Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BERI AKU WAKTU ALEX !!!
Sampai di tempat tinggal mereka yang baru , Ais mulai berbenah.
" Hmmmmmmm, indah nya ... Lex Disini lebih indah dari tempat tinggal kita Yang lama. " Ucap Ais.
Bagaimana tidak , pemandangan indah di pandang mata . Ketika membuka jendela. Langsung berhadapan dengan hamparan hutan hijau . Sungai kecil yang mengalir di samping samping rumah. Menambah kesan hijau daerah itu.
Di bagian depan langsung berhadapan dengan tempat kerja Ais.. karena Ais bekerja di office sebagai OB.
Ais pun tertegun melihat pemandangan di depan mata. Begitu indah dan sangat Damai.
Ditempat itu hanya ada satu rumah untuk dihuni. Bangunan yang lain diantaranya untuk office, store (gudang ) dan workshop ( bengkel)
Semua jadi satu bangunan.
Hanya rumah yang di tempati Ais terpisah tapi tidak jauh. Karena rumah itu di bagian ujung . Maka tidak heran pemandangan nya begitu memanjakan mata.
" Aisss jangan melamun, tidak baik. Ini dekat dengan hutan. Jika Ais masih memikirkan lamaran saya . Saya tidak akan memaksa Ais. "
" Ahk iya Lex . Maaf saya sudah mengecewakan Alex . "
" Tidak apa apa Ais. Saya paham ."
" Lex , bolehkan saya minta waktu. .?"
"Boleh Ais. Sangat boleh "
" Terimakasih Lex. "
*******
Hari hari berjalan seperti biasa . Ais bekerja seperti biasa , Alex pun sama . Hubungan mereka semakin dekat. Bahkan Ais tidak segan lagi minta bantuan pada Alex.
Namun ketenangan itu hanya sekejap saja.
Ketika Arjun berulah lagi .
" Hay Ais.,, Apa kabar. ? Jangan harap bisa lepas dariku Ais. " Ucap Arjun suatu hari.
Sontak Ais kaget bukan main .
" Apa maumu Arjun . Ingat saya sudah tunangan dengan Alex. " Ucap Ais datar.
" Ayolah Ais. Sebelum kalian menikah , saya tidak akan menyerah untuk mendapatkan mu. " Kata Arjun penuh tekad.
" Dasar laki laki gila. "
" Ya aku gila Ais. Gila karena kamu. Apa sih kurang nya saya Ais? "
" Arjun tidak kurang apapun . Tapi saya tidak nyaman dengan sikap Arjun seperti itu.
"
" Ayolah Ais , Tinggal kan Alex. Ais pasti akan senang dengan saya. . "
Ais tanpa mengucapkan sepatah kata pun berlalu begitu saja.
" Ais tunggu , Ais ,,," Arjun berteriak memanggil Ais , namu. Ais tidak peduli dan tetap melangkah pergi .
*******
" Lex , boleh bicara sebentar?"
" Ada apa Ais ?"
" Lex , apa lamaran tempo hari masih berlaku?" Tanya Ais Ragu ragu.
" Ada apa Ais. ?" Alex balik bertanya, dia tidak menanggapi pertanyaan Ais.
" Ummm , Alex saya terima lamaran nya Alex. " Ucap Ais.
Spontan Alex kaget. Ada rasa bahagia dalam hatinya. Tapi Alex juga heran dengan reaksi Ais. Seakan akan didalam ucapan nya itu Ais tertekan.
" Apa Ais serius menerima lamaran saya.? Ais tidak terpaksa kan "?
"Ummm tidak Lex , Ais in sya Allah menerima nya dengan tanga terbuka. "
" Baiklah kalau begitu. Karena Ais sudah menerima lamaran saya. Maka kapan kita balik ke Indonesia untuk menemui orang tua Ais?"
" Kapan tuan Edward bagi kita cuti. ?"
" Nanti saya tanyakan pada tuan Edward besok. Ais terimakasih sudah menerima lamaran saya yah. "
" Iya Lex sama sama ."
********
Senja tiba , Kini waktunya Ais untuk pulang . Karena tempat tinggalnya tidak jauh , tak sampai berapa menit Ais sudah berada di rumah . Sampai nya dirumah Ais segera membersihkan diri. Karena malam ini Alex akan datang .
Alex juga sama. Dengan hati riang dia segera di membersihkan diri.
Alex tak lupa untuk memakai pakaian yang rapi . Untuk bertemu Ais kalau ini Alex berpenampilan tidak seperti biasanya.
*****.
Tok tok tok
" Assalamualaikum, Ais "
Terdengar ketukan pintu dari luar .
"Alaikum salam , iya tunggu sebentar" jawab Ais dari dalam.
Klekkk
Pintu pun terbuka .
Alex tidak berkedip memandang Ais .
Ais kali ini sedikit berbeda dengan Ais dulu.
Biasanya Ais akan memakai pakaian sederhana , hijab instan dan tanpa polesan make up . Kini penampilan Ais sangat berbeda, meski hanya memakai polesan make up sederhana.
Ais memakai hijab dengan warna pastel dengan gamis senada make up ringan. Lipstik nude. Menambah kesan Ais jadi semakin cantik malam itu.
