NovelToon NovelToon
JERAT CINTA ALKA

JERAT CINTA ALKA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Selingkuh / Tamat
Popularitas:764.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Apri Ana

Hanya demi sebuah ponsel keluaran terbaru, Amina rela menjual dirinya pada Alka, anak dari majikan ibunya.
Amina pikir cukup sekali tapi tidak untuk Alka.

Alka tidak melepaskan Amina, tidak akan pernah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Wina masih berdiri didepan kamar Amina. Ia menatap Alka menunggu jawaban dari Alka karena Alka hanya diam saja saat Ia bertanya.

"Apa yang kamu lakukan disini Alka?" tanya Wina sekali lagi.

"Tadi Alka mau ke dapur ambil minum trus lihat kamar ini kebuka jadi Alka masuk. Alka kira si pussy masuk kesini." bohong Alka tak ingin Wina tahu apa yang Ia lakukan dikamar Amina.

"Ck, nggak mungkin si pussy masuk, dia nggak bisa buka pintu." balas Wina.

Pussy yang dimaksud Alka adalah kucing persia milik Wina.

"Ya kali aja Ma si pussy bisa masuk." celetuk Alka cengegesan.

Wina menggelengkan kepalanya, "Kamu ini ada ada aja, udah sana tidur katanya capek."

"Iya Ma, mau ambil minum dulu." balas Alka lalu berjalan melewati Wina.

Alka kini sudah berada didapur, Ia bernafas lega karena Wina tak tahu apa yang Ia lakukan dikamar Amina.

Beruntung Alka langsung mengantongi foto yang Ia bawa saat melihat Wina didepan kamar jadi Wina tak melihat jika Ia mengambil foto Amina yang tertinggal.

Alka kembali ke kamar dan langsung memotret foto itu menggunakan ponselnya lalu Ia kirimkan pada salah satu anak buahnya.

Alka meletakan ponselnya, Ia merasa lega karena sudah berhasil mendapatkan foto Amina dan sebentar lagi Ia akan tahu dimana gadis itu tinggal.

Alka kembali berbaring diranjang dan kali ini Ia segera terlelap tidur.

Paginya, Alka melakukan aktifitas seperti biasa. Setelah sarapan Ia segera berangkat ke kantor dimana Juan sudah lebih dulu berada dikantor.

"Tuan terlihat bahagia." cibir Juan melihat Alka sangat ramah hari ini tidak seperti biasanya.

"Ck, kenapa kau suka sekali mengomentari hidupku!"

Juan tertawa, "Saya tidak mengomentari hanya merasa heran saja."

Alka berdecak, Ia kembali fokus menatap layar laptopnya dari pada harus mendengarkan ocehan Juan.

Ponsel Alka berbunyi, Ia pikir pesan dari anak buahnya yang Ia tugaskan semalam untuk mencari Amina namun ternyata pesan dari anak buahnya yang lain.

Alka tersenyum lebar kala mendapatkan video bagus yang dikirimkan anak buahnya.

"Apa pesan dari kekasihmu Tuan?" tanya Juan yang masih berada disana, melihat ekspresi Alka begitu senang.

"Ck, kau ini benar benar merusak kesenanganku saja." kesal Alka menatap sebal ke arah Juan.

Alka mengambil dompetnya lalu mengeluarkan 3lembar uang ratusan dan diberikan oleh Juan.

"Belilah makanan yang kau suka, jangan menganggu ku lagi!" kata Alka yang langsung membuat senyum Juan mengembang.

"Terimakasih banyak Tuan, jika seperti ini saya akan sering menganggu Tuan." ucap Juan lalu segera pergi sebelum Alka kembali mengomel.

"Dia benar benar menyebalkan, tapi aku sangat membutuhkannya." omel Alka pada Juan yang sudah tidak ada diruangannya.

Alka kembali melihat ponselnya, meskipun baru semalam Ia menugaskan anak buahnya namun entah mengapa rasanya sudah tak sabar ingin menghubungi anak buahnya itu.

"Bagaimana?" tanya Alka saat Ia menelepon Anak buahnya.

