakim, dan terima kasih juga Revan," ucap Airin sambil tersenyum tipis. Ia pun melangkah keluar dari gedung pengadilan, berusaha menerima kenyataan bahwa kini ia adalah seorang janda. Namun, di lubuk hatinya, Airin merasa yakin bahwa keputusan ini adalah yang terbaik untuk mereka berdua.

"Airin, tunggu!" teriak Revan mengejar Airin yang hampir saja masuk ke dalam mobil. Langkahnya terhenti seketika, Airin menoleh ke arah suara yang memanggilnya.

Airin menghentikan gerakan tangannya yang hendak membuka pintu mobil. Beberapa menit lalu, talak telah diucapkannya. Kini, di wajah Revan tampak rasa penyesalan yang begitu dalam. Matanya menatap Airin dengan perasaan yang rumit.

"Ada apa?" tanya Airin dengan nada sinis. "Aku mau merayakan perceraian kita dengan Raya. Kami sudah janji mau makan-makan." Ucap Airin dengan kejam, menunjukkan betapa ia tak peduli lagi dengan perasaan Revan.

Revan tersenyum pahit, menahan rasa sakit yang menusuk hatinya. "Kita memang sudah bercerai, tapi bukan berarti semuanya berakhir begitu saja," ujarnya dengan suara lirih. Wajahnya tampak pasrah, mencoba menerima kenyataan pahit ini.

Airin mendengus kesal, "Jangan berharap aku akan kembali padamu, Revan. Aku sudah muak dengan sikapmu yang tidak pernah menghargai kehadiranku!" bentaknya, matanya memerah menahan marah dan kecewa.

Revan menatap Airin dengan pandangan yang sayu, seolah ingin menggenggam hati wanita itu kembali. Namun, ia tahu betul bahwa Airin sudah tak bisa lagi menjadi miliknya. Mereka harus menerima kenyataan bahwa hubungan mereka kini telah berakhir.

"ya, kau benar, tapi ini bukan akhir dari segalanya. Mulai saat ini, aku akan mengejarmu, bukan sebagai seorang anak yang dipaksa untuk menikah, tetapi sebagai seorang pria yang mengejar wanita yang disukainya. " kata Revan dengan mata penih tekad.

Airin cukup terkejut, tidak menyangka, perceraian ini bukannya membuat dia terpisah dengan Revan, justru malah membuat pria itu kini mengejarnya.

"Revan, aku bertanya-tanya, sebenarnya, apa yang terjadi padamu? Kenapa tiba-tiba berubah baik dan lembut, bukankah kamu sangat membenciku, bahkan sekedar melihat saja tidak sudi. Kamu lupa? Pada saat itu, aku duduk diruang tamu saja sudah membuat matamu sakit, sekarang apa yang terjadi? " Airin mengingatkan kembali bagaimana sikap kejam dan ketidakpedulian Revan selama ini.

Pria itu menunduk, menyadari, kesalahannya selama 4 tahun itu tidaklah sedikit, namun dia seorang pria egois, dia akan mengejar dan mendapatkan cinta Airin kembali. Dia yakin, meski sikap Airin begitu kejam, di hati kecil wanita itu pasti masih tersimpan rasa untuknya.

"Aku minta maaf, maaf atas sikap kasarku selama ini. Kamu tidak harus menerimanya. Tugasku sebagai orang bersalah hanya meminta maaf, dan kamu punya hak untuk menerima atau menolak," ucap Revan dengan tulus, matanya memancarkan kejujuran. Hampir saja Airin terpengaruh, namun dering ponselnya segera menyadarkannya.

"Revan, aku harus pergi. Kita sudah bercerai sekarang. Tidak peduli apa yang kamu pikirkan, aku harap, di masa depan kita tidak perlu bertemu lagi. Andai bertemu tanpa sengaja, anggaplah kita tidak saling mengenal," ujar Airin tegas sebelum masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan Revan yang terpaku dalam kata-kata kejam yang baru saja didengar.

Mobil hitam itu perlahan meninggalkan lapangan parkir pengadilan agama dimana tempat itu baru saja memberikan status baru pada keduanya. Revan menatap kepergian Airin dengan tatapan nanar, dalam hatinya dia berjanji, akan menumbuhkan kembali cinta dihati Airin untuk dirinya. Andai mereka bisa bersama kembali, ia akan membuat wanita itu menjadi wanita paling bahagia.

"Airin, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku, aku tidak akan menyerah. Kali ini, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang tersisa. " gumamnya penuh tekad.

