NovelToon NovelToon
Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil

Status: tamat
Genre:Berondong / Tamat
Popularitas:209.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: ismiati

Setelah membaca tolong tekan LIKE ya.

Diusia yang menginjak usia 25 tahun Keysha Prameswari harus dihadapkan dengan Daniel remaja baru lulus SMA yang setia mengganggunya dengan kata-kata gombal.

Berawal dari pertemuan tak sengaja mereka membuat Daniel jatuh cinta dengan Keysha pada pandangan pertama, Daniel dengan gigih berusaha meraih cinta Keysha meskipun sering di acuhkan tetapi Daniel tak pantang menyerah.

Berbeda dengan Keysha yang merasa ragu karena perbedaan usia mereka.

Yuk ikuti perjuangan Daniel dalam meluluhkan hati Keysha dan keluarga nya.

"Mbak I Love You,"
Yuk kepoin cerita mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ismiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bunga

Berbeda dengan Daniel yang sedang berkumpul bersama dengan para sahabatnya.

Keysha seperti biasa berangkat menuju kantor menggunakan motor kesayangannya. Suasana jalan yang lumayan padat membuat Keysha harus pintar menyelip diantara mobil-mobil, Keysha bersyukur dirinya sampai di kantor tepat waktu.

Keysha memakirkan motornya di tempat parkir kantor tak lupa Keysha menyapa rekan kerjanya yang berpapasan dengan dirinya.

Keysha berjalan santai menyusuri lorong menuju ruang kerjanya.

"Key" teriak Aldo teman satu divisi dengan Keysha membuat Keysha menoleh dan menghentikan langkahnya.

"Hei Aldo tumben kamu baru sampai?" tanya Keysha menunggu Aldo yang berjalan cepat ke arah Keysha.

Hos hos hos hos... Aldo mengatur nafasnya.

"Iya tadi aku kira akan terlambat sampai kantor karena jalanan hari ini macet parah," kata Aldo yang sudah sampai di depan Keysha dengan nafas memburu karena berlari menuju arah Keysha.

"Hei ternyata kalian berdua yang dari tadi berisik, aku kira siapa? kalian berdua malah ngobrol. Ayo cepat masuk keburu pak Rico datang bisa kena ceramah pagi kita," ajak Rea yang dari tadi mendengar suara dari luar ruangan.

"Benar banget tuh," jawab Aldo bergegas menuju ruang kerja.

Sampailah mereka bertiga di ruang mereka, pandangan Aldo dan Keysha tertuju kepada meja kerja Keysha.

"Wah pagi-pagi ada yang dapat bunga nih," celetuk Aldo menggoda Keysha.

'Bunga dari siapa sih, apa Daniel ya? tetapi Daniel tidak mungkin mana tahu tempat kerjaku atau dari pak Rico,' batin Keysha bergidik ngeri membayangkan bunga itu dari ice kutub.

"Iya dari tadi aku juga penasaran dari siapa tuh bunga," kata Rea yang penasaran.

"Muka kamu kenapa Key?"tanya Aldo melihat muka Keysha yang aneh.

"Iya tuh muka seperti takut gitu, hayo bunga itu dari pacar kamu ya," kata Rea memancing Keysha.

"Kalian berdua kepo, card aja masih ku pegang belum ku buka," saut Keysha.

"Ayo dong Keysha cepat buka aku sudah tidak sabar bunga itu dari siapa, jangan-jangan dari pak Rico ya dia sepertinya naksir kamu," kata Rea membuat Aldo manggut-manggut.

"Potek hati Abang neng," canda Aldo pada Keysha dengan gaya patah hati membuat Rea maupun Keysha tertawa.

Ha ha ha ha tawa Keysha dan Rea bersama.

Tap tap tap tap.... Terdengar langkah kaki menuju ke arah mereka.

"Stttt ada yang datang, ayo cepat duduk ke tempat kalian," ajak Aldo berbisik.

Ketiganya bergegas menuju meja masing dan mereka membuka berkas masing-masing sambil berfikir untuk menghindari curiga pak Rico.

Tak lupa Rea memberi kode pada Keysha.

