NovelToon NovelToon
Aku Tidak Miskin, Mas!

Aku Tidak Miskin, Mas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Menyembunyikan Identitas / Pelakor jahat
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Marsya, seorang istri yang selalu di hina oleh suami dan keluarga nya hanya karena dia dianggap karyawan di salah satu toko kue.

Tapi tanpa sepengetahuan keluarga suami nya, bahwa toko kue itu adalah milik nya dan dia adalah seorang sarjana.

Dia sengaja menyembunyikan identitas nya atas permintaan sang ibu, kini Marsya tahu sendiri seperti apa suami nya dan juga keluarga nya.

Selain di berikan nafkah yang jauh dari kata cukup, Marsya juga di duakan oleh suami nyam dengan seorang wanita yang merupakan rekan kerja suami nya di kantor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01

Suara dentingan sutil dan wajan yang saling beradu merupakan suatu irama yang di nikmati oleh Marsya di pagi hari, itu arti nya Marsya sedang berkutat di dapur. Perempuan cantik itu sedang menyiapkan sarapan pagi untuk semua orang yang ada di rumah ini.

Perempuan cantik itu bernama Marsya Arunika Hutama istri dari seorang laki - laki yang bernama Ramadani Putra. Marsya tinggal bersama suami dan juga keluarga nya, kedua orang tua Dani dan juga adik perempuan nya.

Marsya menata makanan nya di atas meja, ketika Marsya baru saja selesai menyajikan masakan nya, Dani sang suami muncul. Tidak lupa di ikuti oleh ibu dan juga adik perempuan nya.

"Sarapan nya sudah siap, mas!" Marsya menunjuk kan hasil olahan tangan nya di atas meja.

"Hhhhmmm!" Tidak ada kata yang keluar dari mulut Dani, hanya sebuah gumanan saja.

Marsya melangkah kan kaki nya kembali menuju ke kamar nya, dia juga harus bersiap untuk bekerja. Ketika dia melintasi ruang keluarga, tidak sengaja dia berpasangan dengan pak Amin, bapak mertua nya.

"Kau tidak ikut sarapan, nduk?" Tanya Pak Amin dengan lembut.

"Nanti saja pak, silahkan sarapan terlebih dahulu. Aku ingin membersih kan diri terlebih dahulu!" Marsya berkata dengan sopan di hadapan bapak mertua nya.

"Jangan lupa sarapan sebelum berangkat bekerja!" Pak Amin mengingat kan menantu nya.

"Baik pak, Marsya permisi pak!" Marsya lalu melangkah kan kaki nya menuju ke kamar nya.

Di rumah ini hanya pak Amin yang bersikap baik pada Marsya, sedang kan bu Ana istri nya sangat membenci sang menantu. Begitu pun dengan Bela, adik ipar nya Marsya. Mereka menganggap bahwa Marsya tidak selevel dengan Dani yang seorang manager.

Mereka menganggap bahwa Marsya adalah pembantu gratisan di rumah mereka, karena yang mereka tahu bahwa Marsya adalah seorang pelayan di salah satu toko kue yang ada di kota ini.

Marsya segera bersiap dan dia pergi ke dapur, dia juga ingin ikut sarapan bersama. Tapi ketika tiba di meja makan, semua orang sudah selesai sarapan.

"Untung aja aku udah selesai sarapan nya, kalau gak bisa hilang nafsu makan melihat wanita kudel ini!" Bela menghina kakak ipar nya.

"Marsya, sebelum kamu berangkat jangan lupa kamu beres kan dulu meja makan dan cuci semua piring nya terlebih dahulu!" Bu Ana memberi perintah pada menantu nya tersebut.

"Baik bu!" Jawab Marsya patuh.

"Bu, aku berangkat dulu!" Dani pamit pada ibu nya.

Dani tidak sedikit pun menoleh pada Marsya sudah hampir satu minggu ini sikap Dani berubah dingin dan cuek pada Marsya.

"Mas,,,!" Marsya mengingat kan Dani dan dia mengulur kan tangan nya pada suami nya.

Marsya ingin mencium tangan suami nya seperti biasa nya sebelum dia berangkat bekerja, tapi bukan nya menyambut uluran tangan istri nya Dani malah menepis tangan Marsya dengan kasar.

"Minggir, aku bisa telat berangkat bekerja!" Ujar Dani dengan ketus.

"Gak usah menghalangi anak ku mau berangkat bekerja, dia bukan orang susah seperti mu!" Lagi dan lagi Bu Ana mengeluarkan racun dari mulut nya untuk sang menantu.

"Mas, aku minta uang jajan, uang ku udah habis, sekalian aku mau beli lipstik juga!" Bela menadah kan tangan nya pada sang kakak.

Dani mengeluarkan dompet nya, dan dia memberikan 3 lembar uang pecahan seratus ribu pada sang adik.

"Makasih mas!" Bela berkata sambil tersenyum dan langsung menyimpan uang itu di dompet nya.

Setelah itu mereka semua berlalu dari meja makan yang sudah kosong, tidak ada lagi sisa sarapan untuk Marsya. Marsya langsung membereskan bekas sarapan mereka, dia harus menunda sarapan lagi pagi ini. Mungkin dia akan sarapan saat tiba di toko nanti.

