NovelToon NovelToon
Setelah Kita Berpisah

Setelah Kita Berpisah

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kebangkitan pecundang / Cerai / Cinta Seiring Waktu / Menjadi Pengusaha / Tamat
Popularitas:22.5k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Ariel tak menyangka pernikahannya dengan Luna, wanita yang sangat dicintainya, hanya seumur jagung.

Segalanya berubah kala Luna mengetahui bahwa adiknya dipersunting oleh pria kaya raya. Sejak saat itu ia menjelma menjadi sosok yang penuh tuntutan, abai pada kemampuan Ariel.

Rasa iri dengki dan tak mau tersaingi seolah membutakan hati Luna. Ariel lelah, cinta terkikis oleh materialisme. Rumah tangga yang diimpikan retak, tergerus ambisi Luna.

Mampukah Ariel bertahan ataukah perpisahan menjadi jalan terbaik bagi mereka?

Ikuti kisah mereka hanya di sini;👇

"Setelah Kita Berpisah" karya Moms TZ bukan yang lain.

WARNING!!!
cerita ini buat yang mau-mau aja ya, gaes.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14#. Permintaan Luna

Dengan wajah dingin tanpa ekspresi Luna muncul di ruang tamu. Ariel mencoba tersenyum dan menatapnya dengan penuh kerinduan.

"Ada apa kamu ke sini?" tanya Luna dengan suara datar.

Ariel menarik napas dalam. "Aku ke sini untuk menjelaskan semuanya, Sayang. Aku tahu kamu marah dan kecewa, tapi aku harap kamu mau mendengarkanku."

Luna menyilangkan kedua tangannya di dada. "Apa yang mau dijelaskan? Buktinya sudah jelas, kan? Kamu live streaming berduaan dengan mesra bersama wanita lain, sampai larut malam, lagi!"

"Berapa kali aku bilang, kalau Dian itu cuma temanku. Dan apa yang kami lakukan, itu semua hanya untuk kepentingan bisnis," kata Ariel mengawali penjelasannya. "Dian itu mentorku. Dia yang lebih berpengalaman dalam hal clothing line online ini. Aku banyak belajar darinya."

"Alasan! Mana ada pertemanan murni antara pria dan wanita? Pasti ada sesuatu di antara kalian!" sangkal Luna dengan nada sinis.

"Itu pikiranmu saja, Luna. Yang jelas aku dan Dian hanya sebatas teman dan rekan kerja. Tidak lebih," tegas Ariel.

"Bohong! Aku tidak percaya!" Luna meninggikan suaranya.

"Luna, aku mohon, percayalah padaku!" pinta Ariel dengan nada memelas. "Aku tidak mungkin mengkhianatimu."

"Lalu, apa maksudmu dengan live streaming sampai larut malam itu? Apa itu juga bagian dari bisnis?" tanya Luna dengan tatapan tajam.

Ariel terdiam sejenak. Dia tahu, sangat sulit untuk menjelaskan hal ini pada Luna.

"Itu... itu karena kami sedang mencoba strategi pemasaran yang baru," jawab Ariel dengan ragu.

"Alasan lagi! Aku tidak bodoh, Mas! Banyak kan, mentor bisnis pria, kenapa harus pilih dia!" Luna berteriak histeris.

"Pasti ada sesuatu yang telah terjadi dengan kalian berdua. Kalian selingkuh di belakang aku, kan!"

Air mata mulai membasahi pipi Luna. Ia merasa dikhianati oleh orang yang paling ia cintai. Ariel mendekat dan mencoba meraih tangan Luna, tetapi Luna menepisnya dengan kasar.

"Jangan mendekat! Aku jijik sama kamu!" teriak Luna sambil terisak.

Ariel terkejut dan menatap Luna dengan nanar. Hatinya terluka mendengar kata-kata Luna. Dia tidak percaya Luna akan berkata sekasar itu padanya.

"Luna, aku mohon, jangan begini. Aku memang salah karena tidak jujur sama kamu, tapi apakah tidak ada kesempatan untukku memperbaiki semuanya," pinta Ariel dengan suara bergetar.

"Kesempatan? Kesempatan apa lagi yang kamu inginkan? Kamu sudah menghancurkan semuanya!" jawab Luna dengan nada penuh amarah.

"Aku tahu, Luna. Tapi aku janji, aku akan melakukan apapun untuk membuatmu percaya padaku lagi. Aku akan membuktikan bahwa aku benar-benar mencintaimu," kata Ariel dengan sungguh-sungguh.

