-TAMAT-
aku gak menyangka, malam itu. malam yang sangat tidak ingin aku ingat kembali. malam yang sangat aku benci. malah memberikan aku sekaligus dua kehidupan di dalam hidupku. Entah apa yang akan terjadi kedepannya. tapi yang jelas aku sangat menyayangi mereka walau aku membenci malam itu. - Jeslyn Casey
Holla-Holla!!!!!!
jangan lupa baca cerita pertama ku yaaa, judulnya FAKE NERD.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Zalianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lima Belas
Mereka bertiga pun kembali ke tempat duduk mereka karena acara wisuda yang sudah mau dimulai.
Acara pun dimulai, dari menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Lagu Universitas mereka, setelahnya Pidato dari para guru dan kepala sekolah. Semua itu cukup panjang, bahkan sudah memakan waktu 2 jam lebih.
"hmm.. jes" panggil Rey ke Jeslyn.
"iya Rey ada apa?" tanya Jeslyn dengan senyum nya.
"orang tua kamu belum datang juga?" tanya Rey dengan ragu, Jeslyn pun menggelengkan kepalanya dengan masih memperlihatkan senyumnya.
"Manda.. stt" panggil Jeslyn dengan berbisik.
"kenapa Jes?" bukan, bukan Manda yang menjawab melainkan Sinta.
"aku pengen batagor" ucap Jeslyn dengan puppy eyes nya.
"hah?" kaget Sinta dengan sedikit berteriak, membuat beberapa orang melihat kearah nya.
"ehh,, maaf-maaf" ucap Sinta tak enak.
"yahh Jes, acaranya masih lama. Kenapa harus sekarang sih?" tanya Sinta dengan sedikit nada frustasinya. Karena dia sudah membaca banyak artikel tentang Bumil ngidam, dan apa yang mereka pengen harus segera di turuti, begitu kata artikelnya.
"ayolah Sinta...." mohon Jeslyn, Manda yang mendengar suara berisik Jeslyn dan Sinta pun menghadapkan wajahnya ke samping.
"ada apaan sih kalian?" tanya Manda.
"noh si bumil ngidam Batagor" bisik Sinta ke Manda, Manda pun langsung mengerti.
"lu pengen batagor?" tanya Manda ke Jeslyn, Jeslyn pun langsung menganggukkan kepala nya dengan semangat.
"mau yang pedes apa enggak? kuah apa kacang? mau berapa?" tanya Manda berturut-turut membuat Jeslyn semakin bersemangat. Sinta yang melihat semangat Jeslyn pun tersenyum tipis.
'seenggaknya dengan begitu lu bisa gak mikirin keberadaan orang tua lu yang belum dateng saat ini' batin Sinta.
"aku mau yang pedes, trus batagornya kacang, terus pengen 2" pinta Jeslyn.
"oke tunggu bentar ya bu boss" ucap Manda sebelum dia berkutat dengan Handphone nya. Apa kalian fikir dia yang akan membelikannya? Tentu saja tidak, dia meminta ke bodyguard milik Jeslyn yang ada di luar.
"itu si Rey asik bet ya sama temen-temennya" ucap Sinta dengan menunjuk meja yang berisi Rey dkk.
Jadi posisi mejanya itu Bundar dan bisa di isi 6 orang. Nah sejak kapan Rey bisa beda tempat dengan mereka? Jadi pas Jeslyn dkk sedang berpelukkan teman-temannya Rey baru datang, dan mereka milih tempat yang berbeda dengan para cewek. Jadinya begitu.
"ya trus?" tanya Manda tak peduli.
"gakpapa sih, hehe" cengir Sinta.
"eh Jes, suami lu ngeliatin terus noh" lanjut Sinta, dia memang sudah beberapa kali menangkap basah Airlangga yang sedang melirik Jeslyn.
"biarin aja, dia kan punya mata. Dan jangan panggil dia suami aku." ucap Jeslyn acuh, sementara Sinta nyengir kembali karena melihat tatapan tajam milik Manda.
"baiklah... sekarang waktu yang kalian tunggu-tunggu!!! Yaitu pemberian penghargaan mahasiswa terbaik tahun ini" ucap MC setelah akhirnya Pidato selesai.
-----
Di meja Rey
"lu masuk gak bro?" tanya Cleo ke Rey dengan maksud meledek Rey.
"jelaslah, walaupun masih 10 besar yang penting gua masuk" ucap Rey bangga.
"betewe yang ke 1 nya siapa?" tanya Tristan dengan penasaran.
"pacar gua" ucap Rey, membuat ketiga temannya bingung.
"siapa pacar lu?" tanya Cleo.
"Princess Jejes tersayang" ujar Rey membuat Cleo dan Tristan cengo, sementaraAirlangga dia malah bodoamatan.
"What?! Serius lo? Gila, gak nyangka sih dia bakal yang ke 1" ucap Cleo masih dengan wajah cengonya. Dia pun melihat ke arah meja Jeslyn dkk, terlihat Jeslyn yang sedang memegang 2 bungkus batagor, Manda dan Sinta yang dengan santainya memainkan Hp.
