NovelToon NovelToon
Wanita Penjaga Takdir

Wanita Penjaga Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Identitas Tersembunyi / Bad Boy
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Nurul adalah seorang wanita cantik, baik, sabar, juga tegar dalam menghadapi semua cobaan hidupnya. Walau ia sudah terkhinati , dibohongi selama pernikahannya. Namun demi seorang anak yang masih murni dan polos. Nurul tetap berbaik sangka kepada Allah. Rasa sakit dari suaminya Nizam yang sangat ia sayangi. Sempat membuat Nurul kecewa dan terluka. Tapi Nurul berusaha tetap tenang dan berusaha menjadi ibu yang terbaik demi anaknya Sampai akhirnya ia mampu melewati semuanya dengan menjaga hati sang anak untuk menjadi wanita yang berjiwa besar, sukses dan hidup bahagia pada akhirnya. Bahkan Nurul kembali bisa menemukan cinta sejatinya. Yang kembali membawanya hidup bahagia dari seorang pria yang tulus bernama Azka
Akan kah Nizam menyesal .....ikuti ceritanya ya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Nizam yang mendengar perkataan Lara lalu terdiam. Ia berpikir sejenak tentang calon menantu pilihan ibunya itu.

" Wanita aneh, aku merasa pribadi Nurul lebih baik dari pada Lara. Tapi kenapa ibu memilih Lara untuk jadi menantunya. Huh......ujian apa ini sebenarnya. Bagaimana aku harus menjelaskan nya pada Nurul jika hari ini Lara sudah nekad menyusulku ke hotel. Untung bang Bram ngak tahu" batin Nizam yang bingung sendiri. Lalu kembali fokus menyetir mobilnya

Sedangkan Lara yang melihat Nizam terdiam ikut diam. Karna pria itu hari ini bersikap dingin padanya.

" Ada apa dengannya. Apa iya berubah pikiran karna di pengaruhi Nurul. Wanita picik itu pasti sudah meracuni pikirannya " batin Lara

Sembari sesekali melirik Nizam disebelahnya. Sebab sudah lama ia menyukai Nizam. Dan ini kesempatan yang tidak mau Lara lewatkan begitu saja. Apalagi semakin kesini Nizam semakin rupawan dan pekerjaannya juga mapan dari kebanyakan orang.

************

Sedangkan Nurul yang sampai dirumah langsung menganti pakaian Aliya dengan baju rumahan sekalian membawa pakaian ganti untuk di toko Takut jika nanti sore mereka pulang terlambat. Setelah itu Nurul duduk sebentar untuk menghela nafas.

" Apa lagi rencana kak Nizam, kenapa ngak bilang dia jalan sama Lara. Jika Aliya tak melihatnya. Mungkin aku tidak akan pernah tahu jika Kak Nizam sering berduaan dengan Lara" batin Nurul sembari merapikan kemejanya.

" Bunda kenapa , kok melamun?" tanya Aliya yang Sudan siap.

" De seandainya suatu saat ayah pergi meninggalkan kita. Ade pilih ikut siapa, ayah atau bunda ?" tanya Nurul yang hati hati menanyakan Aliya.

" Hum...ya pasti pilih bunda dong, masa pilih ayah. Aliya memang sayang sama ayah, tapi ayah ngak seperhatian bunda. Apalagi ayah jarang dirumah" tegas Aliya.

" Hmm...begitu ya. Ya sudah ayo berangkat. Nanti ditoko Aliya duduk manis dan perhatiin pembeli aja ya de. Jangan main keluar" kata Nurul sembari tersenyum. Yang sudah tahu bagaimana perasaan anaknya itu.

" Hum...." angguk Aliya lalu memeluk pinggang Nurul erat seraya terdiam

" Bunda pasti sedih, karna sudah lihat ayah pergi sama wanita lain" batin Aliya yang bukan kali ini saja melihat sang ayah pergi dengan wanita tadi. Namun Aliya tahu bagaimana menjaga perasaan hati bundanya. Berpura pura tak mengenali ayahnya. Karna ia sering mendengar ibu Sasa sering bercerita bersama beberapa orang ibu temannya. Jika pria bersama wanita lain berarti pria itu sedang berselingkuh.

" Ade kenapa ?" tanya Nurul heran.

" Ah bukan apa apa bun, Aliya hanya ingin peluk bunda sebentar. Jika besok besok bunda punya masalah. Bunda jangan bersedih ya. Ada Aliya yang akan jaga bunda" kata Aliya sembari mendongak menatap wajah bundanya.

Deg.....

" Apa dia tahu" batin Nurul yang merasa putrinya itu tahu sesuatu yang ia sembunyikan selama ini.

Lalu Nurul menatap wajah polos Aliya sambil mengusap rambut putrinya itu dengan hati hati.

