"Aku ingin mati saja, buat apa aku hidup toh semuanya sudah berakhir. Tidak ada yang bisa dibanggakan lagi dari diriku. Semuanya telah hancur. Keluargaku akan hancur bila mengetahui ini semua, akulah kebanggaan mereka tapi kini leyaplah semua" ucapku dengan melempar buku-buku. Aku duduk terdiam dengan fikiran menerawang entah apa yang aku fikirkan. Aku gak punya semangat lagi, seakan semuanya musnah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nia Nara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 13 KEDATANGAN MERTUA DAN MANTAN
Kenapa yank kok wajahnya ditekuk gitu" panji mendekati istrinya dan mencium pipi Najwa. Namun Najwa gak merespon ucapan panji, Najwa hanya diam karena hatinya masih panas dan marah dengan kata-kata amel tadi.
"Yank....kenapa sih" tanya panji yang melihat istrinya hanya diam aja.
"Yank sekarang kamu jujur aja dech, sebenarnya kamu masih berhubungan sama amel mantan kamu itu" tanya Najwa dengan melihat wajah suaminya itu yang heran dengan pertanyaan istrinya.
"Gak pernah yank....sejak aku putus dari dia, aku gak pernah ngubungin dia. Lagian buat apa bahas dia lagi yank. Sekarang aku udah punya kamu. Aku gak mau mikirin orang lain" panji berusaha jujur.
"Kenapa dia bisa tahu kalau aku orang miskin, dan katanya aku nikan kamu karena ngincer harta kamu aja. Dia juga bilang kalau kamu nikahin aku karena terpaksa dan kasihan hiks hiks" Najwa merasa sudah tidak bisa menahan tangisannya.
"Yank sumpah aku gak pernah telfonan sama dia, aku gak tau apa-apa. Jadi tolong percaya sama aku. Aku nikahin kamu karena aku benar-benar sayang sama kamu. Kamu gak usah percaya omongan dia. Aku gak tau, dia punya niat apa ngubungin aku lagi. Yang jelas aku sayang dan cinta sama kamu. Kamu jangan mau di hasut oleh dia. Sini biar nonya aku block aja biar dia gak ganggu kita lagi" panji mengambil handphonenya dan memblokir no amel didepan Najwa agar Najwa percaya kalau panji gak punya hubungan apa-apa lagi dan ngan amel. Panji gak habis fikir kenapa amel datang hanya membuat panji dan Najwa berantem. Apa sebenarnya niat dia. Panji memeluk istrinya dan menenangkannya agar istrinya bisa tenang.
"Aku berharap kita lebih menjaga kepercayaan kita lagi ya yank. Aku benar-benar sayank sama kamu. Aku bisa gila kalau harus kehilangan kamu yank" ucap panji di telingan Najwa.
"Aku juga sayank banget sama kamu yank" Najwa mulai bisa tersenyum kembali.
******************
Hari ini hari minggu, kebetulan Najwa dan panji pengen leha-leha dulu habis itu pengen belanja bulanan.
"Mas aku kok pengen makan bakso di tempat pak kanto langganan kita itu ya" ucap Najwa sambil bermanja-manja pada suaminya.
"Yaudah nanti kita kesana ya" jawab panji sambil menatab wajah istrinya.
"Kenapa mas kok liatin Najwa gitu? Ada yang aneh dari wajah najwa?" tanya Najwa dengan wajah bloonnya.
"Haaaaaaa istrinya mas cantik dan gemesin jadi pengen kayak tadi malam lagi" ucapnya sambil nyubit pipi istrinya.
"Ihhhhhhhhhh apaan sih mas gak enak tau" Najwa cemberut.
"Gak enak kok merem melek, meracau pula katanya enak mas lebih banter lagi haaaaaa" tawa panji menggelegar membuat pipi Najwa memerah seperti udang rebus wkwkwkw
"Gak lagi lagi ya Najwa kasih jatah. Kalau perlu mas puasa tujuh puluh purnama biar tahu rasa" jawab Najwa sambil mukul lengan suaminya dan langsung lari kedalam kamar. Panjipun mengejarnya seperti anak kecil yang rebutan mainan.
