NovelToon NovelToon
Ditinggal Menjelang Nikah

Ditinggal Menjelang Nikah

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Seminggu menjelang pernikahaannya, Anna mendapatkan berita tidak terduga. Zico, sang tunangan menikah dengan wanita lain, di mana Anna telah siap memberikan kejutan atas kehamilannya.

Tidak menerima kenyataan ia ditinggal menikah saat hamil, Anna memilih untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, Amar hadir menyelamatkannya.

Amar dipaksa untuk menikahi Anna oleh neneknya ... Bagaimana kelanjutannya? Apakah Amar bersedia menikahi Anna, sementara ia sendiri memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Kecurigaan ayah Anna

Renata tercengang sesaat dan ia terkekeh merasa geli sendiri. "Bahkan aku sampai lupa bahwa anak kita sudah memiliki wali yang baru." Renata pun masuk ke dalam rangkulan suaminya.

Amar menganggukkan kepala meminta izin untuk masuk dalam ruangan tersebut. Pintu ditutup oleh perawat yang menjaga di pintu dan Amar dipersilakan duduk di hadapan Dokter Liani.

"Sebenarnya kamu itu memiliki hati nggak sih? Kamu itu sudah nyakitin hati dua orang sekaligus! Jika kamu mencintai sahabatku Luna, kamu harusnya tidak melakukan hal memalukan itu!"

"Sekarang setelah dia hamil, kamu mengatakan masih mencintai Luna? Otakmu itu terbuat dari apa sih?" cecaran menyakitkan itu keluar dengan sangat lancar dari mulut Dokter Liani.

"Meskipun aku ini adalah sahabat Luna, setidaknya kamu bisa membahagiakan wanita itu! Dia sedang mengandung anakmu! Jangan kamu buat dia terus merasa stress seperti ini!"

Anna yang masih terbaring di atas brangkar, menggenggam selimut yang menutupi setengah bagian tubuhnya. Ada perasaan tidak enak muncul di hatinya karena Dokter itu menyalahkan Amar, pria yang tidak bersalah sama sekali.

"Sudah lah! Aku capek marah-marah. Sekarang kamu pulang dan rawat saja istrimu itu! Tidak usah menemui Luna lagi."

Amar melirik ke arah brangkar di mana yang terlihat hanya kaki Anna. Wanita yang menjadi istrinya ini, tak bersuara tertutup oleh korden penyekat ruang pemeriksaan yang sempit. "Bagaimana kabar Luna saat ini?" bisiknya.

Dokter Liani membisu menatap Amar dengan wajah kesalnya. "Sekarang aku mengerti kenapa istrimu stress itu stree berat! Kamu jangan berlaga seperti orang yang tidak bersalah begitu. Kamu tidak perlu lagi menanyakan keadaannya! Kisah di antara kalian sudah berakhir bukan? Biarkan semua yang telah terjadi, meskipun ini semua memang sepenuhnya adalah salah kamu!"

Rahang Amar pun mengeras. Wajah datarnya itu seakan mengeluarkan hawa menusuk dan mencekam. Ia melirik kembali pada wanita yang masih terbaring di atas brangkar itu.

"Baik lah, terima kasih." Amar pun bangkit berjalan menuju brangkar itu masih tertutup sebagian oleh korden. Amar akan menarik gorden yang barbahan dasar satin, tetapi tangan itu hanya mengambang tidak jadi nenyentuh korden sekat.

Amar memutar tubuhnya kembali memilih keluar dari ruangan. Pintu dibuka tergesa dan cepat, membuat orang yang berdiri di luarnya tersentak dan terkejut.

"Nek, aku tunggu di mobil," ucap Amar berlalu tidak bisa menahan diri lagi hingga kali ini ia mengabaikan mertua yang sangat terkejut melihat perilaku dirinya.

Bagas kembali menyembunyikan diri memeluk Renata, ibunya. Semua orang yang berada di luar sana berbondong masuk mencari Anna.

"Anna, putri Mami. Apa yang terjadi denganmu?" Renata langsung menyibak kain yang menyekat tempat sempit itu.

