NovelToon NovelToon
Love You Forever

Love You Forever

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:77.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kiraz Dincer

Mariana dijodohkan dengan Raka, pemuda pilihan orang tua nya . Tanpa sepengetahuan Mariana , Raka ternyata punya hubungan dengan Meli yang merupakan sahabat Mariana . Karena ketidakterbukaan Meli , akhirnya membuat kesalahpahaman . Persahabatan mereka pun Retak .

Suatu hari Mariana tersesat di hutan saat mengikuti kegiatan mapala . Namun dia tidak sendiri. Ada Revan bersamanya . Revan yang diam-diam menyukai Mariana dari dulu , akhirnya bisa mengungkapkan perasaannya . Dan ternyata Mariana juga mempunyai perasaan yang sama .

Cinta mereka terhalang restu orang tua dari Mariana . Akankah mereka bersatu ? bagaimana perjuangan Revan untuk mengambil hati kedua orang tua Mariana ? akankah persahabatan antara Mariana dan Meli kembali terjalin ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiraz Dincer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 14

"lu jangan salah paham Raka , gw ngajak lu kesini bukan karena gw mau menuruti apa mau mu" Ana lebih dulu bersuara agar Raka tak salah duga .

"Terus apa gunanya ngajak bicara kalau cuma mau membicarakan ini?" sahut Raka kecewa .

"gw cuma ingin memperjelas hubungan kita , itu saja" 

"Memangnya ada masalah apa dengan hubungan kita, sudah jelas kalau lu itu pacar gw" ujarnya tanpa rasa bersalah sudah mengkhianati gadis yang menatapnya muak itu.

"Tidak setelah penghianatan mu dng meli " tukas Ana tegas. 

"Ana , gw tahu lu masih sakit hati , tapi gw sudah berusaha minta maaf sama lu " ujar Raka.

 

"Ka , ini bukan soal maaf memaafkan, tapi apa yang lu lakuin bukan hal yang pertama kali lu perbuat dan gw sudah cukup capek hati untuk menerima perlakuan lu ke gw" 

"Ann.." 

"Jangan memotong perkataan ku" selanya cepat. 

"lu pasti masih ingat janji lu ke gw , kalau lu masih mengkhianati gw , bukan hanya gw yang mundur , tapi lu juga " lanjutnya mengingatkan pemuda itu pada janjinya dulu .

 

"Waktu itu gw sama sekali tidak serius dengan ucapan aku , aku kalut karena lu mau mutusin gw , makanya gw ngomong kayak gitu " jelasnya tanpa malu dengan kata-kata yang terlontar dari mulutnya sendiri . 

"Itu semua sama tidak seriusnya lu menjalani hubungan dengan gw " tatap ana begitu kecewa membuat Raka serba salah mau berkata apa lagi . 

"Ya, gw serius lah sama lu , kalau gw ngga serius ngapain juga gw ngotot maksain orang tua kita buat jodo.." Raka langsung terdiam menyadari kecorobohannya . 

"Jadi perjodohan itu ulah lu ?" wajah Ana berubah marah mendengar penuturan Raka yang keceplosan . 

"Bukan begitu ana " Raka tak tahu bagaimana harus membela diri karena gadis manis itu benar-benar marah dengannya . 

"gw akan minta orang tua gw membatalkan perjodohan kita dan gw yakin mereka tidak akan keberatan jika tahu siapa laki-laki yang akan di jodohkan dengan putrinya , mereka tidak mungkin tega membiarkan anaknya jatuh ke tangan laki-laki hidung belang kayak lu" 

"gw tidak akan biarin lu lakuin itu, gw akan minta orang tua kita mempercepat pertunangan , kalau perlu kita menikah sekalian " gertak Raka tak mau tinggal diam . 

"percuma gw ngomong panjang lebar sama lu "ujar Ana jenuh dan beranjak meninggalkan pria keras kepala itu . 

"Arrgghh..br*ngs*k!" makinya tak terima. 

~~

Revan menatap jengah halaman villa yang luas , dia terduduk lesu memikirkan ana yang belum juga balik , 30 menit lamanya ia menunggu dan itu cukup menyiksa sampai tangan halus melingkar mesra di bahunya . 

"Ana ,"ujarnya begitu lega menyadari kehadiran orang yang dia cintai datang .

"Kamu kelamaan nunggu ya?" ucap ana sambil mengecup kening samping kekasihnya . 

"Lumayan lama buat menyiksa perasaanku " Revan melepaskan tangan ana dari bahunya dan ana segera berputar duduk di sebelah Revan . 

