NovelToon NovelToon
Menjadi Yang Kedua

Menjadi Yang Kedua

Status: tamat
Genre:Poligami / Janda / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:94.6k
Nilai: 5
Nama Author: Maya Asviana

Bertemu dengan cinta pertama di ajang reuni sekolah, menumbuhkan kembali cinta lama yang memang belum terkubur sepenuhnya.

Wirra yang masih berstatus sebagai seorang suami, nyatanya tidak bisa melupakan pesona seorang Meyta setelah bertemu kembali dengan wanita itu.

Bagaimana akhir kisah Wirra dan Meyta? Sudikah Meyta menjadi yang kedua dari seorang Wirra? Atau, wanita itu akan meminta Wirra untuk meninggalkan istrinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Asviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15 - Kegilaan Wirra

Anna berlari masuk ke kamarnya. Wanita itu bahkan memuntahkan semua makanan yang baru saja dimakannya saat makan siang bersama Wirra dan Meyta, tadi.

Adegan saat Wirra menghempaskan Meyta ke sebuah sofa bed, kemudian menenggelamkan Wirra wajahnya pada celah lembut wanita itu, membuat perut Anna terasa diaduk-aduk. Dan Anna tidak dapat menahan gejolak dari dalam perutnya saat Wirra mulai memasuki Meyta dengan brutal.

Diiringi suara mengerang Meyta dan Wirra, Anna berlari sekuat tenaga menuju ruang tidurnya.

Anna langsung menghampiri wastafel dan mengeluarkan semua isi perutnya. Tubuh wanita itu terasa semakin lemah. Kakinya bahkan tak mampu lagi berpijak. Anna menangis sesenggukan.

Kenapa Wirra tega mengkhianati pernikahan mereka? Pria itu bahkan melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan oleh orang yang belum menikah. Bukankah selama ini Wirra adalah pria yang baik? Atau mungkin, memang dirinya yang belum terlalu mengenal Wirra?

Sudah berapa banyak wanita yang tidur dengan suaminya itu?

Banyak sekali keraguan dan pertanyaan dalam benak Anna tentang sang suami. Anna merasa tak lagi mengenal Wirra. Terlebih saat menyaksikan bagaimana pria itu begitu brutal menerjang Meyta.

Bahkan kepada dirinya yang merupakan istri sah dari pria itu, Wirra tak pernah berbuat begitu. Tak pernah Wirra sampai berlutut dan menenggelamkan wajah pada celah lembut miliknya. Pria itu bahkan selalu memasuki dirinya dengan lembut.

Apa tubuhnya tak semenarik Meyta? Mengapa sang suami seperti tak tertarik untuk bereksplorasi? Perlakuan pria itu benar-benar berbeda.

Belum menyunting Meyta saja, perlakuan pria itu sudah tak adil.

Haruskah dia menarik ucapannya untuk memperbolehkan pria itu berpoligami? Haruskah dia melarang keinginan Wirra untuk menikahi Meyta? Rasanya dia tak mau ada wanita lain yang bisa memuaskan sang suami, lebih dari dirinya.

Anna menyesali keinginannya.

Sebelumnya, dia memang ingin melihat sang suami menikah kembali dan memiliki keturunan. Namun, itu semua karena Anna percaya jika Wirra sangat mencintai dirinya. Dia percaya bahwa, walaupun menikahi wanita lain, cinta Wirra padanya tak akan berkurang. Justru pria itu akan semakin mencintai dirinya karena dia rela dimadu hanya demi Wirra. Agar pria itu mendapatkan keturunan.

Tapi, saat melihat Wirra begitu menggebu-gebu terhadap Meyta, Anna merasakan sakit yang teramat di hatinya.

“Apa yang harus aku lakukan?” lirihnya. Anna meraung-raung tanpa suara.

Tapi, di kediaman yang sepi itu, bukan hanya Anna yang meraung-raung. Meyta pun demikian.

Jika Anna meraung-raung karena meratapi nasibnya. Berbeda dengan Meyta. Wanita itu meraung-raung karena Wirra menghujamnya dengan begitu hebat. Raungan Meyta bahkan menggema ke seluruh penjuru rumah. Membuat hati Anna semakin sakit mendengarnya.

Segila itukah sang suami memberikan kepuasan pada Meyta? Mengapa suara Meyta sampai meraung-raung seperti itu? Walau Wirra memang selalu membuatnya sampai ke puncak, tapi dirinya tak pernah sekalipun meraung seperti itu.

Dengan tertatih-tatih Anna menghampiri balkon dan mengintip apa yang terjadi di bawah sana. Mata Anna kembali membulat. Sekali lagi dia menyaksikan bagaimana Wirra memangsa Meyta dengan buas. Bahkan, sayup-sayup terdengar suara pria itu turut mengerang. Dan suara erangan Wirra semakin kencang seiring gerakan panggulnya yang semakin cepat menghujam Meyta.

Perut Anna kembali bergejolak. Padahal dia sudah memuntahkan seluruh makanan yang dia makan tadi. Dan Anna tak lagi dapat menahan rasa mualnya saat Wirra berteriak dengan tubuh yang menegang.

