NovelToon NovelToon
Bangkitnya Kaisar Dewa

Bangkitnya Kaisar Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rick Tur

Di lima alam kultivasi yang bertingkat — Dunia Fana, Dunia Roh, Dunia Dewa, Dunia Dewa Kuno, hingga Dunia Kekosongan — seorang Kaisar Dewa gagal menembus batas tertinggi dan tubuhnya hancur menjadi debu. Namun jiwanya yang tak pernah mati terlahir kembali ke dunia fana sebagai Ye Hu, anak tertua seorang Marquis yang dicap sampah karena dantian-nya hancur akibat keracunan tiga tahun lalu.

Dengan ingatan ribuan tahun dan pengetahuan alkimia serta teknik kuno yang telah hilang dari dunia, Ye Hu bangkit perlahan. Ia menyembuhkan dantian-nya sendiri, menciptakan pil dengan kemurnian mustahil bagi siapa pun di tingkatnya, dan mengungkap pengkhianatan di dalam keluarganya sendiri —

Ini barulah awal perjalanannya, Selanjutnya dia menemui keturunan dari murid-muridnya sedang menderita di dunia dana ini. Dengan kondisi tubuh yang terbatas, Ye Hu berusaha untuk membantu buyut dari murid-muridnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rick Tur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tangan Asyura, Langkah Hantu dan Jiwa Kelam

Ye Hu sudah tenggelam dalam. ruang tungku peracikan di Balai Pelelangan. Pintu kayu tebal itu tertutup rapat, dan cahaya api yang hangat samar menyelinap keluar dari celah-celahnya, disertai aroma harum obat yang kental dan menenangkan. Di dalam ruangan itu, tungku api ungu berdiri diam memancarkan getaran halus, dan kabut energi spiritual berputar mengelilinginya seperti makhluk hidup.

Di depan tungku, Ye Hu menghela napas panjang dan perlahan membuka matanya. Cahaya tajam berkilat sejenak di matanya sebelum meredup kembali menjadi tatapan yang tenang dan dalam. Ia mengulurkan tangan dan dengan hati-hati mengumpulkan hasil peracikannya.

Tiga butir Pil Yinyang tergeletak di dalam kotak batu giok, memancarkan aura seimbang yang lembut, seolah-olah menggabungkan panas dan dingin menjadi satu kesatuan yang harmonis. Di sampingnya tersusun dua belas butir Pil Penguat Tubuh Tingkat Tiga, bulat sempurna dan berkilau dengan cahaya yang pekat. Setiap butir pil itu memiliki tanda emas samar — kemurnian 99 persen, sebuah pencapaian yang akan membuat alkemis tingkat tinggi pun ternganga.

Tanpa menunda, Ye Hu duduk bersila dan mulai berkultivasi. Ia menelan pil penguat tubuh satu per satu. Energi obat yang dahsyat melesat ke seluruh meridian tubuhnya seperti sungai yang menerjang, menempa dan menyempurnakan daging serta tulangnya, membuang kotoran dan memperkuat fondasi. Tubuhnya bergetar, keringat bercucuran deras, namun ekspresinya tetap tenang tanpa sedikit pun kehilangan kendali.

Enam butir pil telah habis ditelan ketika penghalang di depannya akhirnya pecah.

Mortal Realm | Tingkat: Qi Condensation — Layer 4

Ye Hu mengembuskan napas panjang, merasakan kekuatan yang jauh lebih besar mengalir di setiap sudut tubuhnya. Ia menatap sisa enam butir pil di atas meja. Masih ada enam butir… namun itu tidak cukup untuk menembus ke tingkat berikutnya. Untuk naik lagi, aku butuh setidaknya dua puluh butir pil tingkat tiga karena kultivasi chaos ini memang boroa, dan bahan-bahanku sudah habis. Menunggu bahan baru akan memakan waktu lama. Wan Tung sudah cukup baik telah memberikan semua bahannya.

Ia merenung dalam. Aku harus mencari cara untuk tumbuh lebih cepat. Xuan Ling adalah ahli pedang, dan jalannya sangat berbeda dengan Teknik Chaos yang kugunakan sekarang. Jika ingin maju pesat, aku harus menemukan artefak kuno untuk menyerap energinya, atau mengalahkan musuh yang kuat untuk mengambil kekuatan mereka. Selama aku masih lemah, nyawaku terus terancam setiap detik.

