Dijuluki sosok yang ditakuti bahkan oleh para dewa, ia menghabisi segalanya tanpa emosi selama masa hidupnya yang panjang. Tapi setelah pembantaian besar terakhirnya, sesuatu berubah emosinya yang lama terkubur akhirnya bangkit. Detik berikutnya, ia membuka mata di bumi, dalam tubuh baru, memulai kehidupan yang benar-benar berbeda dari masa lalunya yang kelam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Not men, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 14 : SANG PENGUASA
Saat melihat semua mobil itu dan satu motor Evelyn hanya terdiam dan menatap ke arah Mahendra dan dia sama sekali tidak tahu harus berkata apa
_____________________
"ini bagai mana mungkin kau menghabis kan uang yang begitu banyak hanya untuk barang barang ini..?" tanya Evelyn dengan tidak percaya
Namun tidak sampai di sana saja tidak jauh dari tempat itu. terdapat sebuah Helikopter pribadi dan jet pribadi yang memiliki sistem otomatis yang akan keluar sendiri jika digunakan
saat itu juga Mahendra pun tersenyum dengan ringan dan berjalan ke arah Evelyn dan memeluk nya
"aku telah membuatmu menderita selama ini dan anggap saja ini adalah tebusan ku untuk mu karena telah menghilang selama sembilan belas tahun yang lalu.." ucap Mahendra dengan lembut
saat mendengar itu Evelyn tidak tahu harus berbuat apa dan dia pun melirik ke arah Mahendra yang sedang memeluk nya dan menghela nafas
"Lakukan apa yang kau inginkan.." ucap Evelyn
Namun saat itu juga Mahendra pun mengeluarkan sebuah kartu hitam dari saku baju nya
"Ini adalah kartu yang telah ku isi dalam nya dan di dalam nya ada uang sebanyak 1.000 Triliun lebih dan jika kurang aku akan mentransfer nya lagi kepadamu.." ucap Mahendra dengan lembut
"Ini kenapa kau begitu banyak memiliki uang, kau tidak melakukan hal yang sangat berbahaya kan...?" tanya Evelyn dengan ringan
"Tentu saja tidak, apa kau meragukan kemampuan suami mu ini..?" Tanya Mahendra dengan lembut
Evelyn yang mendengar itu pun hanya menggelengkan kepala nya dan menatap ke arah darius dengan lembut
"baiklah kalau begitu mari kita naik ke atas lagi.." ucap Mahendra yang kemudian berjalan bersama Evelyn naik ke atas lagi
____________________
Namun disisi lain. Seorang gadis yang berusia sekitar delapan belas tahun sedang duduk di sebuah bus yang akan pergi ke suatu tempat
"Ha..hari hari yang sangat melelahkan, Yah mau bagaimana lagi jika tidak bekerja maka aku akan merepotkan ibu.." ucap gadis itu dengan ringan
setelah cukup lama akhirnya dia pun tiba di sebuah Restoran yang cukup ramai akan pengunjung
“sial aku harus cepat jika tidak bos akan marah.." Gumam gadis itu yang langsung berlari menuju ke arah restoran yang berada tidak jauh dari nya, sesampainya dia di restoran dia pun langsung mengganti pakaian
"Vivian kau akhirnya datang juga, cepat bantu kami, hari ini banyak pengunjung yang ingin makan di restoran..." ucap salah satu rekan gadis yang berusan itu
Vivian yang mendengar itu pun sontak langsung mengangguk dan kemudian dia pun langsung bergegas dan mulai bekerja bersama rekan rekan nya
_______________
Kembali ke sisi Mahendra .
Dia kini sedang berdiri di atap villa dengan mata yang tertuju ke langit, namun ekspresi nya kali ini sangat lah aneh
“warna langit sedikit berbeda dari saat itu, beberapa tahun lagi akan ada tragedi yang mengguncang dunia..." ucap Mahendra dengan dingin
Ding Dong!!