Anna yang tak bisa mencapai wastafel, memuntahkan cairan dari dalam mulutnya di lantai kamar itu. Wanita itu bahkan tersungkur karena tak kuat menopang tubuhnya.

Sepuas itukah Wirra hingga pria itu sampai berteriak?

Anna merasa dirinya tak becus menjadi seorang istri. Wanita itu merasa rendah diri, kini.

Tidak ada asisten rumah tangga di akhir pekan, membuat Anna mau tak mau harus membersihkan ceceran muntahnya seorang diri. Sembari menangis sesenggukan wanita itu melakukannya.

Dia tak mau, saat Wirra masuk ke kamar mereka, pria itu menghirup aroma tak sedap.

Sementara itu, Wirra yang baru saja menyemburkan cairan cintanya ke dalam tubuh Meyta, menghempaskan tubuhnya di atas tubuh Meyta. Dia bahkan belum mau mengeluarkan anggota tubuhnya dari dalam tubuh Meyta.

“Istirahat sebentar, setelah itu, aku mau lagi ya, Mey,” bisiknya, tepat di telinga Meyta. Pria itu bahkan menghisap daun telinga Meyta, setelahnya.

Namun, Meyta langsung menyingkirkan Wirra dari atas tubuhnya.

“Aku tidak mau melakukannya di sini. Ini rumah kamu dengan istrimu yang cantik itu!” rengek Meyta.

Wirra tersentak. Pria itu benar-benar tak sadar kalau mereka melakukanya di kediamannya bersama Anna. Wirra bahkan sama sekali tak terpikirkan tentang Anna. Yang dia tau, dia merindukan tubuh Meyta. Sudah satu Minggu berlalu sejak dia mencicipi Meyta untuk pertama kalinya. Dia begitu merindukan bagaimana tubuh Meyta begitu menjepitnya di dalam sana.

Dia sama sekali tidak terpikirkan jika Anna bisa saja memergoki apa yang dia lakukan bersama Meyta. Anna bisa saja langsung membatalkan keinginannya untuk menikahi Meyta.

Wirra bergidik membayangkannya. Tak memasuki Meyta selama satu Minggu saja sudah membuatnya gila. Dia tak bisa bayangkan jika mereka tak jadi menikah. Mungkin, Meyta selamanya hanya akan menjadi wanita simpanan. Karena dia tak lagi bisa meninggalkan Meyta.

Wirra memakai kembali celananya. Namun dia tak memperbolehkan Meyta memakai pakaian dalamnya. Sembari memegang pakaian dalam milik Meyta, dia menyeret wanita itu ke dalam mobil. Dia tak mau Anna mengetahui apa yang barusan dia lakukan bersama Meyta.

Pria itu pun membawa Meyta pergi dari kediamannya. Hotel terdekat adalah tujuannya. Wirra ingin menuntaskan seluruh hasratnya yang begitu menggebu pada Meyta.

Dia benar-benar tergila-gila pada cinta pertamanya itu. Wirra bahkan langsung memasuk Meyta begitu pintu kamar hotel tertutup.

Meyta tentu saja tak bisa menolaknya karena dia pun menjadi tergila-gila pada permainan pria itu.

Wirra seolah tak pernah merasa puas. Begitu pun dengan Meyta. Meyta yang tadinya tak mau menjadi duri bagi pernikahan Wirra, kini tengah meliuk-liuk di atas tubuh sang pujaan. Wanita yang selalu mempunyai harga diri tinggi itu, kini sudah menjelma menjadi ja*lang yang haus akan kenikmatan.

Sepasang sejoli yang lagi dimabuk kasmaran itupun bergulat hingga larut malam. Mereka bahkan melewatkan makan malam.

Sementara itu, Anna yang sudah lelah menangis, tertidur di sofa ruang tamu. Wanita itu masih setia menanti sang suami untuk kembali ke kediaman mereka. Kediaman yang mereka tempati sejak hari pertama pernikahan. Kediaman yang tadinya terasa bagai surga bagi Anna, kini menjadi tempat yang memberikannya kenangan buruk. Wanita itu bahkan tak lagi sanggup untuk menginjakkan kakinya di halaman samping kediaman mereka.

1
Dian Anggraini
wah sipelakor ngelunjak
Suartati Hasibuan
kasian
Suartati Hasibuan
awas kamu Wirra ya lewat depan rumah ku lempar pake batu.,
Suartati Hasibuan
iihhh kok meyta jahat ya',kok aq jd kasihan anna
Suartati Hasibuan
mampir
Xi
good
Delta
akhirnya ada yg baru
Rahma Wari
okay
Ara
🤸🏻‍♀️
ime
oke gas
Eta: gemoy
total 1 replies
Dhani Assyfa
metong
Dhani Assyfa
makanya jgn byk ngobral janji
Dhani Assyfa
baru mikir sekarang
Dhani Assyfa
ada mau aja
Dhani Assyfa
syukurlah
siapa tau meya bisa didepak
Dhani Assyfa
ana oh ana
Dhani Assyfa
menyerah aja an
Dhani Assyfa
masih aja dibela
Dhani Assyfa
wirra aja gak peduli an
ngapain inget dia terus
Dhani Assyfa
mending berpisah drpd tersiksa lahir batin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!