Dulu ia hanyalah seorang tentara elit yang dikhianati sahabatnya sendiri dan mati di tengah misi berbahaya. Namun takdir justru membawanya terlahir kembali sebagai seorang Putri Kekaisaran.
Sayangnya, status putri bukan berarti hidupnya aman. Intrik istana, bayangan pengkhianatan, hingga malapetaka yang mengintai, semua sudah menunggu.
Tapi Ariana Calista Castello bukan putri biasa. Di balik wajah manisnya, ia menyimpan jiwa seorang prajurit yang terbiasa menghadapi hujan peluru.
Akankah pengalaman hidupnya di masa lalu menjadi senjata terkuat untuk bertahan di dunia baru ini? Atau justru menjadi kelemahan yang menyeretnya ke jurang yang sama?
Mari temani perjalanan sang Putri Reinkarnasi dalam menghadapi dunia penuh sihir, intrik, dan rahasia kelam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rajeng Tia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lawak Lu Rin?
...♡《•°Happy Reading Readers°•》♡...
"Eh? Apa kau terkejut??" - Nisrina
Eo .. Tentu saja aku tidak terkejut.
"Hah? Lalu apa maksudmu dengan mengatakan kata "Eh?!!" Dengan nada terkejut seperti itu??" - Nisrina
Aku hanya terkejut, Jika dunia ini seperti yang ada di film-film.
"Fi-- apa tadi??" - Nisrina
Film, F I L M ... Film.
"Film?" - Nisrina
Jangan bilang kau tidak tahu tentang apa itu Film.
"Emm ... Apakah film itu yang seperti drama treaser?? Seperti opera?" - Nisrina
Nah iya, seperti opera dan drama.
"Owh ... Ria, Apakah di duniamu ada hal semacam ini? Maksudku tentang sihir." - Nisrina
Hmm ... Tentu saja ada. Contohnya kang nyantet, Yang kerjaannya tiap hari nyantet orang mulu _-
"Nyantet??" - Nisrina
Ya, Kau tahu? Santet (nyantet) itu jika di artikan kedalam dunia ini, Maka artinya sama persis dengan ilmu hitam, yaitu Sihir Hitam.
"Heehh??!!" - Ucap rina kaget
Mereka kadang menyantet seseorang dengan berbagai hal dan trik yang berbeda. Contohnya ... Ah lupakan. Ada anak kecil yang sedang membaca, Tidak baik baginya jika membaca hal ini.
"Oh? Aku tahu. Takutnya dia tidak akan bisa tidur saat malam tiba kan??" - Nisrina
Ya begitulah~ Kau kan sudah tahu jika anak kecil itu sangat penakut :v
"Emm ... Maaf? Tapi bukannya kau juga seorang anak kecil? Ah tidak, lebih tepatnya seorang bayi yang beberapa hari yang lalu, baru saja di lahirkan di dunia ini." - Nisrina
Makjleb.
Ah ... Aku melupakannya ... Hehe ...
"Cih. Lupakan saja. Sampai mana kita tadi??" - Nisrina
Tentang sihir hitam.
"Hmm ... Kapan-kapan aku akan menceritakan tentang sihir hitam kepadamu lagi." - Nisrina
Baiklah~
"Sampai sini ... Apakah ada yang ingin kau tanyakan??" - Nisrina
Emm ... Pertanyaan ya? Sepertinya ada. Aku ingin bertanya, Jika kekuatan sihir ku lebih dari 2 bagaimana??
"Oh? Pertanyaan yang bagus. Jika kau mendapatkan kekuatan sihir lebih dari 2-- tidak, lebih dari 5 ... Maka kau bisa menjadi seorang pemimpin terkuat di dunia ini." - Nisrina
A-Apa?!! Pemimpin??!!
"Ya. Kau tahu? Maksudku seperti kaisar yang memimpin kekaisaran ini." - Nisrina
Tunggu ... Maksudmu kaisar mempunyai kekuatan sihir lebih dari 5!?
"Entahlah ... Tidak ada yang tahu akan hal itu." - Nisrina
Kok ngeselin ya? Rasanya aku ingin marah tapi tidak bisa.
