Sequel dari {Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda}
Diana Ayu Puspita, Wanita cantik dari desa itu, di lamar oleh seorang Preman, yang tidak dikenalnya.. dan Seolah takdir. mereka selalu bertemu, dan disetiap pertemuan. dia selalu dikejar oleh pria itu. untuk menerima lamarannya
Rafael Widjaya Alexandre. Pria tampan tapi seorang Preman. yang mempunyai suatu rahasia tiba-tiba melamar seorang gadis Desa.
Simak ceritanya, Bang Rafael yang berubah jadi Preman? Ada apakah dengannya ini!. Langsung baca ya gaes dan juga dukung karya ini🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aaswidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15
''Diana.'' panggil Alex dengan keras
Diana tahu suara siapa itu, tapi Diana tak menoleh padanya, Diana justru semakin berjalan cepat.. dan rupanya Alex juga ikut mengejar Diana
''diana tunggu''
''Diana,'' akhirnya Alex bisa mencekal tangan Diana
''mas tolong lepaskan'' pinta Diana tanpa melihat pada Alex
''Tidak sebelum Lo menjelaskan apa ini, ada apa ''
''Apa, tidak ada kok mas''
''Tidak. gue tahu Lo pasti nyembunyiin sesuatu kan sama gue ayo katakan Diana'' desak Alex
''Gak ada apa-apa mas''
''Oh ya kalau begitu coba bicara tatap gue, ayo''
''Ya memang tidak ada apa-apa mas,'' Diana menatapnya
''Kau bohong Diana, kalau benar ini tidak ada apa-apa. lalu kenapa Diana Lo sepertinya ngehindar dari gue ayo jawab Diana'' desak Alex kembali
''Maas, Tolong lepaskan saya harus segera pergi ke tempat kerja'' Ucap Diana dan mencoba melepaskan cengkraman Alex
''Tidak, gue masih butuh penjelasan Lo . gue juga masih ingin berbicara sama Lo''
''mas , sudah tidak ada yang perlu di bicarakan lagi. mas sebaliknya biarkan saya pergi. dan sebaiknya juga kita teh tidak usah bertemu lagi mas''
Alex shock kok tiba-tiba Diana bicara seperti itu, ini pasti ada sesuatu yang terjadi. pikir Alex
''Lo ikut gue'' Alex langsung membopong tubuh Diana bak mengangkut beras
''Aaa.. mas, turunkan aku'' Ucap Diana
''Gak. pokoknya ini harus Klir sekarang'' Alex membawa Diana ke motornya.
''ngapain sih mas maksa maksa saya begini, mas kita teh tidak sepadan. jadi sebaiknya kita sudah tidak usah kenal lagi, toh kemarin kemarin juga kita teh memang tidak kenal kan, jadi Tolong mas biarkan saya pergi bekerja. dan tolong juga jangan lagi ikutin saya'' Ucap Diana lalu setelah mengatakan itu Diana pun buru-buru pergi
Alex menatap kepergian Diana, Alex harus menyelidiki ini.. pasti ada yang tidak beres dengannya, pikir Alex . ya Alex kali ini membiarkan Diana pergi, tapi bukan berarti Alex membiarkan begitu saja..
*
Diana sedikit bisa bernafas lega. karena Alex tidak mengejar nya lagi, ''Huuh syukurlah mas Alex tidak mengejar ku. ya semoga saja dia tidak lagi menemuiku'' Ucap Diana menghela nafas lega
Alex terdiam memikirkan hal apa yang terjadi pada Diana.. tiba-tiba saja dia bila seperti itu, lalu Diana juga sudah tidak mempan saat Alex menyuruhnya menjelaskan yang terjadi....
''Hm sebenarnya apa ya yang membuat dia bicara seperti itu, karena sebelumnya dia ya menurut menurut saja apa mau ku.. tunggu dia bilang dia tidak sepadan dengan ku, apakah karena itu. atau dia jadi minder begitu?'' Alex terus bertanya tanya
Malam hari, ya Diana sudah pulang dari tempat bekerjanya.. Diana pulang dengan ojol.. Diana turun setelah sampai, lalu berjalan masuk menuju tempat kost nya, lalu Diana masuk kedalam setelah membukukan kunci dan pintunya, tapi tiba-tiba Diana kaget karena kok dia seperti melihat ada Alex di dalam sedang duduk . ''Ah apa aku ini sedang berhalusinasi?'' pikir Diana
''Hei Diana Lo udah pulang'' Ujar Alex langsung berdiri dari duduknya
''Hah...'' Diana mundur kebelakang, dia tentu shock kok bisa Alex masuk , sedangkan pintunya ia kunci kan?
''Mas kamu, kamu ke-kenapa bisa ma-masuk?'' tanya Diana gagap karena heran
''Ya tentu bisa dong. dengar Diana, gue bahkan bisa melakukan yang gak Lo duga''
''Hah apa, apa maksudnya?, mas mas , ini tidak benar kamu sebaiknya pergi mas, itu ibu kost nya disini galak mas, bisa bisa aku teh bakal di cecar mas''
''Diana, jangan coba-coba menghindar lagi. sekarang pilih . kau masih mau diam tak menjelaskan atau ya gue akan tetap disini'' Alex memberi pilihan pada Diana
''mas, harus ku jelang apa lagi sih mas, mas teh sudah bohongi saya,''
''Bohongi apa maksudnya Lo,''
''ya mas teh ternyata orang berada, tapi mas berpenampilan seperti ini. ya berarti mas sudah bohongi saya. dan ya saya tidak mau kenal dengan seorang pembohong''
''Diana''