NovelToon NovelToon
Aturan Main Sang CEO

Aturan Main Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Pernikahan Kilat / CEO / Office Romance / Balas Dendam
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Lyra Graceva hanyalah seorang sekretaris teliti yang hidup dalam bayang-bayang trauma ibunya dan status "anak haram". Namun, dunianya runtuh sekaligus bangkit saat bosnya yang obsesif, Sean Nathaniel Elgar, menjeratnya dalam sebuah pernikahan kontrak yang berubah menjadi kepemilikan mutlak. Di balik gairah panas dan sikap posesif Sean, tersembunyi rahasia kelam masa lalu yang melibatkan kedua orang tua mereka. Lyra yang awalnya rapuh, bertransformasi menjadi "Ratu" yang dingin demi membalaskan dendam ibunya dan mengungkap kebenaran tentang asal-usulnya, sementara Sean bersumpah akan menghancurkan siapa pun—termasuk keluarganya sendiri—demi menjaga Lyra tetap di sisinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Kebenaran yang Menyakitkan

Aula Mansion Elgar mendadak sunyi, hanya suara isakan Lyra yang terdengar memilukan. Martha masih berdiri dengan wajah penuh kemenangan yang mengerikan, sementara Edward tampak hancur, menatap Lyra dengan tatapan yang seolah-olah meminta maaf atas dosa yang ia pikir telah ia lakukan.

"Kenapa diam, Kirana?!" Martha berteriak lagi, suaranya melengking tajam. "Katakan pada mereka! Katakan bahwa putrimu ini adalah hasil perselingkuhanmu dengan suamiku! Katakan bahwa anak harammu ini sudah tidur dengan kakaknya sendiri!"

"Hentikan, Mama!" raung Sean. Tangannya gemetar hebat saat mendekap Lyra. "Satu kata lagi... satu kata lagi kau menghinanya, aku bersumpah akan—"

"CUKUP!"

Kirana berdiri dengan sisa tenaganya. Wajahnya yang semula penuh ketakutan kini berubah menjadi dingin dan penuh tekad. Ia menatap Martha dengan sorot mata yang belum pernah ia tunjukkan sebelumnya. "Cukup kau menghina putriku, Martha. Cukup kau menyebutnya anak haram."

"Lalu apa? Kau mau menyangkal kenyataan bahwa kau hamil saat Edward meninggalkanmu?!" tantang Martha.

Kirana mengatur napasnya yang sesak, lalu menatap Edward Elgar yang masih membeku. "Edward... kau memang meninggalkanku saat aku sedang mengandung. Kau meninggalkanku demi wanita ini dan demi tahta Elgar."

Edward menunduk. "Maafkan aku, Kirana. Aku tidak tahu—"

"Kau memang tidak tahu, karena aku tidak pernah memberitahumu," potong Kirana dengan suara bergetar. "Tapi satu hal yang harus kalian tahu. Lyra... Lyra bukan anak kandungmu, Edward. Dia bahkan bukan anak kandungku."

Dunia seolah berhenti berputar. Sean mengerutkan kening, sementara Lyra perlahan mengangkat wajahnya yang sembap, menatap ibunya dengan tatapan tak percaya.

"Ibu... apa maksud ibu?" lirih Lyra.

Kirana berjalan mendekati Lyra, mengusap air mata di pipi putrinya itu dengan penuh kasih. "Maafkan Ibu, Nak. Selama ini Ibu membiarkanmu menanggung beban sebagai 'anak tanpa ayah' karena Ibu terlalu takut. Ibu takut jika Ibu menceritakan kebenaran ini, Ibu akan kehilanganmu."

"Lalu siapa aku, Bu?" tanya Lyra dengan suara nyaris hilang.

"Kau.... adalah putri dari sahabat baikku, seorang suster yang meninggal saat melahirkanmu. Dia sendirian, tidak punya siapa-siapa. Aku yang membawamu, aku yang mendaftarkan namaku di akta kelahiranmu agar kau punya identitas," Kirana menoleh ke arah Edward, matanya berkilat penuh luka. "Aku melakukannya untuk menutupi kenyataan pahit dalam hidupku sendiri."

Martha tertawa getir. "Kau pikir kami akan percaya cerita karanganmu ini?!"