" Anak baik dan pintar, bunda janji ngak akan bersedih selama ada Ade. Ayo kita berangkat sekarang. Takut Tante via kelamaan nunggu bunda " kata Nurul yang langsung beranjak dari sofa.

" Ok ....siap bos " kata Aliya memasang wajah imutnya. Sehingga Nurul langsung tersenyum dan mengenggam erat tangan putrinya itu. Lalu mereka pun melangkah bersama ke arah pintu rumah.

Tak menunggu lama ojek online pesanan Nurul datang saat mereka membeli rujak. Lalu Nurul cepat cepat mengunci pintu rumah. Dan ojek itu pun mengantar keduanya ketoko buku.

Ditoko buku Via sedang duduk santai setelah melayani beberapa orang pembeli buku pergi. Sambil tangannya mengetuk getuk meja. Sebab tadi tunangannya menelpon untuk mengajaknya makan malam diluar nanti malam.

" Kenapa dia ngajak gue mendadak sih ngak biasa tuh orang ngajak dinner" gerutu Via bicara sendiri.

" Mba...kok bicara sendiri sih" kata karyawan toko. Karna ada dua karyawan toko yang memang khusus untuk melayani para pembeli buku.

" Kepo aja nih mba Susi. Hanya memikirkan mba Nurul yang belum kembali, kemana tuh orang" kata Via sambil matanya mengarah kedepan toko.

" Mungkin ada urusan penting kali mba setelah jemput Aliya. Tapi akhir akhir ini seperti mba Nurul sibuk ya mba" kata salah satu karyawan via.

" Hmm..ya sibuk ngurusin suaminya. Karna sekarang sering banget pergi dinas luar" kata Via asal.

" Gitu ya mba, wah tuh mba Nurul harus hati hati jaga suaminya. Kali aja......" kata karyawannya itu langsung terdiam seketika. Saat Via menatap kearahnya.

" Maksud saya ......anu mba takut ada Wil" kata karyawan itu berbisik pelan.

" Bisa jadi, aku juga curiga" kata Via yang memang sudah tahu. Namun tak mungkin ia bercerita panjang lebar pada Dita. Apalagi sampai menggosipkan rumah tangga sahabatnya sendiri.

" Saya sih berharapnya rumah tangga mba Nurul baik baik saja mba. Sebab mba Nurul itu orang nya baik. Masa pak Nizam tega menyakiti istri cantik, baik dan pintar kaya mba Nurul. Memang pak Nizam ganteng sih tapi itu bukan alasan mencari pelampiasan diluar sana lantaran tugas luar" kata karyawan toko itu sambil mengelap meja.

" Kau benar Dit, jika dia begitu dia sendiri yang akan rugi. Makanya jadi perempuan itu jangan terlalu bucin sama suami. Karna mereka kadang akan besar kepala jika terlalu dicintai" kata Via

" Ya mba, trus kalo tunangan nya mba Via bagaimana. Apa orangnya baik dan perhatian ngak?" tanya Dita

" Lumayan sih, Tapi aku cintanya sama dia itu hanya 30 persen Dit. 30 persen buat orangtua dan sisanya buat Allah" kata Via sambil termangu.

" Begitu ya mba, kok ada persenya segala" kata Dita tersenyum

" Harus dong, biar ada aturan dalam kamus cinta" kata Via

" Hah....emang ada buku kamus cinta Tante ?" kata Aliya yang muncul tiba tiba. Membuat Via dan Dita kaget.

" Hei bocah bunda mu mana ?" Via pun meneriaki Aliya

" Tuh lagi bayar ojek didepan" jawab Aliya tersenyum. Lalu duduk di depan via.

" Aish....kamu ini senang banget ngagetin Tante Al. Untungnya Tante ngak punya penyakit jantung" kata Via memasang wajah cemberut di depan Aliya.

" Hehehe...maaf Tante. Kan Aliya ngak sengaja. Lagian ceritanya khusuk banget. Emang cerita apa sama mba Dita" kata Aliya

" Ih kepo...anak kecil pengen tahu aja nih" kata Via yang gemas lalu mencubit pipi Aliya.

" Hehehe...." Aliya pun terkekeh.

Sedangkan Nurul yang baru masuk membawa tas Aliya hanya menggeleng melihat tingkah keduanya. Karna memang Via sangat dekat dengan putrinya.

" Sudah makan Vi, ini aku beli rujak buat kalian " kata Nurul meletakkan rujak buah di atas meja.

" Alhamdulilah rezeki anak Sholehah. Yan sini !! Mba Nurul bawa rujak banyak buat kita " teriak Dita pada Yanti temannya. Yang membuat Via tersenyum.