"Van , aku minta kamu jangan salah paham soal yang tadi, aku tadi cuma... "

"Sttttt" telunjuk Revan dengan cepat mengatup bibir ana dengan beribu pandangan yang menyejukkan . 

"Kamu tidak perlu menjelaskan apapun, aku percaya sama kamu" 

Kata-kata Revan yang singkat mampu mengembalikan senyum Ana dan ia terlihat jauh lebih tenang. 

"Tapi tetap saja aku marah sama kamu" lanjutnya cemberut. 

"Sayang, kamu jangan cemberut dong , jelek tau, sekarang senyum" Ana memutar wajah kekasihnya agar menatapnya. 

"Kamu memang paling bisa kalau bikin aku tersenyum" ujar Revan tak tahan menatap mata bulat milik pujaannya . 

Suasana villa yang sejuk dan damai membawa mereka hanyut dalam gelombang perasaan, tatapan yang teduh dan suasana hati yang berbunga, senyum yang tak henti merekah membawa keduanya kian dekat dalam satu hati dalam satu sentuhan hangat , semua semakin nyata kala kelembutan mengalir seirama dari bibir mereka .

~~ 

Acara mendaki gunung yang di gadang-gadang akan jadi penutup akhir tahun yang ceria berakhir begitu saja . Semua di sebabkan bukan karna hal lain , hilangnya Revan dan Ana membuat panitia berpikir ulang melanjutkan pendakian gunung yang sempat terhenti . Meski keduanya sudah di temukan dengan selamat tetapi panitia tak mau mengambil resiko bahaya lainnya . Pendakian di bubarkan dan semua anggota mapala pulang dengan kecewa .

~~

 

"Makasih ya sayang" ucapan itu meluncur manis dari mulut Ana di depan pintu rumahnya. 

Revan mengangguk pasti dan tak tahan untuk tak memeluk tambatan hatinya tersebut. 

"Aku pasti akan sangat merindukan kamu sayang" ujarnya lirih. 

"nanti ku telpon ya "

Ana mengerti maksud kekasihnya karna dia juga merasakan hal yang sama . Setelah kebersamaan mereka yang intim selama hilang dalam pendakian , akhirnya mereka berpisah . Memang masih ada hari esok untuk mereka bertemu tapi hati keduanya seolah tak rela terpisah walau sedetikpun. 

"Sudah malam,sekarang kamu masuk dan langsung istirahat" Revan melepaskan pelukannya dengan berat hati . 

"Kamu ngga mau masuk dulu" tawar Ana. 

"Lain kali saja ya sayang, hari sudah malam , ngga enak sama orang tua kamu kalau aku bertamu malam-malam begini" tolak Revan halus dan tak bermaksud mengecewakan pujaan hatinya . 

"Ana ,aku pulang dulu ya?" pamitnya setelah itu tanpa lupa mencium kening kekasihnya. 

Ana mengangguk berat, dia masih ingin berlama-lama menghabiskan waktu bersama Revan , pemuda yang baru memacarinya beberapa hari ini . Biarpun jalinan cintanya terbilang baru , keduanya sudah merasa memiliki satu sama lain secara utuh . 

"Van ,hati-hati" ujarnya sebelum kekasihnya melangkah pergi .

 

Laki-laki berperawakan tampan rupawan itu tersenyum .

 

"Ana...apa itu kamu sayang" tegur suara lembut tak asing di telinga gadis itu . 

"Mama"

"Ana.." pekik wanita paruh baya itu haru. 

Kini Ana ganti memeluk mamanya . Air mata bahagia jatuh berderai mengingat kerinduannya pada sosok wanita yang sudah membesarkannya itu . 

"Maafin Ann ma.." 

Ibu dan anak itu menangis haru saling berpelukkan . Revan yang menyaksikan ikut terbawa haru juga salah satu laki-laki lainnya yang dari tadi terdiam dengan mata berkaca-kaca . 

"Papa" panggil ana parau dengan sorot mata merindu pada sosok laki-laki paruh baya di depannya. 

Pak Yudi , papa ana mendekat dan memeluk dua wanita yang paling di cintainya . Matanya memancarkan kebahagian juga kelegaan yang tak terkira . Rasa syukur pun tak henti di panjatkan atas kembalinya sang putri dengan selamat. 

"Ana ,dia siapa nak?" tanya pak Yudi menyadari putrinya datang tak sendiri .