Ini bukan lah hal yang pertama kali nya bagi Marsya, setiap hari Marsya hanya di berikan uang sebesar 30 ribu untuk makan mereka berlima di rumah itu. Dani beralasan bahwa Marsya tidak perlu lagi membeli sayur, karena pak Amin memanfaat kan lahan kosong di belakang ruamh mereka untuk berkebun berbagai jenis sayuran.

Pak Amin adalah seorang pensiunan PNS, jadi dia memanfaat kan waktu nya dengan berkebun di halaman belakang rumah saja. Setiap hari Marsya menutupi kekurangan semua nya dengan menggunakan uang pribadi nya, tapi tetap saja dia di anggap tak berguna oleh Bu Ana dan juga anak - anak nya.

"Aku akan sarapan di toko saja!" Guman Marsya sambil mencuci semua piring kotor itu.

Setelah selesai, Marsya langsung mengambil tas selempang lusuh nya. Setelah menyilang kan tas nya, dia bergegas keluar rumah. Dia berjalan kaki menuju ke ujung gang tempat ruamh itu berada.

"Eh, Marsya kok kamu masih bekerja saja, kan suami seorang manager mustahil lah kau kekurangan uang!" Sapa bu Ira, tetangga nya yang paling julid di perumahan ini.

"Iya Marsya, kok kamu masih belajar saja!" Mbak Atun yang sedang menyuapi anak nya makan ikut berkomentar.

"Biasa lah ibu - ibu, kan Marsya itu menantu yang boros. Semua uang gaji nya Dani di habis kan oleh nya, dan sekarang dia sok - sok an mau bekerja padahal cuma mau bebas aja keluyuran!" Tiba - tiba bu Ana sudah berdiri di halaman rumah nya dan ikut menjelek - jelek kan menantu nya.

Marsya hanya diam, dia malas berdebat dengan ibu mertua nya. Dia lebih menuli kan telinga nya, dari pada harus mengotori lidah nya untuk melawan ibu mertua nya.

"Masa sih bu Ana, aku gak percaya kalau Marsya begitu. Lihat saja pakaian nya kumal begitu, gak mungkin dia menghabis kan uang nya Dani!" Bu Ira masih setengah tidak percaya dengan ucapan bu Ana.

"Dia gak beli pakaian aja, tapi semua uang nya Dani di kirim kan oleh Marsya pada orang tua nya di kampung!" Kembai bu Ana mengarang cerita bohong tentang menantu nya.

"Oh begitu ya, saya tidak menyangka bahwa si Marsya seperti itu, tampang nya aja yang lugu dan polos!" Bu Ira tampak mulai percaya dengan ucapan bu Ana.

"Jangan percaya dengan wajah polos nya bu!" Kembali bu Ana menjelek kan menantu nya.

Padahal tanpa bu Ana sadari bahwa orang tua Marsya tinggal di kota ini, bukan di kampung seperti yang dia katakan pada para tetangga nya.

Marsya tiba di ujung gang, dan di depan sana sudah menunggu mobil mewah yang menjemput nya.

"Ke rumah dulu pak!" Marsya memberi perintah pada pak Beni, supir pribadi yang menjemput nya.

"Baik non!" Jawab pak Beni patuh dan mulai menjalan kan mobil nya.

Marsya mampir dulu di rumah nya yang dia beli sebelum dia menikah dengan Dani dulu, dan Dani tidak pernah tahu bahwa istri nya memiliki rumah sendiri.

1
Masha 235
ap aku aj ya..yg ngrasa gini....kok eksekusinya berasa lama,,,2 curut&klrganya kpn diringkus..?
Siti Masitoh: pdhl bukti perselingkuhan dikantor udh jelas bngt
total 2 replies
I Love you,
OMG bakal kebongkar semua ni 😁😁😡😤🤣🤣🤣
sri hastuti
lanjut thor,jd gak sabar ,waktu marsya buka indentitasnya ,😄😄💪💪, ditunggu 🙏
I Love you,
astaga kenapa kau Dani?😤
I Love you,
ART🤣🤣 o...my...my🤣🤣🤣🤣 pungguk merindukan bulan😁😁😁
I Love you,
habis lah kau Dani 🤣 siapa2 saja kaaaau plakor sama kel toksis😤😤
I Love you,
😁😁😁😁😁😁
I Love you,
ngapain sedih laki2 bejat kayak gitu di tangisih amit😤😡
I Love you,
kok bisah ya Thor Kel sendiri ga tau iparnya adik nya Brati....oh ..ngerti aku menika tanpa res tu ortu ya😁😁😁🙏
I Love you,
is is is is. 😡 benalu😤
Allea
menikahnya jgn lama2 thor kelamaan balas dendamnya😅
Siti Masitoh: hooh..KLO kelamaan hilang greget nya
total 1 replies
sri hastuti
sdh gak sabar, kel Dani kejang2 tau Marsya tdk spt yg mereka pikirkan 😡😡
Wanita Aries
lahh malah dijadiin tumbal lg si marsya
Wanita Aries
cocok dah sama2 matre
Wanita Aries
mantap marsya
Wanita Aries
dasar mertua medit
Wanita Aries
mantap marsya lawan aj mereka
Wanita Aries
hadehh dani gk tau diri
Wanita Aries
mampir semoga gk monoton san membosankan
Allea
ya ya ya silakan kalian menghalu 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!