NovelToon NovelToon
Hush, My Love

Hush, My Love

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata dunia, Michael Brown atau Kay adalah pewaris tunggal Brown Group yang angkuh dan bad boy penggila balap liar. Namun, di balik gelar playboy palsunya, Kay menyimpan rahasia: ia telah lama memperhatikan Paris Desmon, gadis pendiam yang menjadi satu-satunya ketenangan di tengah kepalsuan sekolah elit mereka.
Dunia Kay terguncang saat ia mengetahui bahwa sahabatnya, Luciano Russo, menjadikan Paris sebagai objek eksperimen emosional demi memuaskan rasa penasaran liar Max. Kay terpaksa menyaksikan dari bayang-bayang saat Luciano berbohong telah meniduri Paris hanya demi gengsi, sementara Paris sendiri tetap tulus mencintai Luciano tanpa tahu dirinya sedang dipermainkan.
Terjebak dalam kode etik persahabatan dan rasa sesak melihat gadis yang ia kagumi dirusak secara mental, Kay menghadapi pilihan sulit: Tetap diam sebagai penonton yang dingin, atau menghancurkan reputasi "Tiga Pilar" demi menyelamatkan Paris dari kehancuran yang direncanakan sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#13

Griya tawang di Soho itu kini terasa seperti museum yang dingin. Begitu Kay melangkah masuk kembali setelah mengantar Paris, kesunyian menyambutnya dengan taring yang tajam.

Max sudah pergi—mungkin ke salah satu kelab malam miliknya atau kembali ke kemewahan mansion keluarganya yang memuakkan. Luciano pun tampaknya sudah pulang ke Upper East Side, meninggalkan aroma parfum sandalwood-nya yang masih samar tertinggal di udara.

Kay tidak langsung menuju kamarnya sendiri. Kakinya, seolah memiliki kehendak sendiri, melangkah perlahan menuju kamar tamu. Pintu kayu mahoni itu masih sedikit terbuka, sisa dari kepanikan Luciano saat menarik Paris masuk tadi.

Kay mendorong pintu itu. Ia menyalakan lampu temaram, menerangi ruangan yang tertata terlalu rapi untuk sebuah tempat yang (menurut pikirannya) baru saja menjadi saksi bisu penghancuran kesucian seseorang. Kay duduk di tepi ranjang, tepat di posisi yang sama dengan tempat Paris duduk tadi.

Matanya menyapu setiap sudut ruangan. Ia mencari sesuatu—mungkin bantal yang berantakan, bekas gesekan di atas selimut abu-abu itu, atau apa pun yang bisa membuktikan kebohongan yang ia percayai. Namun, tidak ada yang aneh. Semuanya tampak statis. Kamar ini tetap terlihat seperti pajangan katalog interior kelas atas.

"Perasaan apa ini?" gumam Kay pelan, suaranya parau dan terdengar asing di telinganya sendiri.

Ia menyisir rambutnya dengan kasar, merasakan denyut di pelipisnya. Sebagai pewaris Brown Group, ia dilatih untuk tidak membuang waktu pada hal-hal yang tidak memberikan profit. Tapi malam ini, ia telah membuang dua jam untuk memikirkan seorang gadis yang bahkan tidak menyukai keberadaannya.

"Kenapa aku harus peduli? Kenapa aku harus memikirkannya sampai sesak seperti ini?" Kay bertanya pada dinding-dinding yang membisu. "Dia juga menikmatinya. Dia bahagia dengan cinta bohong Luciano. Dia merasa menjadi gadis paling beruntung karena dilirik oleh sang jenius itu."

Kay tertawa getir, tawa yang terdengar sangat hampa. "Untuk apa aku melakukan hal bodoh seperti tadi? Membeli obat itu, menghinanya agar dia waspada... aku bertingkah seperti pahlawan kesiangan yang dibenci oleh orang yang ingin kuselamatkan."

Ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang itu, menatap langit-langit yang tinggi. "Apa seperti ini rasanya jatuh cinta?"

Pertanyaan itu membuatnya merinding. Jatuh cinta bukanlah rencana bisnisnya. Jatuh cinta tidak ada dalam jadwal balap liarnya. Namun, kenyataan bahwa wajah Paris terus muncul di benaknya—saat gadis itu tertunduk malu, saat dia menatap Luciano dengan penuh puja, hingga tatapan benci di dalam mobil tadi—membuat Kay menyadari satu hal: ia sedang sekarat karena obsesi yang ia sebut sebagai kepedulian.

Kau akan memikirkannya berulang kali dalam sehari. Kau akan merasa marah saat dia tersenyum pada orang lain, dan kau akan merasa lebih marah lagi saat tahu dia sedang diperdaya.

Kay mendadak bangkit. Ia tidak tahan berlama-lama di dalam ruangan yang terasa seperti kuburan emosi itu. Ia melangkah keluar, menyambar ponselnya di atas meja marmer, dan segera menekan sebuah nama di daftar kontaknya.

Nada sambung tidak berlangsung lama sebelum suara riang Max terdengar di seberang sana.

"Oh, kawan! Ada apa? Kau merindukanku secepat ini?" suara Max terdengar diiringi musik klasik di latar belakang—dia pasti sudah berada di kediamannya yang mewah.

