NovelToon NovelToon
Terjerat Kontrak Pernikahan

Terjerat Kontrak Pernikahan

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:251k
Nilai: 4.9
Nama Author: bucin fi sabilillah

Kaina Chandrina terpaksa harus menikah dengan seorang CEO perusahaan besar. Ia harus menjadi tumbal akibat perbuatan orang tua, yang tega menukar dirinya dengan saham perusahaan.

Kini ia harus terjebak dalam sebuah pernikahan kontrak dengan Haikal Kusumanegara, CEO yang begitu berkuasa dan juga kejam.

Keluar dari kandang singa, masuk ke kandang harimau. Bagitulah ungkapan kata yang cocok untuk gadis malang itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bucin fi sabilillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah dan Khawatir

Siang menjelang, kini Kaina baru saja selesai memasak makanan yang diminta oleh Haikal. Hanya masakan sederhana yang mampu dibuat oleh Kaina, namun soal rasa tidak diragukan lagi.

Ddrrtt, ddrrtt, ddrrtt.

Ponselnya berdering, tertulis kontak Asisten Along di sana. Ia langsung mengangkatnya dan mengernyit ketika mendengar suara Haikal yang sudah mulai kesal.

"Kau dimana? Apa tidak tau jika saya sudah lapar?" tanya Haikal.

"Maaf, Tuan. Saya baru selesai memasak. Ini sudah keluar dari apartemen," ucap Kaina.

"Cepatlah! Sudah ada supir yang menjemput di bawah!" ucap Haikal mematikan panggilan secara sepihak.

Kaina hanya mengernyit dan menggeleng melihat tingkah tuan muda ini. Ia segera turun menggunakan lift dan melihat sebuah mobil sudah menunggu di loby.

"Selamat siang, Nyonya. Tuan Haikal meminta saya untuk menjemput anda," ucap Uje membungkuk sopan.

Apa benar dia orang suruhan tuan muda? aku seperti belum pernah melihatnya selama satu minggu ini. Batin Kaina mengernyit.

Uje sudah menunggu Kaina sambil membukakan pintu. Namun gadis itu masih terdiam dan enggaan untuk percaya.

"Nyonya?" panggil Uje.

"Maaf, saya akan menelfon suami saya terlebih dahulu," ucap Kaina merasa takut.

Ia kembali menelfon Along dan menanyakan beberapa pertanyaan hingga ia yakin jika laki-laki ini adalah utusan dari kantor.

"Maaf ya, Pak," ucap Kaina merasa tidak enak.

"Tidak apa, Nyonya. Mari saya antar," ucap Uja tersenyum.

Kaina langsung memasuki mobil dan mengucapkan terima kasih. Uja sedikit terkejut dengan ucapan itu, namun ia hanya tersenyum dan segera menjalankan mobil menuju kantor Haikal.

Pikiran Kaina mulai menerawang. Ia merasa sudah lama sekali tidak ada supir pribadi yang mengantarnya kemana-mana.

Ketika pergi pun hanya menaiki angkutan umum dan terkadang ia juga berjalan kaki untuk menghemat uang saku.

"Saya tidak pernah melihat Bapak sebelumnya," ucap Kaina.

"Saya supir khusus untuk tuan muda ketika berada di kantor, Nyonya," ucap Uje.

"Apa kantornya masih jauh?" tanya Kaina.

"Sekitar 15 menit lagi, Nyonya," ucap Uje tersenyum.

Kaina mengangguk. Ia menatap jalanan yang sudah beberapa hari tidak ia lihat. Gadis itu hanya terdiam dan tidak tertarik dengan apapun.

Sepertinya, aku bisa meminta izin untuk menemui bunda sepulang mengantarkan makanan ini. Batin Kaina.

Tak lama, mobil berhenti di lobby perusahaan. Kaina menatap gedung itu dengan kagum, terlihat sangat mewah dan juga terawat.

"Silahkan, Nyonya. Tuan ada di lantai 15," ucap Uje membukakan pintu.

"Apa bapak tidak ikut masuk? Saya tidak tau harus jalan kemana," ucap Kaina lirih.

"Baiklah, mari saya antar, Nyonya," ucap Uje.

"Bapak, panggil saya Kaina saja. Sebab belum ada yang tau jika kami sudah menikah," ucap Kaina.

Uje terdiam dan mengangguk. Ia tidak lagi berbicara sepanjang langkahnya, hingga mereka sampai di depan lift.

"Lantai 15. Keluar dari lift, anda langsung bertemu dengan ruangan CEO," ucap Uje.

"Terima kasih banyak, Pak!" ucap Kaina tersenyum.