***

1
Ati Rohayati
Luar biasa
Endang Supriati
bodoh amat airin, nikah kontrak sampai 5 thn!!!!!!!!!!!!! buang waktuuuuu
Jue
Kalau aku jadi Daniel dan Airin , Aku buat lingkup perniagaan Rudi papa tiri Airin , Semoga Kayla menikah dengan Revan dan di siksa oleh keluarga mertua sehingga menderita hidupnya , Tambahkan adik madu buat Kayla ,
Kalau Kayla hidup menderita maka Rudi akan turut menderita kemudian Ibu kandung Airin sakit hati ,
Biar Rudi tahu bagaimana derita Airin setelah kehilangan ibu kandung ketika melihat Kayla menderita , Biar Rudi dan Ibu kandung Airin merangkak di kubur Ayah kandung Airin demi memohon ampun ,
Dosa kita dengan Allah SWT itu mungkin di ampun tapi dosa kita dengan manusia bagaimana mahu mohon ampun kalau orang itu sudah tidak lagi ada di dunia .
merry jen
gila airinn nkhh 5 thnn msh Ting Ting,,hrss airinn bngkrut smuyy gmn tabiat y revann kumpuknn smuyy klurgaa trss critain dechh knp ai gk hamil crtainn smuyy klkuan revan
merry jen
dasraa kmuu kayy mulutt muu ituu munaa Medusa bgttt,,mogaa ajjj kelakuan kmuu virall biar tmnn muu yg UD kmu hasut sdrr sbnryy yg jhtt kejmm kmuu buknn airinn ,arinn UD kehilangan ksh syg dr mm kndung lbhh syg ank tri y dibndgkn ank kndung hnyy ke utgn rmh tngg y emng egoiss
Ulfah Putri234
cocok Revan sama Kayla...semoga gak mati gancet di dalam mobil iya kan🤪🤪🤪
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Sunaryati
Tergodalah Revan cowok gampangan cocok deh sama cewek gampangan, jadi Airin aman, kamu salah Kaila jika beranggapan merebut Revan, itu kamu memungut sampah yang dibuang Airin. Jadi Airin malah diuntungkan
Jumiah: danil & airin sebaik nya menjauh
dri keluarga revan
cari aman nya aj .

arin revan pokus dengan rumah tangga mu untuk mencai kebahagian yg sdh di genggam..
total 1 replies
Noey Aprilia
Dah lah revan.....nyerah aja,airin udh mlik orng lain jg....jd mau km jngkir blik sklipun,dia ga bkln blik lg sm km...mndingn sm kayla aja,cwek mrahan sm cwok mrahan....kan ccok....😁😁😁
Lee Mba Young
pasti tergoda tu si revan tp jng senang dulu Kayla si gadis munafik airin lo sdh gk mau ma revan, untung airin gk balikan ma revan, revan itu lemah mudah di bodohi dan imannya tipis ntar juga tidur ma Kayla tu.
Gusmeiniar decy
Luar biasa
Diah Darmawati
nyeseggg seakan2 kita yg jd tokoh di ni novel..good job athor sdh bsa bkin baperrr😭😭😭🥰🥰🥰🥰
Tarminah Tarminah
mau kemena nih alurnya
Noey Aprilia
Diiihhh....
glirn ga undang aja,bru hboh...ga ush ngrsa jd krban deh,sdngkn klian jg tau spa pnjhatnya....iri blang dong,ga ush ftnah2 sgla.....tar airin bongkar kbusukan bpkmu sm emak tiri trcntamu....
Myra Myra
bila semu org tahu perangai buruk kayla...farah jgn sampai menyesal
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Aqil Aqil
sy curiga benarkah ibu farah ad ibu kandngx airin kok lbh pdl sm ank tirix ketimbang ank kandungx
Uthie
Jahat banget tuhhhh si Kayla 😡
Sunaryati
Farah benar- benar Ibu yang sangat egois dan buruk, mencari kebahagiaan sendiri dengan mengorbankan kebahagiaan anak kandungnya, bahkan secara tak langsung mencarikan musuh anaknya
Jumiah: gk salah klo airin gk memberiahukan pernikan nya ,buat ap jua gk ad gunanya jua ,yg ad menjadi batu kerikil penghalang kebahagian mu arin..lanjut
total 2 replies
Tini Uje
eleeehh..g tau diri bgtt si kaila kaila emang nya lu sapeee 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!