NovelToon NovelToon
Mirasih

Mirasih

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Tumbal
Popularitas:64.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Cepat tutup pintu dan jendela, jangan sampai terbuka!"

Semua warga yang ada di desa Bondowoso tidak ada yang pernah berani keluar bila sudah Maghrib datang, mereka hanya berdiam diri dalam rumah sampai nanti pagi menyapa.

Dulu desa ini tidak seperti itu, namun sejak beberapa bulan terakhir maka mereka mendapat teror yang begitu mengerikan sekali, semua ini akibat kematian dari seorang gadis bernama Mirasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Mencari dukun

Walau Putri sudah di dampingi oleh Kiara namun tetap saja dia masih bergulung-gulung ketika telah melihat bagaimana Agus meninggal dunia, rasa sakit kehilangan orang tua tentu saja tidak bisa di tenangkan oleh siapapun karena itu adalah duka yang begitu dalam dan Putri sendiri tidak mampu bila hanya diam saja menerima ini.

Agus yang keras kepala karena dia takut bila nanti kambing itu hilang dan tidak memiliki kambing lagi justru harus mengalami nasib buruk seperti sekarang, meninggalkan sang anak dengan luka yang begitu dalam karena pasti Putri akan merasa trauma setelah melihat bagaimana keadaan Agus ketika dia di temukan oleh para warga.

Terlebih lagi walau dia sudah kehilangan banyak darah dan darah itu meresap di tanah namun tetap saja ketika sedang di kafani maka darah itu tetap saja merembes, aroma tidak sedap keluar dari tubuh Agus karena dia memang dicabik seperti itu sehingga sudah pasti bagian tubuh lain akan menimbulkan aroma.

Banyak para pelayat yang menutup hidung dan mereka semua dengan sangat yakin mengatakan bahwa ini semua memang ulah Mirasih, sudah tidak ada lagi yang ragu tentang hal itu Dan mereka beranggapan bahwa malam jangan sampai ada yang keluar dari rumah agar mereka tidak bertemu dengan arwah gadis itu di luar sana.

Himbauan yang di berikan oleh Pak RT sangat mereka patuhi karena ini terbukti juga bahwa Agus yang keluar di malam hari justru mengalami nasib buruk dan harus kehilangan nyawa, jadi sekarang semua warga semakin yakin untuk tidak keluar dari rumah saat malam datang, itu lebih baik dari pada tetap keras kepala seperti Agus tadi.

Ini sekarang hanya menyisakan rasa sedih yang begitu mendalam untuk anak yang telah dia tinggalkan, Putri jelas merasa begitu trauma setelah melihat keadaan Agus seperti itu, entah sampai kapan dia akan bisa melupakan rasa sedih yang timbul di dalam hati ini karena jelas ini begitu sulit sekali.

"Yang kuat ya, aku tahu ini sangat sulit namun setidaknya kita harus berusaha tegar." bujuk Kiara.

"Andai saja Bapak mau mendengar dan tidak keluar malam itu maka dia pasti masih ada di sini dengan nyawa di tubuh." Putri sangat menyesali akan hal itu.

"Ini yang disebut dengan takdir Allah, masih saat itu pak Agus juga tidak tahu bahwa dia akan meninggal dunia." ujar Kiara dengan lemah lembut.

"Ya Allah Kenapa harus Bapak ku yang meninggal dunia dengan cara seperti ini?" Putri menutup wajah karena dia begitu sedih.

"Ikhlas kan ya, semoga Pak Agus di terima di sisi Allah dan di lapangkan kubur nya." Kiara mengelus kepala gadis ini.

Kiara ikut sedih juga melihat bagaimana Putri menangis seperti itu karena dia juga pernah mengalami nasib di tinggal oleh orang yang sangat dia sayang, walau saat itu bisa di katakan bahwa Kiara masih kecil namun tetap saja rasa kehilangan itu tetap mendalam sampai saat ini.

"Yang sabar ya, sayang." Puspita juga datang dan memeluk Putri.

"Terima kasih sudah datang, Mbak." Putri pun ikut memeluk Puspita karena dia tahu bahwa wanita ini sangat baik.

"Ini masih ada yang mau ditunggu atau akan segera dikubur saat ini juga?" Puspita duduk di depan Putri.

"Sudah tidak ada yang ditunggu lagi karena keluarga Bapak juga sudah tidak ada." jawab Putri dengan suara serak.

"Kalau begitu kita beri tahu dulu yang lainnya biar segera dikubur, kalau terlalu lama juga ini agak." Puspita tidak menyelesaikan ucapan karena dia bingung untuk berkata apa dengan keadaan tubuh Pak Agus sekarang.

Putri hanya mengangguk saja karena menurut dia itu yang terbaik maka pasti akan dia turuti sebisa mungkin, sebab kalau dibiarkan menunggu lagi maka yang ada nanti tubuh Pak Agus akan membusuk karena sekarang sudah banyak yang tercabik seperti itu, jadi sebisa mungkin mereka harus menguburkan saat ini juga.