"Key tuh.... simpan," kata Rea pada Keysha dengan gerakan mulut sambil menunjuk pada bunga di atas meja Keysha.

Dengan buru-buru Keysha menyimpan bunga itu di bawa meja kerjanya agar tidak terlihat.

Benar saja Pak Rico masuk dengan tegas tak lupa tatapan dingin melihat satu persatu kegiatan mereka bertiga, merasa di perhatikan membuat ketiganya merasa takut.

"Jangan lupa kalian periksa berkas yang saya berikan kemarin dan jangan sampai ada kesalahan satu pun," perintah Rico tegas pada mereka bertiga berjalan menuju ruang kerjanya melewati mereka bertiga.

Glekkk

Mereka bertiga mengangguk pasrah.

"Siap pak,"

"Key kalau sudah selesai kamu saja yang antar ke ruangan saya," perintah pada Keysha membuat Keysha lemas seketika.

"Iya pak," jawab Keysha pasrah.

Setelah itu Rico meninggalkan tempat itu menuju ruang kerjanya.

"Aku berasa di kutub Utara," guman Aldo pelan.

"Keysha semangat," ledek Rea membuat Keysha mendengus kesal.

Ketiganya pun dengan serius mengerjakan tugas mereka masing-masing sampai Keysha lupa membaca kartu yang tertera di dalam bunga itu.

Siang pun berlalu waktunya makan siang ....

"Key duluan ya," kata Aldo menyerahkan tugasnya pada Keysha dan berlalu keluar meninggalkan ruangan menuju arah kantin.

"Eh Do tunggu, aku ikut ke kantin," pinta Rea pada Aldo. Sehingga Aldo menghentikan langkahnya.

"Nih titip ya cin," canda Rea pada Keysha di sertai kerlingan genit.

"Kalian berdua tega banget sih ninggalin aku," kata Keysha memelas.

"Ha ha ha ha semangat Key," kata Aldo dan Rea bersamaan.

Aldo berjalan meninggalkan ruangan Keysha dan Rea mengekor di belakang tak lupa melambaikan tangannya kepada Keysha.

Keysha merapikan laporan tadi, Keysha berdiri merapikan bajunya yang kusut karena terlalu lama duduk. Keysha berjalan menuju ruang Pak Rico tak lupa membawa permintaan Pak Rico tadi.

Sebelum mengetuk pintu ruangan pak Rico, Keysha menghela nafasnya panjang menguatkan keberanian.

Tok tok tok tok.....

"Masuk," perintah Rico yang tengah sibuk memeriksa berkas yang menumpuk.

"Maaf pak saya mengantarkan berkas yang tadi bapak minta," kata Keysha sopan membuat Rico mendongak menatap Keysha.

"Silahkan di taruh di sana," tunjuk Rico pada meja di depannya.

"Saya permisi dulu pak," kata Keysha hendak pergi tetapi langkahnya terhenti mendengar ucapan Rico.

"Bagaimana bunganya Key, apa kamu suka?" tanya Rico membuat Keysha kaget.

Deg

'Kenapa ya aku berharap bunga itu dari Daniel,'batin Keysha.

"Oh bunga tadi pagi dari Pak Rico, terimakasih Pak bunganya bagus," jawab Keysha sopan.

"Pak saya permisi, sudah waktunya makan siang," kata Keysha membuat Rico mau tak mau harus mengizinkan Keysha keluar.

"Iya silahkan," jawab Rico pasrah. Sebenarnya Rico engan mengijinkan Keysha keluar karena dirinya ingin makan siang berdua dengan Keysha.

Saat Keysha keluar ruangan.

'Andai aku tidak di sibukkan dengan tumpukan berkas ini mungkin kita bisa makan siang berdua,' batin Rico.

Keysha berlari kecil menuju kantin, Keysha bersyukur karena pak Rico tidak menyuruh dia melakukan pekerjaan lagi.

Sampailah Keysha di meja Aldo dan Rea.

"Hos hos... alhamdulillah kalian berdua masih belum makan," kata Keysha yang baru saja duduk di samping Rea dengan nafas memburu.

"Kita lagi nunggu pesanan, dari tadi rame nih aja baru dapat tempat duduk," jawab Aldo sedangkan Keysha hanya ber o ria.