"Terserah kau mau percaya atau tidak, Martha. Tapi kenyataannya adalah..." Kirana menjeda kalimatnya, suaranya kini terdengar sangat berat. "Edward... anak yang aku kandung saat kau meninggalkanku... dia adalah laki-laki."

Edward tersentak, wajahnya pucat pasi. "Laki-laki? Di mana dia, Kirana?!"

"Dia adalah anak yang aku lahirkan dengan penuh kebencian padamu, Edward. Dia adalah 'Kakak' yang selama ini aku ceritakan pada Lyra sebagai anak kerabat yang jauh," Kirana memejamkan mata, air matanya jatuh. "Aku menyembunyikannya darimu karena aku tidak ingin dia memiliki darah Elgar yang kotor dan egois ini. Aku membesarkannya di tempat lain, jauh dari jangkauanmu."

Sean melepaskan napas yang sejak tadi ia tahan. Rasa lega yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Lyra bukan adiknya. Tidak ada hubungan darah di antara mereka. Ia menarik Lyra kembali ke pelukannya, kali ini dengan kekuatan penuh.

"Dengar itu, Mama?" Sean menatap ibunya dengan tatapan yang mematikan. "Lyra bukan anak Edward. Dia tidak punya hubungan apa pun dengan keluarga ini selain sebagai istriku yang sah."

Martha terduduk lemas di kursinya, wajahnya dipenuhi rasa malu dan amarah yang tak tersalurkan. Celia, yang sejak tadi berharap bisa melihat kehancuran Lyra, kini hanya bisa terdiam dengan tangan gemetar.

"Jadi... di mana dia, Kirana?" tanya Edward dengan suara memohon. "Di mana putraku?"

"Dia tidak akan pernah mau menemuimu, Edward. Baginya, ayahnya sudah mati sejak dia masih di dalam kandungan," jawab Kirana dingin. "Sekarang, biarkan aku membawa putriku pergi dari tempat ini."

"Tidak," potong Sean tegas. Ia menatap Kirana dengan rasa hormat, namun tetap posesif terhadap Lyra. "Ibu tidak akan membawa Lyra ke mana pun. Lyra adalah istriku. Dan mulai sekarang, Ibu akan tinggal bersama kami. Aku tidak akan membiarkan siapa pun, termasuk keluarga ini, menyentuh kalian lagi."

Lyra menatap Sean, air matanya masih mengalir, namun kali ini bukan karena kesedihan. "Sean... jadi kita..."

"Kita tidak berdosa, Lyra," bisik Sean di telinga Lyra, memberikan kecupan hangat di sana yang membuat Lyra merinding. "Kau milikku. Seutuhnya dan selamanya. Dan soal saudaramu... aku sendiri yang akan menemukannya, bukan untuk keluarga ini, tapi karena dia adalah kakakmu."

Malam itu, Mansion Elgar tetap menjadi saksi bisu terungkapnya rahasia besar. Sean Nathaniel Elgar telah memenangkan pertempurannya, namun ia tahu, pencariannya terhadap putra Kirana yang hilang baru saja dimulai. Dan ia bersumpah, siapa pun pria itu, ia akan memastikan pria itu tidak akan pernah mengganggu hak miliknya atas Lyra Graceva.

1
aditya rian
sean punya sodara nih pasti...
umie chaby_ba
😍😍😍😍
Ariska Kamisa
semoga para pembaca menikmatinya ,
aditya rian
😍😍😍😍😍
Uthie
bakal nyesel gak tuhhh 😁
Uthie
coba mampir 👍
umie chaby_ba
ini penjahat bersahabat dengan penjahat..🫣🫣
umie chaby_ba
what? /Sob/
umie chaby_ba
lalu anak siapa??
umie chaby_ba
what??? apa jangan-jangan Lyra.... anak Edward?🫣
umie chaby_ba
waduh...
umie chaby_ba
oh... cinta pada pandang pertama 🤭
umie chaby_ba
🫣
umie chaby_ba
ulasan pertama /Good/
Rame sih ....
shack... shick.... shock..
cepet terungkapnya ... jebreet jebret...
umie chaby_ba
waah waah udah ada yang baru lagi ... tema posesif posesif gitu aku suka.... 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!