NovelToon NovelToon
Kupu-kupu Malam

Kupu-kupu Malam

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:150.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: momian

Vanya Mentari, gadis yang memulai peruntungan bekerja di ibu kota menjadi kupu-kupu malam, terpaksa harus terlibat pernikahan kontrak dengan pria yang terkenal sangat dingin.

Pernikahan yang membawa penderitaan pada Vanya di setiap harinya. Bukan hanya luka fisik, melainkan luka batin. Tiap hari, perkataan yang terlontar dari mulut pria yang menikahinya begitu sangat pedis, dan tanjam hingga mampu menusuk rongga jantung dan membuat luka yang teramat mendalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KKM 15

Kini tubuh Vanya sudah berada di dalam dekapan Bian. Vanya, menatap dada bidang Bian sambil menelan saliva. Sungguh tubuh yang sempurna. Dan, tanpa meminta izin lebih dulu, Bian langsung menundukkan kepalanya dan melu*mat bibir Vanya dengan sangat rakus.

"Tidak!" Batin Vanya sambil berusaha melepas tautan bibir. Namun usahanya sia-sia. Karena pikiran dan tubuhnya kini bertolak belakang. Entah aliran apa yang saat ini Vanya rasakan, tubuhnya seketika kaku dan menikmati sentuhan yang Bian berikan padanya.

Ci*uman bi*bir mereka terhenti kala Vanya sudah merasa sesak karena kehabisan oksigen. Mata Vanya, dan mata Bian saling pandang. Dan tak butuh waktu lama, kini Bian membawa tubuh Vanya ke atas tempat tidur.

Entah bagimana cara Bian merobek baju Vanya, karena kini tubuh Vanya sudah seperti Bian, polos tanpa sehelai benang pun. Vanya benar-benar menikmati permainan yang Bian berikan padanya, hingga saat milik Bian ingin memasukki miliknya, Vanya merasa sakit, namun sakit itu beruba seiring Bian memaju mundurkan miliknya di dalam sana.

Surga dunia. Mungkin kata yang tepat bagi mereka berdua saat ini. Saling memberi kenikmatan yang hangat.

Suara erangan baik dari Vanya ataupun Bian kini memenuhi ruangan.

"Good girl. Ahh." Kata Bian sambil terus memaju mundurkan miliknya. Hingga beberapa saat kemudian, sesuatu cairan yang berada di dalam milil Bian minta untuk segerah di keluarkan. Tubuh Bian semakin memompa dengan cepat, Vanya yang berada di bawah tubuh Bian pun menikmati hentakan demi hentakan yang di berikan oleh Bian.

"I love you Ney." Ucap Bian lalu mengecup pucuk kepala Vanya, dan amruk di samping tubuh Vanya setelah cairan miliknya berhasil menyembur ke dalam gua milik Vanya.

Vanya yang memang masih antara sadar dan tidak, langsung menatap wajah Bian yang sudah tertidur dengan sangat lelap.

"Betapa beruntungnya Ney yang sampai saat ini namanya masih tetap kau sebut." Ucap Vanya.

••••••

Jam lima subuh. Vanya langsung bergegas membersihkan dirinya, dan menghubungi sang ibu mertua. Rossa yang mendapat telpon pun langsung memerintahkan Zam agar segera membuka kunci kamar hotel.

Vanya keluar dengan terburu-buru, tanpa satu kata pun dan juga tanpa melihat wajah Zam.

Zam yang baru saja membuka pintu langsung membulatkan mata saat melihat keadaan kamar yang sangat kacau balau.

"Semoga saja ada Bian dan Vanya junior." Ucap Zam, lalu Zam membersihkan semuanya seperti kesepakatan yang terjadi antara dirinya dan Vanya dan tentunya dengan Rossa.

Lagi, mata Zam membulat sempurna lala melihat tuannya atau sahabatnya yang kini terbaring di bawa tempat tidur dengan keadaan tubuh yang polos, untung saja Vanya sempat memberikan selimut pada tubuh Bian. Dan mata Zam langsung menatap pada seprei yang terdapat darah.

"Perawan? Apa mungkin Vanya masih perawan?" Tanya Zam pada dirinya sendiri.

Setelah semua beres, kini Zam pun keluar dari kamar hotel, meninggalkan Bian seorang diri.

Pagi hari. Tepatnya jam sembilan. Perlahan mata Bian terbuka, kepala Bian terasa pusing, Bian menatap kamar yang berbeda dengan kamar miliknya di aparteman.

"Hotel?" Gumam Bian dan langsung duduk sambil membuka selimut yang ia kenakan. "Apa yang terjadi?" tanya Bian saat melihat tubuhnya yang polos. Bian lalu memijat keningnya dan mencoba mengingat apa yang terjadi pada dirinya, hingga dirinya bisa menginap di hotel.

1
Mrs. Ketawang
Endingnya kok gini😐
Mrs. Ketawang
Spek mertua idaman menantu sejagad raya
Mrs. Ketawang
Tuh kaan Bian gak ingat bgaimna rasanya saat prtama kali bobol gawangnya Vanya,.
saking banyaknya dosis obat lerangsang sampe lupa gawang yg udah loss doll atau masih tersegel rapi😅
Apa Bian jg gak liat bekas darah d sprei🤔
Mrs. Ketawang
Bu Rossq definisi ibu yg luar bysa baik hatinya🥺👍
Yayuk Susilowati
masih penasaran jd blm bisa komen byk
Warni Ajja
mungkin penyebutan nama nya perlu di peehatikan 😁
Warni Ajja
maksudnya yg paling berharga apa sih , cinta apa apa 😅 dia kan kupu kupu malam apa dia masih perawan , please jelasin dong
Sweet Girl
Yaaa Tor kenama bener bener Kao putus tali pernikahan nya ....
mereka sekarang saling mencintai lho Tor ....
Diya Sofi Indriani: ha? serius ini endingnya begini? hah? Thor?
total 1 replies
Sweet Girl
Pok
Sweet Girl
Bwahahaha fanas fanas kamu Bian...
beruntung sekali nasibmu Zam...
Sweet Girl
kapok luuu
Sweet Girl
ih anakmu itu tolol....
Sweet Girl
Tamat riwayat mu ZAM...
bertaubat lah ZAM...😂
Sweet Girl
Ih.... Ndak curiga dia... Vanya hamil anak siapa?
apa sudah menyadari klo dia satu²nya pria yang tidur sama Vanya...??
Sweet Girl
Sudah... jangan banyak membatin...
lihat aja...
Sweet Girl
Istriku... istriku.... ada apa ini...???
Sweet Girl
Wah Joooosss si Bian, langsung tumbuh benih kecebong
Sweet Girl
Iya bener tuu ZAM... Tuan mu sudah jatuh cinta sama Vanya.
Sweet Girl
Aamiin
Sweet Girl
Me bi....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!