"Harap bersabar, Ini ujian ... Wahai anak muda." - Nisrina
Cih.
"Tapi ria ... Instingku mengatakan jika kau akan memiliki semua elemen sihir ... Termasuk sihir hitam." - Nisrina
Hah? Kau waras??
"Te-tentu saja! Aku ini masih waras!!" - Nisrina
Ya maap, Kukira kau ...
"Hufftt~" - Nisrina
"Aku tidak berbohong mengenai insting ku kepadamu." - Nisrina
Tapi ... Kenapa??
"Mungkin karena kau utusannya sang Dewi Langit??" - Biarin
Hadeehh ... Lagi-lagi dewi langit. Kau tahu rina? Aku sangat-sangat bosan mendengar namanya.
"Lihat. Sekarang kau malah melantur yang tidak-tidak." - Nisrina
Loh? Orang itu emang kenyataan nya kok. Aku cuman berbicara jujur saja kepadamu.
"Hah~ ... Begini saja, Ria." - Nisrina
Hmm? Apa??
"Aku akan kembali mengunjungimu besok malam. Kau pasti tahu kan?" - Nisrina
Jangan bilang tentang telur magis itu??
"Yup. Dia akan menetas besok malam. Lalu ... Aku akan membawamu kedalam sebuah ruang spesial. Sekaligus ... Aku akan menunjukkan wujud manusia ku kepadamu." - Nisrina
Heehhh??!! Hontouni??!! Ah maksudku beneran!?
"Ya." - Jawab Nisrina singkat, padat, dan jelas.
Tapi rina ... Apa tujuanmu dengan membawaku ke sebuah ruang spesial??
"Kau ingin telur hewan magis itu menetas di sini?? Jika ia menetas, Maka akan menarik perhatian sekelilingnya. Karena saat menetas, telur itu akan mengeluarkan cahaya yang sangat terang." - Nisrina
Ah? Begitu ternyata. Yasudahlah.
"Emm ... Ria, Sebenarnya aku ingin memberi tahumu akan hal ini, tapi aku ragu jika kau tidak mempercayainya." - Nisrina
Apa? Jangan berkata seperti itu. Membuatku semakin penasaran saja. Kau kan tahu jika aku itu orang yang tipe nya sangat ingin tahu.
"Yayaya ... Aku tahu itu." - Nisrina
Jika kau tahu, maka kau harus cepat-cepat kasih tahu aku.
"Hah~ Baiklah. Jadi begini ... Ini adalah tentang asal usul orang tuamu." - Nisrina
Cepat katakanlah. Langsung saja pada intinya.
"Orang tuamu bukan dari bangsa manusia. Melainkan dari Bangsa Iblis dan Bangsa Elf." - Nisrina
Hah!? Kau tidak bercanda bukan? Hah!! Yang benar saja!?? Aku berarti ... Bukan manusia seutuhnya?
"Ya begitulah ... Karena kaisar adalah seorang iblis tua dan ratu adalah seorang elf tua." - Nisrina
Tunggu dulu, Apa-apaan dengan kata tua? Apakah orang tuaku sudah setua itu!??
"Umurnya sih ... Seharusnya sudah memasuki usia dua puluh tujuh jika dilihat dari umurnya manusia, Beda halnya dengan umur bangsa elf dan bangsa iblis ... Mungkin sekitar dua ratus tujuh puluh tahun??" - Nisrina
Heeehhh!!??? Dua ratus tujuh puluh tahun katamu!? Bagaimana bisa? Bagaimana cara mu menghitung nya? Tunggu-tunggu ... Jika umur kedua orang tuaku seperti itu, Maka ... Mereka adalah seorang kakek nenek tua yang gampang mati!??
"Hussttt!! Sembarangan!! Tidak seperti itu juga konsepnya." - Nisrina
Lah? Terus kek gimana??
