NovelToon NovelToon
Pesona Istri Yang Di Madu

Pesona Istri Yang Di Madu

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor jahat / Penyesalan Suami / Selingkuh / Romantis / Fantasi / Romansa
Popularitas:97.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aphrodhite_

Aileenath gumilang seorang ibu rumah tangga yang keseharian nya mengisi waktu luang dengan menonton drama indosiar. siapa sangka kisah dalam sinetron itu kini malah menimpa dirinya.. sebagai seorang wanita yang sudah di duakan aileen bertekad membuat suami nya menyesal dengan perubahan dirinya yang dulu dekil sekarang menjadi cantik. apakah penampilan aileen sekarang mampu membungkam mulut pelakor itu?? apakah aileen dapat memikat cinta suaminya lagi ?? atau seperti akhir kisah dalam sinetron yang berujung perpisahan?? yuk baca yuk insyaalloh nagih😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aphrodhite_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 13 : Dzolim

POV Aileen

Sesampainya di depan pagar halaman rumah aku melihat lampu rumah juga teras masih tetap dalam keadaan mati kukira mas Abi belum pulang namun aku melihat sepatu mas Abi ter.onggok di teras oh mungkin kah dia sudah pulang tapi kenapa lampunya tidak dinyalakan? Ah aku tahu pasti dia akan memarahi ku karena pergi tanpa meminta izin darinya kuputar handle pintu dan kubuka lebar-lebar

"Ceklek!!" Suara pintu terbuka tuh kan benar ia sudah pulang buktinya pintunya sudah tak terkunci lagi

"Assalamualaikum" ucapku pelan tiba-tiba saja blam!! Lampu menyala terang benderang kulihat sosok mas Abi sudah berada berdiri tepat di depan ku sambil berkacak pinggang

"Bagus! ya Kamu! jadi seperti ini kelakuanmu kalau dirumah! suami capek kerja seharian kamu malah enak-enakan keluyuran!dari mana saja kalian hah!? makanan malam juga mengapa tidak ada! Mana? Dimana?! Makanan nya?!" Hardiknya. Jantung ku berdegup kencang jujur aku masih agak takut jika sudah dibentak oleh mas Abi seperti ada perasaan sedih bak terintimidasi oleh sesuatu yang mendominasi hati ini untuk terus terpuruk. Ku atur nafas ku perlahan kemudian ku hembuskan perlahan

"Maaf mas ,aku sama sio habis dari rumah mbak nur tadi" jawabku jujur kubuat suaraku biasa saja sesantai mungkin

"Apa?dari mbak nur?! ngapain kalian kesana?!"cecar mas Abi

"Iya kami dari rumah mbak nur mas. Sudah lama kami tidak bertemu memang nya kenapa? Salah?!" Tanyaku menyudutkan nya

Mas Abi hanya diam mematung mungkin ia mulai menyadari perubahan sikap ku yang dingin dan terkesan cuek tak perduli ini.

"Sudah lah!aku lapar cepat buatkan makanan!"titahnya

"Baik mas, ayo sio kita panaskan makanan nya" ajakku

"Tunggu-tunggu! Apa itu" tunjuk mas Abi pada kresek hitam yang aku bawa, tadi sempat mampir dulu ke penjual ayam krispi karena aku memang belum memasak. Syukurlah ini bisa menyelamatkan ku

"Oh ini ayam krispi mas tadi aku beli dijalan"jawab ku

"Apa beli?! Kamu bilang? Haduh Ai! kan sudah sering ku bilang Jangan belanja boros ² keuangan kita itu sedang sulit ngapain pake beli segala sih! itu makanan belum tentu sehat! Ngabis2sin uang ku saja!" Marah mas Abi

"Astaghfirullah istighfar mas! Aku pakai uang tabungan ku sendiri bukan uang kamu!"

"Halah bohong! Uang dari mana kamu! Kamu aja nggak kerja. kerjaanya cuma ongkang-ongakang kaki dirumah kok?" sindir mas abi

"astagfirullah naudzubillah himindzalik! jaga lisanmu itu mas! meski aku nggak kerja. aku bukan pemalas dan benalu seperti kamu dan sari! " marahku

"kau kurang ajar lalu uang itu dari mana asalnya hah?? aku tanya !!!" mas abi menahan marahnya.

"hem! sudahlah! Terserah kamu aja sekarang mau ngomong apa mas! Yang jelas aku tidak memakai uang mu! Kamu saja tidak pernah memberikan ku uang untuk belanja! jadi Kamu tidak perlu tahu aku dapat uang ini dari mana mas yang jelas ini uang ku!"jawabku menyindir.

