NovelToon NovelToon
Sebelum Mereka Menemukanku

Sebelum Mereka Menemukanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / CEO
Popularitas:399
Nilai: 5
Nama Author: sansan ryn

Ariana merasakan bahwa dirinya tengah dalam bahaya,keluarga nya yang dibantai namun sang ayah tidak ditemukan,lalu ariana bertemu dengan 3 pria tampan Siapakah mereka? baca kisahnya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sansan ryn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lembaran Baru

Beberapa tahun berlalu sejak kejadian itu,alveric dan ariana tumbuh dewasa.Alveric berparas tampan,tinggi,hidung mancung,sixpack dan berkulit putih.Begitupun ariana yang berparas cantik,tetap ramah pada orang,berkulit putih dan tubuh nya mungil.

Alveric pada akhirnya menjadi CEO,namun ariana yang ingin berdiri diatas kakinya sendiri memilih untuk kerja part time di sebuah caffe.

Saat itu mereka tengah menyantap sarapan di pagi hari yang cerah.Setelah kejadian itu semua tampak baik baik saja.

"Ariana apa kamu tidak tertarik untuk bekerja di perusahaan om willy?" tanya vivian.

"Terimakasih tawaran nya tante,tapi ariana ingin berdiri di kaki ariana sendiri.."

"Sudah terlalu banyak ariana menyusahkan di keluarga kalian"

Vivian mengelus tangan ariana,"Tidak sama sekali sayang,kami sudah menganggapmu seperti keluarga"

Alveric tersedak,"Kamu tidak apa apa sayang?",tanya vivian pada anaknya.

"Hm"

Setelah kejadian itu memang alveric menjadi pribadi yang lebih banyak diam dan jarang sekali berbicara dengan ariana jika benar benar dia rasa tidak penting.

"Selalu dingin",ucap ariana.

Willy melihat jam ditangannya," Wah sudah terlambat aku harus segera berangkat bekerja".

"Hati hati sayang,jangan lupa bekal makan nya dibawa ya"

"Tante,ariana juga harus berangkat ke caffe sekarang"

Ariana berpamitan pada vivian lalu pergi,hanya tinggal alveric dan vivian dimeja makan itu.

"Sayang kenapa kamu belum berangkat",tanya vivian.

"Ibu,apa daren masih mencari ariana?"

"Kemungkinan sih iya,tapi ini sudah bertahun-tahun lamanya sejak kejadian itu.Ibu berpikir apa mungkin ariana masih di incar oleh daren?"

"Bukankah ayah sempat mengatakan,jika daren dari kalangan atas"

"Benar,pertahanan ayah dan ibu dulu untuk menyembunyikan ariana bisa mereka hancurkan"

"Berarti tidak menutup kemungkinan bahwa ariana masih di incar oleh keluarga daren"

Vivian mengangguk,digenggamnya tangan alveric.

"Alveric,ibu dan adik ariana sudah tiada.Ibunya meninggal saat dirawat dirumah sakit dan adiknya meninggal pada saat kejadian"

"Apa?ibu bilang bu anita mengalami koma di rumah sakit tapi nyatanya beliau sudah meninggal? Lalu ayah nya bagaimana?"

"Kemungkinan ayahnya masih hidup,ibu ingin menceritakan yang sebenarnya pada ariana namun waktunya belum tiba"

"Lalu sampai kapan kita akan menyimpan rahasia ini darinya?"

"Sudahlah alveric biar urusan itu ayah dan ibu yang pikirkan,kamu segera berangkat ke kantor ini sudah terlalu siang"

Alveric beranjak dari duduk nya dan berpamitan pada ibunya,"Ibu dirumah saja,aku pergi dulu"

Di caffe ariana mulai opening,membuka caffe nya dan menyiapkan semua yang diperlukan.

Kala itu ariana sedang membersihkan meja meja,agar pelanggan menjadi puas dan nyaman jika berkunjung ke caffe nya.

"Ah sudah selesai,saat nya menunggu pelanggan datang"

Bos ariana tiba di caffe untuk memantau kinerjanya,melihat semua nya tampak rapi dan bersih serta wangi.Bos nya tersenyum,"Bagus syukurlah saya tidak salah memilih pegawai seperti kamu".

Bos nya datang bersama seorang wanita yang seumuran dengan ariana,"Kenalkan ini anak ku,dia isabella kamu bisa memanggilnya bella".

Ariana mengulurkan tangannya dan hendak berjabat tangan dengan anak bos nya,namun karna sifat bella yang sombong dan angkuh,isabella menepis nya.

"Salam kenal kak bella",ucap ariana canggung.

"Maafkan anak saya ya,dia memang seperti itu" jelas bos nya.

"Tak apa pak,kalau begitu saya kembali bekerja"

"Baiklah saya dan bella pamit ya"

Ariana tersenyum lalu atasan nya dan anak nya pergi meninggalkan caffe,saat mereka pergi datang seorang laki laki dengan mengenakan jas hitam,celana hitam serta rambut yang berwarna hitam pekat.

Laki laki itu melambaikan tangannya seolah memerintahkan seseorang untuk datang.

Ariana datang membawa catatan dan alat tulisnya,"Mau pesan apa tuan?"

Bukannya menjawab pertanyaan laki laki itu justru menatap ariana,memperhatikan wajah cantik nya mata,hidungnya,pipinya dan bibirnya serta rambutnya yang dia rasa tidak asing baginya.

Ariana mengibaskan tangannya pada wajah laki laki itu,"Maaf tuan ingin memesan apa?biar saya catat sekarang?"

"Americano saja satu"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!