DI LARANG KERAS PLAGIAT, TAMBAL SULAM DLL !! YANG NEKAT PLAGIAT SEMOGA KENA AZAB PEDIH DARI TUHAN
Pernikahan dengan menjalani LDR an sungguh berat dan rawan godaan.
Suatu rumah tangga ketika bertemu Pelakor atau Pebinor adalah suatu momok yang menakutkan. Konflik dilema cinta dan kebucinan non hakiki yang membutakan mata hati serta logika manusia sehingga mengorbankan pasangan dan anak serta menggoyahkan keutuhan rumah tangga.
Jessy seorang ibu rumah tangga punya dua buah hati kembar bernama Graham dan Gisella yang masih berusia lima tahun harus menelan pil pahit kala ia mendapati Revan suaminya ternyata memiliki wanita idaman lain. Apalagi sang pelakor tersebut adalah istri dari pemilik kebun teh tempat suaminya bekerja yang haus akan belaian kasih sayang lelaki dengan teganya merebut suami dari wanita lain. Sebuah kesetiaan cinta dalam maghligai pernikahan tengah dipertaruhkan atas suatu pengkhianatan cinta.
Bagaimana nasib rumah tangga keduanya? Simak kisah mereka📌
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa Imel?
"Siapa Imel?" gumam Jessy dalam hati seraya menatap sendu suaminya yang tengah terbaring pulas di sampingnya dengan tubuh keduanya yang masih p0-los.
Hingga malam hari Jessy melihat tak ada gelagat mencurigakan dari suaminya itu baik ketika suaminya mandi pun ia mengecek ponsel suaminya namun tak ada chat maupun telepon dari wanita yang bernama Imel atau nama lain yang tertinggal.
Ia memeriksa kontak pun juga normal. Akhirnya ia berusaha menyimpan dahulu kecurigaannya tersebut. Kedua buah hatinya tentu bahagia dan riang gembira karena Papanya pulang ke rumah setelah lama tak berjumpa secara langsung.
Terkadang Revan hanya mengobrol dengan putra putrinya serta istrinya itu lewat video call saja namun tak setiap hari ketika berada di Bandung. Selama beberapa hari berkumpul bersama di rumah, Revan dan kedua buah hatinya asyik main game serta jalan-jalan ke Ancol dan Ragunan.
Pundi-pundi yang didapatkan Revan dari Imel hasil tipu daya jerat cinta palsu pada istri bosnya itu membuat isi kantong Revan menjadi tebal. Setiap hari bahkan Revan bisa mendapatkan pundi-pundi uang secara cuma-cuma dari Imel sekitar 200-300 ribu. Makan siang dan malam pun Imel belikan untuknya bahkan pulsa hingga uang rokok pun sering ia dapatkan gratis dari Imel.
Cinta buta menutup hati seorang Imel sehingga dengan mudahnya mentransfer sejumlah uang kepada Revan beserta kebutuhan lainnya untuk lelaki tersebut yang memang dikenal oleh rekan-rekan kerjanya di Jakarta sebagai playboy ulung.
Berkat wajah tampannya, rayuan sang don juan serta kepiawaian seorang Revan melihat peluang mendekati wanita-wanita berduit namun para wanita itu memiliki suami. Dominan wanita tersebut kesepian sehingga otomatis jarang dibelai oleh suami sahnya. Hal ini menyebabkan banyak wanita mencari kepuasan batin di luar sana dengan jalan yang salah dan Revan memanfaatkannya.
Jika sudah dirasa cukup harta atau materi yang ia keruk dari para korbannya maka tak segan Revan akan memutuskan cinta mereka bahkan jika wanita korbannya nekad mendatangi kantor tempat ia bekerja maupun mengganggunya lewat ponsel maka dengan mudah ia berganti nomor ponselnya dan menutup segala akses sosial medianya serta cuti sejenak dari pekerjaannya.
Alhasil banyak korban yang pasrah dan merelakan materi serta cinta palsu Revan tersebut. Ketika kondisi sudah kondusif atau aman maka sang playboy akan muncul kembali dari permukaan untuk bekerja seperti biasa tanpa ada rasa bersalah sama sekali kepada para wanita yang sudah ia tipu mentah-mentah itu.