...****************...

"Aku bukan mau bergosip tapi ini sudah sangat genting." Bu RT berkata kepada Maimunah.

"Benar, kalau seperti ini terus maka kita tidak bisa keluar malam dengan mudah." Maimunah menjawab pelan.

"Nanti akan saya katakan kepada Pak RT untuk mencari dukun saja, bila kita tidak menghalau arwah Mirasih maka semua bisa saja meninggal." bu RT mengatakan kecemasan yang ada di dalam hati dia.

"Saya juga setuju dengan usul itu, Bu! sebab kita juga tidak tahu kadang kalau ada keperluan mendesak di malam hari." angguk Nur.

Bu RT paham apa yang sedang dirasakan oleh para warga di desa Bondowoso ini, bukan karena dia mau menuduh sembarangan tanpa ada bukti tapi keadaan ini memang begitu rumit dan kadang mereka juga tidak tahu kebutuhan apa yang akan mereka lakukan saat malam hari, terkadang ingin makan sesuatu dan makanan itu hanya ada di malam hari saat di jual.

Tapi sejak kabar tentang Mirasih yang menjadi arwah gentayangan itu maka tidak ada orang berjualan lagi, sebab sekarang keadaan desa memang bisa dikatakan sedang krisis sehingga tidak ada orang yang berani keluar untuk membeli, jadi jelas itu semua menimbulkan kerugian yang besar untuk para pedagang karena sudah tidak ada orang yang membeli ketika malam hari datang.

"Desa pandan Arum itu katanya kan ada mbak Purnama yang bisa melihat setan." Maimunah teringat dengan omongan orang.

"Eh tapi ada orang yang mengatakan kalau mbak Purnama itu sangat galak." Nur ingat dengan omongan orang juga.

"Aih aku tidak suka kalau orang terlalu sombong dan galak karena kita datangkan untuk membayar juga." bu RT berkata serius.

"Cari dukun lain saja karena tidak mungkin cuma Purnama yang bisa jadi dukun." sambung Maimunah.

"Nanti kita cari yang lebih serius dan mungkin saja jauh lebih kuat bila di bandingkan dengan Purnama itu, kalau menurut yang aku dengar juga memang Purnama sangat angkuh." bu RT setuju dengan ucapan Nur.

"Nah makanya memang lebih baik cari orang lain saja jangan dia, kalau orang yang sifatnya angkuh tuh kadang bingung mau ngomong apa." sambung Nur kembali.

"Banyak lah dukun kalau memang dicari karena di desa kan setan belum punah, kecuali di kota maka pasti sulit mencari dukun." ujar Maimunah.

Maka ketiga wanita ini merencanakan untuk mencari dukun yang paten agar bisa mengusir arwah Mirasih, mereka tidak tahu saja bahwa Purnama yang sedang dibicarakan itu saat ini ada di pohon kapuk dan dia akan memulai untuk mencari tahu tentang keberadaan arwah Mirasih di desa ini bersama dengan arwah lain juga.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
FiaNasa
mana ada Arya naksir si Kinan kalian ini ada²saj lah,,cinta Arya udah metok Sama Fatma gak ada yg bisa gantiin
FiaNasa
tamatlah sudah alkisah fitri
Betri Betmawati
pasti terlibat ni si Sabeni ini atas kmtian Mirasih
anak nya slah masih ja di bela
Eli Rahma
lanjuutt
Ayu Putri
hei sarbeni tunggu lah kau didatengin setan itu,coba masih bisa ngomong bgtu gak
Raffaza Direzky87
begaya pank sok bisa dan sok kuat, akhirnya tumbang seketika
Raffaza Direzky87
mbah rejo kan sdh tua, sekalian mengantar nyawa...
Ela Jutek
ikut andil pasti itu si Sarben
Alissia
jangan Mirasih di bunuh siapa ya kok jadi misteri🤔🤔
Ani_Sudrajat
Jangan² Mirasih di bunuh sama Sarbeni.
vania larasati
lanjut kak
Tri Lestari
niat hati MW memangil arwah lah ini Mbah Rejo malah jadi arwah
Alissia
kepo banget Maharani dan Nilam🤣🤣
Betri Betmawati
itu lh td sok2an sekarang gmn coba meninggal kan di tangan iblis itu,
kasihan bgt
Mifta Afandi
jangan sampai member mbak purnama ada yang musnah lho kak GK rela aq
mifta
tggu dlu ya ikanny masih di bli di pasar🤣🤣🤣
ismi🌹🌹
typo thor dukun tua apa hukum tua😄😄😄. kan nyawamu melayang mbah rejo jumawa sih ingin lebih mentereng dari purnama
nur
mlah minta ikan tu iblis😔
Betri Betmawati
Mbah Rejo bawa panci untuk mengusir setan,panci siapa yg dia colong itu?
nanti pas setan datang mau di ajak nya masak kali ya
MiilaaManurung
rasakan!!😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!