NovelToon NovelToon
Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)

Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romantis / Cintapertama
Popularitas:48k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Tiga tahun mengabdi sebagai seorang istri yang patuh dan di jadikan pengasuh anaknya. Marissa akhirnya menyerah setelah tahu dia di khianati. Bahkan putra sambung yang dia rawat selama ini tak lagi memihaknya.

Marissa marah, Dia yang seorang artis terkenal takkan akan diam dan akan balas semuanya.

Di sisi lain, Mendengar kakak angkat sekaligus wanita yang di cintainya terkhianati. Tentu saja Dylan murka. Pria itu takkan pernah mengampuni siapapun yang berani menyakiti Marissa, Wanita yang sejak dulu diam-diam ia sukai.
•••••
"Kau mencintaiku? Aku kakak mu..." Marissa Nugroho

" Kita sudah menjadi pasangan kakak beradik, Apa salahnya kita menjadi pasangan suami istri..." Dylan Sean Abraham.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nama Yang Buruk

Jika pada saat itu Gilang dan Lula hanya di beri peringatan, Tapi tidak pada hari ini. Surat panggilan terhadap Gilang dan Lula setelah dua hari mereka berada di rumah memulihkan lukanya telah sampai di tangan mereka.

Pagi ini Gilang sudah siap dengan pakaiannya yang sudah rapi. Gilang berjalan menuju ke arah dapur hendak sarapan.

Selama Icha pergi, Rumah kelihatan sangat sepi sekali. Tak ada yang mengurus Kenan dengan baik, Sarapan pun terkadang tidak sesuai dengan keinginan lidah.

Padahal dulu saat Icha masih tinggal dirumah itu. Semua keperluan Icha yang mengurusnya, Pagi-pagi sekali wanita cantik itu sudah memasak untuk keluarga. Meski katanya Icha adalah seorang artis yang terkenal tapi Icha mampu menjadi istri dan ibu yang baik.

"Pa, Kita sarapan apa hari ini? Kenapa tidak ada makanan sama sekali? Lalu Bibi kemana?" Tanya Kenan. Bocah itu juga baru saja masuk ke ruang makan dan ternyata tak ada sarapan disana.

"Bibi sedang pulang kampung.. Suaminya sakit.. Jadi untuk sementara waktu kita sarapan buat sendiri dulu.." Kata Gilang, Pria itu mulai mengambil roti untuk di bakar.

Hanya itu sarapan yang bisa dia buat. Karena Gilang memang tidak bisa memasak sama sekali. Dulu ketika Mama kenan masih hidup, Wanita itu yang memasak. Setelah mendiang istrinya tiada, Barulah dia pamit pergi ke ibu kota karena dia di terima melamar dosen disana.

Disana pun Gilang tidak memasak karena pria itu memakai jasa ART. Maklum, Dia seorang dosen yang kadang selalu sibuk sekali.

"Sekarang kita sarapan roti bakar dulu.." Gilang meletakkan piring di hadapan putranya. Bocah itu hanya diam menatap roti bakat yang sedikit gosong itu.

Karena rasa laparnya, Kenan mulai memakan roti bakar buatan Papanya.

"Rotinya pahit pa.. Gak enak..." Gilang memejamkan matanya dengan kedua tangan yang terkepal.

"Papa mohon jangan jadi anak manja Kenan.. Papa gak bisa masak. Mau pesan ini waktunya sudah mepet.. Udah, Kalau rotinya tidak enak tidak udah di makan. Ini Papa kasih uang saku lebih, Kamu beli sarapan disekolah.." Kenan mengangguk dengan wajah lesu. Bocah itupun pergi ke sekolah bersama para teman-temannya menaiki bus khusus dari sekolah.

Seperginya Kenan. Gilang menggusar rambutnya dengan kasar. Semenjak Icha pergi rumah jadi berantakan sekali. Jika ada Bibi masih untung ada yang bekerja membersihkan rumah ini tapi sekarang wanita itu pulang kampung dengan alasan suaminya sakit parah.

Entah akan kembali lagi atau tidak yang jelas hari ini Gilang sangat pusing sekali.

"Huuuffft.. " Gilang segera berdiri dan bersiap untuk berangkat ke kampus. Entah apa yang akan terjadi setelah ini dia tak tahu.

Gilang masuk ke dalam mobil. Pria itu tidak langsung berangkat dan masih bersandar di sana. Gilang memikirkan nasib pernikahannya yang mungkin sudah tak bisa di selamatkan lagi.

Tapi bukankah itu Gilang inginkan. Jadi sekarang dia bebas bukan? Jangan salahkan Icha dalam hal ini, Seharusnya Gilang berterima kasih karena Icha telah mengabulkan keinginannya. Tapi jangan berterima kasih tentang perceraian saja, Jasa Dimas yang membantu menyekolahkannya lewat ibunya juga jangan lupa.

Hutang-hutang Ibu Gilang juga tidak akan lunas kalau bukan Dimas yang bantu. Dimas memang bukan orang baik, Dia sempat mengabaikan istrinya semasa Marissa masih hidup. Tapi bukan berarti dia tak punya dia tak punya perasaan.

...****************...

Gilang baru saja sampai di universitas tempat dia mengajar selama ini. Baru saja turun dari kendaraan roda empatnya, Gilang langsung di sambut dengan tatapan yang tak mengenakan dari para mahasiswa/Siswi yang kuliah disana.

Kabar tentang perselingkuhannya dengan Lula sudah tersebar. Terutama Video Arumi yang menghajar Lula secara terang-terangan pun bukannya mendapatkan hujatan tapi justru sebaliknya malah mendapatkan pujian.

Kedatangan Lula dirumah Gilang membuat kabar perselingkuhan tersebut semakin mencuat. Kalau mereka memang tidak punya hubungan untuk apa Lula ke rumah Gilang.

"Artis secantik Marissa Nugroho aja di khianati, Apalagi kita yang kayak remahan rengginang ini.." Ucap salah satu dari mereka.

"Iya, Kurang apalagi sih.. Cantik punya, Harta juga punya, Segalanya punya.. Apa yang kurang coba..

"Kurang satu..

"Apa?

"Kurang gatal.. Pelakor gak butuh cantik kan guys.. Tapi yang paling penting ialah Gatal dan gak punya hanya diri.. Udah itu aja cukup kok..

"Kalau itu pe-lacur gue masih maklum ya.. Ini dosen loh.. Dosen itu kalo dipikir secara logika tuh IQ kepintarannya ada di atas rata-rata. Tapi setelah mereka kayak gitu.. Gue jadi mikir dua kali deh..

"Ya kan otaknya emang pintar guys.. Saking pintarnya, Pintar rebut laki orang...

"Hahahaha..." Gilang mengepalkan tangannya. Dia yang biasa di hormati sekarang hormat itu sudah tak ada lagi. Pria itu mempercepat langkahnya agar segera sampai di ruangan dimana saat ini dia di panggil.

Tak lama, Lula pun juga datang. Wanita itu memakai masker agar wajahnya sedikit tertutup. Tapi tetap saja, Mau di tutup bagaimana namanya sudah terlanjur buruk di mata para mahasiswa dan mahasiswi disana.

"Dari awal gue emang gak suka sama tuh dosen.. Dari wajahnya aja udah keliatan kalau dia tuh seorang pelakor.."

"Dih, Otak sama kelakuannya gak sama.. Dosen pintar tapi sayangnya suka ngang-kang di depan laki orang.." Lula seolah ingin menangis. Niatnya merebut Gilang dari Icha mungkin saja berhasil dan itu jika berhasil. Namun nama baiknya sebagai seorang dosen akan buruk dan akan selalu di ingat.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Gilang dan Lula duduk dengan bersebelahan. Di ruangan yang cukup tertutup itu ada beberapa dosen senior yang ikut hadir.

"Kalian pasti tahu kan alasan saya memanggil kalian datang kemari..?" Tanya seorang pria yang merupakan ketua yayasan universitas tersebut.

"Tahu pak.." Jawab Gilang dan Lula dengan wajah yang menunduk.

"Baik, Kalau kalian memang tahu apa alasannya itu artinya kalian harus menerima konsekuensinya... " Sang ketua yayasan pun akhirnya memerintahkan Pak rektor untuk memberikan surat pada Gilang dan Lula.

Entah surat apa itu, Yang jelas Gilang yakin kalau itu adalah surat pemberhentiannya.

Gilang dan Lula pun mulai menerima surat tersebut, Mereka membukanya. Dan memang benar, Surat itu adalah surat pemberhentiannya.

Gilang menghela nafas panjang. Kabar tentang perselingkuhannya ini bukan hanya di dengar satu dua orang. Tapi seluruh kota bahkan satu negara ini sudah tahu. Dan juga pastinya seluruh kampus ini tahu.