Saat ini Revan dan anak-anaknya tengah main ke rumah saudara di gang sebelah yang tak jauh dari rumah mereka. Jessy tak ikut, ia di rumah sibuk memasak dan membereskan segala tingkah mereka yang membuat rumah seperti kapal pecah.
Akan tetapi hatinya bahagia karena suaminya itu terlihat begitu kangen pada dirinya dan juga kedua anak mereka. Bahkan selama Revan di Jakarta setiap malam akan meminta jatah pada istrinya itu demi kebutuhan biologisnya terpenuhi.
Jessy sebagai istri tentu senang karena dirinya masih bisa memuaskan suaminya di ranjang. Padahal biasanya jika Revan pulang ke Jakarta sangat jarang meminta jatahnya hanya sesekali saja itupun jika Jessy dulu yah menyodorkan dirinya pada suaminya. Jika sekarang justru setiap hari tanpa terlewatkan dan Revan sendiri yang meminta padanya seakan suaminya itu terus merasa kehausan akan penyatuan hubungan suami istri.
Saat tengah membenahi mainan anaknya tiba-tiba ponsel Revan berdering dan Jessy sungguh kaget karena ia pikir suaminya pergi membawa ponsel ternyata tertinggal di kamar. Ia berjalan memasuki kamarnya dan melihat id pemanggil tanpa nama. Jessy ragu akan mengangkat apa tidak.
Akhirnya ia biarkan saja khawatir suaminya marah jika mengangkat telepon yang bukan haknya. Akan tetapi si penelepon tersebut sepertinya penting juga karena walau Jessy biarkan, ternyata dia masih kekeh menghubungi ponsel suaminya itu.
Mau tak mau Jessy memberanikan mengangkat telepon tersebut karena bising juga jika dibiarkan terus menerus khawatir tetangga sebelah mengomel karena sekarang siang hari waktunya orang mau tidur siang.
Klik...(tombol hijau menerima telepon ditekan oleh Jessy) dan di seberang sana suara seseorang langsung menyergapnya.
"Aa Revan, Imel kangen. Aa kok lama tak hubungi Imel sama sekali sih selama di Jakarta. Pengen video call Aa. Ih Aa lupa ya sama Imel" ucap Imel menggebu secara langsung setelah tombol masuk atas teleponnya diangkat.
Akan tetapi hanya hening yang terdengar di seberang sana.
"Halo..halo..Aa? Aa Revan kok gak ada suaranya? Aa Revan dengar suara Imel?" tanya Imel beberapa kali namun tak ada sahutan.
Bip...(suara telepon terputus)
"Ih...kok putus sih. Emang dasar sinyal di sini suka masalah deh. Bikin darting saja nanti aku bangun tower di sini biar lancar jaringan" gerutu Imel dengan nada kesal hingga membanting ponselnya yang ada logo gambar apel digigit itu ke sofa kamarnya.
Ketika Imel kesal di Bandung, lain pula seorang wanita yang berstatus istri sah dari Revan mendadak sedih dan menangis. Ia terduduk di lantai kamarnya yang mendadak dingin.
"Apa kamu selingkuh Mas Revan? Jika benar kamu menduakan aku, sungguh terlalu kamu Mas. Ya Tuhan cobaan apa lagi ini. Mohon kuatkan hamba ya Tuhan" ucap Jessy dengan pilu dan derai air mata.
🍁🍁🍁
1. cepat karna ada yang dikejar (kejar jodoh meski untuk keduakalinya takup kena salip)
2. cepat karna udah kebelet service jangan sampai turun mesin
😅😅😅😅
sesama yang disakiti mau mencoba bersatu (kasian deh loh para mantan)
cerita nya juga menarik, singkat, dan padat... gak bertele-tele.. seneng bacanya 👍👍👍👍🤗🤗🤗
banyak hikmah dan pembelajaran yg bisa dipetik 👍👍👍👍🤗