"Saya masih berusaha mencarinya Tuan." jawab anak buahnya dari dalam telepon.

"Jangan lama lama!" pinta Alka.

"Baik Tuan."

Alka segera mengakhiri panggilan, Ia meletakan ponselnya dimeja lalu kembali fokus pada layar laptopnya.

Siang harinya, seseorang yang ditunggu oleh Alka akhirnya datang juga, Rania.

Wajah Rania terlihat sumringah saat memasuki ruangan Alka karena hari ini Rania ingin meminta hadiah seperti yang Alka katakan kemarin padanya.

"Aku ingin menagih janji mas."

Alka mengerutkan keningnya, "Memang aku berjanji apa?"

"Mas bilang ingin memberiku hadiah." balas Rania penuh percaya diri.

Alka tersenyum, "Apa yang kau inginkan?"

"Iphone yang sama dengan punya mas Alka."

Alka kembali tersenyum, "Bukankah kau sudah memilikinya?" tanya Alka yang membuat Rania terkejut hingga akhirnya gugup.

"Tidak, aku belum memilikinya!" balas Rania.

"Aku melihat Amina datang padamu dan memberikan barang itu padamu, apa aku salah?" tanya Alka berbohong padahal Ia tidak mengetahui kapan Amina memberikan ponsel itu.

Rania tertawa hambar, "Tidak mas, Amina itu anak pembantu tidak mungkin memiliki banyak uang untuk membelikanku ponsel seperti itu!"

Alka mengepalkan tangannya, mendengar Rania menghina Amina anak pembantu, meskipun benar namun entah mengapa Alka tak suka.

"Jangan bohong, kemarin bahkan aku mendengar kamu mengatakan pada teman temanmu kalau Amina mengganti ponselmu."

Rania menghela nafas panjang, "Ya ya ku akui, memang aku meminta ganti ponsel pada Amina karena dia menjatuhkan ponselku!" kata Rania akhirnya.

"Tapi bukankah ponselmu sebelumnya tidak sama seperti milik ku? Bagaimana bisa kau meminta Amina membelikan ponsel mahal seperti ini? Apa kau tak kasihan?" geram Alka.

Rania malah tertawa, "Kenapa aku harus kasihan padanya? Lagipula dia sudah berhasil mendapatkan ponsel yang ku inginkan. Sudahlah Mas jangan bahas itu lagi, sebaiknya sekarang belikan aku ponsel yang sama seperti milikmu!" pinta Rania.

Alka benar benar geram pada Rania yang terlalu meremehkan Amina, "Aku tidak akan membelikanmu!"

"Mas... Bukankah kau sudah berjanji kemarin!" protes Rania terlihat marah.

"Aku tidak akan membelikan barang mahal pada orang jahat sepertimu, sekarang lebih baik kau kembalikan ponsel yang Amina berikan, padaku!"

Rania menatap Alka tak percaya, bisa bisanya Alka lebih membela pembantu dari pada membelanya.

"Tidak, aku tidak akan memberikan ponsel itu meskipun kau mengadukanku pada Mama ku, aku tidak takut!" kata Rania.

Alka tersenyum, "Benarkah? Lalu bagaimana jika Tante Asih tahu ini."

Alka memperlihatkan ponselnya pada Rania yang langsung membuat mata Rania membulat tak percaya.

"Ba bagaimana bisa, itu pasti editan bukan aku!" sangkal Rania.

"Tidak ada editan dengan gambar sebagus ini, lagipula bukankah ini baju yang kau pakai sekarang?" tanya Alka yang membuat Rania tidak bisa mengelak lagi.

"Aku sangat penasaran bagaimana jika tante Asih tahu jika putri kesayangannya masuk ke hotel bersama kekasihnya." gumam Alka.

"Apa yang sebenarnya mas Alka inginkan?" tanya Rania dengan wajah kesal bercampur malu.

"Mudah saja, cukup berikan ponselnya dan aku tidak akan mengirimkan ini pada Tante Asih." ucap Alka santai.

