NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Om Duda,

Terjerat Pesona Om Duda,

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"cium aku, cepat aku sudah tidak tahan " racau seorang gadis sambil menarik kerah kemeja seorang laki laki yang baru saja masuk ke dalam kamar hotel yang sudah dia siapkan oleh asisten nya. namun siapa sangka jika jika di dalam kamar tersebut ada seorang wanita yang tidak dia kenal, dan langsung ingin menciumnya dengan tenaga yang lebih dari seorang wanita biasa .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 14

Ya tuhan ,apa aku sedang bermimpi harum sekali "! Gumam Alexa memejamkan matanya menghirup wangi maskulin yang menyejukkan indra penciumannya.

Hingga kesekian detik Alexa membiarkan tubuhnya berada di pelukan dada bidang tersebut yang tak lain adalah Kelvin.

"Andai aku punya kekasih seperti ini,"! Doanya lirih namun masih bisa di dengar jelas Oleh Kelvin apa lagi keadaan Mansion sedang sunyi dan sepi.

Hemmm"!! Sahut Kelvin akhirnya membuat Alexa tersadar dari lamunannya dan sedikit mendorong dada bidang tersebut. Ingin sekali berlama lama memeluk Alexa namun semakin lama dadanya semakin sesak dan jantungnya berdetak tidak beraturan.

"B-boss"!! Sahut Alexa dengan mata membulat sempurna,malu pastinya.

"Ma-maaf,saya tidak sengaja"! Sahutnya sambil melepaskan dirinya yang masih menempel pada dada tersebut.

"Kamu mau kemana"! Tanya Kelvin dengan bibir yang sedikit bergetar .

"Saya mau ambil minum ,boss tapi lampunya padam dan saya tidak tahu dimana skakel lampunya"! Jelas alexa sambil sedikit tertunduk.

Kelvin berjalan ke sudut dinding ,dan ketika lampu pun menyala terang .Alexa pun memandang lampu lampu yang tiba tiba menyala itu,dan bergegas menuju dapur untuk mengambil air minum.

"Apa Leon sudah tidur"! Tanya Kelvin yang tiba tiba berada di belakang Alexa.

"Su-sudah,boss",jawab Alexa sedikit terlonjak kaget.

"Bisa bisanya mengagetkan ku dan membuatku jantungan"! Gumanya lirih. Alexa pun kembali menaiki anak tangga dengan segelas air minum di tanganya di susul oleh Kelvin yang berjalan mengekor di belakang.

"Selamat tidur ,boss"! Kata Alexa sebelum masuk kembali ke kamar Leon.

"hemmm"sahut nya sekilas menatap ke arah Alexa dan masuk begitu saja ke dalam kamar pribadinya.

"Bisa tidak menjawab dengan kata yang lain , iya lexsa,iya sayang ,atau siap honey, bukan hemmm,hemmm,dan hemmmm". Geruntuh Alexa dengan bibir yang sudah mencibir sempurna.tidak kah dia sadar jika pintu kamar Kelvin belum tertutup sempurna,alhasil laki laki tersebut pun tersenyum miring saat mendengar ocehan Alexa yang sedang mengatainya.

" Sepertinya besok aku akan minta izin untuk keluar sebentar,aku ingin menukarkan gajiku dengan rupiah ,biar aku bisa mengirimkan sedikit uang untuk bude nira"! Kata Alexa sebelum naik ke atas ranjang dan bersiap menyusul Leon ke alam mimpi.

Jam terus berputar,hingga malam semakin larut,namun Kelvin masih juga terjaga,matanya seakan enggan untuk di ajak tidur walaupun tubuhnya kini sangat merasa lelah,bayangan Alexa yang sedang memeluknya menari nari indah di kepala nya, jantung nya pun masih berdebat debar kala mengingatnya.

"Anggun, apa aku salah jika mencarikan ibu untuk Leon"! Kata Kelvin sambil memandang langit langit kamarnya, ucapan tersebut lolos begitu saja dari bibirnya, akankah Kelvin berani mendekati Alexa lebih sekedar dari pengasuh anaknya , entahlah"!!

Jam menunjukan angka 3 dini hari, Kelvin menatap jam dinding yang menempel sempurna di sudut kamar nya.

