NovelToon NovelToon
He Is Abrisam (S1-S2)

He Is Abrisam (S1-S2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: tinkeerz

(season 2)

Adira dan Abrisam terpaksa menjalankan hubungan jarak jauh karena impian dan cita-cita masing-masing. Namun, tidak semua orang bisa menjalankan itu termasuk mereka. Awalnya semua berjalan dengan lancar hingga suatu ketika ada saja masalah yang menguji cinta keduanya.

Kepercayaan mereka pun diuji, saling menyalahkan dan jarang kumunikasi. Apa mereka masih bisa mempertahankan hubungan yang sudah dirakit bertahun-tahun ini?


(season 1)

Adira Verbena, gadis kelas 12 SMA yang hanya ingin ketenangan dalam hidupnya. Ia ingin melewati masa sekolah dengan tidak terlibat masalah satu pun.

Jadi siswi teladan sepanjang sekolah adalah impian besarnya. Namun, tidak semulus itu. Nampaknya sejak mengenal Abrisam Pradipta impiannya itu harus hancur.

Banyak masalah yang datang melibatkan mereka berdua. Dira berusaha menghindarinya, tapi takdir seperti ingin menyatukan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tinkeerz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 13

Adira menjinjit saat ingin menggapai buku di rak paling atas. Keseimbangannya mulai goyah tiba-tiba ia roboh ke belakang. Namun, seseorang menangkapnya membuat Dira tidak jatuh ke lantai.

Dira tersentak dan cepat-cepat menegakkan tubuhnya lagi. Ia menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang menolongnya.

“Lain kali hati-hati,” ucap orang itu.

Adira tersenyum malu, “makasih, Raz. Udah nolong gue kalau nggak ada lo mungkin udah nabrak rak buku satunya.”

“Sama-sama,” balas Afraz dengan senyum manisnya.

Afraz mendekat ke rak buku, mengulurkan tangannya ke atas dan mengambil buku yang ingin diambil Dira tadi.

“Ini yang mau lo ambil ‘kan?” Afraz memberikan bukunya dan Dira lekas mengambil buku itu, “terima kasih lagi.”

Afraz tersenyum sambil mengangguk.

Afraz memperhatikan Dira yang sedang membaca buku. Cowok itu tidak benar-benar membaca buku miliknya. Ia malah sibuk menatap gadis di depannya.

Adira yang merasa diperhatikan segera mendongak, “ada apa, fraz?”

Afraz yang ketahuan itu cepat menggeleng, “tidak apa-apa. Gue mau nanya deh.”

“Nanya apa?” Adira kembali fokus dengan bacaannya.

“Lo akhir-akhir ini gue liat dekat banget sama Sam. Kalian pacaran?”

Mendengar pertanyaan itu Adira menegakkan kepalanya, lalu menggeleng.

“Gue nggak pacaran sama Sam. Bisa-bisanya lo punya pikiran itu. Selama ini kita dekat karena ada tugas kelompok. Itu aja.”

Afraz menghembuskan nafas legah. “Syukurlah,” gumamnya.

“Hah apa?” tanya Dira yang kurang jelas mendengar ucapan Afraz.

“Tidak, pulang sekolah ada waktu? Gue mau aja lo jalan-jalan dulu.”

Adira menutup bukunya. Matanya melihat ke arah lain. Sebenarnya ia senang kalau cinta lamanya ini mengajaknya pergi.

Dengan malu-malu Dira menjawab, “ada.”

“Oke, pulang sekolah gue tunggu di parkiran ya.”

Pelajaran terakhir di hari ini adalah olahraga. Semua murid 12 IPS 1 berkumpul di lapangan. Mereka sudah menggunakan seragam olah raga.

Sam duduk di tepi lapangan sambil memperhatikan siswa lain bermain basket.

Ia memang seperti itu hanya akan terlihat akrab dengan Emran dan Manha sedangkan teman sekelasnya, ia biasa-biasa saja.

“Lo kenapa nggak balas pesan gue?”

Mendengar seseorang bertanya padanya Sam mendongak. Ia menyipitkan mata karena silau terpapar sinar matahari disiang itu.

“Untuk apa? Penting banget buat lo tahu apa yang gue lakuin?” tanya balik Sam yang membuang muka.

Adira berjongkok di samping Sam, “penting karena lo ‘kan teman sekelompok gue.”

