novel ini menceritakan tentang seseorang CEO tampan yang mabuk , dan memasuki kamar di salah satu hotelnya dan ternyata kamar tersebut sudah di isi oleh karyawannya sendiri .
dimalam itu membuat gadis tersebut harus kehilangan apa yang selalu dijaganya dan akan diberikan kepada suaminya kelak , namun Nasik sudah jadi bubur
hingga empat tahun mereka dipertemukan kembali tapi CEO tersebut tidak mengenali wanita yang perna di perkosanya hingga melahirkan anak kembarnya,, tetapi wanita tersebut pura pura tidak mengenali pria yang mengambil kesuciannya tersebut
sampai akhirnya kedua anaknya bertemu dengan CEO di taman permainan
apakah yang akan terjadi
mungkin kh mereka bisa bersatu kembali atau malah sebaliknya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thalib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bertemu masa lalu
sambil menghisap rokoknya Aidil trus menatap taman bermain tersebut yang mulai ramai karena hari sudah sore hari
" mana om yang kemarin kasih duit " tanya Yuli
" icu unda ( itu bunda ) "tunjuk nya pada laki laki yang duduk memakai kacamata hitam dan topi
" ayok kita kesana " ucap Yuli melangkahkan kakinya menggandeng kedua anaknya .
" permisi tuan ,apa benar tuan yang memberikan uang kepada anak anak saya kemarin , saya mau mengembalikan uang yang telah tuan berikan kepada anak saya " ucap Yuli sopan
mata Aidil membulat sempurna seketika melihat perempuan yang didepannya
" bukankah dia yang merobek cek yang kuberikan dulu ,dan sepertinya dia yang aku rebut keperawanannya dulu " gumam Aidil
"tuan ini mohon diambil " ucap Yuli memberikan uang seratus ribu ke arah Aidil
" tuan , tuan " panggil Yuli yang tidak mendapat respon dari orang tersebut .
" gak perlu " ucap singkat Aidil tapi masih menatap wajah Yuli
" wah aca ata om ail ebat "( wah kacamata om Aidil hebat ) ucap Alfi naik ke kursi dan mencabut kacamata Aidil dan memakainya ,sedangkan kakaknya mengambil tapi yang dikenakan Aidil
" ka_ ka _ mu " ucap Yuli gugup
Yuli langsung menarik tangan anak anaknya pergi meninggalkan Aidil dengan meneteskan air matanya , sedangkan anak anaknya hanya bisa pasrah ditarik
" unda elap " ( bunda gelap ) teriak Alfi yang masih memakai kaca mata tapi dihiraukan oleh bundanya "
" Opi om ail alum " ( topi om Aidil harum ) ucap sang kakak
sesampainya di rumah Aliya langsung masuk ke kamar meninggalkan putranya di ruang tamu
" Kenapa saat aku sudah menerima kenyataan ini ,dia kembali lagi " gumam yuli meneteskan air matanya.
" apa aku harus pergi dari sini ,dia mungkin sudah mengetahui tentang aku dan anak anakku , aku tidak mau dia mengambil mereka " lanjut Yuli.
tokk
tokk
tokk
dengan berlomba sang kembar berlari ke arah pintu
" yey adek uluan haha
( yey Adek duluan haha ) "ucap Alfi bangga
cek lek
" hai ponakan aunty , lagi ngapain " tanya Siska melangkahkan kakinya masuk ke ruang tamu sambil menggandeng kembar
" ain onti ( main aunty ) jawab Alfa
" ohh main , bunda kalian mana , aunty bawa makanan ni buat persiapan makan malam " ucap Siska
" unda Agi angic i amal ( bunda lagi nangis di kamar ) jawab Alfa yang masih memakai topi "
" loh kok nangis , memangnya ponakan aunty ini buat masalah apa lagi ?? tanya Siska penasaran sambil mengelus kepala Alfi
" unda angic ala ala etemu om adil ( bunda nangis gara gara ketemu om Aidil )" jawab Alfi
" hah om adil siapa ?? tanya lagi Siska
" om adil yang Aci uit emalin , tluc unda au embalin uitnya ke om adil api unda angic PAC udah etemu ".
( om Aidil yang kasih duit kemarin , trus bunda mau kembalikan duitnya ke om Aidil tapi bunda nangis pas udah ketemu ) ".jawab Alfa
" ini Opi Ama aca ata om adil " ( ini topi sama kacamata om Aidil ) lanjut Alfi
Siska yang melihat topi tersebut melihat ada lambang di bagian depan membuat Siska sangat kaget
" ini kan lambang perusahaan papi yang sekarang di jalankan oleh Aidil , dan topi ini cuma untuk Presdir dan keluarganya saja " gumam Siska
" maksud kalian itu om Aidil ?? tanya Siska kepada sang kembar dan diangguki oleh keduanya"
" sudah kuduga ada yang gak beres " lanjut gumam Siska "
Siska berdiri dan melangkahkan kakinya menuju ke arah kamar Yuli
tok
tok
tok
" Yul kamu Nggak papa kan ? tanya Siska dari balik pintu . Yuli yang mendengar suara Siska langsung menghapus air matanya
" Yul ,apa boleh aku masuk ?? ucap lagi Siska dari luar
" masuk Siska ,pintunya gak dikunci kok " jawab Yuli dari dalam
cek lek
dengan melangkahkan kakinya Siska menuju ke tempat tidur Yuli dan ikut duduk di samping Yuli
" Yuli kamu habis nangis ya ?? tanya Siska yang sudah tau tapi sengaja basa basi
" gak kok , tadi aku kelilipan " jawab Yuli berbohong dengan senyuman dipaksakan
" Yul Yul , masih saja kamu bohong , anak anakmu sudah cerita sama aku Yul " ucap siska
seketika air mata Yuli yang ditahannya langsung mengalir kembali
" Yuli sebenarnya ada apa ini ?? tanya Siska penasaran "
" dia kembali mau mengambil anakku hiks hiks ? jawab Yuli
" dia siapa ?? tanya lagi siska
" maaf aku tidak bisa cerita sama kamu ?? jawab Yuli
" Yuli , aku sudah tau dari anak anak mu kalau kamu habis ketemu adik ku kan , setelah bertemu kamu nangis , dan itu pasti ada hubungannya dengan keluarga kecilmu " ucap Siska sambil mengelus punggung Yuli.