Beberapa karyawan yang lewat hanya mengernyit bingung melihat gadis itu. Kenapa bisa dia menaiki mobil Haikal, bahkan di jemput oleh supir perusahaan. Mereka sengaja mengikuti Kaina dan ikut masuk ke dalam lift.

Kaina bergeser dan menunduk sambil memeluk kotak bekal yang sudah ia bawa dari apartemen.

Sementara dua karyawan itu menatap Kaina dengan remeh, melihat gadis itu hanya memakai jeans di atas lutut dipadukan dengan kemeja dan kaos oblong, tak lupa topi dan juga tas kecil yang selalu ia bawa.

Sangat cocok dengan usianya saat ini, namun terlihat aneh bagi karyawan itu.

"Mau kemana dek?" tanya salah satu karyawan.

Kaina menatap datar mereka tanpa ekspresi. "Mau ngantar makanan, Kak!" ucapnya.

"Untuk siapa dan lantai berapa?" tanya mereka.

"Untuk asisten Along, dia abang sepupu saya!" ucap Kaina sengaja berbohong.

Mereka terdiam dan tidak melanjutkan pertanyaan kepada Kaina. Karena bisa saja, mereka kehilangan pekerjaan jika membuat gadis ini tersinggung.

"Mari!" ucap mereka keluar dari lift di lantai 8.

Kaina hanya menghela nafas. Ia cukup takut, jika mereka menyakitinya. Mengingat, ia pergi ke sini sendiri dan baru pertama kali.

Ting!

Pintu lift terbuka, Kaina langsung bertemu dengan pintu ruangan CEO. Namun tidak terlihat seorang pun berada di sana.

Ia melangkah keluar, namun di kejutkan dengan suara bentakan Haikal yang begitu keras.

"Kau ingin bermain dengan saya, ha? Kau pikir kami bodoh dan menutup mata dengan apa yang telah kau perbuat?" bentak Haikal.

Kaina terdiam dengan rasa takut yang mulai menyeruak. Ia hanya berdiri mematung di depan pintu tanpa bisa bergerak sedikitpun.

"Sekarang juga angkat kaki kaau dari perusahaan ini! Kau dipecat!" ucap Haikal.

"Tuan beri saya satu kesempatan lagi! Saya mohon," ucap seorang laki-laki.

"Tidak! Pergi kau sekarang juga!" ucap Haikal berteriak dan melempar sesuatu.

Kaina terlonjak kaget dan menjatuhkan kotak bekal yang tengah ia pegang.

Haikal menatap pintu dan langsung membukanya. Ia terkejut ketika melihat Kaina berdiri mematung dengan wajah pucat pasi.

"Kau?" sentak Haikal terkejut.

Lidah Kaina kelu, ia membayangkan bagaimana jika sang ayah mendapatkan bentakan seperti tadi, membuatnya takut. Apalagi jika pria tampan ini menarik semua saham di perusahaan keluarganya.

"Sejak kapan kau berdiri di sini?" tanya Haikal dengan emosi yang belum bisa ia kendalikan.

"Ba-baru saja, Tuan!" ucap Kaina menunduk takut.

"Itu kenapa kau jatuhkan makanannya? Bukanlah kau tau saya sudah lapar sedari tadi!" bentak Haikal.

Kaina tersentak dan langsung mengambil makanan itu. Beruntung tidak ada makanan yang tercecer satupun.

"Ma-maaf, Tuan! Sa-saya hanya terkejut," ucap Kaina dengan air mata yang menggenang dan dada yang mulai terasa sakit.

Haikal semakin kesal dan tidak menghiraukan keberadaan Kaina. Ia langsung masuk tanpa mengucapkan sepatah katapun.

"Along, seret dia keluar dari perusahaan ini!" Ucap Haikal masih berteriak.

"Tuan, saya mohon jangn pecat saya! Tuan, beri saya kesempatan satu kali lagi. Tuan!" ucap laki-laki itu memohon.

Kaina tidak bergeser sedikitpun dari tempatnya berdiri. Ia masih mematung terkejut ketika mendengar bagaimana Haikal marah. Walaupun selama satu minggu ini, pri tampan itu selalu berkata keras dan kasar kepadanya.

"Nona, silahkan masuk. Emosi tuan sedang tidak stabil. Saya mohon jangan memancing amarahnya lagi," ucap Along.

Kaina hanya mengangguk dengan nafas yang sudah mulai terasa sesak. Ia segera masuk ke dalam ruangan Haikal dan melihat pria tampan itu tengah berdiri membelakanginya.

"Apa kau melihat bagaimana saya marah?" tanya Haikal tapa menoleh.

"I-iya, Tuan!" ucap Kaina tercekat.

