Reuni kelas yang seharusnya menjadi malam penuh tawa berubah menjadi titik balik kehidupan.
Di hadapan murid-muridnya, Mo Yuan mengungkapkan rahasia yang terdengar mustahil—ia berasal dari dunia kultivasi dan akan segera kembali ke sana. Tak seorang pun mempercayainya, hingga semuanya benar-benar terjadi.
Dalam sekejap, Qin Shang dan seluruh teman sekelasnya terlempar ke dunia yang dipenuhi para kultivator, iblis, dan berbagai bahaya yang belum pernah mereka bayangkan.
Di dunia tempat kekuatan menentukan segalanya, mereka harus memulai kehidupan baru dan menapaki jalan kultivasi dari titik nol. Namun, semakin jauh melangkah, semakin banyak rahasia yang tersembunyi di balik perpindahan mereka ke dunia ini.
Akankah Qin Shang mampu mengubah takdirnya, atau justru tenggelam di tengah kerasnya persaingan menuju keabadian?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TEMOLLA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
"Jadi serangga itu bahkan bisa menyemburkan api!"
Qin Shang terkejut. Untungnya, api yang disemburkan kupu-kupu hitam itu hanya muncul sesaat dan tidak mampu bertahan lama.
Jangkauannya pun tidak terlalu jauh, kira-kira hanya sepanjang tubuhnya sendiri.
Qin Shang segera menarik diri dan kembali bersembunyi di dalam cangkang telur.
Kupu-kupu hitam itu tetap berjaga di mulut cangkang, menatap Qin Shang dengan penuh kewaspadaan.
Sepertinya kekuatanku saat ini masih belum cukup untuk menghadapinya. Tidak perlu terburu-buru.
Qin Shang pun mengurungkan niatnya keluar dari cangkang telur.
Sekarang aku sudah bisa mulai mempersiapkan diri untuk menukar Pil Pengumpul Qi.
Pil Pengumpul Qi adalah pil paling berharga di seluruh Gunung Tianyuan. Bahkan, itulah satu-satunya alasan para Grandmaster Pembuka Nadi tetap bertahan di Gunung Tianyuan.
Semua orang tahu bahwa pemilik akar spiritual yang lemah tidak bisa langsung menempuh jalur kultivasi. Mereka harus memasuki Dao melalui seni bela diri terlebih dahulu, membuka lima nadi, lalu memanfaatkan kelima nadi itu untuk menghimpun qi dan memperkuat akar spiritual yang lemah hingga memenuhi syarat untuk berkultivasi.
Sedangkan Pil Pengumpul Qi adalah pil yang diracik oleh para Guru Abadi dari Sekte Yunlan. Pil ini mampu memaksimalkan kekuatan lima nadi sekaligus meningkatkan peluang memperluas akar spiritual yang lemah.
Dulu, wali kelas Mo Yuan berhasil menukarkan dua butir Pil Pengumpul Qi secara berturut-turut. Berkat itulah ia akhirnya memperoleh kesempatan untuk mengintip jalan menuju keabadian.
Namun, syarat untuk menukarkan Pil Pengumpul Qi juga sangat berat.
Pertama, diperlukan 300.000 Poin Kontribusi.
Kedua, harus berhasil menemukan seorang murid yang memiliki akar spiritual untuk Sekte Yunlan.
Kedua syarat itu wajib dipenuhi. Tidak boleh kurang satu pun.
Mo Yuan berhasil menemukan Su Yao dan Ye Han. Selain itu, ia juga mengeluarkan 600.000 Poin Kontribusi dari kantongnya sendiri sehingga akhirnya memperoleh dua butir Pil Pengumpul Qi.
Syarat kedua, yaitu mencari pemilik akar spiritual, juga memiliki ketentuan tersendiri.
Untuk menemukan orang yang memiliki akar spiritual, seseorang harus meninggalkan Gunung Tianyuan. Anggota yang sudah berada di Gunung Tianyuan tidak dihitung.