"Semuanya boleh mempersiapkan pasien ya? Dokter sedang menyiapkan resep dan vitamin bagi pasien. Kami harap, semua bisa tertib dalam ruangan ini," ucap perawat mengingatkan.

Sugiono hening tak bergeming menyadari keanehan pada menantu yang pergi tanpa permisi. Ia hanya memperhatikan sang istri mempersiapkan Anna untuk segera meninggalkan ruangan ini.

Nenek tak berhenti memperhatikan Sugiono yang hening dan dingin. Nenek mendekati besannya itu. "Kenapa, Pak Sugiono? Anda memikirkan apa?"

Sugiono berdehem sejenak dan terlihat jelas bibirnya dipaksa untuk tersenyum. "Tidak apa-apa, Nek Andari."

Sugiono menarik kursi roda yang telah tersedia dan menunggu Anna duduk di sana. Perawat menyerahkan resep yang telah diberikan oleh Dokter Liana. "Ini bisa ditebus setelah membayar administrasi dan pemeriksaan dengan lunas."

"Baik lah. Terima kasih, Dokter," ucap Nenek Andari.

Dokter Liana hanya membalas dengan senyum tipis dan masih terlihat jengkel. Namun, Nenek tidak ambil pusing segera menuju loket pembayaran dan apotek.

"Hmmmf, ke mana anak itu? Masa neneknya yang melakukan ini semua untuk istrinya?"

...****************...

Yang punya rumah sebelah boleh mampir yaaa ....

1
siti salamah
typo nya ckup bnyak..di sini
siti salamah
Sedikit aneh baca kalimat "Memperluruskan''
Moertini
sudah baca Thor kalau tidak salah Arsen masih ditubuh putranya dan pergi ke luar negeri ada tugas dari sistem dilanjutin Thor bagaimana setelah jiwa Arsen keluar dari tubuh putranya apa yg dialami putranya semangat
Moertini
terimakasih Thor sudah tamat Anna dan Amar hidup bahagia bersama 2 putra putrinya mantap terus berkarya Thor semangat
Moertini
kasihan Amar selalu jadi sasaran kesalahan yang Anna perbuat karena kesalahan pahaman yang menuruti rasa egonya bikin rumah tangganya berantakan meskipun belum bercerai yang sabar ya Amar bujuklah ayah Anna biar bisa memberi restu lagi
siti rohimnah
Masya Allah sejuknya hati membacanya
siti rohimnah
Kecewa
SoVay: halo kaka siti rohimah, terima kasih sudah baca ya. tapi alangkah baiknya bintang dikasih pada angka 5 dibanding 1,2, dan 3

jika hati kaka keberatan utk memberi 5, sebaiknya tidak usah diberi bintang. terima kasih
total 1 replies
siti rohimnah
Buruk
Abdul Fatah
masalahnya selalu di buat" padahal tinggal Bilang saja dari awal hadeh🤣🤣🤣
Abdul Fatah
justru KLO tidak diceritakan sekarang akan jadi bomerang kedapan, katanya mau memulai hubang baru yg lebih baik,gmna mau jadi baik di awal aja sudah tidak jujur 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
aneh ya bgt,di ceritakan seolah olah si lelaki ny yg salah bgt,tapi lupa kelakuan wanita bagaimana 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
pantesan jadi barang barang bekas kelakuan nya begitu siapa yg salah siapa yang merasakan tersakiti,setidak KLO mau jadi barang mewah lagi harus ada proses ,Jang buru" 🤣🤣🤣🤣
Abdul Fatah
yang salah siap,yg merasa tersakiti siapa 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Abdul Fatah
ganteng kaya tapi dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Nurr Amirr🥰💞
Slam hangat... Aqu numpang hadir thorrrr🤭🥰
Jastiah Tia: sungguh disayangkan,knpa bgtu cot serahkan keperawanannya
total 1 replies
Yanti
Luar biasa
Nenk Jelita
semoga keguguran
Triyono Budi
Karyanya keren. Tata bahasanya juga sudah rapi. Semua gat thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!