Tubuhnya mulai terasa lemas dengan nafas yang semakin tercekat dan juga gemeteran.

"Jangan pernah berani membantah atapun melawan kepadaku, atau kau akan mati di tempat!" ucap Haikal tegas.

Kaina hanya mengangguk dengan mata sayu dan wajah yang pucat.

"Duduklah!" ucap Haikal melunak.

Bugh!

Bukan hanya duduk, namun Kaina berbaring, jatuh tidak sadarkan diri. Bahkan makanan yang ia bawa sudah berserakan di lantai.

Haikal terkejut dan langsung berlari menghampiri Kaina.

"Hei gadis, kau jangan bercanda!" ucap Haikal menepuk pipi Kaina.

"Sial, makananku!" ucapnya ketika melihat kotk bekal itu sudah tergeletak mengenaskan.

Ia segera menggendong Kaina dan membaringkan gadis itu di atas sofa.

"Hei gadis, bangunlah!" ucap Haikal.

Apa jantungnya kembali kambuh?. batin Haikal tersentak.

Ia segera memanggil Rasya agar datang ke kantornya saat ini juga.

"Jika dalam 5 menit kau tidak sampai, gadis ini akan mati!" bentak Haikal.

"Apa kau gila, Ha? Kau bawa dia ke rumah sakit sekarang juga!" Bentak Rasya.

"Jangan banyak bicara!" ucapnya Mematikan panggilan.

Bukan ia tidak ingin membawa Kaina ke rumah sakit, namun di bawah masih banyak karyawan yang berlalu lalang. Apa kata mereka nanti, jika ia menggendong Kaina yang tidak sadarkan diri.

"Ck, gadis kecil kenapa kau harus memiliki riwayat jantung seperti ini. Sial, makananku terbuang begitu saja!" ucapnya.

Ia memeriksa detak jantung Kaina yang terasa tidak teratur. Jangan sampai kau kenapa-napa, gadis kecil!. batinnya

1
Linda Liddia
Ini kok gak dilanjut lg ceritanya kk..
Sayang bgt lho gak dilanjutin mana ceritanya bagus bgt..
Ayo kk semangat buat lanjutin lg ceritanya
Linda Liddia
Ya mati aja lo selena emang org kayak lo pantasnya mati aja gak ada gunanya org berhati busuk & jahat utk hidup lebih baik mati aja
Linda Liddia
Udah tau bokap lo mau dibunuh sama emak tiri lo bukan lo ajak bokap lo tinggal bareng buat keamanan bokap lo kaina katanya lo pinter
Hari Saktiawan
ini cerita nya bersambung ya
Adel Sahara
👍
Ana Natalia
lanjut baca.❤️
🎤K_Fris🎧: Hai kak, terimakasih sudah mampir ya🥰🥰
semoga suka😚
total 1 replies
Derma S
Luar biasa
🎤K_Fris🎧: terimakasih sudah mampir kakak😍
total 1 replies
kagome
gini klo punya suami sengklek🤣🤣🤣
b
Kecewa
🎤K_Fris🎧: ditinggal aja kak!! gak usah kasih rate rendah kalau jelek!! kakak kalau bikin krya belum tentu bagus juga😌
total 1 replies
b
Buruk
🎤K_Fris🎧: semoga nama kak di kabulkan allah ya, 'Ain
total 1 replies
Alifah Azzahra💙💙
Ayo semangat 💪💪 Kaina
Alifah Azzahra💙💙
Kayaknya tingkat kebucinan sudah mulai muncul nihh 🤣🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Kita lihat sja nanti tuan arrogant siapa yang akan bucin duluan 🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Izin hadir yah Thor 🥰
🎤K_Fris🎧: semangat baca ya kak😍
total 1 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
Kenapa harus ke rumah utama lagi adeh, bukan ngak tahu sana ibu n adekmu memusuhi kaina jadi apa2 gmna haikal.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dengar kaina akhirnya haikal mengucapkan apa yg bermain difikiranmu, skg kau lah yang haikal cinta bukan "DIA"
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
kaina harus pandai bela diri dan jgn lemah harus kuat biarr ngak ada yg menindas lagi.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
ku kira mertuanya baik ternyata 11/12 dgn ibu tirinya huh haikal liatlah kelakuan ibumu kasian kaina.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
orang sabar lama2 jeenuh juga diancam gitu, kaina terlalu polos wkwk dikerjain tuan, semoga mertua dia baik yaa haish khawatir aku.
🎤K_Fris🎧: semangat baca kakak😍😍😍😍
total 1 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
awas saja kau sisca berani buat berani tanggung ntar hurmm.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!