Abrisam menoleh ke gadis itu dan tertawa pelan.

“Tugas udah selesai dan kita bukan teman sekelompok lagi.”

“Ya nggak apa-apa kali. Oh iya, gue liat acara di TV. Ada lo dan keluarga lo, tapi kok mama lo beda ya? Bukan Tante Anna,” ujar Adira berhati-hati menyampaikan pertanyaannya.

Dengan malas-malas Sam menjawab, “ Dia ibu tiri gue yang pertama.”

“Lo punya dua ibu tiri?” Adira terkejut.

“Sttttt!” Sam meletakkan jari telunjuk di depan bibirnya, “jangan keras-keras.”

Gadis itu memperhatikan sekitarnya. Untung saja teman-temannya sibuk masing-masing.

“Maaf, jadi lo punya dua ibu tiri?” tanya Adira lagi dengan mengecilkan suaranya.

Sam mengangguk, “bokap gue menikah lagi setelah nyokap kandung gue meninggal. Jadi, seperti yang udah lo liat pada kenyataannya keluarga gue begitu. Gue punya satu adik perempuan dari ibu tiri gue yang pertama.”

“Punya dua ibu tiri itu enak nggak sih?” tanya Adira ragu-ragu.

“Sebaik-baiknya ibu tiri yang lo punya tetap lo bakal mau ibu kandung lo yang mengurus anaknya.”

Gadis itu mengangguk-angguk sambil mengulum bibirnya, “lo bener sih. Mereka berdua baik sama lo?”

“Mereka baik.” Sam menatap lurus ke depan, “keduanya menganggap gue seperti anak kandungnya.”

“Sorry, gue terlalu kelihatan kepo.”

Sam menoleh, “nggak apa-apa.”

Cowok itu berdiri saat mendengar guru olahraga sudah berteriak menyuruh mereka untuk berkumpul.

Sam menunduk melihat Adira yang masih berjongkok, “ayo bangun disuruh pemanasan tuh.”

Adira melihat Sam jalan lebih dulu masuk ke barisan. Dengan rasa malas yang hinggap di tubuhnya Dira berusaha bangkit dan jalan ke dekat teman-temannya.

1
'Nchie
duh Sam manis banget sih kalo sama Adira...itu bokapmu kesurupan kali ya ngotot mau kawin lagi🤣🤣
'Nchie
kalo mama Winda masih terima pak Tomi ..aku kecewa deh sama mama...pak Tomi itu doyan kawin ..ntar kalo udah bosen pasti gitu lagi
'Nchie
jadi pengen nabok pak Tomi...itu istri udah 2 juga hadeuh
'Nchie
mama kan baru kenal sama pak Tomi jadi blm tau karakter pak Tomi seperti apa.. tanya istri nya juga dong atau tanya sama Sam...karena anak2 yg akan terluka
'Nchie
ah ini mah dasar pak Tomi doyan kawin 😤😤
'Nchie
nanti kamu nyesel loh sam
'Nchie
nanti kamu sendiri Dira ..hatimu udah suka sama Sam ..tapi kamu g nyadar
Trusthi Widhi
mood booster banget baca ini💝
Trusthi Widhi
tulisannya asyik untuk d baca❤️
👻Yusuf🦖
menarik
Adila Senja Zakeisha
Gak jelas banget nih orang tua.
yg salah dia kenapa anaknya yg kena dampak nya. siapa suru Uda tua masih jatuh cinta
pas di tipu marah".
Bundha Acha
udah thorrr,....si dira kan dapat pesangon tuh,....dah lah buat buka usaha rumah makan kecik kecilan
Naylatul Maufiroh
siiiiip
Amiek Susena
dira mah gak mau jujur, sebel aku
Amiek Susena
terimakasih otw season 2
Amiek Susena
suka banget thor jika ada seasen 2
Amiek Susena
winda mah gitu dia juga salah .. ngapainmain teriama saja ajakan tomi nikah , bukannya diselidiki dulu siapa tomi ... eehmalah sekarang anaknya yg dikorbanin karena dia kecewa gak jadi nikah sama tomi
Amiek Susena
thor di epusode ini aku berlinangan airmata duuuh nyesek banget
Amiek Susena
dasar tomi sibuaya darat sebel banget ....
Amiek Susena
jangan pisahin sam sama dira yaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!