"Kira kira Leon bangun apa tidak saat ini"! Gumanya yang sepertinya ingin mengambil anaknya dan mengajaknya bergadang,Kelvin pun turun dari ranjang dan melangkah keluar kamarnya menuju kamar Leon . Dan kembali Alexa tidak pernah mengunci pintu kamar tersebut,Alexa pun tidak pernah terpikirkan jika Kelvin akan datang kemari Leon di malam hari di jam istirahat.

Ceklek "!!

Pintu kamar tersebut di buka lirih dan benar saja ,kembali Leon bangun dan mengajak bergadang Alexa,namun wanita cantik tersebut sepertinya enggan untuk membuka matanya.

Kelvin masuk perlahan melangkah tanpa suara ,menatap Leon dan Alexa bergantian.

"Cantik sekali"! Gumam Kelvin lirih saat menatap Alexa yang sedang tertidur pulas.

Sedangkan Leon mengoceh sendiri tidak jelas disamping Alexa,mungkin sudah hampir satu jam Leon bangun, hingga tangisan mulai terdengar saat itu.

Mata Kelvin terbelalak sempurna bukanya meraih tubuh kecil anaknya malah menundukan tubuhnya sembunyi di samping ranjang king size tersebut.

"Bodoh,kenapa malah bersembunyi"! Umpatnya pada dirinya sendiri.

Ingin kembali menegakan tubuhnya namun suara Alexa sudah terdengar.

"Leon sayang,maaf ya kak lexsa mengantuk sekali, " Alexa duduk dengan separuh kesadarannya,di raihnya botol susu yang sudah jadi di meja samping kasur tersebut,sebelum memberikan susu kepada Leon ,di rabanya boong Leon memastikan jika Pampers nya tidak penuh.

"Leon tidur lagi ya biar kak lexsa peluk"! Kata Alexa sambil memandang wajah tampan bayi disampingnya itu dengan mata kantuknya,sedangkan Kelvin masih menunduk di samping ranjang bersembunyi. Untung saja Alexa tidak melihatnya,ya mungkin karena efek ngantuk yang menyerangnya saat ini.

Hingga satu botol sudah habis namun Leon masih enggan untuk tidur kembali,Alexa meraih ponsel yang tergeletak di atas nya dilihatnya jam masih menunjukan angka 3.30.

"Leon tidur lagi yuk, ini masih belum pagi "! Katanya sambil menepuk nepuk pelan bokong Leon.

'oouuu, hek,hek"!! Leon sudah ingin menangis lagi,sepertinya bayi itu ingin di gendong dan di timang timang.

"Kak lexsa kasih susu kakak ya, tapi janji habis itu tidur"! Kata Alexa sambil berpindah posisi di samping Leon lagi,karena merasa punting yang sebelah kanan masih lecet akibat menyusui Leon kemaren ,maka Alexa memutuskan untuk menyusuinya dengan sebelah kiri.

Glek"!! Kelvin yang mendengar kata susu kakak ,seketika matanya membulat sempurna dan sudah payah menelan ludahnya sendiri.

Alexa mulai membuka piama dan kait branya,lalu mengarahkan susunya pada bibir Leon, meskipun masih perawan namun susu Alexa begitu berisi hingga tidak kesulitan untuk menyusui sambil berbaring.leon pun menerima benda tersebut dengan antusias,.

"Aaaaha, geli"! Gumam Alexa lirih sambil tersenyum meringis saat Leon mulai menghisapnya.

"Sudah ayo tidur lagi"! Sahut nya lagi sambil merasakan nikmat nya menyusu bayi,hingga alexsa pun tertidur kembali bersama Leon yang mulai memejamkan matanya.

Kelvin yang sudah sesak nafas di bawah sana kini memberanikan diri untuk bangkit dari tempat persembunyiannya,setelah mendengar dengkuran halus yang berasal dari Alexa.

Matanya membulat sempurna,aliran darahnya kembali berdesir hebat,dada nya sesak,tubuhnya memanas, dan jantungnya berdetak lebih kencang dari sebelumnya, saat menatap benda bulat namun bukan balon tersebut di hisap oleh Leon di depan matanya.

Jakun Kelvin naik turun menahan sesuatu yang semakin terasa aneh pada tubuhnya, burung yang bersemayam didalam celana Kelvin pun terbangun seketika,matanya tak bisa berpaling dari benda bulat di hadapannya ,bahkan susu Alexa yang satunya pun hampir keluar dari sarangnya.

"Sialan"!! Pekik Kelvin dengan tangan yang sudah meremas remas anak kondanya yang sudah menegang itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!