NovelToon NovelToon
[Transmigrasi]Wanita Licik Ke Tubuh Menantu Tak Diinginkan

[Transmigrasi]Wanita Licik Ke Tubuh Menantu Tak Diinginkan

Status: tamat
Genre:Action / Tamat / Mafia / Time Travel / Konflik etika / Dendam Kesumat
Popularitas:405.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: medusa

(Cerita dewasa🌶️)

Kisah ini, berawal dari kejadian di mana Silvia di kepun dan buru oleh keluarga besar seorang ketua Mafia, lalu mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya....

Kemudian ia diberih kesempatan kedua untuk hidup kembali, merasuki tubuh seorang menantu yang tak diinginkan....

Mau tau kisah selanjutnya?
yuk...silahkan mampir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon medusa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13²

...(Di mansion)...

...Di dalam kamar. Silvia mondar-mandi layaknya setrika baju. la berusaha memikirkan cara menjebak Pedro dan ayah mertua sang Kakak di waktu yang sama, selagi Pedro masih ada di negara X, Silvia tak mau membuang kesempatan emas ini.......

"Ayo ... pikirkan sesuatu Silvia," gumam Silvia menepuk pelang kepala nya sendiri.

...Beberapa saat kemudian Silvia mengingat sesuatu. Dimana Pedro tidak bisa tidur nyenyak Sebelum menyantap steak bakar setenga matan dengan bumbu favoritnya. Silvia bergegas meraih laptop miliknya, lalu mencari restoran mewah yang mempunyai menu yang sesuai keinginan Pedro.......

"Dapat," ucap Silvia menatap binar restoran itu.

...Silvia bergegas mandi dan berdandan secantik mungkin memakai dress sexi berwarna putih selutut. Dan sepatu high heels sedana dengan dress miliknya. Lalu ia pergi meningalkan mansion menuju alamat restoran yang sudah ia dapat.......

...Setelah tibah di restoran tersebut. Silvia langsung tersenyum lebar saat hendak memarkir mobilnya, tak sengaja ia melihat mobil mewah yang sama di tumpangi oleh Pedro saat di perusahaan, terparkir di area parkiran restoran.......

"Malam ini ku pastikan kalian berdua akan masuk kedalam umpanku," gumam Silvia segera memarkirkan mobilnya, lalu turun.

...Silvia perjalan masuk ke dalam restoran, lalu menghampiri salah satu staff wanita yang tenga sibuk membersihkan meja makan yang baru selesai digunakan.......

"Permisi," tegur Silvia berdiri di bekalan staff wanita tersebut.

"Eh, Nyonya Amores," ucap staff restoran sedikit terkejut dan langsung membungkuk hormat di hadapan Silvia.

"Emmm ... Begini, aku pengemar berat tuan Pedro. Aku dengar beliau berada di restoran ini, bisakah kamu membantu memberitahuku dimana dia, entah mengapa, akhir akhir ini aku sangat ingin melihatnya," tita Silvia memasan wajah polos memelas sedih.

"Wah, sepertinya itu tanda hamil awal Nyonya. Baiklah, aku akan membantumu Nyonya, mari ikut saya."

...Staff wanita itu sangat senang menjadi orang pertama yang memenuhi ngidam awal istri keluarga Amores itu, namun yang ia tidak tau kalau Silvia hanya berbohong.......

...Mereka berdua berjalan beriringan masuk ke dalam lift menuju lantai paling atas, tempat dimana Pedro dan asisten nya sedang makan malam.......

"Nyonya. Itu tuan Pedro, anda bisa memesan meja di dekat nya," bisik staff wanita itu.

"Baik, terima kasih," ucap Silvia tersenyum manis.

...Silvia segera memperbaiki penampilan nya dan membiarkan rambut pirang keemasan nya terurai, lalu melangkah menuju meja yang sudah ia pesan. dari jauh langkah sepatu high heels Silvia menarik perhatian Pedro dan asisten nya yang sedang asik makan, membuat mereka berdua menoleh ke arah sumber suara sepatu secara bersamaan.......

"Tuan, bukan kah itu-"

"Iya, dia adalah menantu tuan Amores," potong Pedro melirik lekat gerak gerik Silvia.

...Diam-diam Silvia tersenyum penuh kemenangan, lalu menyelip anak rambut pirang keemasan nya di telinga untuk menarik perhatian Pedro. Dan itu berhasil, Pedro terlihat gelisah dan semaking penasaran kepadanya.......

"Aku akan pergi menyapa nya," putus Pedro segera bangkit dari duduknya.

