NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01

"Sayang, hari ini kamu yang ambil hasil tes kesehatan itu. Mas ada meeting penting di kantor!" Rayan berkata pada istri nya.

"Baik mas!" Jawab Melati.

"Semoga saja semua nya baik - baik saja, kalian bisa segera punya keturunan!" Bu Arum ikut menimpali.

"Ammiiinnn! Semoga saja bu!" Jawab Melati.

Mereka melanjutkan sarapan nya hingga selesai, Rayyan langsung berangkat ke kantor. Sedangkan Malati bersiap untuk pergi ke rumah sakit, bu Arum dan Suami nya bersantai di rumah.

"Bu, Melati pergi dulu ya!" Melati mencium tangan ibu mertua nya.

"Iya nak, hati - hati di jalan!" Ujar bu Arum.

"Baik bu!" Jawab Melati.

"Kamu bisa pergi dengan di antarkan supir saja nak!" Ujar bu Arum lagi.

"Tidak perlu bu, aku bisa pergi sendiri!" Jawab Melati sambil tersenyum.

Melati putri, adalah putri kedua dari pasangan konglomerat di kota ini. Sudah 5 tahun dia menikah dengan Rayyan, tapi mereka belum juga di karunia seorang keturunan.

Satu minggu yang lalu, kedua nya memutus kan untuk memeriksa kan diri ke rumah sakit. Dan hasil nya baru bisa di ambil hari ini, tapi karena Rayyan punya urusan penting di kantor nya.

"Pak, semoga semua nya baik - baik saja dan Rayan bisa segera punya keturunan. Lihat lah Arini saja anak nya udah 2!" Bu Arum berkata pada pak Ilham.

"Iya bu, masa anak laki - laki kita tidak punya penerus!" Pak Ilham setuju dengan apa yang di katakan oleh istri nya.

Melati sudah meluncur ke rumah sakit, dia pergi sendiri. Satu jam kemudian dia tiba di sana, dia langsung menuju ke ruangan dokter Silvi.

"Dokter Silvi nya ada sus?" Tanya Melati oada suster yang sedang bertugas di depan ruangan dokter Silvi.

"Ada bu, tapi tunggu sebentar. Dokter Silvi nya sedang ada pasien!" Jawab suster itu ramah.

"Baiklah saya akan menunggu!" Jawab Melati.

Melati pun menunggu sambil duduk di kursi ruang tunggu yang ada di depan ruangan dokter Silvi, dia memang sudah membuat janji sebelum nya.

"Bu Melati, silahkan masuk. Ibu sudah di tunggu oleh dokter Silvi!" Suster itu mempersilahkan Melati masuk.

"Terima kasih sus!" Jawab Melati.

Melati melangkah masuk ke dalam ruangan khusus dokter Silvi, di balik meja nya dokter Silvi menyambut nya dengan ramah.

"Melati, silahkan duduk Mel!" Dokter Silvi berkata dengan ramah.

"Terima kasih Sil!" Jawab Melati yang segera duduk di seberang meja dokter Silvi.

Melati dan Silvi sudah berteman lama, semenjak mereka masih sekolah di Sekolah Menengah Atas. Tapi mereka berpisah saat memasuki perguruan tinggi, Melati mengambil jurusan manajemen kantor sedangkan Silvi mengambil jurusan kedokteran. Mereka tetap kuliah di kampus yang sama, cuma beda jurusan saja.

Setelah lulus, kedua nya melanjutkan pendidikan di kampus yang sama. Melati mengambil S2 dengan jurusan yang sama, sedangkan Silvi mengambil jurusan spesialis kandungan.

"Rayan nya mana, Mel?" Tanya Silsi heran.

"Mas Rayan nya sedang ada meeting penting, jadi dia tidak bisa datang. Dia meminta ku saja yang mengambil hasil tes nya!" Jawab Melati.

"Sayang banget Mel, seharusnya Rayan ada di sini. Degan begitu dia akan tahu hasil tes nya!" Tampak dokter Silvi sedikit kecewa.

"Gak papa kok Sil, nanti juga aku akan kasih tahu dia!" Jawab Melati sambil tersenyum.

"Dari hasil pemeriksaan kalian minggu lalu, sebenar nya kau baik - baik saja. Hanya saja Rayan,,,,!" Dokter Silvi menghentikan ucapan nya.

"Ada apa dengan mas Rayan, Sil?" Tanya Melati penasaran.

"Rayan tidak bisa memiliki keturunan, dia memiliki penyakit infertilitas. Dia tidak mampu memproduksi sperma yang berkualitas, sehingga tidak bisa membuat mu hamil!" Jelas dokter Silvi.

Dokter Silvi memberikan kertas hasil pemeriksaan itu, dan Melati pun menerima lalu membaca nya dengan teliti.

"Apa penyebab hal itu Sil?" Tanya Melati lagi.

"Busa jadi karen faktor genetik, dan bisa jadi ada penyebab lain nya!" Jelas dokter Silvi lagi.

Melati terdiam mendengar penjelasan dokter Silvi, dia kasihan melihat mertua nya yang sangat menginginkan cucu dari Rayan. Apalagi mengingat Rayan adalah laki - laki yang sangat baik, dia pasti terluka dengan fakta ini.

"Mel, apakah kau sangat mencintai Rayan?" Tanya dokter Silvi yang membuyarkan lamunan Melati.