Kutatap lekat manik mata mas Abi sampai ia gelagapan sendiri tak ku hiraukan dirinya aku dan sio pun berjalan melewati nya menuju dapur yang bersebelahan dengan ruang makan

Saat sedang asyik menyantap ayam krispi dengan sio tiba-tiba mas Abi datang menyusul

"Ehm kalian kok makan sendiri buat mas mana dek?" Tanyanya sambil matanya bergerak terus menelusuri makanan di atas meja

"tuh! aku bikinin indomie! buat kamu!" jawab ku singkat

"lho kok cuma indomie sih dek? em lauk ayam krispi sama sayurnya masih dek yang kamu beli? tadi mas lihat kayaknya kamu beli porsinya banyak di dalam kresek hitam itu." ucap nya seperti tidak punya urat malu

"ooh! sudah habis mas! aku dan sio sudah menghabiskan nya .kan kamu sendiri yang bilang kalai kamu nggak suka makan makanan dari luar! makanan boros! Yang ngabis2sin uang kamu!" Jawabku cuek sambil terus mengunyah sisa potongan Ayam

" Tapi aku lapar dek! Apa tidak ada makanan lagi? terus sari juga nanti makan apa dek" Jawabnya memelas masih memikirkan gundiknya pula

"eh tapi ini sudah Tidak ada lagi mas semuanya sudah habis tak bersisa . em dan sari ya?! bukannya hari ini dia ada skripsi?? sudah jam segini dia belum di rumah! aku pikir mungkin malam ini dia tidak akan pulang mas! atau bisa jadi dia pergi menginap di rumah pacarnya kan" ucapku memprovokasi

"pacar? nggak pulang?!! nggak mungkin! kamu jangan ngomong gitu dong dek?! jangan hasut aku buat mikir yang enggak-enggak tentang sari!" kesal mas abi

"pftt!! siapa juga yang hasut kamu sih mas! aku kan cuma ngomong tentang dugaan aku doang. kalau kamu emang sekhawatir itu sama sari ya kenapa nggak kamu telfon atau kamu pastiin sendiri aja !! toh pendapat aku gak mungkin kamu percaya kan?? jadi jangan tanya aku lagi soal sari !" ucapku meremehkannya

"bu.. bukan gitu maksud mas dek?!! anuu.. itu mas..!" ucapnya terbata

"udah lah mas aku capek ! aku nggak butuh penjelasan kamu lagi. aku sama sio tidur dulu ya mas.. sio udah ngantuk! jadi kamu jangan membuang waktuku lagi!" ucapku ketus. aku lalu berjalan begitu saja meninggal kan nya yang masih mematung di sisi meja

"Arggghhhh!! " Teriaknya kesal

"brakkk!!_" lalu ia menggebrak meja

" sial! sekarang Kamu sudah berani melawanku ya Aileen! dasar istrri Gak becus! Aku itu lapar seharian kerja buat kamu sama anak kamu! bisa nggak sih kamu kasih aku hidangan makanan enak setelah aku pulang kerja .aku tuh capek tau nggak! " mas Abi marah - marah mengejar langkahku.. dia menyambar benda apapun sambil terus marah-marah dibelakang ku dan sio yang sudah berjalan menjauh darinya. sio yang kaget karena baru pertama kali melihat papahnya marah sebesar itu lalu sontak terperanjat memeluk tubuh ku. hal ini tentu menyulut emosi ku

"Diam!!! " Teriakku tepat di wajah mas Abi ia pun langsung terdiam mematung beberapa detik

"Berani kamu meneriaki ku sekarang?! Mau jadi istri durhaka kamu hah?!" Teriaknya tak kalah lantang dari ku

"Cukup mas! Kamu aku tunggu di dalam kamar setelah sio tertidur kita perlu bicara!" sorot mata ku tajam menatap mas Abi membuat wajah nya merah padam aku pun beranjak dari hadapannya . mencuci tangan lalu menemani sio tidur dikamarnya

"Bobo ya sayang jangan lupa berdoa dulu yuk"ucapku pelan mengusap pucuk kepala sio

Sebelum tidur sio yang masih kecil itu bertanya kepada ku

"Mah kenapa sih papah marah - marah terus sama kita?! Papah udah nggak sayang kita lagi ya mah?" Tanyanya

"Enggak papa kok sayang, papah cuma lagi capek aja sio nggak boleh mikir aneh-aneh ya papah itu Sayang bgt kok sama sio," jawabku

"Udah ya sio sekarang bobok besok kita main lagi "

" Iya mah ,bismillahirrahmanirrahim bismika allohuma ahya wa bismika amut" setelah berdoa sio pun lalu tertidur dan aku bergegas keluar dari kamar sio. dan menuju kamarku sendiri

Saat akan masuk sempat ku dengar suara mas Abi sedang telfonan

"Iyaa iyaa mas tahu ! Tapi kan tadi sudah mas kasih 5juta!? apa masih kurang? Yasudah iya Nanti mas tranfer lagi sayang! Iya Sayang iya sudah ya habis ini mas jemput! kamu jangan kaya gini lagi dong! perkara uang jajan kurang kamu malah nggak mau pulang!" ucapnya disebrang sana. tanganku terkepal hatiku benar-benar terbakar mendengar obrolan mas abi. dari yang kudengar kamu sangat takut dan tidak rela bepisah walau hanya sebentar dengan wanita itu kan mas. padahal

Aku tahu kamu pasti habis telfonan dengan Sari mas, sungguh tega kamu mas untuk nya kamu royal sedang kan untuk ku dan sio jangankan 5jt mas seribu rupiah pun kamu tak kasih!. rasa cintamu ini benar-benar seperti racun untukku.. rasa cinta ku untukmu sudah luntur berbah benci. ck! baiklah karena sudah seperti ini kondisinya kurasa pernikahan kita tak ada jalan keluar lagi untuk bisa diselamatkan jadi sepertinya Aku harus secepatnya mendapatkan tanda tangan mas Abi agar bisa mengambil alih lagi perusahaan papaku.