Kerutan halus muncul di dahinya. Selama ini aku hanya mengandalkan kekuatan Teknik Chaos, tapi aku belum pernah mempelajari teknik bela diri maupun teknik gerakan yang sesungguhnya. Musuhku sudah mencapai tingkat Foundation Establishment. Jika Si Tudung tidak ada, aku pasti sudah mati. Aku tidak bisa bergantung padanya selamanya.

Ye Hu memejamkan mata, menyelam ke dalam lautan jiwanya yang luas. Di sana, di tengah samudra kesadaran, ribuan prasasti kuno melayang di udara — seluruh pengetahuan dan pengalaman Xuan Ling, Kaisar Dewa yang pernah berdiri di puncak dunia.

Teknik Chaos memiliki kemampuan memanipulasi ruang… tapi kemampuan itu baru akan terbuka saat aku mencapai tingkat Foundation Establishment, atau memiliki tubuh chaos asli. ketika jiwaku sudah cukup kuat untuk menanggung beban kekuatan itu.

Ia memindai prasasti-prasasti itu satu per satu, mencari teknik yang sejalan dengan jalurnya — jalan yang menekankan kekuatan jiwa, penyerapan, dan kekuatan yang tidak lazim.

Ini… dan ini.

Ia memilih tiga teknik untuk mulai dipelajari dan dilatih:

- Tangan Emas Asyura — teknik serangan yang menyalurkan energi Chaos ke dalam telapak tangan, mampu menghancurkan pertahanan terkuat sekalipun.

- Langkah Hantu — teknik pergerakan yang memungkinkan penggunanya bergerak secepat kilat bagaikan bayangan yang lenyap, sangat berguna untuk menghindari serangan maupun melarikan diri.

- Penguat Jiwa Kelam — teknik pertahanan jiwa yang membentengi lautan kesadaran dari serangan mental, sihir, dan kutukan, juga membangkitkan kekuatan jiwanya.

Semua ini baru berada di tingkat dasar sekarang, pikirnya. Tapi mereka akan tumbuh semakin kuat seiring dengan kekuatanku. Ketiganya bukanlah jalan lurus yang ditempuh oleh para kultivator biasa… melainkan jalan yang paling cocok dengan Teknik Chaos. Mereka adalah apa yang kubutuhkan untuk bertahan hidup.

Dua hari berlalu tanpa terasa. Kekuatan jiwa Ye Hu tumbuh pesat, hingga kini ia mampu menggunakan teknik pengiriman pesan suara rahasia — kemampuan yang biasanya baru bisa digunakan oleh mereka yang sudah mencapai tingkat Foundation Establishment.

Ketika ia melangkah keluar dari ruangan, Mu Yan sudah menunggu di depan pintu. Matanya bersinar tulus menyambutnya.

"Selamat, Adik Ye Hu," ucapnya dengan senyum hangat. "Beberapa hari yang lalu Adik masih berada di Qi Condensation Layer 2, dan sekarang sudah mencapai Layer 4! Kemajuan Adik sungguh tidak masuk akal." Ia menambahkan pelan, "Adipati Wu Ling datang berkunjung setiap hari menanyakan kabar Adik. Kurasa beliau tidak sabar menunggu Pil Yinyang itu."

Ye Hu mengangguk dan menyerahkan kotak batu giok berisi pil itu. "Ini tiga butir Pil Yinyang. Satu butir untuk Adipati sesuai janji, dan dua butir sisanya boleh Kakak lelang."

Mu Yan membuka kotak itu, dan napasnya tertahan. Ia mendongak menatap Ye Hu dengan takjub. "Kemurnian sembilan puluh sembilan persen… semuanya begitu! Roh leluhur yang membimbingmu sungguh memiliki ilmu peracikan yang luar biasa!"

Ia segera menyusun ekspresinya menjadi lebih serius. "Dua hari lalu aku juga menerima pesan peringatan dari Tuan Wan Tung. Aku sudah mengirim pengawal untuk menjaga Toko Obat Sumber Kehidupan agar tidak ada hal buruk yang menimpanya."

