NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:248
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14

"Sebenarnya sih aku berat untuk meninggalkan Danial tapi Lihat dulu nanti bagaimana alurnya aja" jawab Indira."Ekhmm ekhmm ekhmm " dehem Dustin .

Indira dan teman temannya pun menoleh pada Dustin.Mala tersenyum sopan pada Dustin lalu menarik tangan Indira,"Mau coba satu putaran mungkin " ajak mala pada Indira.Indira tersenyum dan mengangguk senang.

"Ekhmm ekhmm " dehem Dustin lagi.Indira kesal "kenapa sih daritadi kamu batuk terus kalau batuk minum obat dulu sana" ucap Indira pada Dustin."Aku tidak mengizinkanmu ikut balap motor Dira" ucap Dustin sambil menatap wajah Indira .

"Siapa juga yang mau ikut balap motor ,aku hanya ingin naik motor saja tidak ngebut ngebutan kok" jawab Indira . "Sama saja lagipula aku sudah diberi amanah oleh ibumu jangan sampai kamu menyentuh sedikit pun bagian motor" ucap Dustin.

"Indira hanya ingin mengetes apakah dia masih bisa mengelilingi lapangan ini saja Dustin,kenapa kamu tidak mengizinkannya" bela Wulan.Indira mengangguk.

"Sama saja ,tidak boleh ,kalau masih bandel aku telphone ibumu sekarang" ucap Dustin ingin mengambil handphonenya. "Eh tunggu tunggu tunggu jangan ,ya udah aku tidak jadi naik motor,aku mau nonton saja" ucap Indira pada akhirnya.

"Yah gagal nonton the queen main dong" kesal meyla. Mala yang ada di samping meyla mengelus pundak meyla . "Bagaimana lagi kawan ,aku tidak diizinkan naik motor" ucap Indira.

Tak lama ada pemberitahuan jika balap motor akan segera dimulai,Indira pun kembali bahagia dan berlari ke arah tempat duduk diikuti teman temannya .Dustin tersenyum melihat Indira menurut padanya.Dustin pun memarkirkan motornya terlebih dahulu.

Saat Dustin sedang memarkirkan motornya Dustin dihalangi oleh teman temannya,"hey sobat kenapa kamu kesini tidak memberitahu kita,jika tahu kamu disini pasti sudah kita daftarkan lomba kan" ucap Rio teman Dustin.

"Aku sedang tidak mood untuk balapan " jawab Dustin pada temannya."Semenjak kapan kamu tidak mood balapan,bukankah balapan adalah belahan jiwamu,jangan jangan wah wah wah " ucap Dafa temannya Dustin juga .

"Bukan urusan kalian,menyingkirkan aku mau memparkirkan motorku dulu" ucap Dustin.Rio dan Dafa pun menyingkir dari hadapan Dustin.Setelah Dustin memarkirkan motornya Dustin ingin pergi untuk menyusul Indira namun,"eh eh eh kenapa buru buru sekali sobat ,tunggu lah sebentar kita ngobrol dulu ,lagipula pemain malam ini tidaklah seru katanya pemain malam ini adalah loser " ucap Dafa.

Dustin menghembuskan nafasnya kasar,"Bodoamat Dira sudah menungguku ,aku mau pergi" ucap Dustin.Saat Dustin ingin melangkah lagi Dustin dihadang oleh temannya lagi ,"Siapa Dira ,kamu harus memberi penjelasan pada kami" ucap Rio .

Di sisi lain , "Siapa yang bertanding malam ini?" tanya Indira."Kamu masih ingat dengan musuh bebuyutanmu dulu " tanya Wulan."Maksud kalian bunga?" tanya Indira lagi.Teman teman Indira menganggukkan kepalanya . "Benar Dira,dan katanya lawannya adalah dari kelompok kita,blackswan" ucap Mala.

"Blackswan ,apakah seorang wanita yang berada di posisi paling akhir di kelompok kita" ucap Indira . "Benar ,pasti si bunga menang telak malam ini" ucap meyla. "Jangan seperti itu lagipula blackswan ada di kelompok kita bagaimana pun kita harus mensuportnya nanti saat pertandingan" ucap Indira pada teman temannya.

Tak lama pertandingan akan dimulai ,bunga sudah memasuki area balap ,tinggal blackswan yang belum masuk. Hingga beberapa menit menunggu blackswan masih belum menampakkan wajahnya.

"Dimana blackswan kenapa belum keluar?" tanya Indira. "Aku juga tidak tahu " jawab meyla . Tiba tiba dari arah depan Indira dan teman temannya ada ketua kelompok Indira datang menghampiri Indira dan teman temannya.

"Girls gawat ,ini keadaan darurat" ucap ketua yang bernama Zidan."Ada apa Zidan pelan pelan saja" ucap meyla."Blackswan tidak bisa ikut pertandingan,tadi ada informasi jika blackswan kecelakaan di jalan dan sedang dibawa ke rumah sakit " ucap Zidan.Indira dan teman temannya kaget "Apaa" teriak Indira dan teman temannya .