"Tidak Mas, aku tidak akan memberikan ponselku!"

"Ya sudah, aku akan mengirimkan ini pada tante Asih." balas Alka santai.

"Kenapa mas begitu jahat padaku!"

Alka tersenyum, "Aku tidak jahat, aku hanya mengajarimu menjadi orang baik."

Rania menatap Alka dengan tatapan marah, Ia berbalik ingin keluar dari ruangan Alka,

"Jangan lupa bawa ponsel itu nanti sore atau aku akan mengirimkan ini pada Tante Asih nanti malam." ancam Alka.

Rania mendengar ucapan Alka namun tidak menjawab, Ia memilih keluar dari ruangan Alka.

Alka tersenyum puas melihat wajah kesal Rania. Setelah pulang dari rumah Rania kemarin, Ia menghubungi anak buahnya untuk mencari kelemahan Rania dan Ia tak menyangka jika anak buahnya bisa secepat itu mendapatkan video Rania memasuki hotel bersama seorang pria.

Benar benar hari keberuntungan Alka.

Bersambung...

Jangan lupa like vote dan komennn

1
You Bitch
Di Paris, bukan Diparis
Selfi Polin
juan org baik jdi apapun yg dia mau terkabul🤣🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
pancingannya bagus banget wkwk cewek suhu ditanya main udah paham arah nya kemana, coba cewek polos beneran dipikir ngajak main timezone yg ada 🤣
Bunda Dzi'3
amina cita2nya kok jdi berubah... kan cita2 amina jdi dokter
Win Arti
caper si alka ameena😄
JR Rhna
diulang lagi.kan sudah diberitahu baru menikah beberapa hari lepas
JR Rhna
bukannya suda ketemu tempat kuliah?
Muna Junaidi
Hadirrr thorrr
JR Rhna
🤣🤣
Duwie Sartika
lah,, di kasih sama sarah bilang ga mau kl blm ada ikatan... lah ini sekalinya kang teh celup juga 🤣
Yeni Fitriani
lagi lagi sdh kubilng novelnya bagus cm autor nya tdk mencatat point penting dlm bab2 yg tlah lalu.....di bab wkt surti dan amina msh ker6di rmh alka bik Surti bilang klo cita2 amina mau jd dokter....lah skrg pas ngibrol sm alka bik surti bilang cita2 amina mu jd guru.🤣 sepele tp bikin pr reader kurang nyaman.🙏maaf ya autor
Yeni Fitriani
novelnya bagus tp sayang sprti ya autor nya kurang mengingat isi bab2 yg tlah lalu jdnya agak kurng konsisten isinya.....di bab awal wkt alka br mau pindah perusahaan di bilang jarak luar kotanya cm 1 jam.....lah giliran pas pulang gegara di telpon mamanya malah jarak luar kotanya jd 3 jam perjalan darat🤦🏻‍♀️ dikit sih tp cukup membuat berdecak sebal para reader
RatuElla11: halo ka, mampir juga yuk ke karyaku "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
Yeni Fitriani
ceritanya bagus tp agk gak masuk akal di suasana rmhnya sj......biasanya orjay pemilik perusahaan akan puny byk pembantu di rmh ortu nya lah ini cm satu suarti doang udh gt surti berhenti rmh ibunya jd gak punya ARTsatupun🤣beres2 rmh masak cuci baju siapa yg kerjain sdngkan mamanya alka sibuk sosialita 🤣
Yeni Fitriani
orkay yg sederhana makan mlmnya sayurasem😁
Halimatusaidah
bagus, rekomen buat di bacaaa
RatuElla11: halo ka, mampir juga yuk ke karyaku "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
alin soebank
modus
alin soebank
😆😆😆😆😆😆😆😆
Lilis K. Lumban Gaol
🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
BODOH bin OON..
Qaisaa Nazarudin
Karier ada pasang surutnya Tapi berbakti kepada suami dan rumah tangga akan bahagia selamanya,asal bukan salah pilih pasangan..Alka hidup bahagia dengan Amina,Sedangkan kamu...ckk kasihan banget..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!