Sementara itu, untuk keluar dari Gunung Tianyuan diperlukan uang jaminan sebesar 30.000 Poin Kontribusi.
Dengan begitu, Gunung Tianyuan tidak perlu khawatir orang-orang akan melarikan diri, karena nilai uang jaminan sebesar itu benar-benar sangat besar.
Selain itu, masih ada biaya untuk menguji akar spiritual.
Mengundang seorang Guru Abadi untuk melakukan pengujian tentu tidak gratis. Biayanya mencapai 10.000 Poin Kontribusi per orang.
Biasanya, bahkan praktisi Alam Penempaan Tulang tingkat rendah pun enggan mengeluarkan uang sebanyak itu.
Hanya para Grandmaster Pembuka Nadi yang sanggup menanggung biayanya. Namun, sekalipun sudah memperoleh Pil Pengumpul Qi, jika hasil pengujian menunjukkan seseorang tidak memiliki akar spiritual yang lemah, tetap tidak ada harapan untuk berkultivasi. Paling tinggi, ia hanya bisa mencapai Alam Lima Nadi Terbuka.
Qin Shang baru saja memasuki Alam Penempaan Tulang. Namun untuk saat ini, ia tidak memiliki kebutuhan mendesak yang mengharuskannya menggunakan Poin Kontribusi. Karena itu, ia bisa mulai mengumpulkan Poin Kontribusi yang diperlukan untuk menukar Pil Pengumpul Qi.
Pekerjaan sebagai Penyaring Roh memiliki batas atas penghasilan yang sangat tinggi. Banyak praktisi yang sudah mencapai Tahap Peningkatan Darah Ketiga memilih pindah ke divisi lain. Tapi aku baru bergabung dengan Gunung Tianyuan, jadi cara paling aman untuk memperoleh banyak Poin Kontribusi adalah mengambil pekerjaan pengganti.
Yang dimaksud dengan pekerjaan pengganti adalah menggunakan lencana milik orang lain untuk bekerja atas nama mereka.
Selama bekerja, identitas boleh disembunyikan dengan menutupi wajah, dan tidak akan ada yang menyelidikinya. Hal seperti ini sudah menjadi kebiasaan di Gunung Tianyuan.
Penyebab utamanya adalah karena faksi-faksi di Gunung Tianyuan sangat berpengaruh. Ada orang yang dikucilkan dan ditekan di divisinya hingga terpaksa mengajukan perpindahan ke Divisi Urusan Umum. Ada pula yang sengaja mencari alasan untuk pindah divisi, sehingga beban kerja Divisi Urusan Umum semakin berat.
Belakangan, pihak atas mengubah peraturan. Perpindahan divisi tidak lagi diperbolehkan dengan mudah. Kecuali untuk beberapa jabatan khusus, sebagian besar posisi boleh dikerjakan oleh orang lain sebagai pengganti.
Asalkan target kerja minimum terpenuhi, pihak atas tidak akan melakukan penyelidikan.
Misalnya, jika Qin Shang ingin menggantikan pekerjaan orang lain, maka posisi Penyaring Roh miliknya juga harus dikerjakan oleh orang lain. Yang penting kuota minimal sembilan puluh gram Pasir Roh Tanah per bulan tetap terpenuhi.
Qin Shang pun sudah memiliki calon yang tepat.
...
"Aku yang menggantikan pekerjaanmu?"
Malam itu, setelah Lu Chen pulang dan mendengar usul Qin Shang, wajahnya langsung dipenuhi kegembiraan.
Namun, ia segera menenangkan diri lalu bertanya, "Kalau aku yang menggantikan pekerjaanmu, lalu bagaimana denganmu?"
Qin Shang menjawab, "Aku akan menggantikan pekerjaan orang lain."
"Bagus! Bagus! Kalau begitu, aku akan meminta Zu Yue menggantikan pekerjaanku."