...Lalu Pedro meraih segelas red wine miliknya dan melangkah mendekati meja makan milik Silvia.......

"Selamat malam, Nyonya Amores," sapa Pedro tersenyum manis.

"Eh, selamat malam juga Tuan Pedro, anda juga disini?"

...Silvia pura-pura terkejut, lalu melirik sekitar restoran dengan tatapan polos nya.......

"Iya. Saya dan Asisten ku sedang makan malam disini, bolehkah saya duduk? Sepertinya anda hanya datang seorang diri," tita Pedro sopan.

"Iya Tuan, silahkan," ujar Silvia tersenyum manis.

"Sangat cantik dan mirip Silvia ku," batin Pedro menarik kursi sambil menatap dan memuji kecantikan Silvia.

"Kena kau Sekarang," batin Silvia sama-samar menarik ujung bibir nya keatas.

...Pedro pun duduk dan memanggil salah satu staff hotel memesan satu botol red wine. Dan tak lama, pesanan Silvia Pedro pun datang. Pedro menemani Silvia makan sambil berbincang panjang lebar mengenai bisnis yang sedang mereka kerjakan sambil meneguk red wine bersama Silvia, tak terasa satu botol red wine yang di pesan oleh Pedro kandas di minum habis oleh Silvia.......

"Ugh ... sepertinya aku minum terlalu banyak...." lirih Silvia meremas rambutnya.

"Tidak apa-apa. Aku akan mengantar Anda pulang, Nyonya," tawar Pedro penuh semangat.

...Silvia menundukan kepala tersenyum licik, lalu diam-diam mengeluarkan ponsel nya dari dalam tas, dan melakukan panggilan ke nomor tuan Antonio, setelah itu, Silvia kembali memasukan ponsel nya ke dalam tas tangan seolah panggilan itu adalah, panggilan tak di sengaja.......

"Kalau begitu ... tolong antar saya pulang, Tuan," tita Silvia mengulurkan tangan nya ke arah Pedro dengan wajah memerah terang.

...Dengan senang hati Pedro segera bangkit dari duduknya, lalu meraih uluran tangan Silvia dan membantu Silvia bangkit dari kursi.......

"Ayo kita pulang," perintah Pedro kepada Asisten nya, lalu membawa Silvia berjalan pergi.

...Asisten nya pun menganguk paham dan segera berjalan mengekori mereka dari belakan masuk ke dalam lift.......

"Pesankan hotel paling mewah, cepat." perintah Pedro lagi.

"I~iya, Tuan."

"Ugh ... aku tidak mau ke hotel Tuan, aku mau pulang...." lirih Silvia pura-pura meronta.

"Ssstttss ... aku tidak tau dimana rumah mu Nyonya. jadi, malam ini aku akan membawa mu ke hotel, dan kamu bisa pulang besok pagi," bujuk Pedro memeluk Silvia dengan erat.

"Apa Antonio sudah datang atau belum?"

...Silvia terus bertanya-tanya di dalam hati dengan kesal. Kalau sampai Antonio tidak datang, maka dia akan pusing mencari cara pergi dari jeratan Pedro yang sudah birahi.......

Ting!

...Pintu lift terbuka Pedro dan asisten nya pun hendak melangkah keluar dari dalam lift sambil memapa tubuh Silvia yang sempoyongan. Namun langkah mereka bertiga terhenti saat melihat tuan Antonio sudah berdiri di depan pintu lift bersama mantan asisten nya, sambil menatap mereka berdua dengan tatapan marah.......

"Serahkan menantuku," sergah Antonio.

...Mendengar suara ayah mertua sang Kakak. Silvia pun menoleh ke arah Antonio dengan tatapan sayu dan wajah yang menyedihkan.......

"Ayah mertua, tolong..." pinta Silvia melancarkan aksinya sambil mengulurkan tangan ke arah Antonio.

"Tenang saja Nak, Ayah disini," ucap Antonio meraih uluran tangan Silvia, lalu menarik nya masuk ke dalam pelukan.

"Kita akan bicara besok," tekan Antonio menatap Pedro dengan tajam, lalu membawa Silvia berjalan pergi meningalkan mereka berdua.

...Setelah tibah di area parkiran mobil. Dengan hati-hati Antonio membantu Silvia masuk ke dalam mobil nya, lalu memerintah asisten nya mengemudi mobil milik Silvia.......

"Aku akan membawa mu pulang, Nak," ucap Antonio menyalahkan mobil dan pergi meningalkan area restoran.