"Girls tolong aku butuh bantuan kalian ,siapa salah satu dari kalian yang bisa mengantikan blackswan" tanya Zidan memohon.Indira termenung "Meyla kamu pasti bisa,keahlianmu hampir sama denganku kamu pasti bisa mengalahkan bunga " ucap Indira .

"Tapi aku tidak yakin Dira,bunga sangat licik dan juri pasti akan tutup mulut jika melihat kecurangan bunga saat bertanding karena pastinya juri sudah ditutup mulut oleh bunga,aku tidak yakin Dira" ucap meyla.

Indira mengengam tangan meyla "meyla aku sangat yakin ,kamu pasti punya seribu cara untuk menjatuhkan bunga ,kamu pasti bisa,aku ada di sini untuk menyemangati mu,kelompok kita sedang dipertaruhkan ,jika tidak ada yang maju apa kata orang orang nanti,kasihan Zidan" ucap Indira menyemangati meyla.

Meyla pun penuh keraguan menganggukkan kepalanya . "Ayo meyla kamu pasti bisa " semangat Wulan dan Mala . Meyla tersenyum "Baiklah aku akan berusaha ,doakan aku ya teman teman" ucap meyla lalu bersiap menuju arena balap motor diikuti Zidan di belakangnya.

Beberapa menit kemudian Meyla sudah ada di arena balap motor.Bunga melihat ke arah meyla ,"cihh bocah ingusan dibandingkan denganku ,apa tidak ada yang lainnya lagi,misalnya Indira ,sudah lama aku tidak bertanding dengannya ,apakah temanmu itu sudah pensiun" ucap bunga namun dihiraukan oleh meyla.

Bunga menatap ke arah Indira yang berada di kursi penonton dengan pandangan tajam,Indira yang melihat bunga menatapnya dengan tajam pun ikut menatap bunga dengan tatapan tak kalah tajam.

Beberapa saat kemudian pertandingan dimulai,"ready gooo" , Bunga dan meyla melajukan motor mereka dengan kekuatan penuh ,"Meyla semangat ayo kamu pasti bisaa" teriak Indira .

Dustin berjalan ke arah Indira ,"Pertandingannya sudah dimulai ya" tanya dustin sambil menarik tangan Wulan yang berada di samping Indira untuk menyingkir dari samping Indira,Dustin pun langsung duduk di tempat Wulan. Wulan menatap dustin marah "Hey dasar manusia Dajjal ,kenapa kamu menarikku aku ingin berada di samping Dira" marah Wulan namun Dustin menghiraukannya.

"Awas kamu ya" marah Wulan namun dihalangi oleh Mala,"Sudah jangan berkelahi sini duduk di sampingku ,jangan buat Indira kesal ,Indira sedang fokus pada pertandingan meyla "ucap Mala .Wulan pun berjalan ke arah samping Mala dengan perasaan kesal.

Dustin tersenyum menang ,Dustin lalu melihat ke arah Indira yang terlihat cemas saat melihat pertandingan.Dustin mengengam tangan Indira,Indira kaget lalu melihat ke arah dustin.

"Dustin kamu sudah di sini,maaf aku terlalu fokus jadi tidak tahu kamu sudah ada di sampingku" ucap Indira . "Hmm tidak apa apa,apakah yang bertanding itu temanmu?" tanya dustin ,Indira mengangguk "Iya itu meyla temanku ,aku harap dia bisa mengalahkan bunga,aku sangat percaya padanya" ucap Indira dan melihat ke arah pertandingan lagi."Bukankah meyla harus bertanding sebanyak 3 putaran" tanya Wulan .

Mala mengangguk " benar,nanti saat putaran pertama selesai kita mendukung meyla lebih keras lagi" ucap Mala dan diangguki Wulan.

Beberapa menit kemudian Meyla berada di posisi depan ,bunga tersenyum sinis , "Meyla ayo sedikit lagi ,semangat" teriak Indira . Saat hampir menyentuh finish bunga menyalip meyla dengan kencang dan dengan sengaja menyenggol motor meyla hingga motor meyla jatuh dengan keras dan meyla terpental cukup jauh.

"Meyla" teriak Indira dan teman temannya kencang.Bunga masuk ke finish dengan senyuman lebar di wajahnya. Indira dan teman temannya berlari ke arah meyla yang sudah ditolong oleh tim medis.

"Meyla kamu tidak apa apa kan" ucap Indira khawatir. Meyla meringis kesakitan sambil memegang kakinya. "Sebentar ya nona nona kami akan mengevaluasi nona meyla dulu,sepertinya kakinya cidera cukup parah" ucap salah satu tim medis.

Tim medis pun membawa meyla ke ambulance untuk ditangani ,Indira memukul jalan di bawahnya dengan keras ,"Ini salahku ,jika aku tidak memaksa meyla bertanding,meyla tidak akan terluka seperti ini,arghhhh" teriak indira.

Wulan dan mala menghentikan perbuatan Indira yang menyakiti dirinya sendiri,"Dira cukup Dira,seharusnya yang disalahkan bukanlah dirimu tapi bunga Dira" ucap Mala.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!