Luna menghela napas panjang. "Baiklah, aku akan memikirkannya. Tapi jangan harap aku akan memaafkanmu dengan mudah," kata Luna sebelum berlalu meninggalkan Ariel sendirian di ruang tamu.

Ariel terduduk lemas di sofa. Dia merasa sangat sedih dan putus asa. Dia hanya bisa berharap, Luna akan memberikan kesempatan kedua padanya.

Namun, tiba-tiba Luna kembali menghampiri Ariel. Ia menatap suaminya itu dengan pandangan yang sulit diartikan. Ariel mengangkat kepalanya dan tersenyum menatap Luna dengan penuh harap.

"Luna, aku yakin kamu juga masih mencintaiku, kan. Ayo, kita mulai lagi semuanya dari awal," ajak Ariel. Matanya mengisyaratkan permohonan yang mendalam.

Luna terdiam sejenak, lalu tersenyum sinis. "Pede sekali kamu. Apa yang akan kamu berikan jika aku mau kembali padamu?" tantang Luna.

Ariel terkejut dengan pertanyaan Luna. "Apa saja yang kamu inginkan, akan aku berikan," jawab Ariel dengan cepat.

Luna mendekat ke arah Ariel dan berbisik di telinganya. "Kalau aku minta kamu memberikan satu set perhiasan berlian, apa kamu sanggup?"

Ariel terdiam membeku. Permintaan Luna sangat berat dan di luar dugaannya. Dia tidak tahu apakah akan sanggup memenuhi permintaan itu. Satu set perhiasan berlian bukanlah barang murah. Harganya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Dari mana dia mendapatkan uang sebanyak itu? Meskipun gajinya sebagai manager di perusahaan sangat lumayan, tetap saja tidak akan cukup untuk membeli perhiasan semahal itu. Bisnis clothing line yang sedang dia rintis pun belum menghasilkan keuntungan yang besar.

Ariel menatap Luna dengan tatapan nanar. "Luna, kamu tahu sendiri keadaanku. Aku memang mencintaimu, tapi aku tidak punya uang sebanyak itu," jawab Ariel dengan jujur.

Luna tertawa sinis. "Dengar ya, Mas. Jika kamu ingin aku kembali padamu, kamu harus mampu memberikan apa yang aku minta."

Ariel merasa harga dirinya terluka. Ia merasa dipermainkan oleh Luna. "Aku memang tidak punya uang sebanyak itu sekarang, tapi aku janji, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkannya. Aku akan bekerja lebih keras lagi, aku akan mengembangkan bisnisku lebih besar lagi. Aku akan melakukan apapun demi kamu," kata Ariel dengan nada penuh tekad.

Luna terdiam sejenak, menatap Ariel dengan tatapan seolah menilai. Ia melihat kesungguhan di mata Ariel dan ketulusan cinta suaminya. Akan tetapi bukan Luna namanya jika tidak memanfaatkan kelemahan Ariel.

"Baiklah, aku akan memberikanmu waktu. Tapi ingat, aku tidak mau menunggu lama. Jika dalam waktu tiga bulan kamu tidak bisa mendapatkan satu set perhiasan berlian itu, maka semuanya berakhir," kata Luna dengan nada dingin.

Ariel mengangguk dengan mantap. "Aku janji, Luna. Dalam waktu tiga bulan, aku akan mendapatkan satu set perhiasan berlian itu untukmu," kata Ariel dengan penuh keyakinan.

Luna tersenyum tipis. "Baiklah, aku pegang janjimu. Sekarang, pergilah, aku ingin istirahat!" kata Luna sambil membalikkan badan dan berjalan menuju kamarnya.

Ariel keluar dari rumah itu dengan langkah gontai. Pikirannya berkecamuk. Tantangan berat telah menantinya di depan. Dalam waktu tiga bulan dia harus bekerja keras dan berjuang sekuat tenaga mengumpulkan untuk mendapatkan satu set perhiasan berlian itu. Mungkinkah dia bisa mendapatkan uang sebanyak itu dalam waktu sesingkat ini?Akan tetapi, Ariel tidak punya pilihan lain. Dia akan melakukan apapun demi Luna.

Ariel menatap langit malam yang bertaburan bintang. Dia menarik napas dalam-dalam dan berjanji pada dirinya sendiri.

"Aku pasti bisa! Aku akan membuktikan pada Luna bahwa aku pantas untuknya," bisiknya dalam hati.

*

Pulang dari menemui Luna, Ariel langsung menuju D'Style. Dia butuh teman bicara, dan Dian adalah orang yang paling tepat untuk saat ini. Sesampainya di sana, Ariel melihat Dian sedang menata beberapa koleksi baju terbaru.

