NovelToon NovelToon
Queen Kesayangan

Queen Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Teen
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: JK의 할루 아내

Aruna anak keturunan Atmadja juga brata kini menjalani masa remaja nya dengan penuh warna. pertemuan nya dengan seorang pria dewasa mampu membuat pria itu langsung jatuh cinta pada aruna si gadis kecil dan imut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JK의 할루 아내, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Effort seorang CEO pandawa Corp

"aaaa..... " aruna berteriak dari atas motornya saat kendaraan yang bernilai hampir 1 M itu melaju di keramaian ibu kota

"seneng..?" tanya yudis dari intercom yang ia pasang di helmnya juga helm yang ia sediakan untuk aruna

"seneng banget kak... Biasanya kalo naik motor sama kak ethan, satria atau saudara yang lain kaki aru pegel banget" keluh aruna mengingat motor mereka semua 1 tipe

"tapi kamu suka naik motor..?" tanya yudis lagi

"suka, mangkanya aru minta di beliin motor matic biar ngga cape nebeng mulu"

"kenapa ngga minta mobil sama papi..?"

"ngga mau kak, lagian grand pa sama opa ngga izinin kalo belum 17 tahun dan pegang ktp"

"sekarang kan udah 17?"

"baru kak, lagian nanggung juga, sekolah ngga sampe 1 tahun udah lulus, aru lebih nyaman kaya sekarang"

"nyaman karena ngga ada yang tau latar belakang keluarga kamu kan..?" tebak yudistira

"hehehe... Iya kak, bisa gempar kalo pada tau, bisa banyak orang ber muka dua yang muncul"

"bisa aja kamu..."

"ini kita masih jauh..? Aru udah laper kak, sengaja tadi ngga makan di kantin demi wisata kuliner ini"

"aduh... Ya udah kakak ngebut ya, itu udah mau nyampe koq paling 5 menit lagi" kekeh yudistira mendengar kejujuran gadis nya

"ok... Deh..."

Tak lama mereka pun sampai di tempat tujuan, sudah banyak orang berada disana dan ada juga pedagang yang baru membereskan dagangannya

"wah... Banyak banget, ini sampe kapan ada di sini kak..?" tanya aruna melihat yudistira yang sedang membantu aruna membuka helm nya

"1 bulan kayanya, ini udah jalan 1 minggu, kenapa mau kesini lagi..?" yudistira merasa lucu melihat kebahagiaan sederhana hanya dari jajanan kaki lima seperti ini, persis seperti yang ia bayangkan tentang gadis imutnya ini

"iya mau ke sini sama yang lain apalagi ghaly sama danish" jawab aruna sambil melihat sekeliling

"ghaly... Danish...?" ucap yudistira dengan nada bertanya

"oh.. Lupa, ghaly itu adik sepupu aru kak, adiknya papi, kalo danish itu anaknya sahabat mami, tapi udah kaya saudara. Kakak harus ketemu sama saudara aku yang semuanya laki-laki hehe, mangkanya aru sering di bilang suka gonta ganti pacar lah, suka nempel sana sini, suka tebar pesona dan apapun itu"

"wah... Kayanya seru ya kapan-kapan kakak ikut kalian kumpul" ucap yudistira yang melihat kebahagiaan di mata aruna saat menceritakan saudaranya

"harus itu kak, mami itu punya 3 eh 4 sahabat deh, yang 1 di amerika, kalo di sini ada 3, dari ke 4 sahabat itu aru sama kak ethan paling tua ya walaupun cuma beda 7-8 bulan lah, dan ngga tau semuanya laki-laki ada 6 orang 7 sama satria, untungnya cuma 3 yang jadi adik kelas aru, kalo semuanya masuk sekolah yang sama bisa rame kak" ujar aruna

"masa..?" yudistira malah lebih tertarik mendengar cerita aruna

"iya, pas SD tuh sengaja kita di masukin ke sekolah yang sama kata orang tua biar saling menjaga sih, eh ujung-ujung nya banyak yang ngga suka sama kedekatan kita, karena kita emang ngga pernah bilang kalo kita saudara, mereka taunya kita tetanggaan aja. Jadi lah aruna bahan bully'an mereka"

"kamu ngga lawan..?"

