NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Jadi Ibu!

Tiba-tiba Jadi Ibu!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Single Mom / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:48k
Nilai: 5
Nama Author: Susiajaaa

"Aku Jadi Ibu?" Melisa Wulandari, seorang gadis desa yang bercita-cita menjadi pengacara, berjuang menempuh pendidikan hukum di kota demi melindungi tanah kelahirannya dari mafia tanah. Hidupnya sederhana, hanya ditemani dua sahabat setianya, Diana dan Riki. Namun, suatu malam yang seharusnya biasa berubah menjadi titik balik hidupnya. Di sebuah gang sepi, tangisan bayi menggema, menggiring Melisa pada pemandangan mengejutkan—dua bayi mungil tergeletak dalam sebuah kotak. Nalurinya mengatakan untuk menyerahkan mereka kepada pihak berwajib, tetapi dunia tidak seadil yang ia kira. Alih-alih mendapatkan keadilan, Melisa justru dituduh sebagai ibu bayi-bayi itu dan dianggap berniat membuang mereka. Tak ada jalan keluar. Nama baiknya tercoreng, keluarganya di desa tak boleh tahu, dan tak ada yang percaya bahwa dia hanyalah seorang mahasiswa yang kebetulan menemukan bayi-bayi malang itu. Dengan segala keterbatasan, Melisa mengambil keputusan gila—merawat bayi-bayi itu diam-diam bersama Diana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susiajaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28

Malam itu, tepat pukul delapan lewat lima menit, Melisa masih memegang ponselnya sambil sesekali melirik ke arah pintu, berharap Evan segera datang. Namun yang ditunggu tak kunjung tiba. Suara nada dering panggilan dari Diana akhirnya terdengar. Melisa pun segera mengangkatnya.

“Evan nginep ya, Mel, di sini. Besok sore beneran gue pulangin, sumpah,” ucap Diana dari seberang tanpa basa-basi dengan suara memelas seperti anak kecil yang sedang minta izin main.

Melisa terdiam sejenak. “Tapi, Na… nanti kalau dia rewel gimana?” Suaranya terdengar ragu. “Dia belum pernah jauh dari aku semalaman. Aku takut dia nyariin.”

“Tenang aja,” jawab Diana cepat. “Gue kan udah profesional, Mel. Ahli banget nangani bayi nangis. Lagian dia lagi seneng banget main sama adik gue, udah kaya punya kakak beneran. Please, malam ini aja. Gue beneran kangen Evan.”

Melisa menghela napas. Di satu sisi, ia rindu memeluk Evan malam ini. Tapi di sisi lain, ia tahu Diana sangat sayang pada anak itu. Dan jika Evan sedang bahagia, apa salahnya memberi ruang?

Setelah berpikir sejenak, akhirnya Melisa mengangguk kecil meski tak terlihat di ujung telepon.

“Yaudah… tapi beneran ya, Na. Besok sore harus kamu pulangin anak aku.”

“Yess! Aman, Mel. Gue bakal balikin dia dengan selamat, wangi, lengkap, tanpa kurang satu helai rambut pun. Sumpah demi boba kesukaan Gue!” sahut Diana heboh, membuat Melisa tertawa kecil.

Setelah telepon ditutup, Melisa berjalan ke tengah ruang. Lampu remang-remang membuat suasana kos terasa hangat. Di atas karpet, Ethan sedang tengkurap, tangannya menghentak-hentak kecil sambil mengoceh tiada henti. Seolah sedang berdiskusi penting dengan boneka di sebelahnya.

Melisa tersenyum, lalu duduk bersila di sampingnya.

“Adik kamu nggak pulang malam ini, jadi malam ini kita cuma berdua, ya,” ujarnya sambil membelai punggung mungil Ethan yang mulai terasa hangat.

Ethan hanya merespons dengan ocehan lucunya yang tidak jelas, tapi membuat hati Melisa terasa penuh. Sungguh, ada kedamaian luar biasa setiap kali mendengar suara kecil itu.

Meski tak tahu pasti siapa yang lebih tua—Evan atau Ethan—Melisa sudah lama memutuskan dalam hatinya bahwa Ethan adalah sang kakak. Entah kenapa, instingnya mengatakan begitu. Mungkin karena Ethan terlihat sedikit lebih besar, atau mungkin karena sorot matanya yang tampak lebih ‘dewasa’ untuk ukuran bayi enam bulan entah lah ia juga tidak tau.

“Ngocehin apa sih, Nak?” tanya Melisa sambil mencubit manja pipi tembam itu. “Gemes banget, ya Ampun… pipi kamu tuh udah mau nutupin leher. Kalau Kakak bawa kamu ke lomba bayi sehat, pasti menang kategori ‘Pipi Tertembam Nasional’.”