"Iya Sil, aku mencintai mas Rayan. Sekalipun dia tidak bisa memiliki keturunan, aku akan menerima apapun kekurangan nya!" Jawab Melati sambil tersenyum.

"Jika kau yang ada di posisi nya, apakah Rayan juga akan melakuka hal yang sama seperti yang kau lakukan?" Tanya Silvi lagi.

"Tentu saja Sil, mas Rayan itu sangat baik. Begitu pun dengan keluarga nya, mereka sangat baik pada ku!" Jawab Melati dengan bangga nya.

Silvi hanya menggelengkan kepala melihat dan mendengar pengakuan sahabat nya, dia tidak yakin Rayan dan keluarga nya akan bersikap sangat baik pada Melati saat mereka mengetahui jika Melati tidak bisa memberi mereka keturunan.

"Mel, boleh aku kasih saran sama kamu?" Tanya dokter Silvi dengan lembut.

"Apa itu Sil?" Tanya Melati.

"Coba kau katakan pada Rayan dan keluarga nya, bahwa kau lah yang mandul dan tidak bisa memiliki keturunan! Maka kau akan melihat wajah asli mereka!" Saran dokter Silvi.

"Mas Rayan itu sangat baik Sil, dia bahkan selalu menyiapkan makanan sehat untuk ku saat aku sedang demam. Begitu pun dengan kedua mertua ku, walaupun mereka selalu mendesak kami untuk segera punya keturunan. Tapi mereka sangat baik!" Jawab Melati.

"Mel, 5 tahun hidup bersama dengan mereka, itu tidak akan membuat mu bisa mengetahui wajah asli mereka. Kau bisa buktikan sendiri ucapan ku!" Kembali Silvi berkata.

Melati terdiam, dia memikirkan ucapan sahabat nya. Di dalam hati nya dia masih saja mengatakan bahwa Rayan dan keluarga nya tulus pada diri nya, mereka mau menerima apapun keadaan nya.

"Sil, terima kasih banyak kau sudah membantu melakukan pemeriksaan ini. Akan ku pikirkan saran dari mu!" Melati segera berdiri dan menyalami sahabat nya itu.

"Mel, pikirkan dengan baik. Akan lebih baik jika kau tau semua nya lebih cepat!" Dokter Silvi kembali berkata.

"Baik lah Sil, aku pergi dulu!" Melati pun pergi dari ruangan itu.

Silvi hanya menggelengkan kepala nya melihat sikap sahabat nya itu, dia kasihan melihat Melati. Karena Rayan dan keluarga nya bukan lah orang yang tulus, mereka hanya memanfaatkan harta Melati saja.

"Semoga mata mu segera terbuka, Mel. Kau harus tahu siapa sebenarnya Rayan dan keluarga nya!" Guman Silvi sambil menghela nafas berat.

Silvi sengaja memberi saran pada Melati, karena ada suatu hal tentang Rayan dan keluarga nya yang tidak diketahui oleh Melati.

1
Ma Em
Bu Arum emang besanmu itu kere cuma pura2 kaya untuk menguras harta Rayan , nikmati saja karma yg akan Bu Arum dan Rayan terima akibat keserakahan mu Bu Arum .
Ma Em
Sudah tdk sabar nunggu Rayyan dan keluarganya hancur , semua kebohongan nya terbongkar tentang Rayyan yg mandul dan Andin bkn anak seorang pengusaha tapi hanya anak seorang penipu .
Agunk Setyawan
thor lama banget mau bongkar
Agunk Setyawan
lama banget dari kemaren muter trus
Siti M Akil: bnr bngt 🤣
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart/
Agunk Setyawan
mau bongkar rahasia mandul lama bnget
Heni Setiyaningsih
semoga pak Hutama menarik sahamnya di perusahaan Rayyan
Ma Em
Ayo Melati cepat bertindak pecat si Berry suami Arini juga bongkar rahasia Rayan yg mandul biar Rayan dan keluarganya hancur .
Machmudah
hadehhh...gemes banget sm rayan and the gang......somplak sekeluarg
Lee Mba Young
Lanjuttt
Maziah ahmad
orang stress 🤮
Heni Setiyaningsih
keluarga gila
Ma Em
Rayan , Bu Arum kamu pasti akan menyesal dan menangis darah setelah tau kebenaran nya tentang si Andin yg hanya wanita kere yg pura2 kaya .
Ma Em
Rayan dan Bu Arum rayakan saja kemenangan mu karena sdh membuang melati dan memilih H Andin padahal itulah awal kehancuran dan penyesalanmu Rayan , semoga Melati bisa balas semua perbuatan Rayan dan keluarganya dan Alvian balas perbuatan Rayan .
Anonim
jgn klamaan melati balas semua’a
Heni Setiyaningsih
mungkin dr Silvy sdh tahu klo rayyan selingkuh
sutiasih kasih
dasar parasit klean smua🙄🙄
Heni Setiyaningsih
semoga cerita nya menarik thor
terus sehat dan semangat 😍💪
Ma Em
Duh sdh tdk sabar melihat kehancuran Rayan dan Bu Arum setelah tau anak yg dikandung Andin bkn darah daging nya Rayan dan Melati bisa membuktikan bahwa bkn Andin yg mandul tapi si Rayan .
Ma Em
Rayyan tunggu saja kehancuranmu begitu juga dgn Bu Arum dan kakak nya Rayyan si Arini kamu sekeluarga pasti akan menyesal setelah kebenaran nya terungkap .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!