"trus temen-temennya?" tanya Tristan lagi.
"si Manda ke 3, Sinta ke 4" jawab Rey.
fyi,jadi yang tau siapa saja yang masuk 10 besar itu hanya dosen serta panitia-panitia yang bersangkutan, nah karena teman Rey yang dikampus jadi salah satu panitia kegiatan makanya dia bisa tau.
"oyt Lang" panggil Rey.
"apa?" tanya Airlangga dengan wajah datar dan dinginnya.
"lu gak kaget gitu dengar mereka peringkat semua?" tanya Rey.
"gak" jawabnya singkat.
"mau sampai kapan lu bentengin hati lu buat jatuh cinta sama cewek lagi Lang?" kini Cleo yang bertanya, yang di tanya bukannya menjawab dia malah mengeraskan rahangnya.
"gak guna, najisin nama gua doang" ucapnya dengan ada sedikit kebencian di nada bicaranya.
"ck. nama lu lebih penting banget kayaknya dari pada hidup lu" ujar Rey dengan senyum kecutnya, Airlangga tidak merespon ucapan Rey.
"Baiklah, saya akan memanggil dari peringkat ke 10 terlebih dahulu... Mari kita sambut Kirana Hularan Putri" semuanya pun bertepuk tangan. Setelahnya MC pun terus memanggil nama-nama yang masuk kedalam peringkat, Hingga sampai peringkat ke 6 nama Rey pun yang di panggil.
"wahh... di peringkat 6 mari kita sambut salah satu pangeran Unvirsitas kita, yaitu Rey Falen Zanuar.....!!!" ujar MC dengan sangat heboh membuat semuanya pun ikut heboh.
"west.. selamat ya bro" ucap teman-temannya, tak lupa mereka bertos ala pria. Sebelum naik ke panggung, Rey menghampiri Jeslyn dkk karena mereka memanggilnya dari tadi.
"aaa Rey selamattttt" ucap Sinta, tak lupa dia memeluk Rey
"selamat ya bang" ucap Manda bergantian.
"Rey selamatttttttttttt!!!!!!" pekik Jeslyn, dia pun langsung memeluk Rey dengan sangat erat.
"hahaha... makasih ya princessnya Rey" ucap Rey ke ketiga cewek itu.
"iya, udah sana gih naik" usir Manda.
"ck. iyaiya"
"Baiklah kita masuk ke peringkat 5 besar, dan yang berada di peringkat ke 5 adalahh..... Lola Cristiani Meila, beri tepuk tangannya" yang di panggil pun mau ke depan.
"wahh wah wahh... peringkat ke 4 adalah Primadona kita yang di awal sudah memberikan persembahannya, Sinta Tasya Pratama, beri tepuk tangannya" ucap MC, membuat Sinta tak menyangka.
"guys, gua lagi mimpi kan?" kata Sinta tak percaya, Manda pun langsung mencubit lengan Sinta dengan sangat kencang.
"aw, sakit Man" adu Sinta.
"lu gak mimpi, sana maju kedepan" ujar Manda, Sinta pun maju kedepan setelah berpelukan dengan teman-temannya.
"Jeslyn kalau lu maju, yang ngedampingin nyokap gua aja ya" ucap Manda dengan nada memohonnya, Jeslyn yang sudah bosan mendengarnya pun mengangguk saja.
'kemana kalian Mah, Pah?' batin Jeslyn lemas. Yap, orang tua nya belum datang sampai sekarang, entah sedang apa mereka.
"wow... sepertinya para Primadona kita memborong nih, saya panggilkan untuk Primadona kita yang bernama Manda Damaiana Hutapia sebagai peringkat ke-3 kita" semuanya pun bertepuk tangan kembali. (gak cape apa ya tepuk tangan terus, hehehe).
Manda pun naik ke atas panggung, dan sekarang lah puncak ketegangan mereka. Yaitu peringkat ke 1 dan 2, orang yang sangat cerdas dan pintar, orang yang bisa menyandingi dari 2000 lebih Mahasiswa/i disini.
"oh ayolah guys,,, kenapa muka kalian begitu tegang dan penasaran" canda MC itu, suasana pun kembali ramai walaupun sedikit.
"baiklah-baiklah kalian sudah tidak sabar ternyata" lanjut MC itu.
"Baik.. Peringkat ke 2 jatuh dengan ciri-ciri... orangnya sangat terkenal dan sering sekali di gosipin kalian terutama cewek, hehehe... orangnya cowok, berambut ala oppa-oppa Korea, hidung Mancung, bibir nya yang begitu menggoda, dan kulit nya yang begitu mulus seperti rasa cinta ku pada dia, asik ah" ucap MC itu, para cewek-cewek pun langsung menjerit dan ada yang memanggil nama orang itu.
----BERSAMBUNG----
maaf telat update🙏
jangan lupa LIKE dan KOMEN:)