Ethan terkekeh, lalu menggulingkan badannya ke sisi lain dengan suara ceria. Melisa tertawa kecil, lalu membaringkan diri di sampingnya. Tangannya meraih mainan kecil yang sudah ringsek, dan diberikan pada bayi itu.

Sambil memandangi langit-langit, Melisa berbisik dalam hati,

“Terima kasih Tuhan… Kau titipkan dua anak ini dalam hidupku. Aku akan jaga mereka, sekuat yang aku bisa. Meski aku bukan ibu kandung mereka, biarlah mereka tetap tumbuh dalam cinta yang nyata.”

Dan malam pun berlalu, dengan satu bayi dalam pelukan, dan satu lagi dalam pelukan orang yang juga mencintainya. Dunia Melisa mungkin sederhana, tapi bagi dua bayi itu—dunia mereka sedang dipenuhi cinta tanpa syarat dari seseorang yang rela menjadi segalanya.

Pagi itu, sinar mentari perlahan menyusup melalui celah jendela kamar kos Melisa. Udara masih sejuk, dan suasana lingkungan sekitar belum sepenuhnya ramai. Biasanya, pagi-pagi begini, Melisa sudah kewalahan mengurus dua bayi sekaligus—memandikan, mengganti popok, menyuapi mpasi, dan menyiapkan segala perlengkapan mereka sebelum berangkat kerja. Tapi pagi ini terasa sedikit berbeda.

1
kiu kiu
apa ingatan melisa bisa kembali thor...kasihan banget wanita itu...adrian apa kamu bisa mempertanggung jawabkan ini semua.klu bukan tekanan darimu melisa tk akan seperti itu...dan bukankah kau pula yg melakukan perjanjian dg melisa utk menyerahkan adiknya.klu ketahuan ethan.pasti semarah apa dia nanti...bisa bisa benci sama adrian...
Nunung Elasari
kutukan rifky terjadi....🤣🤣🤣🤣
Alya Hafidz
Terbaikkk
Kana
Kaka up lagi ya 🙏🙏 aku ga kuat nunggu besok ,semangat ya
kiu kiu
wow....ganteng banget adrian....😍😍😍😍.si ethan tampan juga seperti abangnya nggk thor..🤣🤣🤣 .ak jadi kepo nih...🤭🤭🤭
Nunung Elasari
sekarang up nya 1 ya kak?
kiu kiu
😄😄😄 adrian nih semakin lucu...melisa amnesia dia yg ketakutan .takut meli melupakan kembar beda ortu🤣🤣🤣.jika ethan tau melisa amnesia gimna reaksinya ya...pasti terkejut.apalagi si evan yg manja...pasti bakalan nangis lagi tuh anak...semoga ada saatnya mereka bertemu thor...jgn pisahin mereka dong.
Rochman Syah
lanjut thoor💪
kiu kiu
tuh...kan...si author bikin nangis gue aja..😭😭😭 kapan si melisa bangun thor...apakah mereka akan bertemu si kembar kesayangannya...tp ,si riki sama diana makin lengket aja tuh...apa mereka menikah thor..
Nunung Elasari
hayooo kak udah 3 tahun aja nih, apa melisa masih blm sadar dr komanya?
Evi Lusiana
tamat....tapi bo ong
Evi Lusiana
jgn gtu dong thor,bwt ending yg bahagia bwt smuany,udh sring mewek nih
Reni Anggraeni
kasihan Melisa tor teka teki kmana
Dewiendahsetiowati
yah endingnya bikin sedih Thor,masak dari awal cerita Melisa gak pernah bahagia... terima kasih ceritanya walaupun gak sesuai harapan
kiu kiu
thor..beneran cerita si kembar ini selesai...jadi nggk ada kelanjutannya dong..😭😭😭😭padahal thor.ak antusias banget sama cerita ini.dan apa adrian nggk punya perasaan sama wanita cantik seperti melisa.padahal episod lalu barusan di bahas.tau tau di tamatin beneran.yeah...
Susiajaaa: aku bercanda aja kok, bakalan ada S2 nya dan... lebih plot twist lagi hehe🤭
total 1 replies
Nunung Elasari
ada session 2 nya ga kak?
Anto D Cotto
gada season 2 nya Thor?
Ayunda
kasih karma buat tuh dua org yg tega pisahin anak sama emaknya
Rochman Syah
bonchap donk Thor... pengen tau Melisa dimna
kiu kiu
lanjut thor... bagaimna nasib melisa nantinya.apakah akan semakin rumit.atau apakah ada kisah cinta dlm hidup melisa mantinya.sementara 2 bocil beda ortu itu begitu bucin sama mama melisa.semangat thor..ini pasti menguras pikiran si author..🤣🤣🤣 sebab episod sebelomnya bawaanya mewek terus sampai mataku tk bisa melek gara gara nangisin perpisahan dua bocil kesayangan melisa itu...🤭🤭🤭.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!