"Terima kasih, Kak Mu Yan," ucap Ye Hu tulus. "Kakak bertindak sangat cepat." Wajahnya menjadi serius. "Ada kekuatan besar yang bergerak di Kota Awan ini, dan kekuatannya jauh melampaui apa yang dimiliki Adipati. Mereka yang menyerangku adalah anggota Bayangan Malam… dan orang yang mengancam Tuan Wan Tung pasti berasal dari organisasi yang sama."

Mu Yan mengangguk berat. "Bayangan Malam bukan sekadar kelompok pembunuh biasa. Mereka memiliki mata-mata di setiap kota, menyusup ke dalam setiap lapisan masyarakat. Bahkan anggota bawahannya pun tidak tahu siapa pemimpin tertinggi mereka. Mereka adalah bayangan yang menyelimuti seluruh kerajaan."

Ye Hu menatap lurus ke depan, matanya tajam. "Jika mereka sudah sedalam itu… maka ada anggota Bayangan Malam di dalam keluargaku sendiri. Orang yang menginginkan kematianku."

"Kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan itu," sahut Mu Yan pelan. "Dan satu hal lagi — Pelelangan Besar akan diadakan dua hari lagi. Banyak orang kuat dan bangsawan dari seluruh wilayah akan hadir."

"Kalau begitu, aku meminta satu hal lagi," kata Ye Hu. "Izinkan aku bermeditasi dan berlatih sampai saat pelelangan tiba. Aku akan keluar dari ruangan ini saat waktunya sudah tiba."

"Tentu saja," Mu Yan membungkuk penuh hormat. "Istirahatlah dan latihlah dirimu dengan tenang. Kami akan memanggilmu saat pelelangan dimulai."

Ye Hu berbalik kembali masuk ke dalam ruangan, dan pintu kayu itu tertutup rapat di belakangnya. Di dalam hatinya, ia tahu — dua hari lagi, saat pelelangan dimulai, seluruh Kota Awan akan mengetahui namanya. Bayangan-bayangan itu mengawasinya? Biarkan mereka mengawasi. Ia bukan lagi Ye Hu yang lemah dan tak berdaya. Ia adalah Xuan Ling, dan ia telah kembali.

Sementara itu di tempat tersembunyi di kota Awan, Seorang bertopeng menggunakan formasi dan batu roh untuk komunikasi jarak jauh.

Pria bertopeng itu adalah Ketua Cabang Kota Awan organisasi Bayangan Malam.

Diatas formasi, muncul pria tua berkerudung pengurus dari Bayangan Malam Pusat.

"Ketua Cabang Cang, Apa yang hendak kau laporkan? " Seru Pria tua dari cahaya.

"Salam Tetua, Maaf saya mengganggu, Liu Mei dan Adiknya telah merencanakan pembunuhan terhadap Ye Hu tanpa perintah, anak yang pernah di racun dulu namun tidak mati. " Ketua Cabang Kota awan berkata hati-hati karena tidak ingin terkena imbasnya atas perbuatan Liu Bersaudara ini. "Adiknya Liu Mei sudah saya tahan untuk saat ini sambil menunggu perintah. "

"Aku tahu tentang anak itu. Anak dari Marquis Ye, namun bukan anak kandung, dimana seorang ahli telah menitipkannya. " Sahut si tua di balik layar cahaya.

"Benar, tuanku. "

"Baik. Akan segera saya laporkan kepada Ketua Bayangan Malam. "

 

1
Nanik S
Chu Hua sangat licik
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ...........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ...........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ........
Nanik S
Chu Hua juga bengis dan kejam
Nanik S
Menuju jalan didepan yang yak terbatas
Nanik S
Ye Ba... dan seluruh keluarga harus mengetahui
Nanik S
Apakah Pemuda tampan itu Ayah Xuan Ling
BOIEL-POINT .........
very very very niCe Thor ...........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
Nanik S
Kesepakatan yang bmenguntungkan
Nanik S
Ambil saja sekalian lempenganya
Nanik S
Rhu Shun ketua bayangan malam
Nanik S
Keren dan keren ... apakah bisa didapat lempenganya
Nanik S
Sebenarnya Ye Hu anak siapa
Nanik S
Banyak sekali musuhnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!