"Malam om , tante. Perkenalkan saya Revanno " revan mengulurkan tangan , memperkenalkan diri dengan sopan. 

Pak Yudi dan bu Nadya bertukar pandang lalu memandangi Revan dari ujung kaki sampai rambut . Dari penampilan pria tersebut jelas tergambar dia dari kalangan mana dan jelas berbeda dari mereka . 

"Ma,pa.. Revan itu.." 

"Ana..mama minta sekarang kamu masuk " perintahnya sengit . 

Sikap kedua orang tua Ana berubah dingin dan terkesan angkuh . Jangankan menyapa pemuda yang ada bersama putrinya , menjabat salam Revan pun mereka enggan . 

Revan yang tahu diri menjatuhkan tangannya kembali dengan senyum kecut . 

"Sekarang kita masuk " pak Yudi menarik paksa tangan putrinya . 

"Tapi ma,pa.." tahan Mariana. 

"Sudah Ana , hari sudah malam, kamu harus istirahat" jelas bu nadya beralasan . 

Dengan berat hati Ana menuruti kemauan orang tuanya . Wajahnya sempat menengok kebelakang . Tersirat jelas kekecewaan pada diri kekasihnya . Ingin sekali rasanya ia menghambur ke pelukan Revan dan menenangkan kegelisahan pemuda itu . Tapi dia tidak bisa berbuat banyak , mama dan papanya terus mendesaknya masuk . Hanya sebuah senyuman indah yang bisa dia persembahkan melepas sang pujaan yang di balut dengan sorot mata memohon pengertian dari kekasih . 

Revan paham dan mengerti akan itu . Pemuda berlesung pipit itu mengangguk dan tersenyum pasti.

1
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝
kata-kata yang menyejukkan hati, seandainya kata-kata ini diucapkan sama suami setelah aku lapor kalo uang belanja habis sebelum waktunya... behhh indah dunia....😂
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝: auto bilang Love You Forever.....Hubby....😁
total 2 replies
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝
jiaaaah ada yang cemburu.....
Hrk,leath
😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,ini lah cerita nak ingusan kukira bagus sorry bro,kykny kisah cinta gue lwbih menarik lg sewaktu stm dulu sama mantan pacar gue yg sekarang jd istri gue
🍒 شيري 🍒: no comment ah 🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
kang teamoon🥒
next thor 👀
Felisitaz😇: sudah ganti tahun mau akhir tahun lagi belum next🙈🙈😂
total 1 replies
kang teamoon🥒
🐊
kang teamoon🥒
📢
Sifana 🐰
Tep tega bener emaknya kalau bgtu mah,mana ada ibu yg tega mengorbankan kebahagiaan putrinya, kalau ada ya maknya ana nih. ibarat macan mah sama anak sendiri gak akan dimakan lha ini 😑. santet online nih maknya ana
Sifana 🐰
Revan oy jangan salah paham dululah, gregetan aku pengen nimpuk 😑
Sifana 🐰
hadeh itu mama papanya Mariana kolot banget, masih aja liat seseorang dari derajat kekayaan,ntar tau rasa kalau yg dia jodohkan dengan anaknya seorang lelaki ubi jalar 😑
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
lanjutkan,mom Kiraz 😘🥰😘🥰😘😘 semangat 💪💪💪💪
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
mama mama Nadya...semoga aku gak seperti mama Nadya nanti kolotnya 🤭🤭🤭🤭
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
semangat mom Kiraz 🥰🥰😘😘😘🥰 baca sampe sini dulu, semangat 💪💪💪💪
ᥣׁׅ֪ꪱׁׅυׁׅ ᨮ꫶ׁׅ֮υׁׅꫀׁׅܻ
crazy up thor
Sifana 🐰
kesempatan dalam kesempitan nih revan 😂🤣
Sifana 🐰
semangat revan 💪
ᥣׁׅ֪ꪱׁׅυׁׅ ᨮ꫶ׁׅ֮υׁׅꫀׁׅܻ
go go...smngt trs mom kiraz...up2....
Senja
aku datang Kaka, semangat yamari-mari saling support.
🍒 شيري 🍒: makasih kakka...siap,,,otw 🥰
total 1 replies
Senja
aku datang Kaka, semangat ya
🍹Lulu Hilwa🦃
Like hadir ka semangat Up nya.
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa feedback nya dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
🍹Lulu Hilwa🦃
Aku mampir membawa like ka semangat Up.
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa feedback nya dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
🍹Lulu Hilwa🦃: Sama sama ka🤗 Terima kasih juga
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!