NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul / Tamat
Popularitas:63.9k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01

"Sayang, hari ini kamu yang ambil hasil tes kesehatan itu. Mas ada meeting penting di kantor!" Rayan berkata pada istri nya.

"Baik mas!" Jawab Melati.

"Semoga saja semua nya baik - baik saja, kalian bisa segera punya keturunan!" Bu Arum ikut menimpali.

"Ammiiinnn! Semoga saja bu!" Jawab Melati.

Mereka melanjutkan sarapan nya hingga selesai, Rayyan langsung berangkat ke kantor. Sedangkan Malati bersiap untuk pergi ke rumah sakit, bu Arum dan Suami nya bersantai di rumah.

"Bu, Melati pergi dulu ya!" Melati mencium tangan ibu mertua nya.

"Iya nak, hati - hati di jalan!" Ujar bu Arum.

"Baik bu!" Jawab Melati.

"Kamu bisa pergi dengan di antarkan supir saja nak!" Ujar bu Arum lagi.

"Tidak perlu bu, aku bisa pergi sendiri!" Jawab Melati sambil tersenyum.

Melati putri, adalah putri kedua dari pasangan konglomerat di kota ini. Sudah 5 tahun dia menikah dengan Rayyan, tapi mereka belum juga di karunia seorang keturunan.

Satu minggu yang lalu, kedua nya memutus kan untuk memeriksa kan diri ke rumah sakit. Dan hasil nya baru bisa di ambil hari ini, tapi karena Rayyan punya urusan penting di kantor nya.

"Pak, semoga semua nya baik - baik saja dan Rayan bisa segera punya keturunan. Lihat lah Arini saja anak nya udah 2!" Bu Arum berkata pada pak Ilham.

"Iya bu, masa anak laki - laki kita tidak punya penerus!" Pak Ilham setuju dengan apa yang di katakan oleh istri nya.

Melati sudah meluncur ke rumah sakit, dia pergi sendiri. Satu jam kemudian dia tiba di sana, dia langsung menuju ke ruangan dokter Silvi.

"Dokter Silvi nya ada sus?" Tanya Melati oada suster yang sedang bertugas di depan ruangan dokter Silvi.

"Ada bu, tapi tunggu sebentar. Dokter Silvi nya sedang ada pasien!" Jawab suster itu ramah.

"Baiklah saya akan menunggu!" Jawab Melati.

Melati pun menunggu sambil duduk di kursi ruang tunggu yang ada di depan ruangan dokter Silvi, dia memang sudah membuat janji sebelum nya.

"Bu Melati, silahkan masuk. Ibu sudah di tunggu oleh dokter Silvi!" Suster itu mempersilahkan Melati masuk.

"Terima kasih sus!" Jawab Melati.

Melati melangkah masuk ke dalam ruangan khusus dokter Silvi, di balik meja nya dokter Silvi menyambut nya dengan ramah.

"Melati, silahkan duduk Mel!" Dokter Silvi berkata dengan ramah.

"Terima kasih Sil!" Jawab Melati yang segera duduk di seberang meja dokter Silvi.

Melati dan Silvi sudah berteman lama, semenjak mereka masih sekolah di Sekolah Menengah Atas. Tapi mereka berpisah saat memasuki perguruan tinggi, Melati mengambil jurusan manajemen kantor sedangkan Silvi mengambil jurusan kedokteran. Mereka tetap kuliah di kampus yang sama, cuma beda jurusan saja.

Setelah lulus, kedua nya melanjutkan pendidikan di kampus yang sama. Melati mengambil S2 dengan jurusan yang sama, sedangkan Silvi mengambil jurusan spesialis kandungan.

"Rayan nya mana, Mel?" Tanya Silsi heran.

"Mas Rayan nya sedang ada meeting penting, jadi dia tidak bisa datang. Dia meminta ku saja yang mengambil hasil tes nya!" Jawab Melati.

"Sayang banget Mel, seharusnya Rayan ada di sini. Degan begitu dia akan tahu hasil tes nya!" Tampak dokter Silvi sedikit kecewa.

