Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
Jam Pulang Pun Sudah Tiba.
Mereka bertiga sedang berjalan menuju parkiran sekolah.
"Lo pulang sama siapa?" tanya Yuri
"Gue pulang pake ojek aja, udah di kasih ongkos juga sama kak Lisa" jawab Alya
"Tumben Lo akur sama kak Lisa" balas fuji
"Ya. Di pikir - pikir kan kita saudara gak lucu aja kalo terus gak akur kan, gue coba memperbaiki semuanya" ucap Alya
"Bagus deh. jujur aja nih ya, kak Lisa baik banget kadang gue sebel kalo liat Lo gak sopan sama kak Lisa" balas Fuji
"Ya. Gue juga baru nyadar sekarang, gue punya kakak sebaik dia tapi sayang dia punya adik setidak tau diri gue" ujar Alya
"Gue bersyukur sih kalo sekarang Lo udah mau berubah. Pertahankan ya bro" ucap Yuri
"Iya bro" balas Alya dengan tatapan sinis karena di panggil bro
"Lo gak mau ikut kita aja?" tanya yuri
"Engga ah.. kalian duluan aja, gue mau ke toko mamah dulu" jawab Alya
"Oh. yaudah kalo gitu kita duluan ya" ucap Fuji.
Mereka berdua pun langsung memasuki mobil mereka masing - masing, dari mereka bertiga hanya Alya lah yang tidak memiliki mobil namun dia sudah bisa menyetir mobil karena di ajari oleh Fuji dan Yuri sesekali.
"Dah. Kita duluan ya, chat kalo udah sampe rumah ya" ucap Yuri
"Siap" bala Alya
Mobil Yuri pun langsung pergi melewati Alya
"Gue duluan ya. Chat nanti pas udah sampe rumah" ucap Fuji mengulang ucapan Yuri
"Iya. Kenapa pada bawel sih" kesal Alya
"Heheh kita duluan ya bye" ucap kembali Fuji
Alya pun hanya membalas dengan melambaikan tangan kepada Fuji.
Alya pun berjalan menuju ke gerbang sekolah, namun saat dirinya ingin melewati parkiran sekolah dia melihat ada Agam dan teman - temanya termasuk migel yang sedang bersama mereka.
"Tuh pasti dia datang ke sini. minta di anterin pulang, gue mah yakin dia masih gamon sama Lo gak" kekeh resa
"Lu maksa banget sih, lu yang ngajak taruhan kenapa lu kaya gak mau kalah sih" aneh Boni
"Ya yang penting gue yakin gue pasti Menang lah" balas resa yakin.
"Kak aku pergi aja lah ya, takutnya kak Alya marah lagi sama kakak aku gak mau kakak di hina lagi sama kak Alya gara - gara aku" lemah migel
"Gak perlu. Siap juga yang peduli sama dia, kamu di sini aja. Kalo dia berani nyentuh kamu tenang ada kakak" bela Agam
Saat Alya semakin dekat dengan mereka, Agam, dan resa langsung siap siaga jika Alya merengek kepadanya.
Alya pun sudah ada tepat di hadapan mereka berlima.
Resa langsung siap siaga untuk memakai Alya namun...
"Jang-" ucap resa tidak dia lanjutkan lagi karena Alya hanya melewati mereka melirik pun tidak ke arah mereka.
Alya berjalan keluar dan langsung naik taksi online tanpa menoleh ke belakang.
"Dia beneran?" kaget resa
"Ya beneran lah. Setolol tololnya dia karena cinta pasti kalo udah cape mundur juga kan, gue tunggu duitnya besok ya" ucap Boni sembari tersenyum
"Cabut" singkat Agam
"Ayo naik" ajak Agam kepada Migel
"Iya kak" balas migel so lemah
Mereka pun langsung pergi dengan motor mereka masing - masing.
"Pak kita pergi ke showroom mobil terdekat ya" ucap Alya
"Baik dek" jawab pak supir
Alya berencana akan membeli mobil baru, orang tuanya pun belum tau jika Alya akan membeli mobil.
Saat Alya membawa mobil nanti, Alya akan berkata jika dirinya adalah seorang programmer dari luar negeri, dulu Alya sangat menginginkan bekerja di perusahaan itu, kemarin malam Alya mencoba mendaftar diri dan di terima.