"awalnya engga, tapi makin aru diam mereka makin menjadi. Jadi aruna langsung aja hajar mereka pas pulang sekolah"

"hah... Serius..,? Kamu sendirian.., ?"

"iya, dari kecil aru suka ikut mereka taekwondo, karate juga silat jadi aru bisa semua nya. Papi juga dukung soalnya sebagai keturunan atmadja juga brata akan banyak bahaya saat kita ungkap asal usul kita"

"benar banget... Pantesan kamu jago banget lawan preman waktu itu" puji yudistira memgingat pertemuan pertamanya

"ngga seberapa kak, aru cuma niat nolong. Itu yang selalu di ajakkan papi juga mami"

"ya udah yuk kita mulai muter, cari yang kamu suka" yudistira mengajak aruna untuk berkeliling melihat makanan yang ada di sana.

Yudistira sengaja menggandeng tangan aruna agar tidak tertinggal, bayangkan semarah apa seorang Cristover Delhito jika anak perempuan kesayangannya hilang, bisa langsung putus nafasnya, apalagi setelah mendengar saudara aruna yang semuanya laki-laki dan sangat menjaga nya

.

"adek sudah pulang belum mi..?" tanya hito saat ia baru saja pulang lembur karena ada urusan mendadak di perusahaan nya

"belum pi, ini mami lagi nunggu sama ethan" jawab leana sambil melirik anak sulungnya yang sibuk dengan laptop nya, namun saat namanya di sebut ia menoleh ke arah mami papinya sesaat sebelum melanjutkan kembali kegiatannya

"papi bersih-bersih dulu deh..." ucap hito yang tak nyaman dengan baju yang sudah ia pakai seharian. Namun belum sempat ia beranjak sebuah suara motor masuk ke dalam pekarangan rumah nya

Brum....

Brum...

"kayanya itu adek mi pi..." ujar ethan yang merasa familiar dengan suara motor nya

"yudis bawa aru naik motor..?" tanya hito memastikan pendengarannya

"iya pi, tadi sempet heboh di depan sekolah pas kak yudis dateng" singkat ethan sambil terkekeh mengingat kejadian di depan gerbang sekolahnya tadi

"heboh gimana kak?" Tanya leana ikut penasaran

"kalian liat aja lah sendiri" pinta ethan pada kedua orang tuanya. Ia pun meletakkan laptop nya dan beranjak ke pintu depan

Hito meletakkan tas kerjanya dan berjalan mengikuti anak sulungnya begitu pun leana yang ikut penasaran dengan apa yang dikatakan anaknya

Hito yang sedikit tau tentang otomotif pun kaget saat melihat anak nya yang turun dari motor merk terkenal apalagi limited edition

"liat kan pi, gimana effort kak yudis bikin nyaman aruna pas jalan sama dia...." bisik ethan pada sang papi

"ini mah bukan kaleng-kaleng kak..." bisik hito membalas sang anak. Ia masih takjub melihat kendaraan itu

"loh papi, mami, kak ethan ngapain pada di luar gini..?" tanya aruna bingung saat melihat ke 3 orang kesayangannya berdiri di depan pintu

"nungguin kamu sayang" jawab leana, "nak yudis ayo mampir dulu" ajak leana yang senang dengan keberadaan pria tampan itu

"apa ngga merepotkan bu..?" tanya yudis kaku

"panggil tante aja, ngga koq kebetulan papinya aruna juga baru pulang, mau ikut ngopi..?"tanya leana lagi

"boleh pak..?" yudis malah bertanya pada hito

"istri saya sudah menawarkan, lagi pula sejak kapan tante temenan sama bapak..." kesal hito sedikit membuang mukanya

"baik om, saya ngga akan menolak ajakan tante" jawab yudis semangat.

Yudistira sangat senang berada di tengah keluarga aruna yang sangat hangat. Ia merasakan kasih sayang di sana

"ya udah papi sama aruna bersih-bersih dulu sana, ethan ajak nak yudis masuk ya, mami mau bikin kopi dulu... Apa ada permintaan khusus nak..." tanya leana

"jangan terlalu manis aja tante" ucap yudis

1
Muji Lestari
lanjut thor
Muji Lestari
makin menarik ceritanya thor
Muji Lestari
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!