"Bagaimana tadi di ruangan pak Rico?" tanya Rea kepo.

"Ya tidak gimana-gimana, tadi aku cuma antar berkas itu terus keluar," jawab Keysha enteng sambil meminum es teh Rea.

"Ish tuh minumanku," protes Rea.

"He he he maaf haus banget," kata Keysha nyengir.

"Itu belum ku minum," protes Rea yang masih belum terima minumannya di habiskan Keysha.

"Kalian berdua masalah minum saja berisik, kita pesan lagi," ucap Aldo menengahi perdebatan mereka berdua.

"Tuh benar kata Aldo," ucap Keysha.

"Ya sudah biar aku yang pesan sekalian kamu mau makan apa Key?" tanya Aldo hendak berdiri.

"Aku mau bakso saja sama jus jeruk," kata Keysha.

"Eh tumben kamu tidak makan nasi?" tanya Rea yang tau kebiasaan Keysha yang tak pernah melewatkan nasi.

"Lagi pengen bakso saja," jawab Keysha.

"Eh tadi Pak Rico tidak bicara apa-apa?" Rea masih kepo bertanya pada Keysha.

'Ah bilang tidak ya kalau tuh bunga dari Pak Rico, bisa jadi bahan ledekan mereka berdua nanti. Sebaiknya aku diam saja,' batin Keysha.

"Key key," Rea melambaikan tangan di depan muka Keysha karena Keysha melamun.

Keysha pun tersadar dari lamunannya.

"Eh ada apa Rea," kata Keysha.

"Kamu ngelamunin apa sih?" kata Rea.

"Tidak cuma aku kepikiran adik aku." Bohong Keysha karena tidak mungkin dia berkata jujur pada Rea.

Aldo kembali ke meja mereka.

"Asyik banget kalian bahas apa sih," tanya Aldo.

"Kami tidak bahas apa-apa, iya kan Key," kata Rea di balas anggukan dari Keysha.

Sepuluh menit pesanan mereka semua datang. Mereka bertiga makan dengan lahap di selingi canda tawa.

Bersambung .....

Maaf kalau banyak typo yang bertebaran, atau cerita receh saya kurang berkenan atau kurang menarik, terimakasih sudah mampir ke cerita saya.

Kalau berkenan jangan lupa like , rate komen, vote maupun hadiah🤭, tekan favorit juga jangan lupa.

Terimakasih atas dukungan kalian semua 🙏🙏

1
Siti Solikah
novelnya bagus,terima kasih atas karyanya thor
ℋℐᎯτυs: terima kasih kak
total 1 replies
Pak
Biasa
sitwien
tamatnya maksa ya🙈
sitwien: hehehe....
😂
total 2 replies
Aura Aura
kyknya dia ga sama sekali
Aura Aura
hhhh😹
Dahlia Anwar
keyen buanget
Dahlia Anwar
yang satu cinta tulus yang satu terobsesi
Dahlia Anwar
ya tuhan keren
Dahlia Anwar
ayo lohhh ,, Ama emak nya engga jadi anak nya jadi mantu pun jadi ya pak yoga
irwin3ka NdaAlVya
salah penggumam,harusnya kan itu gumaman Aldo. Semangat kak author
irwin3ka NdaAlVya
OMG Hendri dan Tasya itu siapa ?
Farly Rembet
mmmm
Nuraeniy352
keysa'y bodoh belum berjuang dah pasrah duluan,,kan dia bisa lawan dulu payah cewek'y
Nuraeniy352
lucu bukan'y td danil bilang mo ngejemput tp ko keysa pulang masih d kamar klo d'jln sich keharti
CarMan
.
Fyona Razzan
lha bukan nya td naik bus ya
Fafa Adieq Bosky
Jajaran brondong kesayangan para readers ....
Lisda Farida
poto apa tuuhhh
Sulaiman Efendy
NASIB LO BIM...😅😅😅😅
Sulaiman Efendy
KEYSHA KN KERJA DI PERUSAHAANNYA PAPA DANIEL, APA KEYSHA TK TAU ATAU TK KNL SAMA BOSNYA SENDIRI
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!