...Saat dalam perjalanan. Tiba-tiba saja Silvia mendesah dan meliuk kesana-kemari bak cacing kepanasan, membuat dress yang ia pakai naik keatas dan di bagian dada sedikit melorot kebawa.......

"Ugh ... Ah ... Panas...."

"Apa yang dia berikan kepadamu, Silviana?" tanya Antonio cemas melihat kondisi Silvia.

"Tidak tau Ayah. Tapi tubuh ku tiba-tiba panas dan rasanya sangat aneh, tolong..." pinta Silvia meraih salah satu tangan Antonio, lalu meletakan nya di pipi nya yang memerah merona.

"Ugh ... dingin, aku suka," ucap Silvia dengan nada sensual bercampur sedikit desahan.

...Ekor mata Antonio tak sengaja melirik ke arah Silvia. Ia langsung menelan luda dengan kasar melihat tubuh sang menantu. Paha putih mulus dan gundukan kenyal berukurang sedang. Membuat jiwa jantan nya bangkit dan meronta di bawa sana.......

"Sadarlah, dia adalah menantu mu, Antonio," gumam Antonio mengertakan gigi dengan frustasi.

"Kau harus masuk ke dalam perangkapku malam ini, Antonio," batin Silvia diam-diam tersenyum licik.

...Ternyata Silvia sama sekali tidak apa-apa, ia hanya pura-pura agar Ayah mertua Kakaknya itu masuk kedalam perangkap nya.......

...Mobil yang mereka tumpangi berhenti di lampu merah. Seolah memberi waktu kepada Silvia untuk melancarkan aksinya.......

"Ah ... Aku tidak tahan lagi, ini sangat panas..." lirih Silvia melonggarkan lagi dress bagian atasnya, lalu meletakan tangan sang ayah mertua Kakak di leher putih mulus nya.

Deg!

...Jantung Antonio pemompa dengan kecepatan tinggi. Hasratnya pun semaking naik saat tangannya menyentuh kulit leher Silvia yang begitu lembut.......

"Sial!" umpat Antonio meraih ponsel dengan salah satu tangannya dan melakukan panggilan.

"Halo,Tuan," sahut sang mantan asisten dari seberang ponsel.

"Siapkan hotel, menantu ku tidak boleh pulang ke mansion dalam keadaan seperti ini," perintah Antonio.

"Baik,Tuan."

...Walaupun Asisten nya sedikit ragu bercampur bingun, namun dia tidak bisa melakukan apa-apa.......

Tut ... Tut ... Tut.

...Panggilan pun berakhir dan Antonio memutar arah jalan setelah lampu kembali hijau, menuju hotel yang akan di pesan oleh mantan Asistennya itu.......

(Bersambung)

...🔥🔥🔥🔥🔥...

"Halo para reader ku.thor ada sedikit pengumuman.thor akan up 1 kali sehari karna thor harus merevisi ulang karya thor(Rebirth istri antagonis tuan Mafia).tapi tenang saja sekali up thor akan menulis lebih banyak,agar kalian tidak kecewa"

"Terima kasih"🙏😇

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: Terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
lah anaknya si edo tah?? bs begitu
Rosimah Daul
Kecewa
Rosimah Daul
Buruk
Kartini Rotua Situmorang
koq triple mulu
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: maaf, belum sempat di perbaiki semua, soalnya sedang sibuk./Pray/
total 1 replies
Sriwahyuni
Gpp di bilang licik yg penting cantik n pintar hahahaha
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nia Risma
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
ohh jd ini rahasia yg mo dikatakan carlos di mimpinya si silvia tp keburu diajak pergi.
Ana Rusliana
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
kemeja putih berwarna abu??
Neni Suhandi
aku suka karya mu Thor ya walaupun bnyk typo tapi sejauh ini wajar lah yg penting masih ke baca ....semangat author semoga nanti tambah bagus di cerita lain ...
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih banyak/Pray/😭
total 1 replies
Inara Aila
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih
total 1 replies
Buaya buntung
buseng dah
Buaya buntung
uh antonio
Buaya buntung
semangat terus kak
Kartini Rotua Situmorang
muda amat
Srie Ncii Herdiansyah
thor bakaln bikin cerita tentang leon nya gak??
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: iya, tapi nanti ya, soalnya Thor punya ide cerita lain soal perjuangan seorang Kakak...

Ceritanya akan segera dirilis dengan judul(Harga sebuah janji)

jangan lupa mampir ya🤗
total 1 replies
Luvqaseh😘😘
shane filan bawa lagu tu😅😅
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💞Aulia Adriani💕
recommended
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih/Pray/
total 1 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!