"Yank jangan dunk bisa-bisa kepala mas atas bawah pusing kalau gak dikasih jatah, kasihan si atong yank kalau puasa"
"Biarin bodo amat"
"Heeeee kalau cemberut gini bikin tambah gemes mas, jadi pengen nerkam khammmm"
"Ihhhh apaan sih mas" ucapnya sambil masuk kedalam selimut. Panji yang melihat istrinya masuk kedalam selimut, ikut masuk dan langsung menindih tubuh istrinya sambil melahap bibir sang istri dengan rakus.Najwa yang menikmati bibir lembut suaminya tak menolak malah menikmatinya semakin dalam dan semakin panas. Percintaan panasnya semalam tidak membuat sepasang suami tersebut lelah malah pagipun mereka mengulanginya kembali. Satu-satu baju Najwa sudah panji lucuti hingga tubuh sang istri polos tanpa sehelai benang. Panjipun buru-buru membuka bajunya dan kembali melahap bibir sang istri. Najwa tak kalah bringas dalam melayani suaminya, dia selalu berusaha membuat sang suami puas. Panji masih bermain lato-lato kepunyaan sang istri, membuat sang istri mengerang ingin pelepasan. Najwa benar-benar dibuat kewalahan dan kehabisan nafas karena panji terus melahap bibir Najwa, Najwapun mendorong sang suami karena sesak.
"Mas.. Gak bisa nafas tau" Najwa memanyunkan bibirnya. Panji hanya bisa tersenyum melihat tingkah istrinya. Tangan panji mulai meraba-raba paha Najwa dan mengobok-ngobok sawah kepunyaan sang istri. Najwa yang sudah tidak tahan hanya bisa meracau.
"Mas, Najwa sudah gak kuat" ucapnya dengan menarik rambut panji. Panji yang mengerti maksud sang istri langsung mengambil ancang-ancang untuk bercocok tanam di sawah sang istri.
Jlebbbb
"Aaaaakkkhhh mas emcmmmmm" kamar yang tidak terlalu luas dibuat berisik dengan suara ******* suami istri itu, membuat muka mama panji dan imel sang mantan merah seperti kepiting rebus yang menahan marah.
Lagian siapa suruh coba asal masuk jadinya kan gini bingung ples sebel sendiri haaaaaaa author jadi ikut dag dig ngebayanginnya haaaaaaa gimana ya kalau kalian ada di posisi mamanya panji dengan sang mantan hemmmm lanjut ach ke panji dan Najwa biar seru heeee
"Aaaaaaaakhhhhh mas pelan pelan mas sakit" ucap Najwa yang mendapat serangan membabi buta dari suaminya. Panji semakin kencang memompa tubuh Najwa, membuat Najwa kewalahn mengimbangi suaminya. Satu jam berlalu, pergulatan mereka belum selesai malah semakin panas. Panji membolak balik tubuh Najwa seperti serabi. Najwa berusaha mengimbangi percintaan suaminya yang tidak pernah lelah kalau urusan ****, namun tetap saja Najwa dibuat lemas dibuatnya.
"Yank punyamu semakin hari semakin enak, membuatku candu tau. Rasanya mas pengen tiap hari kayak gini" ucapnya disela sela pergelutan panasnya. Najwa gak menjawab ucapan suaminya karena sudah terlalu capek menghadapi suaminya yang terus saja memompa dirinya.
"Hah hah hah Mas ini udah mau dua jam kok si atong masih sehat-sehat aja toh" tanya Najwa yang masih dalam posisi nungging kesukaan suaminya.
"Sebentar yank si atong lagi pengen berlama lama didalam. Kamu cukup nikmatin aja ok" ucapnya dengan semakin cepat memompa tubuh Najwa.
"Mas Najwa dah capek banget"
"Yaudah ganti posisi aja ya, bentar lagi mas keluar" ucapnya sambil tersenyum nakal pada istrinya. Najwa merubah posisinya karena kasihan juga kalau si atong belum menyembur bisa-bisa mas panji pusing atas bawah. Gak apa-apa capek yang penting suami puas kalau ditolak kan dosa wkwk alasan aja nech si Najwa padahal dia juga suka haaaaaa
"Yank mas mau keluar achkkkkkk" panji ambruk di samping Najwa sambil tersenyum pada istrinya.
"Terimakasih ya sayank, kamu membuat mas puas, nanti malam lagi ya"
"Auk ach capek dan ngantuk" ucap Najwa dengan membelakangi panji.
"Haaaaaaaa kamu lucu tau gak yank" baru panji mau meluk istrinya dari belakang, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.