" Rezeki buat Dita tuh rul. Dari tadi dia nanyain gerobak asinan dan rujak yang lewat. Tapi ngak ada. Eh ngak tahunya loe yang belikan " kata Via.

" Iya mba, Dita lagi pengen. Oh ya apa mba Nurul ngidam?" tanya Dita

" Ngak Dit, ini sengaja aku beli buat kita. Sekalian nolong nenek nenek yang jualan pas lewat depan rumah tadi." kata Nurul

" O... " kata Via dan Dita juga Yanti kompak melongo. Karna mengira Nurul hamil lagi. Tapi ternyata sengaja beli rujak buat mereka untuk di makan rame rame. Membuat Aliya langsung tertawa senang melihat ketiganya melongo.

Sedangkan Nizam yang sudah berada dikantor di hampiri Agus yang tak sengaja melihat Nizam pulang dengan Lara.

" Kamu selingkuh ya zam, tadi kemana sama Lara. Aku dengar kalian dari hotel" kata Agus mencerca Nizam

" A.....aku ke hotel buat bertemu kakak iparku bukan sama Lara" kata Nizam kaget saat temannya itu menanyakan sesuatu yang selama ini ia sembunyikan.

" Yakin ?" tanya Agus penuh selidik

" Ya " angguk Nizam

" Ingat ....jika kau bermain api. Suatu saat kau akan terbakar. Karna bagaimana pun tak kan ada asap dan api yang muncul jika diantara kalian tak ada apa apa. Kadang kesempatan setan menjerumuskan mu membuatmu terlena" kata Agus yang lalu pergi begitu saja untuk mengantar filenya keruangan atasan.

*** Maaf baru update, karna kemaren sibuk ikut berbagi takjil buah TPA ***

1
Marsiyah Minardi
Aku kok gregetan banget sama Nizam
Sudah tua gitu masih plin plan dan gampang disetir ibunya
Pantas lah kau ditinggal istri dan anakmu Nizam
Tar jangan nyesal ya lihat kebahagiaan Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
Terimakasih readers, semoga readers juga diberi keshatan dan berlimpah rezeki
Marsiyah Minardi
Ya Allah ,semoga kakak ipar Othor lekas sadar ya
Aamiin
Marsiyah Minardi
Duh aduh si bibi keceplosan tuh ,tolong dimaafkan ya Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
maaf suasana lebaran belum habis ditambah tetangga nikahan jadi blum sempat update
Marsiyah Minardi
Othorrr, masih sibuk berlebarankah ?
Aku menunggu kelanjutan kisahnya ini 😍😍
Hidayati Yuyun
aamiin
Marsiyah Minardi
Doa doa terbaik untuk semuanya 😍😍😍😍
Semoga iman dan takwa tetap terjaga sepeninggal ramadhan mulia
Marsiyah Minardi
Aku gregetan banget sama Nizam
Memang benar ya lelaki peselingkuh ya hobi bohong sana sini
Aku ikut tepuk tangan kalau Nizam dipecat biar kapok
Bila perlu diblacklist semua perusahaan ,sekalian si Lara juga
Marsiyah Minardi
Ga papa Othor ,lagi musim sibuk bebikinan kue juga
Wahhh Nurul ,jodohmu lagi otw
Jodoh dunia akhirat sehidup sesyurga
Marsiyah Minardi
Aku sukaaa prinsipmu Nurul
Biar lelaki ga seenaknya sendiri cari cari alasan ini itu
Marsiyah Minardi
Aku pengin nampol kepala Nizam biar otaknya ga tambah erorrr
Marsiyah Minardi
Awas Nizam ,sekali kejebak tamat sudah riwayatmu
Aku ikut tepuk tangan karena kamu lelaki mencla mencle
mana ada lelaki beristri sesantai itu mau antar teman wanita
Marsiyah Minardi
Dih kenapa pula tuh uler keket kaget lihat Nurul makan bareng Nizam ?
Ayo Nurul jaga ketat harga dirimu
Marsiyah Minardi
Ya mampus lah kau Nizam ,kepergok sama abang iparmu sendiri rangkulan gandengan dengan WIL
Habislah kau disidang abang ipar
Marsiyah Minardi
Plisss Nurul jangan mau sama tukang selingkuh ,selingkuh penyakit yang susah obatnya kecuali pelaku bener bener tobat
Kamu berharga Nurul ,jangan mau diinjak harga dirimu sama suami tukang selingkuh
Hidayati Yuyun
makasih masih setia , baru sempat nulis lagi masuk ramadhan
Marsiyah Minardi
Yesss netes lagi karya baru Othor
Nampaknya beda genre lagi ya Thor
BTW aku nungguin lagi squel salah satu kisah Kalimantan Thor ,sampai baca ulang lagi marathon 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!