Lu Chen tersenyum lebar.
Qin Shang menatapnya heran.
"Zu Yue bisa menggantikan pekerjaanmu? Bukankah dia belum mencapai Alam Peningkatan Darah? Menurut aturan, dia seharusnya belum memenuhi syarat."
Lu Chen tertawa.
"Aturan memang kaku, tapi selalu ada jalan. Divisi Logistik kami tidak terlalu ketat. Asal memberi sedikit uang pelicin, semuanya bisa diatur."
Qin Shang mengangguk dan membiarkan Lu Chen mengurus semuanya.
Pekerjaan Lu Chen digantikan oleh Zu Yue, sedangkan pekerjaan Zu Yue digantikan oleh Fan Tianhao, teman sekelas mereka.
Dulu, Fan Tianhao juga pernah berselisih dengan Zhen De. Ia masih menyimpan dendam dan ingin mengubah nasibnya. Siang hari ia bekerja sebagai kuli angkut gunung, sedangkan malam harinya sibuk mencari pekerjaan sambilan sebagai pekerja pengganti.
Pada hari ketiga, semuanya akhirnya selesai diatur.
Lu Chen membawa lencana milik Qin Shang dan mulai bekerja di Divisi Penyaring Roh.
Sementara itu, Qin Shang menuju sebuah jalan di belakang Divisi Dapur Obat.
Tempat itu dikenal sebagai Jalan Pekerja Pengganti.
Mulai dari praktisi Alam Penempaan Tulang hingga orang biasa yang bahkan belum mencapai Alam Peningkatan Darah, semuanya berkumpul di sana untuk saling bertukar pekerjaan.
Tentu saja, sebagian besar hanya bersifat sementara.
Misalnya, ada seseorang yang sedang sakit. Namun karena di Gunung Tianyuan tidak mengenal cuti, mereka harus mencari orang lain untuk menggantikan pekerjaannya.
Upah pada hari itu dibayarkan langsung oleh pemilik pekerjaan kepada pekerja pengganti. Besarnya bergantung pada kesepakatan kedua belah pihak.
Qin Shang mengenakan caping bambu untuk menutupi wajahnya sebelum memasuki Jalan Pekerja Pengganti.
Di tempat itu, ada yang menutupi wajah, ada pula yang memperlihatkannya secara terang-terangan. Tidak ada aturan yang mewajibkan siapa pun menyamarkan identitas.
"Dicari pekerja pengganti! Pemecah batu, pekerjaan ringan! Tiga Poin Kontribusi sehari! Bisa jangka panjang!"
"Dicari pekerja pengganti! Peniup abu! Empat Poin Kontribusi untuk tiga hari! Minimal sembilan hari!"
...
Begitu memasuki jalan itu, teriakan para pencari pekerja langsung bersahut-sahutan dari kedua sisi jalan.
Sebagian besar dari mereka sebenarnya mencari keuntungan dari selisih upah.
Misalnya pekerjaan pemecah batu. Gunung Tianyuan memberikan upah sedikitnya seratus Poin Kontribusi per bulan, tetapi orang itu hanya menawarkan tiga Poin Kontribusi per hari. Jika ada yang bekerja penuh selama sebulan, ia hanya perlu mengeluarkan sembilan puluh Poin Kontribusi, sementara dirinya tetap menerima selisih sepuluh poin tanpa perlu bekerja.
Adapun pekerjaan peniup abu jauh lebih berat. Itu merupakan salah satu tahapan dalam pembuatan Pasir Roh Kayu.
Setelah Kayu Roh Qinggang dibakar hingga menjadi abu, seseorang harus membawa abu tersebut ke mulut ngarai, lalu memanfaatkan angin kencang untuk meniupnya hingga yang tersisa hanyalah Pasir Roh Kayu.