" Alex ,, ayok masuk. Kenapa melamun di depan pintu? " Ucap Ais tiba tiba.
" Oh iya Ais. , Saya hanya kagum saja dengan perubahan Ais malam ini. Sederhana tapi Ais tetap kelihatan lebih cantik. " Ucap Alex . Ada rasa malu yang di rasakan Alex , ketika dirinya kedapatan melamun . .
" Alex ada ada saja. " Ais jadi tersipu malu.
Pipinya jadi merona saat Alex mengatakan itu.
" Ais ,nanti ada tuan Edward datang bersama staf yang lain . "
" Iya Lex , Ais juga sudah menyiapkan hidangan sederhana , untuk mereka. "
" Iya tidak apa apa. Ini kan hanya meresmikan pertunangan kita. "
" Ais , tapi kata tuan Edward , mungkin enam bulan dari sekarang baru boleh ambil jadwal cuti. " Ucap Alex hati hati.
"Oh tidak apa apa Alex. Ais tidak Malasah kok ," Ais juga nanti punya kesempatan untuk mengumpulkan uang sedikit demi sedikit. Agar sampai di kampung nanti Ais bisa buka Usaha "
" Ummmm Ais , mohon maaf sebelumnya , saya mau bicara , mungkin ini membuat Ais kaget. "
" Iya Lex tidak apa apa, bicara saja , nanti akan beri pendapat. "
" Ais sebenarnya , saya sudah memberi tahu kepada penghulu disini. Agar malam ini kita bisa dinikahkan , " ucap Alex hati hati. Takut menyinggung perasaan Ais .
Ais kaget dengan apa yang dia dengar. Ais diam merespon ucapan Alex.
' apa ini tidak terlalu mendadak yah? ' guman Ais dalam hati.
" Ais , kenapa diam ?" Tanya Alex . " Ais tidak suka dengan keputusan saya ?" Lanjut Alex.
" Lex , apa ini tidak terlalu cepat ?" Tanya Ais Ragu ragu
" Menurut saya ini tidak terlalu cepat Ais , ini juga untuk melindungi Ais . Saya tadi jumpa dengan Arjun, paham kan maksud saya Ais.?" Ucap Alex panjang lebar.
" Apa, ? " Sontak Ais kaget.
" Tidak apa apa Ais . Saya sudah tahu semua "
Flash back on
" Hay lex , apa kabar ?" Ucap Arjun basa basi.
" Arjun , kapan kamu balik kesini ?" Bukan menjawab pertanyaan nya malah Alex balik bertanya.
" Pagi tadi , Saya akan bekerja lagi disini. Dan akan menggangu Ais lagi hahahahahahaha hahah. " Ucap Arjun sambil tertawa. " Kamu tau Alex , Ais itu sangat manis. Dan selalu membuat ku terbayang bayang setiap malam. Ahk saya lupa mengatakan satu hal . Tadi saya bertemu Ais . Ahk semakin penasaran dengan Ais. Hmmmmm " ucap Arjun sambil terus memandang rendah ke arah Alex.
Alex sangat geram dengan ucapan Arjun. Sambil mengepalkan tangannya Alex menahan amarah dalam hatinya.
" Saya akan menikahi Ais malam ini Arjun ,. Jadi tolong jauhi Ais. Apapun alasannya Ais adalah wanita yang ku sayangi. Harap kamu paham .!! . " ucap Alex dengan bergetar karena menahan Amarahnya.
" Wowww. Tidak mungkin Lex, itu tidak mungkin mau menikah denganmu. Saya yakin itu " ucap Arjun. Tentu Arjun tidak terima dengan semua yang di ucapkan Alex.
" Kalau tidak percaya lagi. Nanti malam datang di tempat Ais. Kamu akan lihat disana nanti. " Tantang Alex.
" Brengsek kamu Alex. Ais itu harus jadi milikku, ingat tidak boleh ada yang memilki Ais selain saya. Ingat itu , Jadi jangan bohong Alex. " Bentak Arjun berapi api.
" Tidak percaya ya sudah , saya tunggu kedatangan mu malam ini. " Ucap Alex santai.
"""""""
Flash back off.
" Apa , jadi Arjun mengatakan itu sama Alex , " sontak Ais kaget dengan apa yang di dengar dari Alex
" Iya Ais , makanya setelah bertemu Arjun siang tadi , saya langsung meminum tolong pada tuan Edward untuk menemui penghulu
Agar kita bisa menikah malam ini. Kit akan menikah sirih dulu. Nanti di kampung Ais baru kita menikah secara negara dan agama. " Alex menjelaskan panjang lebar.
" Ummmm Ais terima mana baiknya saja Lex. "
" Iya sayang . Alhamdulillah kalau begitu . "
Sontak pipi Ais pun memanas , mendengar ucapan Alex.
' apa , sayang apa Alex tidak salah bicara?' guman Ais dalam hati.
" Ais kenapa , ? Apa Ais tidak suka kalau saya panggil Ais dengan sayang.? Tanya Alex
" Ah ti ,, ti ,, tidak Lex . Ais hanya terharu saja. " Ucap Ais terbata bata, menutupi kegugupannya.