"Max, kau di mana?" tanya Kay tanpa basa-basi.

"Aku di mansion-ku, sedang menikmati wine sisa pesta. Kenapa? Suaramu terdengar seperti orang yang baru saja kehilangan ribuan saham."

Kay menarik napas panjang, mencoba menekan amarahnya. "Kau... saat kau di sini tadi, apa kau melihat sesuatu yang tertinggal? Sesuatu yang... berserakan?"

Hening sejenak di seberang sana, sebelum tawa Max meledak. Tawa yang terdengar sangat menjengkelkan. "Maksudmu apa? Apa kau menemukan pengaman berserakan di kamar tamumu, Kay? Ahahaha! Kau benar-benar ingin tahu detailnya, ya?"

"Kau gila, Max! Aku hanya bertanya!" sentak Kay, wajahnya memanas.

"Aku tidak melihat apa-apa, Kay. Aku terlalu sibuk dengan mie instan-ku tadi. Tapi kalau kau mau, aku bisa menelepon Luciano dan menanyakan apakah dia membuang 'sampahnya' dengan benar di apartemenmu. Dia itu teliti, Kay. Kau tahu itu."

Tut.

Kay mematikan telepon itu dengan kasar sebelum Max sempat menyelesaikan kalimat cabulnya. Ia melempar ponselnya ke sofa, merasa jijik pada dirinya sendiri karena telah menanyakan hal itu. Pikirannya benar-benar sudah diracuni oleh kegilaan Max dan manipulasi Luciano.

Kay berdiri di dekat jendela, menatap jalanan Soho yang kini mulai diguyur hujan tipis. Pikirannya kini beralih pada sahabatnya, sang pilar utama, Luciano Russo.

"Si kutu buku itu... si jenius itu... sampai kapan dia akan merasa penasaran?" gumam Kay.

Ia membayangkan Luciano yang selalu haus akan data dan jawaban. Apakah Luciano akan berhenti setelah ia merasa "paham" tentang tubuh Paris? Ataukah Luciano akan terus melangkah lebih jauh, merusak lapisan demi lapisan kepolosan gadis itu hingga tidak ada yang tersisa selain raga yang kosong?

"Oh tidak, pikiran apa lagi ini," Kay memijat pangkal hidungnya.

Ada ketakutan yang merayap di hati Kay. Ia takut Luciano benar-benar tidak akan pernah mencintai Paris. Ia takut Luciano hanya sedang memecahkan persamaan matematika yang menggunakan hati manusia sebagai variabelnya. Dan yang paling ia takuti adalah... saat Luciano selesai dengan eksperimennya, Paris akan hancur begitu parah hingga tidak ada seorang pun yang bisa memperbaikinya. Termasuk dirinya.

Kay menyadari bahwa ia terjebak dalam posisi yang paling menyakitkan: menjadi satu-satunya orang yang tahu bahwa sebuah tragedi sedang terjadi, namun tidak bisa melakukan apa pun karena ia sendiri mencintai salah satu karakternya.

Malam itu, Kay tidak bisa tidur. Ia duduk di sofa, menatap pintu kamar tamu yang masih terbuka sedikit, memikirkan bagaimana cara melindungi seorang gadis yang justru menganggapnya sebagai musuh.

Di luar, New York terus bergerak, tidak peduli pada hati seorang pewaris tahta yang sedang hancur karena seorang gadis pendiam di barisan tengah kelas sejarah.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Pria Sejati hrs sperti ini, cukup 1, Selamanya 👍👍👍
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yeee, Akhirx, Resmi Smua, Bareng 🥳🥳🥳
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Ikut happy utk 2 pasangan ini ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Skrng, Mreka berdua, manis mlulu, auto diabetes ini 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kini saatnya Arthur yg berjuang utk Cinta ny 🙈🙈🙈
ros 🍂: Nah benar Kak 🤭😍
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kn adem klo liat gini ❤️🤗😘 ... Apa otw dresmikn aja y, biar gk kburu 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Mommy Paris, itu Putra mu udh 'nakal' 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘 ... Lnjt Arthur 🤭👍🥳
total 6 replies
Sany Indah
berharap Paris sama Kay meski bermulut pedas tp cintanya ke Paris tulus
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi licik demi honey, gk pa² deh 🤭🤭🤭
ros 🍂: Hahaha🤣🥰
total 3 replies
winpar
sdih bgt kisah mereka😥
winpar
Thor ceritanya bikin mewekkkk😥😥
lnjut Thor yg bnyk yh 🥰😍
ros 🍂: Ashiaapp 🤭🥰
total 1 replies
Sany Indah
ceritanya menarik
ros 🍂: ma'aciww 🥰
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Klo Jodoh, pasti ada jalan ny 😔😔😔
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
winpar
akhirnya nana bertemu jg 🥰😍
winpar
thot knp hri ini upnya dikit bgt. pdhl ceritanya seru bgt?
ros 🍂: Maaf ya kak, Sedang kurang sehat, hehehe🙏
total 1 replies
winpar
smngt thorrrr💪💪💪💪 ceritamu selalu bgus
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
waw bgmnakh klnjutanya????
winpar
selalu happy akhir ceritanya 😍🥰
ros 🍂: iya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya bgus bangettt😍🥰
ros 🍂: ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
mkin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!