"Ya seperti yang ku bicarakan tadi. Gini nih, Tujuh puluh tahun bagi seorang iblis adalah seperti tujuh tahun umur manusia. Jadi maklumi saja ketika seorang iblis berumur seratus tahun bukan terlihat seperti berumur sepuluh tahun." - Nisrina
Author : Fix yang baca, ada yang kebingungan :v
Aha! Aku sama sekali tidak paham dan malah pusing mendengar omongan mu itu, Rina. Kau itu mendadak menjadi guru les matematika ya?
"Tidak lah ... Pujianmu itu terlalu benar-benar di buat-buat." - Nisrina
Hei. Aku tidak membuat-buat pujian ini tuh? Emang sebuah kenyataan jika kau, Rina, seperti guru les matematika ku dulu saat di bangku smp.
"Haahh~ ... Iyain deh." - Nisrina
"Kalau begitu Ria, aku pamit dulu. Karena ada seseorang yang akan datang kesini." - Nisrina
Hah? Siapa?
"Hmm ... Jika di cium dari aroma nya sih ... Sepertinya dari bangsa iblis. Karena dia mempunyai aroma darah segar yang pekat." - Nisrina
Bangsa iblis katamu? Dan ... Darah segar yang pekat??!! Apa maksudmu dia baru saja membunuh seseorang!!??
"Hei-hei ... Kenapa kau buru-buru memutuskan seperti itu? Bisa saja dia habis mandi dengan se-bak darah segar kan?" - Nisrina
Mau ngelawak lu rin??
"Lawak?" - Nisrina
Emm ... Itu bahasa di duniaku, yang artinya melucu :v
"Oh? Melucu?? Tidak. Aku serius." - Nisrina
Bangsa iblis mana yang sekejam itu!? Mandi dengan se-bak darah segar??!! Hah!! Dia pasti sudah gila!!
...~♡°•BERSAMBUNG•°♡~...
Holla!! Para Readers yang masih setia menunggu Novel ini update ^^
Terima kasih atas dukungan yang Readers berikan 🙏🏻
Sampai jumpa lagi di episode berikutnya Readers~♡
Sekian dari saya selaku Author di Novel ini, Terima kasih :>
Bubbay 👋🏻
• Favoritkan novel ini jika kamu suka dengan ceritanya^^
• Jangan lupa LIKE, VOTE Dan KOMEN-nya ya Readers~♡
• Tandai jika ada TYPO, dengan melalui komen.
• IG Author : @mutiaraluv276 \= (Novel)
@ara_chan276 \= (Video Edit Anime)
@tiaraluv_276 \= (Video Edit Kpop)
@mutiara_luv06 \= (Video Edit Manhwa)
• Jangan lupa di Follow yaw UwU
• Follback? DM
• Slow Respon?? Komen di novel ini langsung 👍🏻
• Sekian, terima upah :^
Jadi bagus, Good Job 👍🏻/Coffee/
Halo, Readers yang luar biasa! 🙌🏻
Terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan, waktu, serta apresiasi yang telah kalian berikan untuk karya Becoming A Princess in Ancient Times.
Dengan ini, saya ingin menyampaikan bahwa seluruh chapter (episode) dalam novel ini sedang mengalami proses revisi dan perombakan cerita secara menyeluruh. Langkah ini saya ambil agar alur kisah, karakter, serta latar dunia dalam novel ini dapat tersusun dengan lebih matang, konsisten, dan memikat.
Selama proses revisi berlangsung, beberapa bagian mungkin akan diubah, diperbaiki, atau disesuaikan agar lebih selaras dengan arah cerita yang baru. Mohon pengertiannya apabila terdapat perbedaan antara versi sebelumnya dan versi yang akan datang.
Saya sangat menghargai setiap pembaca yang setia mengikuti perjalanan Ariana. Dukungan dan masukan dari kalian adalah motivasi terbesar bagi saya untuk terus berkarya dengan sepenuh hati.
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan cerita ini.
Mari nantikan versi terbaru Becoming A Princess in Ancient Times dengan semangat baru dan petualangan yang lebih menakjubkan! ✨
Salam hangat,
Rajeng Tia
Penulis
Ah, sebentar lagi air mataku akan menitik deras TwT