Konon, di mulut ngarai itu terdapat Formasi Angin Raksasa yang dipasang oleh para kultivator Sekte Yunlan. Anginnya begitu dahsyat sehingga tubuh manusia tidak akan sanggup bertahan jika terlalu lama berada di sana.
Meski upahnya mencapai satu Poin Kontribusi per hari, tetap saja banyak orang enggan mengerjakannya.
Karena itulah, meskipun orang tadi rela menambah bayaran dari kantongnya sendiri hingga menjadi empat Poin Kontribusi untuk tiga hari kerja, ia tetap kesulitan menemukan pengganti.
Sebagian besar pekerjaan yang ditawarkan ditujukan bagi praktisi Alam Peningkatan Darah.
Qin Shang tidak berhenti di sepanjang jalan. Dengan tujuan yang jelas, ia langsung menuju sebuah ruangan kecil di ujung jalan.
"Permisi, Anda datang untuk mencari pekerjaan atau mencari orang yang akan menggantikan pekerjaan Anda?"
Di dalam ruangan itu, seorang pria paruh baya sedang duduk sambil membaca buku. Begitu melihat ada tamu, ia segera berdiri.
"Aku mencari pekerjaan."
"Oh? Kalau begitu, apa syarat yang Anda inginkan?"
"Semakin banyak Poin Kontribusi, semakin baik."
Pria paruh baya itu tersenyum.
"Perkumpulan Tiga Laut kami menguasai banyak sekali lowongan pekerjaan. Sebaiknya Anda jelaskan dulu tingkat kekuatan Anda agar kami bisa mencarikan pekerjaan yang paling sesuai."
"Alam Penempaan Tulang tahap Tulang Perunggu."
Qin Shang menjawab dengan tenang.
Pria paruh baya itu segera mengeluarkan sebuah bola hitam.
"Silakan remas Bola Uji Kekuatan ini."
Qin Shang mengulurkan tangan, menggenggam bola hitam itu, lalu meremasnya sekuat tenaga.
Dalam sekejap, bola hitam itu berubah bentuk di tangannya, seolah terbuat dari tanah liat. Gumpalan-gumpalan panjang langsung menyembul keluar dari sela-sela jemarinya.
Wajah pria paruh baya itu seketika berubah.
"Luar biasa! Kekuatan Anda benar-benar mengesankan!"
Praktisi Alam Penempaan Tulang tahap Tulang Perunggu biasa tidak mungkin memiliki tenaga sebesar itu. Yang paling hebat pun hanya mampu meninggalkan bekas jari pada bola tersebut. Sementara Qin Shang bukan hanya melampaui batas itu, kekuatannya bahkan sudah sebanding dengan praktisi tahap Tulang Perak.
Pria paruh baya itu berjalan ke dinding di sisi ruangan.
Di sana tergantung banyak lencana jabatan.
Akhirnya, ia mengambil salah satunya lalu berkata, "Untuk pekerjaan ini kami mengambil komisi sepuluh persen dari Poin Kontribusi yang Anda peroleh. Semakin banyak Anda bekerja, semakin besar pula penghasilannya. Pekerjaan ini juga bisa dilakukan dalam jangka panjang."
Qin Shang menerima lencana itu lalu memeriksanya.
Di bagian depan tertulis Divisi Penebangan Kayu, sedangkan di bagian belakang tertera nama pemilik jabatan tersebut, Bai Qinian.
Tugas Divisi Penebangan Kayu adalah menebang Pohon Roh Qinggang.
Pekerjaan ini hanya bisa dilakukan oleh praktisi Alam Penempaan Tulang. Target minimumnya adalah menebang delapan batang Pohon Roh Qinggang setiap bulan, dengan bayaran seratus Poin Kontribusi untuk setiap batang.
Potongan sepuluh persen yang diambil Perkumpulan Tiga Laut memang merupakan tarif yang lazim berlaku.
Qin Shang mengangguk.
"Baik. Aku ambil pekerjaan penebang kayu ini."