NovelToon NovelToon
Adik Madu Ku Lebih Tua 9 Tahun Dariku

Adik Madu Ku Lebih Tua 9 Tahun Dariku

Status: tamat
Genre:Tamat / Selingkuh
Popularitas:584.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: senja ardani

Aku tidak bisa menceraikan mu shafa, tapi aku juga tidak bisa meningalkan alena, apa lagi saat ini alena tengah hamil anak ku, dan aku juga sudah berjanji untuk bertanggung jawab.
begitu lah ke egois san Cakra sebagai seorang suami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja ardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua sejoli yang tak tau diri.

 "Melihat keduanya shafa merasa muak, jika saja menuruti hawa nafsu, ingin rasanya shafa pergi kedapur mengambil benda apa saja dan menghantam kan nya dia wajah kedua sejoli tidak tau malu itu.

Tapi tidak ingin menciptakan rasa sakit bukan pada raganya saja, melainkan seluruh hidupnya, hingga detik demi detik hanya bergelung nestapa.

"Shafa mencoba bersikap acuh meski ubun ubunya terasa membara.

Wanita cantik berbalut hijab pasmina berwana peach itu lebih memilih fokus pada secangkir teh kemudian menyesap nya.

Mungkin kali ini lebih tepat nya, shafa terlihat seperti orang bodoh yang membiarkan kedua pengkhianat yang menghancurkan hidupnya bebas berkeliaran dirumah miliknya.

"Dek... kamu sudah makan'?

tanya cakra memecah keheningan.

Kamu tidak lihat mas, aku masih menikmati teh.

jawab shafa terdengar acuh.

" Cakra mencoba meletakkan tangan nya dipungung tangan shafa yang berada di atas meja.

namun shafa yang menyadari segera menarinya,

kemudian berpindah tempat agar sedikit menjauh.

Pria itu mengela nafas dalam, mamang tidak akan mudah meluluhkan hati shafa.

tapi ia akan berusaha, setidaknya satu langkah telah berhasil, tidak mendebatnya shafa atas kehadiran Alena kali ini.

Cakra tau memang rasa percaya dirinya tidak pernah salah.

shafa yang masih berada dalam genggaman nya.

begitu pekik cakra.

 "Dek.. Terima kasih kamu sudah menerima Alena, aku tau kamu wanita hebat.

aku janji akan berusaha adil dan mulai membagi rata atas cinta yang aku miliki pada kalian.

ujar cakra.

sungguh kalimat itu terdengar semakin menjijikkan, dan nyaris membuat shafa hampir muntah.

"Sabar,, shafa,, sabar,

bisik batin shafa membesarkan hati.

Shafa tidak berniat menjawabnya, sebab mbok minah datang dengan membawa dua piring makanan, satu untuknya dan satunya untuk cakra.

wanita paruh baya itu mulai meletakkan satu persatu didepan pemiliknya.

 "Kening cakra berkerut, melihat hanya ada dua piring di atas meja yang mbok nah bawa.

" Satu lagi mbok, untuk alena"

dan tolong nanti antarkan juga makanan untuk anak-anak alena dikamar ya mbok.

ujan nya terdengar santai memerintah dengan penuh percaya diri.

"Aku tidak mengizinkan, sela Shafa.

kalau dia ingin makan suruh bikin sendiri, disini dia hanya seorang benalu yang kehadiran nya tak di inginkan pemilik rumah.

ucap shafa, terdengar santai namun begitu tajam menghujam.

Wajah alena yang semula berseri berubah menjadi suram.

sudut matanya sudah dipenuhi embun sembari menatap cakra mengharap pembelaan.

"Dek,, tolonglah jangan seenaknya, kamu kan tau alena sedah hamil.

Aku sudah tau mas,!

dan tidak perlu terus menerus diingatkan.

Sekarang lanjutkan saja makan mu, dia kan masih punya tangan dan kaki untuk membuat sarapan sendiri,

jangan bisanya cuma membuka selangkangan murahan untuk memporak porandakan rumah tangga orang.

kalimat sindiran shafa, semakin membuat alena tidak Terima.

"Wanita itu ingin cakra membelanya, namun pria itu hanya mengusap pungung tangan nya.

memberi kode agar dirinya tetap bersabar.

Alena merasa menjadi semakin terhina,

Alena mendengus kesal sebagai lampiasan kemarahan nya, sebab hanya itu yang bisa saat ini ia lakukan.

Namun sejurus kemudian senyumnya terbit kala cakra mengeser piring berisi nasi goreng miliknya dan memberikan padanya untuk segera disantap nya.

" Bukannya ini kesempatan bagus untuk membuat shafa cemburu, pikir Alena

"Makanlah makanan mu mas'!

atau aku berubah pikiran, jangan membuat ku menyeret wanita tidak tau diri ini keluar dari rumahku sekarang juga,!

jangan membuat kesabaran habis.

shafa kembali mengucapkan ultimatum nya.

Membuat Alena yang semula ingin memulai sarapan seketika terhenti.

Wanita yang tengah hamil itu kembali meletakkan sendok di atas meja dengan kasar.

"Shafa memutar bola matanya tak perduli sedikitpun.

1
Diah Susanti
kok adiwinata, bukannya waktu anaknya meninggal nama belakangnya sanjaya 🤨🤨🤨
Naomy
shafa kok gitu sih..bego bin oon
Nanik Winarni
Luar biasa
Nanik Winarni
Biasa
Ninik
kalau laki laki bini Thor bukan binti kalau binti it untuk anak perempuan
Winny Anpooh
Luar biasa
Linda Agustina Wardhana
shafa nya bloon lah malah kasi nampung lg haddeehhh
Dirgantara Jepara
iya itu adala hukuman buat kamu yg berbuat tidak adil pada fiona maka hukum tabur tuai itu saat ini kamu rasakan
Ma Em
Cakra dikira Shafa mau dipoligami ga taunya malah dia yg gigit jari Cakra sekarang kamu nikmati dan hiduplah bersama wanita yg kamu cintai Alena jgn pernah menyesal itu sdh jadi keputusanmu dari awalkan cinta pertamamu Cakra
Ma Em
Luar biasa
Ma Em
Bagus Shafa kamu jgn mengalah dari pelakor untuk apa Shafa kamu biarkan Alena tinggal di rumahmu biarkan saja Alena dan anaknya tdr di kolong jembatan juga itu bkn urusanmu Shafa itu urusan si Cakra .
Ma Em
Shafa lebih baik kamu ceraikan Cakra cari kebahagiaanmu sendiri masih ada lelaki yg baik yg tulus mencintai bukan lelaki seperti Cakra
Trizul
Lumayan
Sarida
Luar biasa
Malis Rahasya
ngapain kamu jijik sama istrimu...naah kn waktu tu kamu pun sama.....berzina smpi hamil ...sekarang enak kan rasanya..enakkk bangattt
Arin
/Heart/
Arin
Impianmu setinggi langit Alena, gak taunya suamimu numpang hidup dengan istrinya🤣🤣🤣🤣
Woro Hestiningsih
bagus
Tri Widayanti
Ngomong aja terus Faa
Tri Widayanti
Mau dibuat bloon kah Shafa ini?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!