"Gak papa kok Sil, nanti juga aku akan kasih tahu dia!" Jawab Melati sambil tersenyum.

"Dari hasil pemeriksaan kalian minggu lalu, sebenar nya kau baik - baik saja. Hanya saja Rayan,,,,!" Dokter Silvi menghentikan ucapan nya.

"Ada apa dengan mas Rayan, Sil?" Tanya Melati penasaran.

"Rayan tidak bisa memiliki keturunan, dia memiliki penyakit infertilitas. Dia tidak mampu memproduksi sperma yang berkualitas, sehingga tidak bisa membuat mu hamil!" Jelas dokter Silvi.

Dokter Silvi memberikan kertas hasil pemeriksaan itu, dan Melati pun menerima lalu membaca nya dengan teliti.

"Apa penyebab hal itu Sil?" Tanya Melati lagi.

"Busa jadi karen faktor genetik, dan bisa jadi ada penyebab lain nya!" Jelas dokter Silvi lagi.

Melati terdiam mendengar penjelasan dokter Silvi, dia kasihan melihat mertua nya yang sangat menginginkan cucu dari Rayan. Apalagi mengingat Rayan adalah laki - laki yang sangat baik, dia pasti terluka dengan fakta ini.

"Mel, apakah kau sangat mencintai Rayan?" Tanya dokter Silvi yang membuyarkan lamunan Melati.

"Iya Sil, aku mencintai mas Rayan. Sekalipun dia tidak bisa memiliki keturunan, aku akan menerima apapun kekurangan nya!" Jawab Melati sambil tersenyum.

"Jika kau yang ada di posisi nya, apakah Rayan juga akan melakuka hal yang sama seperti yang kau lakukan?" Tanya Silvi lagi.

"Tentu saja Sil, mas Rayan itu sangat baik. Begitu pun dengan keluarga nya, mereka sangat baik pada ku!" Jawab Melati dengan bangga nya.

Silvi hanya menggelengkan kepala melihat dan mendengar pengakuan sahabat nya, dia tidak yakin Rayan dan keluarga nya akan bersikap sangat baik pada Melati saat mereka mengetahui jika Melati tidak bisa memberi mereka keturunan.

"Mel, boleh aku kasih saran sama kamu?" Tanya dokter Silvi dengan lembut.

"Apa itu Sil?" Tanya Melati.

"Coba kau katakan pada Rayan dan keluarga nya, bahwa kau lah yang mandul dan tidak bisa memiliki keturunan! Maka kau akan melihat wajah asli mereka!" Saran dokter Silvi.

"Mas Rayan itu sangat baik Sil, dia bahkan selalu menyiapkan makanan sehat untuk ku saat aku sedang demam. Begitu pun dengan kedua mertua ku, walaupun mereka selalu mendesak kami untuk segera punya keturunan. Tapi mereka sangat baik!" Jawab Melati.

"Mel, 5 tahun hidup bersama dengan mereka, itu tidak akan membuat mu bisa mengetahui wajah asli mereka. Kau bisa buktikan sendiri ucapan ku!" Kembali Silvi berkata.

Melati terdiam, dia memikirkan ucapan sahabat nya. Di dalam hati nya dia masih saja mengatakan bahwa Rayan dan keluarga nya tulus pada diri nya, mereka mau menerima apapun keadaan nya.

"Sil, terima kasih banyak kau sudah membantu melakukan pemeriksaan ini. Akan ku pikirkan saran dari mu!" Melati segera berdiri dan menyalami sahabat nya itu.

"Mel, pikirkan dengan baik. Akan lebih baik jika kau tau semua nya lebih cepat!" Dokter Silvi kembali berkata.

"Baik lah Sil, aku pergi dulu!" Melati pun pergi dari ruangan itu.

Silvi hanya menggelengkan kepala nya melihat sikap sahabat nya itu, dia kasihan melihat Melati. Karena Rayan dan keluarga nya bukan lah orang yang tulus, mereka hanya memanfaatkan harta Melati saja.