[ Tuan tebakan anda benar, beberapa tahun lagi sebuah bencana akan terjadi dan harap tuan menyiapkan persiapan..]
saat mendengar itu Mahendra pun langsung mengangguk dan kemudian dia pun duduk di tatapan nya acuh tak acuh
“namun sebelum itu mari kita berurusan dengan orang yang berada di luar bumi ini.." ucap Mahendra dengan dingin
Di luar angkasa bima sakti
Sosok monster dengan enam lengan dan memiliki banyak mata di kepala nya tanpa mulut dan hidung dan memiliki aura yang menakutkan
"Memiliki begitu banyak kehidupan, pasti sangat lezat jika menyerap semua kehidupan.." sosok raksasa yang melihat galaksi bima sakti itu pun terlihat
Kemudian dia pun langsung menyerap semua nya menggunakan mulut yang berada di bagian perut nya dan deretan gigi tajam yang sangat menakutkan
Boom..!!
Namun pada saat yang sama dia pun langsung meledak dan mundur beberapa langkah
"bast*r mana yang mengganggu dewa ini..!!? " teriakan yang begitu keras pun langsung menggema di seluruh tempat itu
Saat itu juga seekor naga pun langsung membesar dan langsung berhadapan dengan sosok yang menakutkan itu
"monster menjijikan beraninya kau mengganggu ketenangan tuan ku.." sosok naga itu tidak kalah menakutkan
"Naga..?, Haha aku hari ini akan makan daging naga..!!" suara yang begitu menggelegar langsung membuat bima sakti bergetar
Sosok pria yang memiliki ukuran sangat kecil yang berada di tempat itu pun melambaikan tangan nya dan seketika galaksi bima sakti pun langsung dilindungi oleh kekuatan misterius
“Qilong selesai kan dengan cepat.. " sosok pria itu adalah Mahendra
Roar...!!
Naga hitam yang bernama Qilong itu pun langsung meraung dengan gila dan pertempuran dengan raksasa misterius itu pun langsung terjadi
Sosok Mahendra sendiri dia terlihat sedang duduk dengan tenang dan terlihat sedang memakan beberapa cemilan
Ding Dong!!
[Ras: iblis luar angkasa ]
[Kultivasi: elit Universe]
[Umur: 1 juta tahun]
saat ini juga Mahendra pun terlihat sangat tenang dan dia melirik ke naga hitam yang dipanggil Qilong yang sedang mencengkram sosok iblis luar angkasa itu dengan tubuh nya
"Arkh..!!, dasar naga sialan, aku berjanji akan membunuhmu setelah lepas dari cengkraman mu..!!" teriak iblis laut angkasa itu dengan marah
Boom..!!
Namun saat berikut nya raksasa iblis itu pun langsung meledak dan menjadi partikel yang berwarna hitam
"Qilong, tugasmu sekarang adalah menjaga galaksi ini dari luar, jika kau memiliki musuh yang lebih kuat maka kau harus memanggil kakak mu.." ucap Mahendra dengan tenang
"Tuan tenang saja, aku tidak akan mengecewakan tuan.." ucap Naga hitam itu dengan tenang
"Aku adalah Qilong naga terlemah yang di miliki oleh tuan, namun hanya menjaga galaksi kecil ini saja aku akan menjaganya dengan baik..." Gumam Qilong dengan suara yang gagah
______________________
Mahendra kini sedang duduk di atap villa dan setelah itu dia pun langsung berjalan kembali ke dalam vila
“Sayang putri pertama mu akan pulang dalam beberapa bulan lagi, apa kau yang akan menjemput nya atau aku..?" tanya Evelyn dengan ringan dan lembut
Dan terlihat Evelyn baru saja pulang dari satu tempat yang di mana dia seperti nya baru saja pulang dari mengurus pembukaan perusahaan baru
"Kau saja aku masih memiliki beberapa urusan saat ini hingga beberapa bulan ke depan.." ucap Mahendra dengan lembut
saat mendengar itu Evelyn pun sama sekali tidak mengatakan apa apa dia kemudian datang dan memeluk Mahendra
"Baiklah aku akan melakukan aturan yang diberikan oleh suamiku.." ucap Evelyn sambil memeluk tubuh Mahendra dan menggosok kan nya beberapa kali
Mahendra yang mendengar itu pun tersenyum dengan lembut dan mengecup bibir Evelyn dengan lembut
“jadi bagaimana..?, apa kau sudah menemukan gedung yang akan menjadi perusahaan mu..?" tanya Mahendra dengan ringan
___________________