"Ceklek!!" Ku buka pintu kamarku

"Aileen?! " Geming nya pelan lalu buru-buru menutup telfonnya.

"Mas kita perlu bicara!"

"Kenapa? kamu mau minta maaf?!" Jawabnya pede

"hah ck! mulai sekarang aku harap jika ada sio kamu jangan marah -marah di depan nya! Aku nggak mau mental anakku terganggu akibat ulah mu!"

"Benar-benar sudah gila kamu ya! Apa kamu bilang tadi sio itu anak mu? Gila kamu Ai ! benar-benar gila! pemikiranmu sepertinya sudah nggak waras itu! sio itu juga anakku kenapa kamu hanya sebut dia adalah anakmu saja ? seperti bukan anak kita?!" Teriaknya

"Anak kita mas? Kalo memang kamu menganggap bahwa sio adalah anak kita juga bagian dari hidup mu! aku tanya kapan terakhir kali kamu bermain bersama nya mas kapan? Kapan terakhir kali kamu menggendong nya mas? Mengajaknya belanja? mengajaknya bicara?! Kapan mas ? Kapan?!" Kutumpahkan seluruh emosiku pada

Mas Abi yang hanya diam

"Kenapa diam mas? Benar kan yang aku katakan! atau kamu lupa kalau kamu udah punya aku dan sio?!! kamu memang keterlaluan mas!"

"Diam kamu! Jangan berani - berani meneriakiku ! Ingat surgamu ada pada ku ! Aku yang menanggung dosa mu Aileen! Hormatilah aku sebagai suami juga sebagai kepala keluarga disini! Sudah aku tidak ingin berdebat dengan mu lagi" mas Abi melengos berlalu meninggalkan ku seorang diri di kamar.

"Kamu suami yang dzolim mas! Semoga karma segera menemuimu" lirihku menatap punggung mas Abi yang pergi meninggalkan ku

1
Yuni Ngsih
Authoooor ngga asyik ach apa ngga liat sidik jari dulu sblm menuduh ceritramu jelimet sih pdhal bgs banget yg sabar Allien pasti setelah penyidikan akan ketemu siapa pelakunya ...
pasti si Sari mokondo....hehehe
Imas Robiah
kenapa sodorin aj ke polisi itu cctv dari pada jauh jauh
Adi Sudiro
cerita lebai & laki dungu kok geli sendiri baca nya/Sob//Sob//Sob//Scowl//Sleep/
Ony Syahroni
lanjut thor
Jetva
udah mau 4 bln ga ada hilal tamat🙄🙄🙄
Ony Syahroni
sari orang jahat tunggu karmamu
Ony Syahroni
lanjut thor
Siti Zaid
Ramainya yg berminat pada aileen🤭ntah siapakah gerangan pria pilihan aileen???🤗
Siti Zaid
Author..lanjut semangat ya buat nulis ceritanya...ditunggu terus lanjutan nya🤭
Siti Zaid
Terbaik aileen jangan balik lagi pada lelaki jahat seperti abizar..yang teganya membiarkan kamu dipenjara..😠
Ma Em
Bagus Aileen jgn mau rujuk dgn Abi manusia yg tdk berguna Abi mau rujuk sama Aileen bkn karena dia menyesal dan akan bertobat untuk berubah jadi lbh baik , tapi si Abi menyesal karena gara2 bercerai dgn Aileen hdp Abi jadi miskin .
falea sezi
tolol di ceraikan ywda kayak. pengemis
Siti Zaid
Author semangat berkarya terus..😍di tunggu lanjutan nya selalu🤗
Siti Zaid
Kesian juga ya pada Abizar..tapi itulah karma yang harus dia terima..baik buruk perbuatan nya ada nilai nya..berbuat jahat dibalas...😔
Anonim
awokawok lawak Thor 🎸🎸🤣
Siti Zaid
Terima kasih author sudah update lagi...terus semangat mengarang cerita nya sampai tamat ya👍👍👍
Siti Zaid
Tak kenal maka tak cinta...istilah orang2..tapi macam mana nak kenal baru aja disapa terus saja kena halau
Uthie
Sombong banget tuhh laki 🤨
Ma Em
Aileen jgn sampai kamu terbujuk lagi sama si Abi sdh buang jauh2 si Abi jgn pedulikan lagi , lelaki tukang selingkuh tdk tau diri di waktu hdp nya kaya lupa sama istri malah pro sama selingkuhan sekarang sdh miskin inget lagi sama Aileen dasar Abi tdk punya otak .
Siti Zaid
semoga saja chandra mau memaafkan aileen..seburuk apa pun mereka tetap adik beradik...😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!