"Semoga mata mu segera terbuka, Mel. Kau harus tahu siapa sebenarnya Rayan dan keluarga nya!" Guman Silvi sambil menghela nafas berat.

Silvi sengaja memberi saran pada Melati, karena ada suatu hal tentang Rayan dan keluarga nya yang tidak diketahui oleh Melati.

1
Rahma Inaya
bawk aja ke rs ibu rayan krn gka trm hiduo ssh akhrnya depresi
Rahma Inaya
mimpi km kesiangan rayan jgn harap melati mau blkan sm kamu yg ada kmu di usir jg di tolak utk sekian kalinya
Rahma Inaya
percuma km panggil km pasti akan di campakkan bery krn dia bosen hidup ssh dan milih tante kaya demi menuhi hidupnya yg mewah
Rahma Inaya
gmn bu arum ,arini ,rayan sakit kn di di hianti apalgi dl km mendukung ank mu selingkh sekrg ank perempuan mu selingkh hukum karma dibayar tunai tinggl arini nnt yg jerit histeris krn di hianati oleh bery
Ma Em
Mimpi saja kamu Rayan ingin kembali pada Melati jgn harap , sekarang Rayan juga Arini kena karmanya dan baru menyesal setelah usahanya bangkrut anak yg dikandung Andin bkn anaknya Rayan , Andin setelah istri sugar dady mu tau kesenanganmu akan hilang .
Cicih Sophiana
ihh kluarga yg lucu... 🤣🤣🤣 aq sampe sakit perut baca nya🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
cocok dgn pemikiran aq Mel 👍 keperawanan tdk akan bisa dia balikin
Cicih Sophiana
emang ada yah orang menikah klo cerai di hitung berapa kerugian nya... baru denger nih ada manusia yg begini 🤣🤣🤣 klo begitu Mel minta si Rayan mengembalikan keperawanan kamu bisa nggak dia...
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere menyewa rumah besar jg berharap yg bayar si Rayyan 🫢🤣🤣... setelah di lamar balik lagi ke tempat kontrakan kumuh di pinggir kali tuh pasti... 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere rumah orang tua nya aja ngontrak... mau di banding kan dgn melati? gak level kali 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
laki laki bodoh... tes DNA woy jgn main percaya aja
Cicih Sophiana
selama lima tahun suami dan mertua nya memakai topeng ya... mungkin sekarang mereka udah cape Mel memakai topeng makanya topeng nya di buka 🤣🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin kere aja ngaku orang tua ke luar negri.... liat aja dia liat barang mahal dia mau ... orang yg gak mampu ya gitu😆
Cicih Sophiana
emang si Rayan udah kenal orang tua si Pelakor... masa anak nya udah di hamilin orang tua belum kenal kan aneh...
Cicih Sophiana
suami bekas Melati kamar bekas Melati tempat tidur bekas Melati... nama nya jg sampah ya harus di buang ketempat nya seperti kamu nanti jg di buang ketempat klo ketauan busuk nya 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
ayo Melati tunjukan pada mereka klo kamu wanita berharga...
Cicih Sophiana
Melati kamu harus kuat agar kamu bisa melawan mereka yg gak punya hati...
Rahma Inaya
pastinya bery mau nikahi tante2 ksepian krn kaya dan mkn nnt usha or harta nya berry yg kelolah mknya dia mau.kasian arini nntnya akan mengalami spt melati di cerai klu arini mkn dicerai tp klu melati dia yg ceraikn rayan.rayan hrs nya km intropeksj dr klu km di posisi melti gmn sdh di hianti trs dicerai sakit hati gk .di otak km cuma harta bukan cnt km hk mau hidup miskin mknya km kekeh mau rujuk sm melati tp km slh melati gk bodoh mau blk an lagi sm kamu
Cicih Sophiana
ada yah orang yg seperti mereka... udahlah Melati pergi aja mereka kan bukan manusia... tunggu lah karma akan datang untuk kalian..
Cicih Sophiana
Mel lebih baik kamu pergi aja dari rumah itu... dari pada jadi babu gratisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!