Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14
Luna merasa puas dengan rumah yang hendak ia beli. Rumahnya luas dan bagus untuk tempat usaha karna letaknya yang strategis. Mungkin hanya perlu sedikit perbaikan saja.
"Bagus rumahnya, pak."
"Bu Luna suka?"
"Hmm..." angguk Lina sambil tersenyum puas.
"Kalau bu Luna suka syukur kalau gitu."
"Tapi harganya masih bisa negokan, pak?" tanya Luna.
"Bisa turun sedikit." terjadi tawar menawar harga antara Robby dan Luna, Luna akhirnya menyetujui harga akhir yang di berikan oleh Robby.
"Nanti uangnya saat transfer setakh surat - suratnya lengkap."
"Baik, bu. Nanti sertifikatnya saya antwr kerumah ibu. " ujar Robby.
"G sudah, pak. Kita ketemu aja di sini lagi tar."cegah Luna yang tak ingin suami dan keluarganya tau jika ia membeli sebuah rumah.
"Terserah ibu, baik. Nanti saya akan hubungi ibu lagi untuk menentukan waktu yang tepat."
"Ok saya tunggu kabar baiknya. Kalau begitu saya pamit dulu pak." pamit Luna yang tak ingin berlama - lama berdua dengan Robby takutnya nanti menimbulkan fitnah.
"Mau saya anter, bu?" tawar Robby.
"Ga usah, pak. Saat mau ke suatu tempat dulu,biar saya pesan ojol aja." tolak Luna, ia buru - buru memesan ojol agar segera bisa pergi dari sana. Untung langsung dapat dan titik penjemputan juga dekat.
"Mari pak." pamit Luna saat ojol pesanannya sudah datang.
Robby hanya bisa melihat kepergian Luna yang terkesan terburu - buru. Niat hati ingin lebih mengenal Wanita itu lebih jauh tapi wanita itu malah menghindar.
Luna merasablegabakhirnya bisa juga terlepas dari Robby. Ia tak mau pertemuanya dengan Robbyvmenimbulakn masalah. Dalam hati Luna bersyukur sudah mendapatkan rumah dan sesegera mungkin bisa membawa kedua orang tuanya ke rumah itu.
Wajah Luna nampak begitu bahagia. Keanu yang melihat istrinya pulang buru - buru mengikuti istrinya masuk ke dalam kamar.
"Kamu habis dari mana, Luna? Kayanya senang banget, apa jangan - jangan kamu menemui lelaki lain di belakang aku?" tuding Keanu.
"Jangan samakan aku sama kamu, Mas. Aku makan waras dan tau batas mana yang boleh mana yang tidak." jawab Luna ketus.
"Maksudnya kamu apa? Kamu menuduh aku selingkuh gitu? "ujar Keanu.
"Nah ngaku sendiri kan mas, bukan aku lho yang ngomong." ledek Luna sambil tersenyum sinis.
"Kamu ini benar - benar ya, aku ngomongnya apa kamu jawabnya apa. Kalau nuduh tuh harus ada buktinya." elak Keanu sedikit gugup.
"Nanti buktinya keluar sendiri, Mas." kekeh wanita itu.
"Mana ada aku selingkuh, siapa yang menghasut kamu?" tanya Keanu muali agak panik rahasianya bakal terbongkar.
"Siapapun itu mas ga perlu tau, bangkai tetapi apapun di sembunyikan suatu saat bakal tercium juga. Makanya mas harus hati - hati, jangan sampai kelakuan mas Jadi bumerang buat diri mas sendiri." cerca Luna sini.
Luna bukanya tidak tau kelakuan suaminya di belakangnya, selama ini ia diam karna takut jika Keanu bakal menceraikan dirinya. Bagaimana kehidupannya setelah di ceraikan nanti tapi sekarang ia sudah punya bekal untuk masa depanya sendiri jadi ia sudah tak takut jika lelaki itu bakal menceraikan dirinya.
Keanu mati kutu dan tak bisa membalas perkataan istrinya. Ia memilih menjauh dari pada emosinya nanti tidak terkontrol.
...****************...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 💪😘🙏
Maaf baru up lagi 🙏
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat