NovelToon NovelToon
Ketika Takdir Menjadi Mahram

Ketika Takdir Menjadi Mahram

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Penyesalan Suami / Cinta setelah menikah
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: R²_Chair

Pernikahan memang idealnya lahir dari persiapan, cinta, dan harapan yang matang. Tapi hidup kadang berjalan di luar rencana bahkan lewat jalan yang tak pernah kita bayangkan sama sekali.
Ketika pernikahan terjadi secara mendadak karena sebuah insiden, rasa bahagia dan sakral itu bercampur dengan kaget, takut, bahkan kebingungan.
Apakah pernikahan dadakan bisa membawa kebahagiaan??


Apakah pernikahan tanpa cinta dan saling mengenal lakan berjalan mudah?

yuk ikuti ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R²_Chair, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AA 13

Kehidupan Alyana setelah menikah memang tidak terlalu banyak berubah, ia masih seperti Alyana yang seperti biasanya.Sibuk belajar dan belajar.Apalagi satu minggu lagi ia akan melaksanakan Ujian kenaikan kelas membuat dirinya semakin sibuk.

Beruntung semua pihak keluarga memahami dan memakluminya, sehingga tak ada satu pun yang membahas tentang rumah tangganya.Apalagi hampir dua minggu semenjak kepergiannya ke Sukabumi, Arka belum juga kembali bahkan menghubungi Alyana pun belum pernah.

Alyana yang memang sedang fokus belajar tidak mempermasalahkan itu.Justru mertuanya lah yang sering menelponnya.Alyana yang ramah pun langsung akrab dengan mertuanya.

Kadang Fara duluan yang menghubungi Alyana atau sebaliknya, Alyana duluan yang menanyakan kabar sang mertua yang berakhir obrolan lama keduanya.

Seperti halnya sore ini yang kebetulan Fara menghubungi Alyana terlebih dahulu. "Neng Alya gimana tadi sekolahnya, Nak?"

"Alhamdulillah bunda lancar. "

"Bunda kangen banget sama kamu, gak sabar banget pengen ketemu."

Alyana hanya tersenyum, hampir setiap obrolan pasti saja terselip kalimat seperti ini. "Alya juga kangen sama bunda,walaupun baru bertemu satu kali tapi Alya merasa sudah dekat dengan bunda."

Terdengar helaan nafas berat dari ujung telpon sana. "Sebenarnya bunda pengen kesitu besok, tapi Ayah ada acara dadakan jadi kayanya gagal lagi rencana bunda buat datang kesitu."

Alyana bisa mendengar dengan jelas nada kecewa dan sedih dari Bunda Fara.

"Tidak apa-apa bunda, InsyaAllah jika Allah meridhoi nanti kita pasti bertemu."

"Iya, kamu benar nak. Mudah-mudahan Allah segera memberikan ridho-Nya untuk kita bertemu."

"Oh iya,Nak.Apakah Arka sudah menghubungi mu?" Tanya Bunda Fara tiba-tiba.

Alyana terdiam sesaat, "Belum bun,"

"Ya Allah anak itu,apa sibuk sekali kah sampai-sampai gak ada waktu buat hubungi istrinya."

"Tidak apa-apa bun, mungkin Ka Arka memang sangat sibuk.Kasihan juga kalau Ka Arka di ganggu, nanti kerjaannya gak beres-beres."

"Iya tapi kan kamu istrinya yang wajib di kasih kabar dan juga di tanya kabarnya."

Alyana hanya bisa terdiam, sesungguhnya ia pun bingung dengan hubungan pernikahannya.Namun Alyana tidak ingin membuat rumit keadaan.

"Alya percaya, nanti kalau Ka Arka sudah tidak sibuk lagi pasti bakal hubungi Alya."

"MasyaAllah nak, kamu baik banget.Yang sabar ya menghadapi anak bunda,nanti kalau ada apa-apa kamu langsung hubungi bunda ya sayang."

"Baik bun."

Obrolan keduanya tak sampai di situ, ada beberapa hal kecil yang mereka bahas dan itu membuat Alyana merasa nyaman dan santai.Hingga tak terasa satu jam sudah keduanya mengobrol lewat telpon.

Waktu sudah mulai beranjak sore.Selesai bersih-bersih Alyana langsung turun ke bawah untuk membantu sang Bunda dan neneknya memasak.

"Assalamu'alaikum bun,Mi."

"Wa'alaikumsalam "

"Ibun mau masak apa? " Tanya Alyana pada sang bunda.

"Mau masak pepes ayam, kebetulan Ayah minta di masakin menu itu."

"Kamu mau di masakin apa sayang? " Tanya Bunda Alisya

"Alya pengen makan sama kaya Ayah, bun. Udah lama juga Alya gak makan pepes ayam buatan ibun."

Bunda Alisya tersenyum manis mendengarnya.Memang benar pepes ayam kemangi memanglah makan kesukaan Al dan juga Alyana. Apalagi menu itu dibuat langsung oleh Alisya, membuat keduanya semakin menyukai menu tersebut.

"Alya bantu ya Bun, Mi."

"Memangnya Neng Alya sudah selesai belajarnya?" Tanya Umma Zura.

"Alhamdulillah sudah Mi, makanya Alya turun buat ikut bantu."

Bunda Alisya dan Umma Zura hanya mengangguk saja.

"Oh iya,tentang sekolahmu kedepannya..apa sudah di bicarakan sama suami kamu?" Tanya Bunda Alisya.

"Sudah bun, Ka Arka tidak melarang Alya untuk meneruskan sekolah.Bahkan Ka Arka mendukungnya. "

"Alhamdulillah..syukurlah kalau begitu." Kata Umma Zura. "Umi senang jika kalian sudah membicarakannya.Segala sesuatu itu harus dibicarakan bersama supaya tidak ada yang merasa diabaikan atau dipendam sendir.Bicarakan apapun bersama,ngobrol,sharing.Karena saling mendengar itu sama pentingnya dengan berbicara,bukan hanya ingin dimengerti,tapi juga mau memahami."

"Dalam rumah tangga, jangan biasakan diam dalam masalah. Bicarakan dengan baik, dengarkan dengan hati, dan putuskan bersama karena hubungan yang kuat dibangun dari komunikasi yang jujur.Kamu tau tidak,masalah kecil itu bisa jadi besar kalau tidak dibahas, tapi bisa selesai dengan tenang kalau dibicarakan baik-baik.Keputusan yang diambil bersama juga biasanya lebih adil dan membuat hubungan lebih kuat." Lanjut Umma Zura.

Alyana terdiam,apa yang di ucapkan sang nenek benar adanya. Satu ilmu lagi yang ia dapat dari sang Nenek.

Alyana senang karena dirinya sama sekali belum faham tentang sebuah hubungan pernikahan dan sekarang sang nenek memberinya sedikit ilmu membuat dirinya bisa tau sedikit demi sedikit.

"Rumah tangga yang baik bukan tanpa masalah, tapi yang selalu mau duduk bersama untuk menyelesaikannya" Nasihat Umma Zura.

"Iya, Umi." jawabnya singkat.

"Ya sudah, sekarang kita lanjutkan masaknya nanti keburu Ayahmu datang."

°°°

Di lain tempat, tepatnya di sebuah hotel di kota Sukabumi.

Arka baru saja selesai mengecek proyek yang baru setengah jalan itu. Sudah beberapa hari dirinya sangat sibuk bulak balik Sukabumi dan kampus.

Proyek yang mulai berjalan serta proses sidang akhir yang ia jalani membuat sorang Arka sangatlah sibuk.Ia bahkan jarang memegang hp nya karena tak terlalu banyak waktu.

Sebelum masuk kamar hotel, Arka memutuskan untuk makan terlebih dahulu di cafe hotel.Perutnya sudah terasa perih, yang ia ingat hari ini ia belum makan.Hanya sebuah roti dan teh manis hangat yang masuk dalam perutnya.

"Pantes aja perut gue keroncongan,ternyata gue belum sempat makan." bisiknya.

Ia segera memanggil pelayan untuk memesan makanan.Beberapa menu ia pesan dan tak lama makanan datang.

Arka merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan hp nya.Puluhan pesan dan panggilan tak terjawab tertera jelas di layar HP nya.

"Gila...gue udah kaya orang penting aja.Hampir seratus pesan masuk padahal baru tiga hari ni hp gue bikin bisu." Gumamnya.

Ia langsung membuka pesan dari orang-orang yang ia anggap penting, terutama dari orangtuanya.

"Anj*..lupa gue kalau udah nikah." Ucapnya sambil terkekeh.Pasalnya puluhan pesan dari sang Bunda yang menyuruhnya menghubungi sang istri.

"Bukannya gak mau hubungi dia, nomornya aja gue gak tau. Mau minta sama bunda,sama aja masuk ke jurang." Gumamnya lagi.

"Lagian ngapain harus menghubungi segala, bukannya pas pergi dia gak protes dan setuju sama kepergian gue. "

Disaat Arka sedang sibuk dengan pemikirannya, Tiba-tiba matanya tertutup sepasang tangan membuat ia terkejut.

"Woy siapa sih." Protesnya.Tangannya mencoba menarik paksa tangan tersebut hingga akhirnya terbuka.

"Sayang!"

...🌻🌻🌻...

1
A3
makanya jgn macam² sama Alyana 🤭
Puji Hastuti
makin akur aja😍
Tamirah Spd
Arka hanya lelaki biasa yg gak punya prinsip ttg agama . Agama hanya sekedar status keyakinan saja. Dia tidak pernah belajar dan tidak mau belajar tentang Islam yg sebenarnya nya.Lekaki spt gak bisa dijadikan imam dlm pernikahan, kecuali ada yg membimbing nya kejalan yg benar sesuai syariat Islam.
Tamirah Spd
Repot juga Kalau nikah diadakan karena keadaan darurat dan gak bisa dihindari , walau usia wanita nya masih sangat muda , sedangkan Arka laki laki masa kini jauh' dari sikap agamis gak spt orang'nya.sikap Arka yg bebas sdh punya pacar .
Apa yg dilakukan Arka setelah menikah,bahkan dia malu kalau bertemu teman teman nya bahwa dia sdh menikah.Laki kaki model gini buang aja' ditempat sampah gak berharga.
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih🤗😍
total 1 replies
Puji Hastuti
arka melongo, ternyata istrinya sultan🤣
Bunga
suka Thor
semangat
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
lanjut kk
Puji Hastuti
belajarlah kalian,saling memahami dan menerima 💪
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
semangat thor...
SecretChair: MasyaAllah Ta barakallah terimakasih😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
Alhamdulillah arka akhirnya mau menerima pernikahannya.
Puji Hastuti
arka,arka punya istri bidadari,kok pilih wanita wc 🤣
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
jangan bilang Alya liat foto arka dg cewek lain.
Puji Hastuti
🤭🤭🤭🤭🤭
Nurgusnawati Nunung
menarik
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
lanjut..
Nurgusnawati Nunung
lucu juga ya.. hehehe
semoga mereka bisa menyelesaikan masalah dengan baik.
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
pacar si arkha pasti selingkuh
Puji Hastuti
kok panggilnya sayang,jangan² pacarnya lagi
Puji Hastuti
Hihihi, gemes² gimana gitu, liat pasutri kecil 🤣
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
Alhamdulillah terima kasih up Nya Thor
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!