Jadi Alya mempunyai alibi jika nanti saat orangtunya menanyakan dia mendapatkan uang dari mana, jadi dia akan berkata jika dia memiliki uang dari pekerjaan yang menjadi programmer.
Beberapa Menit Kemudian
"Ini showroom mobil terbesar di sini dek, apa mau cari yang lain. Sepertinya mobil di sini mahal mahal" ujar pak supir
"Gak papa pak. Saya turun di sini aja, ini pak uangnya makasih ya" ucap Alya memberikan uang 200 ribu kepada pak supir
"Dek ini terlalu banyak" ujar pak supir
"Gak papa pak buat bapa aja" balas Alya
"Terima kasih ya dek" ujar pak sopir sembari tersenyum bahagia
"Iya sama - sama pak" balas Alya
Alya pun turun dari dalam taksi dan bejalan masuk ke dalam showroom mobil.
Alya melihat puluhan mobil yang berjajar rapih, dia juga melihat beberapa pengunjung yang sedang melihat liat mobil.
Alya pun melihat mobil yang dia inginkan.
"Cakep banget ni mobil" gumam Alya
Dia melihat mobil Jeep Rubicon berwarna hitam dan putih, gagah dan kokoh.
Alya tipikal wanita tomboy, dia sangat tertarik dengan mobil gagah seperti ini.
"Permisi dek, adek mau melihat lihat mobil?" tanya seorang karyawan wanita
"Iya mbak. Saya mau lihat mobil ini, ada warna apa aja ya?" tanya Alya
"Untuk mobil Jeep Rubicon hanya ada 1 warna saja dek, dan mobil ini hanya ada 1 ini saja" jawab karyawan wanita
Alya pun mengangguk.
"Yaudah mbak saya mau ini, sama saya mau beli mobil BMW F30 ada ga ya di sini?" tanya Alya
"Ada dek. Mari saya perlihatkan mobilnya" jawab semangat karyawan wanita
Alya pun hanya mengangguk lalu, pergi mengikuti karyawan wanita
"Ini mobilnya dek, ada yang berwarna hitam ada juga yang berwarna putih" penjelasan karyawan
Alya melihat mobil impian kakaknya itu, dia melihat ke dalam dan luar mobil kakanya sangat suka mobil yang berwarna putih jadi Alya memutuskan untuk membelikan mobil yang berwarna putih.
"Oke mbak. Saya mau beli mobil BMW putih ini sama mobil Jeep Rubicon tarik mbak" ucap Alya
"Baik dek. Mari saya antar untuk melakukan pembayaran di kasir" jawab karyawan wanita
Alya pun hanya m ngangguk dan mengikuti Karyawan showroom menuju kasir.
20 Menit Kemudian
Pembayaran pun sudah di lakukan, untuk 2 mobil Alaya membayar sekitar 2,3 miliar.
"Terima kasih dek sudah percaya dengan showroom kami" ucap kasir
"Sama - sama mbak, maaf untuk pengiriman mobil akan di lakukan hari apa ya?" tanya Alya
"Kami akan mengirimkan besok, hari ini kami akan mengecek mobil dan jika semuanya aman besok di pastikan mobil sudah ada di rumah anda" jawab kasir
"Oke kak. kalo begitu say permisi" pamit Alya
Sebelum Alya pergi dia memberikan tips kepada karyawan wanita yang tadi menjelaskan dan menemaninya pergi melihat lihat mobil, Alya memberikan 2 juta untuk karyawan itu.
Alya keluar dari dalam showroom sembari memesan taksi online.
"Apa gue buat SIM langsung aja ya, biar bisa gue pake langsung mobilnya" gumam Alya
dsr ppb.....🤮🤮🤮
tapi kayaknya aku bakalan nabung bab nya soalnya kalo baca per update nya kan cuma 1bab jadi mendingan di tabung bab nya. makasih thor aku suka ceritanya, sehat selalu ya author yang baik. ❤❤❤
s neng blm sdar sm kkuatannya sndri....pdhl,slain jd holang kaya dia jg jd sakti mndragunawati.....🤣🤣🤣
kl holang kaya mh gt ya....pas dngr btuh apa,sat set beli....tau2 udh nmpuk aja....tp indah bruntung bgt ktmu alya,jd dia bs bbas dr kluarga gila...trs prgi jauh....