Seorang gadis berusia 23 tahun yang dipaksa menikah dengan ayahnya karna perjodohan, gadis itu bernama Raisa.
Raisa terpaksa menerima perjodohan itu sebab dia tidak bisa menolak keinginan papanya, dia dijodohkan dengan seorang pemuda berusia 29 tahun anak dari sahabat papanya.
pemuda itu bernama Billy, pemuda yang sama sekali belom pernah dia kenal bahkan melihatnya, namun kini akan menjadi suaminya.
pernikahan karna perjodohan tanpa adanya cinta diantara mereka berdua.
Apakah yang akan terjadi dirumah tangga mereka??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ani Suaharani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam
Raisa dan Billy telah selesai makan.
"Aku mau keatas, kalau ada apa-apa kamu tinggal panggil aku saja" ucapnya.
"Okey" jawabku.
Setelah selesai membereskan makanan dan mencuci piring, Raisa melihat-lihat isi rumah utu ditemukannya ruang keluarga, Raisa membaringkan tubuhnya diatas sofa tepat didepan televisi sembari menikmati acara televisi dan beberapa snack cemilan, tidak terasa sudah pukul sembilan malam.
Hal yang tidak Raisa duga listrik tiba-tiba padam.
"Tolong akuu... aaakkkk...hik.. hikk."teriak Raisa karna ketakutan.
Billy yang mendengar teriakan Raisa langsung menghampiri sumber suara, Billy menggunakan lampu senter yang ada diponselnya dan terlihat Raisa sedang meringkuk disofa, yang terisak menangis.
"Tenanglah ada aku" ucap Billy memeluk Raisa.
"Aku takut gelap hik..hik.." jawab Raisa dengan isaknya memeluk Billy dengan erat.
"Aku antar kekamarmu" ajak Billy.
" Jangan jauh-jauh aku takut" ucap Raisa dengan memeluk Billy dari samping.
Billy mengantar Raisa kekamarnya, menyelimutinya dan menyuruhnya segera tidur.
"Tidurlah sekarang kamu sudah dikamar"ucapnya
" Temani aku, aku takut hik...hik.." Raisa memegang tangan Billy mencegahnya agar tidak pergi.
"Baiklah aku temani kamu disini" ucapnya sembari duduk disamping Raisa yang sedang berbaring ketakutan.
Raisa mulai tidur saat sudah merasa tenang, Billy melihat wajahnya dengan seksama.
'Ternyata dia cantik juga, hidung kecil mancungnya, mata yang indah, alisnya yang tebal' bathin Billy sembari mengusap lembut rambut Raisa.
Tiba-tiba dia menggelengkan kepalanya dan mengeplak dahinya dengan tangan pelan.
'Aku ini kenapa? Tidak tidak tidak' pikirnya.
Ponsel Billy tiba-tiba berbunyi tertera nama Sarah dari Layar ponsel, diangkatnya oleh Billy sedikit menjauh dari Raisa yang sedang tertidur.
"Hallo" jawab Billy.
" Sayang besok aku akan berangkat ke Paris, kamu sabar ya nungguin aku pulang" ucap Sarah dari sebrang sana.
"Iya sayang" balas Billy sedikit berbisik dia takut akan memganggu Raina yang sedang tertidur.
"I Love you sayang muuaacchh" ucapnya lalu telpon diputuskan olehnya.
Billy berbaring lagi disamping Raisa Lama-kelamaan memandangi wajah Raisa lagi dan lagi Billy akhirnya tertidur juga dengan Raisa.
Esok paginya Raisa terbangun dan ada sesuatu yang berat menimpah perutnya dilihat ada tangan, dilihat sosok tangan itu sampai pada mukanya tiba-tiba dia berteriak.
Aaaakkkkkk.....
"Mas.. Kenapa mas tidur disini sih?" teriaknya yang kencang membangunkan Billy.
"Ada apa?" tanya Billy.
"Mas kenapa tidur disini?" tanya lagi.
"Hmm.. Coba kamu ingat-ingat kejadian semalam, knpa aku bisa tidur disini" jawabnya Billy sedikit kesal kepada Raisa.
Raisa mengingat-ingat kejadian semalam memang dia yang memintanya tidur disini karna dia ketakutan saat listrik padam.
"Hehehe Maaf ya mas" Raisa meminta maaf.
"Yasudah mas tidur lagi saja atau mau pindah aku mau masak dulu ya" ucap Raisa lalu keluar kedapur untuk menyiapkan sarapan.
Lalu Billy masih tetap tertidur dikerancang Raisa.
Setelah selesai memasak Raisa memasuki kamarnya dia fikir sosok Billy sudah pergi dari kamarnya namun dia masih tertidur pulas disana.
Dibukanya pintu...
Ceklekkkk.....
'Duh kenapa dia belom bangun juga sih' bathinnya.
"Mas bangun, ini sudah siang apa enggak kerja?" Raisa neggoyang-goyang badan.
Billy membuka matanya, "hmm" katanya lalu beranjak meninggalkan kamar Raisa.
hayokk siapa yang masih penasasan dengan cerita cinta mereka,, simak terus yaa jngan sampai ketinggala!?