"Kenapa mukamu kusut begitu, Riel?" tanya Dian sambil menghampiri Ariel.

"Maaf, kalau kehadiranku menimbulkan salah paham di antara kalian," imbuhnya dengan nada penyesalan.

Ariel menghela napas berat. "Nggak masalah, kami memang sering bertengkar hanya karena hal kecil. Tapi itu lah yang aku rindukan darinya."

"Terus, gimana? Apa kalian sudah berbaikan?" tanya Dian ingin tahu.

Ariel menggelengkan kepala. "Belum, Di. Luna meminta syarat. Dan mulai sekarang aku akan bekerja lebih keras lagi mengumpulkan uang agar bisa membelikan Luna satu set berlian," kata Ariel.

"Maksudnya gimana?" tanya Dian dengan ekspresi bingung.

"Luna mau memaafkan aku dan menerimaku kembali, jika aku memberikannya satu set perhiasan berlian," jawab Ariel

"Apa...?" pekik Dian dengan nada terkejut. "Kalian benar-benar gila, ya?"

.

.

.

Jangan lupa like dan komennya ya, gaes 🤗

1
Sunaryati
Semoga penjara membuat sadar dan jera untuk berbuat salah
ora
Semangat selalu untuk cerita satunya ibu💪💪
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: tengkyu🫰🫶
total 1 replies
ora
Udah tamat aja.
Padahal Ariel nya masih jadi duda😭😁
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ya gak papa, gak harus semua cerita hapy ending🤭
total 1 replies
Kasih Bonda
cepat sekali tamatnya
Kasih Bonda
next Thor semangat
Aditya hp/ bunda Lia
weeh, ... tamat yah kirain masih lanjut dengan kisah cinta Ariel dan Dian ... 🤭
tapi Ariel dan Dian emang cuma partner kerja kan yah ... makasih Moms kita fokus ke Darrel dan anak kembarnya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 💪💪💪💪💪
total 3 replies
Nar Sih
kok udah end momz ,😭pdhl blm puas bca nya ,tpi ending yg bagus 👍💪🥰momz
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: dipaksakan tamat🤭
total 1 replies
Esther Lestari
lho sudah tamat.
aku pikir akan ada cerita Ariel dan Dian menemukan pasangan hidup atau malah mereka berdua jadi pasangan
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: sudah gak ada ide lagi, ini pun dipaksakan jd ditamatkan saja, sudah garing🤭
total 1 replies
Darmawansah
terima kasih atas ksryamu ini thor ...wassalam 🙏🙏🙏
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terimakasih udah mau baca cerita abal abal ini🫰
total 1 replies
Darmawansah
tapi jujur thor klu babnya yang di lihat karyamu pendek.tpi klu dibaca setiap bab agak panjang
Darmawansah
yang aku tunggu itu ariel dan Dian memiliki pasangan masing2
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: kelamaan, ibu mau fokus sm cerita darrel nancy
total 1 replies
Darmawansah
aduh...kenapa cepat sekali tamat..👍👍👍
harusnya Luna tau klu Ariel dan Dian tdk ada hubungan selain partner kerja.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: kenapa dilama lamain, wong cuma dpt hikmahnya doang ini, pembaca dikit, retensipun ambyar, boro boro dpt bonus🤭
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
Luar biasa.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiin 🤲🤲🤲
total 5 replies
〈⎳ FT. Zira
eeehhh... tamat ... ciyussss😳😳😳
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: apaan itu?
total 9 replies
ora
Yakin sadar kah dia/CoolGuy/
ora
Keadilan apa?😳😳
Kalau anakmu bebas, itu sangat nggak adil buat Ariel dan Dian lah ...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummm
total 1 replies
ora
Memang nggak ada manusia yang sempurna, bu. Tapi apa yang telah Luna perbuat keterlaluan. Andai posisinya di balik dan Luna yang di fitnah begiti, ibu yakin akan diam aja?😌
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: enggaklah
total 1 replies
JasmineA
udah jelas2 si luna bilang dia bersalah ehh buk yeni bilang keadilan buat Luna😂 lucu ya bu...keadilan dari mana bu? anakmu itu ngak tau diri...waktu Masih jadi istri aja baik sm suami Karna ada maunya...udah jadi mantan ngak nerima mantan nya lebih dri dia....Salah sendiri nabur fitnah ehh emaknya mau cari keadilan...lebih baik doa buk biar hukuman nya kurang...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul, namanya juga orangtua pasti prngin yang terbaik untuk anaknya
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
dah kesna duluann🤭
Nar Sih
siaapp momz👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!