Malam itu,tubuh ku seakan tersambar petir,ķekasih dan sahabat ku menghianati ku secara bersamaan.
Dan tidak berhenti sampai disitu saja,aku pun harus merelakan hal yang sangat aku jaga selama ini karna kebodohan ku sendiri
Aku harus merelakan malam pertamaku bersama pria asing yang tidak pernah aku kenal sebelum nya,ya ini semua karna mulut bodoh ku,jadi aku harus menanggung akibat nya sendiri juga
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva maya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 13
"Apa maksud mu?"tanya Merry
"seperti yang ku bilang tadi,jika kita publik hubungan kita,kau akan di cap jelek oleh semua karyawan di sini,dan juga akan ada gosip yang akan memberat kan ku lagi di perusahaan,sudah lah sayang kita biar kan saja semua berjalan seperti ini,saat mereka lelah aku yakin semua nya akan hilang dengan sendiri nya."ucap Aril,sambil mengelus kepala Merry
Sebenarnya Aril masih sangat merasa bersalah kepada Hani,tapi semua sudah terlanjur,ia sengaja tidak terlalu memperumit gosip yang ada,karna ia sadar yang terjadi pada Hani juga karna dirinya,ia berfikir hanya ini yang bisa ia lakukan untuk Hani,karna walau bagaimanapun mereka pernah memiliki hubungan
____________________________________________
Suatu hari
"Hani,apa kamu udah siap?."tanya Loly
Hani mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum
Hari ini mereka akan menemui orang yang akan menandatangani kontrak hunian rumah yang mereka tawarkan,mereka janji bertemu di sebuah Restoran besar di kota "B"
Hani dan Loly sampai di tempat yang mereka tuju,mereka berjalan bergandengan,saat mengetahui Hani hamil,Loly memang sangat siaga,ia selalu menggandeng tangan Loly kemana pun ia pergi karna usia kandungan Hani sudah 24 minggu perut Hani sudah mulai terlihat membuncit
Saat kedua wanita itu menuju tempat duduk nya,ada sepasang mata yang melihat mereka
Iya itu Haru,kebetulan ia sedang ada pertemuan dengan klien dari luar negri
"Dia."haru berucap
"iya bos."jawab Jero asistent pribadi Haru
"Tidak,aku hanya bicara sendiri."jawab Haru
Sesampai nya di sana mereka duduk menunggu orang yang akan membeli hunian tersebut
mereka duduk di sofa yang setengah melingkar,di tempat itu banyak orang orang yang menggunakan pakaian kerja,tempat ini memang terkenal di gunakan untuk pertemuan pekerjaan
Dan ternyata Hani dan Loly duduk pas di belakang tempat duduk Haru,yang membuat Haru bisa mendengar dengan jelas pembicaraan mereka
"O iya Hani apa blue sudah minum susu?."tanya Loly sambil memegang perut Hani
Blue adalah sebutan bayi yang ada di rahim Hani,Hani menamai nya blue karna ia sangat menyukai warna biru,menurut nya apa pun hal yang menyangkut bayi nya harus berhubungan dengan sesuatu yang ia sukai,karna setelah semua hal buruk yang menimpa nya,bayinya lah yang membawa cahaya baru dalam kehidupanya
"Sudah mami,ibu ku selalu memastikan asupan ku cukup sebelum ia bekerja."jawab Hani menirukan suara anak kecil
"Bagus lah,kalau sampai ibu mu lalai mami yang akan memarahinya."ucap Loly
Mereka berdua tertawa
"Ah maaf aku terlambat."ucap wanita tua yang datang
"Oh,tidak nyonya kami juga baru datang." ucap Hani sambil kedua nya berdiri untuk menyambut
"Heyyyy,kalian tidak perlu berdiri kau pasti sudah mulai kesusahan untuk bergerak."ucap nyonya itu
Wanita tua ini memang sudah tau keadaan Hani yang sedang hamil,mereka sudah bertemu saat survei tempat tinggal yang akan ia beli
"Tidak apa nyonya saya baik baik saja,orang bilang saat hamil kita tidak boleh manja,itu akan mempermudah persalinan nanti nya."ucap Hani
"Wahh,jarang sekali gadis muda seperti mu mengerti tentang hal seperti ini,kebanyakan saat hamil mereka akan sangat manja dan malas."ucap wanita tua itu sambil tersenyum bangga
Mereka pun menjelas kan tentang kontrak rumah kepada nyonya itu
"Nyonya kenapa anda sendirian,kenapa anda tidak membawa seseorang agar anda merasa nyaman saat menandatangani kontrak."tanya Loly
"Oh tidak perlu,aku memang sudah tua tapi untuk hal seperti ini aku masih bisa menangani sendiri."jawab nyonya itu
"Ah maaf kan saya nyonya bukan maksud saya meremehkan anda,maksud saya....."Loly terpotong
"Tidak papa aku paham maksud mu,aku hanya memiliki satu putra dan sekarang ia sedang bekerja,ia sudah menikah selama lima tahun,tapi belum memiliki anak,sedangkan usia menantuku sudah tidak muda lagi,aku mendatangi peramal dan ia mengatakan menantu ku belum hamil karna tinggal di rumah kami,tapi putra ku tidak mempercayai itu,jadi aku berinisiatif membelikan rumah ini untuk mereka."ucap nyonya itu
"Tapi nyonya bukan kah anda akan kesepian jika anak dan menantu anda pindah nanti nya?."tanya Hani
"Tidak papa,aku hanya akan kesepian sebentar,setelah mereka sudah memberikan cucu padaku aku akan meminta mereka kembali ke rumah kami lagi." jawab nyonya itu
mereka berdua hanya tersenyum
"Maka dari itu kau patut bersyukur karna kau bisa mengandung di usia muda ini,karna tidak semua orang bisa mendapat kan nya dengan mudah."imbuh nyonya itu lagi
Hani menunduk sambil mengelus perut nya yang buncit sambil tersenyum
Setelah selesai menandatangani kontrak makanan yang sudah mereka pesan pun datang,saat hendak menyuap Hani mual seperti biasa nya lagi
"Huekkk."Hani menutup mulut nya,sampai usia kandungan nya sekarang Hani memang masih sangat pemilih dalam makanan dan yang membuat badan nya lebih kurus dari sebelum nya
"Hani kamu nggak papa."tanya Loly yang selalu sigap
"Nggak aku nggak papa,aku rasa aku ngak pengen makan ini."menunjuk makanan yang ia pesan tadi
"Maaf kan saya nyonya saya pasti merusak selera makan anda?."ucap Hani
"Tidak,tidak,kau jangan berbicara begitu,hal seperti ini memang sudah sangat biasa terjadi pada ibu hamil,kau tidak perlu sungkan,tapi kandungan mu terlihat sudah besar,biasa nya masa ngidam hanya terjadi pada kehamilan muda,kalau boleh tau berapa usia kandungan mu?."ucap nyonya
"Sudah jalan enam bulan nyonya"Loly menjawab
"Oh benarkah,biasa nya usia kandungan mu sudah tidak memilih makanan lagi?."tanya nyonya
"Aku juga tidak tau nyonya,mungkin bayi ini sedikit berbeda dengan yang lainya."jawab Hani sedikit meringis
Haru yang dari tadi menguping pembicaraan tidak begitu fokus dengan kegiatan nya,entah apa yang ia susun dalam ingatan nya,dia mulai menghitung minggu tanpa sadar,dan lagi lagi ia penasaran akan gadis yang duduk di belakang ini
jangan lupa like dan favorite ya😊😊😊