NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Terpaksa Menikah Dengan Om Om Tampan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:416.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nur hapidoh

Delia dipaksa menikah dengan Om Om yang tidak pernah dia kenal, tapi di hari pertama pernikahan nya, Delia baru mengetahui bahwa pernikahan dirinya hanya sebatas perjanjian selama lima tahun, demi sang suami mendapatkan keturunan. Sanggupkah Delia menjalani pernikahan tanpa cinta ini? Apa yang akan Delia lakukan untuk membuat sang suami jatuh cinta kepadanya? Apakah Delia berhasil memberikan keturunan bagi sang suami? Baca novelnya sampai akhir, biar gak penasaran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur hapidoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Delia kabur

Adakah hal yang lebih menyakitkan, ketika kita mengetahui bahwa suami kita hanya memanfaatkan kita saja demi membahagiakan kekasihnya? Itulah yang saat ini Delia rasakan. Sedih, sakit, terhina dan juga cemburu.

"Akan aku tunjukkan kepadamu, apa artinya kehilangan!" ucap Delia sambil terus beberes semua barang-barang yang dia bawa dari rumahnya saat pindah ke rumah Kaisar. Hanya koper kecil saja, Delia bahkan tidak sudi membawa barang-barang mewah yang di berikan oleh Kaisar ketika dia menjadi istrinya.

"Selamat tinggal, suami bejat! Kalau pun akan ada janin dalam rahimku, anak itu hanya akan menjadi milikku, tidak akan sudi aku berikan kepada kekasihmu!" Delia lalu menarik kopernya dan pergi dari rumah Kaisar.

Tanpa air mata sama sekali, Delia meninggalkan rumah Kaisar. Semua pegawai yang bekerja tidak ada yang berani menghalangi nyonya majikan mereka, tatapan membunuh Delia, sudah membuat mereka ketakutan.

Delia pergi dengan naik taksi, hanya dengan membawa kopernya saja. Uang di sakuny hanya ada 500.000, uang jajan tadi pagi yang diberikan oleh Kaisar. Ya, Delia tadinya gengsi mau membawa uang itu, tapi dia butuh uang untuk mencari kontrakan sementara dirinya mencari pekerjaan.

"Pak, tolong carikan saya kontrakan yang murah, ya?" ucap Delia kepada bapak supir yang sudah berumur itu.

"Neng sedang berantem dengan suaminya,kah?" tanyanya.

"Kenapa, memang, Pak?" tanya Delia agak malas.

"Neng tampak suntuk wajahnya!" jawab si bapak.

"Pak, bantu saya cari kontrakannya saja. Saya cape, bangunkan saya kalau sudah sampai!" Delia langsung menutup matanya, ya, hatinya lelah lahir dan bathin.

"Si Neng, percaya saja sama orang asing, bagaimana kalau saya ini orang jahat? Membawa Neng ke rumah bordil dan menjual Neng bagaimana?" ucap supir itu.

"Jual saja, Pak! Biar suami saya tahu rasa!" ucap Delia asal saja, malah membuat si bapak supir ketakutan. Gimana tidak takut? Tadi saat Delia masuk ke taxi yang dia kemudikan, rumah yang di tinggalkan oleh gadis itu begitu mewah, banyak pria berpakaian hitam-hitam di sana.

"Saya masih sayang dengan hidup saya, Neng!" ucap Pak supir taxi yang kini memilih diam dan fokus mencarikan kontrakan untuk Delia.

'Biar aku amankan dulu, gadis ini! