NovelToon NovelToon
Preman Sekolah Jadi Pewaris

Preman Sekolah Jadi Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Preman / Komedi / Harem
Popularitas:54.8k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Sage Iskandar atau lebih sering dipanggil Ge, merupakan murid badung di sekolah. Sejak kecil dia memang dirawat oleh pasangan rentenir. Orang sering menganggapnya preman, karena memang kebanyakan orang terdekatnya adalah preman.

Sampai suatu hari, seorang pria asing mendatangi Ge dan mengatakan sesuatu yang selama ini dirahasiakan darinya. Apakah itu?

"Kamu tuh ya, Ge! Nggak capek kamu tiap hari kerjaannya keluar masuk ruang BK terus, hah?!" omel guru BK.

"Nggak capek lah, Bu. Kan guru BKnya cantik," sahut Ge gamblang. Dia langsung kena jewer.

"Ge! Kamu ya yang ambil duit Mamak? Dasar anak kurang ajar!" timpal ibunya Ge sambil berlari keluar.

"Makasih, Mak! Love yuhh!" Ge langsung pergi dengan motornya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31 - Karma

Mobil melaju mulus meninggalkan kawasan mansion. Ge duduk santai di kursi penumpang, satu tangan menopang dagu, sementara matanya memperhatikan jalanan.

“Om,” katanya tiba-tiba.

Arif tetap fokus menyetir. “Apa?”

Ge menoleh. “Yang tadi aku bilang… soal nyokapnya mereka.”

Arif terdiam sejenak. Lalu dia menghela napas pelan. “Zara belum tahu.”

Ge langsung menoleh. “Serius?”

Arif mengangguk. “Dia masih terlalu polos untuk hal seperti itu.”

Ge meringis kecil. “Kasihan juga ya…”

Arif melanjutkan, “Kalau Naya… dia tahu.”

Ge terdiam sejenak. “Pantesan dia tadi langsung diem.”

Arif mengangguk tipis. “Dia memilih diam daripada membuka aib ibunya sendiri.”

Ge menyandarkan punggungnya. “Ribet juga ya keluarga kaya.”

Arif tersenyum tipis. “Setiap keluarga punya masalah. Hanya bentuknya saja yang berbeda.”

Ge menghela napas. “Iya sih…”

Beberapa detik suasana kembali hening. Lalu Ge menyeringai kecil.

“Berarti sekarang… Tante Clara lagi sendirian ya?”

Arif tidak langsung menjawab. Tapi tatapannya sedikit berubah.

...***...

Clara berdiri di depan sebuah apartemen mewah. Wajahnya masih terlihat tegang. Tangannya menggenggam ponsel erat.

“Kenapa nggak diangkat…” gumamnya pelan.

Sejak kemarin, dia terus mencoba menghubungi seseorang. Tapi tidak ada jawaban. Dengan langkah cepat, dia masuk ke dalam gedung. Naik lift. Jantungnya berdegup lebih cepat.

TING!

Pintu lift terbuka. Clara berjalan cepat menuju sebuah unit. Dia berhenti di depan pintu. Tangannya terangkat, lalu mengetuk. Tidak ada jawaban. Dia mencoba lagi. Kali ini lebih keras.

“Bastian!” panggilnya.

Tetap tidak ada jawaban. Clara mengernyit. Lalu dengan nekat, dia mencoba membuka pintu. Tidak terkunci.

Pintu terbuka perlahan. Clara melangkah masuk dan langsung membeku. Di dalam ruangan, seorang pria sedang bersama wanita lain. Duduk santai dan tertawa.

Pria itu menoleh. Itu Bastian.

Wajah Clara langsung berubah. “Apa… ini?”

Wanita di samping Bastian langsung bangkit, kaget.

Bastian hanya menghela napas kesal. “Kau ngapain ke sini?”

Clara menatapnya tidak percaya. “Kamu… selingkuh?”

Bastian tertawa kecil. “Selingkuh? Lucu juga.”

Clara mengepalkan tangan. “Jadi selama ini—”

“Udahlah,” potong Bastian malas. “Nggak usah drama.”

Clara membelalak. “Apa?!”

Bastian berdiri. Tatapannya dingin. “Aku udah capek sama kau!”

Clara seperti tidak percaya dengan apa yang dia dengar. “Capek? Setelah semua yang aku kasih?!”

Bastian menyeringai sinis. “Itu dulu.”

Clara terdiam.

Bastian melanjutkan, “Sekarang kau udah nggak punya apa-apa kan?”

Kalimat itu seperti tamparan keras.

“Aku udah tahu soal warisan itu,” lanjutnya santai. “Semua jatuh ke anaknya, bahkan bukan anakmu sendiri.”

Clara mundur selangkah. “Jadi… selama ini kamu—”

“Iya,” potong Bastian tanpa ragu. “Uang adalah segalanya bagiku."

Hening, Clara benar-benar terpukul.

“Dan sekarang,” lanjut Bastian, “Kau udah nggak berguna.”

Wanita di sampingnya hanya diam, tapi jelas menikmati situasi.

Clara menatap Bastian dengan mata berkaca-kaca. “Kamu… jahat banget…”

Bastian mendengus. “Realistis.”

Clara mengepalkan tangan, tubuhnya gemetar. “Aku ninggalin semuanya demi kamu…”

Bastian tertawa kecil. “Ya itu salahmu.”

Semua yang Clara bangun runtuh dalam sekejap.

“Sekarang keluar,” kata Bastian dingin.

Clara tidak bergerak.

“Aku bilang keluar!” bentak Bastian.

Clara akhirnya berbalik. Langkahnya goyah saat keluar dari apartemen itu. Pintu tertutup di belakangnya.

Clara mengepalkan kedua tangannya. Apa yang terjadi padanya sekarang seperti karma dari Romy Armansyah.

Sementara itu, mobil Arif berhenti di depan sebuah gedung tinggi.

Ge menoleh ke luar. “Wah…”

Gedung itu besar dan megah. Kaca-kaca tinggi memantulkan cahaya siang.

“Ini salah satu perusahaan ayahmu,” kata Arif.

Ge mengangguk pelan. “Gila… banyak juga ya.”

Mereka turun dari mobil.

Ge masih melihat ke atas. “Kalau jatuh dari sini… langsung tamat sih.”

Arif menghela napas. “Fokus!”

Ge nyengir. “Iya, Om.”

Mereka berjalan masuk ke dalam gedung. Lobby luas, orang-orang berpakaian rapi berlalu-lalang.

Ge langsung merasa beda. “Anjir… aura orang sukses semua.”

Arif memimpin jalan menuju lift.

Belum sempat mereka masuk…

DRRTT…

Ponsel Ge bergetar. Ge mengeluarkan ponselnya. Melihat layar.

“Mamak!”

Ge langsung mengangkat. “Halo, Mak?”

Suara di seberang terdengar panik.

“GE!”

Ge langsung serius. “Kenapa, Mak?”

“Lu di mana sekarang?!”

Ge mengernyit. “Menuju kaya, Mak… kenapa?”

Suara Marni terdengar gemetar. “Bokap lu… pergi!”

Ge langsung menegang. “Pergi ke mana?”

“Nyari Johan!” jawab Marni cepat.

Jantung Ge langsung berdegup lebih kencang.

“Apa?!” katanya.

Arif langsung menoleh ke arah Ge.

Di seberang sana, suara Marni hampir menangis. “Gue takut dia kenapa-kenapa, Ge…”

Ge mengepalkan ponselnya. Wajah santainya hilang. “Aku ke sana sekarang,” katanya cemas.

1
Tiara Bella
semoga cepat terungkap kematian pak tarno
Ekka
ribet amat si kasusnya, masa ga lapor polisi
Desau: kan nunggu otopsi dlu kak. ini ge dia nyelidiki duluan
total 1 replies
Ass Yfa
apa rencana Ge
Aidil Kenzie Zie
Ge Zara bakal minta warisan lo mikir dulu atau serahkan kepada om Arif
Tiara Bella
wow Zara minta apa nnti ya sm Ge....
Desau: hayoo tebak kak🤣
total 1 replies
Aan Sudarta
lanjut gan jangan kendor
Kamsia
apa nntinya niech bocah bisa thor.gak main egois
Ass Yfa
semua ceritamu nggk gampang ditebak alurnya
Ass Yfa
pinginnya lanjut thor ceritamu selslu bagus...ttp semangat thor
Bunda Kayla
lanjut thor...semnagat
Tiara Bella
gercep si Ge Zara suruh deketin Kevin dan ngorek dr Kevin gmn pak Tarno dibunuh sm Johan.....
Ekka
selidiki lh kematiannya Tarno ,masa diem2 bae
Fatkhur Kevin
crazy up thor
LING
update aja gyg bnyak cingcong mlu
vania larasati
lanjut
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul "Beautifully Hurt" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Apa jadinya kalau Dinda (21) dipaksa menikah dengan Rendra (35) ? Putra tunggal presiden yang reputasinya sedang hancur karena skandal panas dengan seorang aktris.
Di balik pernikahan yang penuh tekanan, rahasia, dan sorotan publik, Dinda harus bertahan di dunia yang sama sekali bukan miliknya 💔
total 1 replies
W I 2 K
semangat berkarya athour the best ku...., semua karyamua kau baca.. g ngebosenin... dan ceritanya bervariasi
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
lanjut dunk🤭
Tiara Bella
lanjut Thor ...lg seru²nya.... semangat ya
Fatkhur Kevin
lebih panjang lg thor
Retno Susanti
plissss lanjut, jangan tamat ceritnya bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!