"Pak, Surat ini tidak benar kan? Saya dan Pak Gilang itu tidak punya hubungan apapun.. Kami hanya berteman seperti dosen lainnya.." Lula merasa tidak terima dengan pemecatan ini. Tapi mau seperti apapun alasannya, Nama baiknya sudah tercoreng. Apalagi yang dia hadapi bukan orang biasa.

"Tapi maaf sebelumnya Bu Lula.. Kami dari pihak yayasan tidak menerima alasan apapun. Seluruh mahasiswa/Siswi di sini juga menginginkan kalian untuk berhenti.. Kabar tentang hubungan kalian itu sudah tersebar. Video kalian berdua pun juga... Mau mengelak apalagi kalian?

"Tapi Pak, Mungkin ini masih bisa di pertimbangkan kan? Saya dan Bu Lula memang tidak punya hubungan apapun.. Kami hanya teman. Dan untuk kami yang makan berdua itu karena putra saya yang ingin.." Gilang juga mencari pembenaran. Jujur dia sangat berat sebenarnya.

"Yang jadi alasannya adalah, Jika hanya ingin membuat senang putra anda, Kenapa harus mengajak Bu Lula? Apa istri anda tidak sanggup menyenangkan putra anda Pak Gilang?"

"E.. Saya.

"Saya tidak menerima alasan apapun.. Surat pemberhentian ini sudah kalian terima. Dan mulai sekarang kalian jangan mengajar disini lagi.. Nama kampus ini ikut tercoreng karena ulah kalian ini... Kalian juga tidak perlu khawatir, Masalah ini tidak akan kami sebarkan, Sehingga tidak akan ada orang yang tahu.."

Lula dan Gilang saling pandang. Mereka pun pasrah akan nasib mereka kali ini..

"Baiklah pak.. Kalau begitu saya permisi.." Ucap Gilang pamit dan berlalu pergi. Begitupun Lula yang ikutan pamit.

"Gilang tunggu Gilang! Gilang!!

"Apalagi Lula!" Sentak pria itu.

"Eum.. Itu, Aku..

"Aku gak ada waktu.. Aku harus pulang sekarang.." Gilang tak peduli dengan Lula yang masih memanggil nya itu.

"Huuuffft! Kenapa bisa kayak. gini sih..." Gumam Lula dengan kesal.

TBC

1
Ariany Sudjana
hahaha mampus kamu Lula, sudah hanya anak pembantu, jadi pelacur murahan dan muka spek topeng monyet 🤣🤣😂😂😄😄 mantap opa Leon, entah apa yang dilihat Gilang, hingga selingkuh sama Lula, yang kelasnya jauh dibawah Icha
Evi alvian
widihhh Icha semakin didepan deh..awas Lula bentar lg kau akan mati kutu
Dew666
🌻🌻🌻
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
saat gilang tau kebenarannya, pasti nyesal setengah mati
Yus Nita
hajar trus si pelakor, jangan kasih ampun.
hancur kan siaoa saja yg pernah menyakiti mu Icha.
Naviah
semoga kejahatan Lula dan neneknya Gilang segera terbongkar, dan ngeliat reaksi Gilang kayak apa setelah tau selama ini dia dikhianati orang terdekatnya, istri dan ibu kandungnya dibunuh orang yang selama ini Gilang percaya👀
Naviah
hadeh ngehalu trus nih Lula 😂
Naviah
typo thor, seharusnya bertemu bukan berhenti 🙏
Les Tary
anak pembantu aja belagu
Naviah
Lula terlalu percaya diri
lanjut thor
Ita rahmawati
masih aja sombong ya si alul 🤦🙄🙄
Ayudya
Lula seharusnya kamu tu sadar diri napa.uda anak orang susah tapi belagak anak orang kaya🤣🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
heh anak pembantu dan juga sekalian pelacur murahan, kamu benar-benar ga idiri yah, kamu itu disuruh berlutut ga mau, ya sudah masukkan saja ke dalam penjara, biar mampus sekalian
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
lanjutkan
Ayudya
hais Lula kamu harus siapkan mental kamu buat hadapi pipi Brian agar ga shock jantung🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Teh Euis Tea
idihhh si lula pede bgt yg ada nanti.km di buat malu karna gilang msu minta maaf dgn berlutut
Les Tary
lanjut thor
Yus Nita
ttinggi x ah rasa ke PD an si Pelakor jalang. blom tau aja dia bakal di hempas kan ke jurang yh plg dlm
Lucy
Lula pelakor kau yg akn berlutut dan memohon bukan memenjarakan icha🤣🤣
Evi alvian
akhirnya Gilang menyerah jg dan memohon pada Icha...huhuuu kaciaannnn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!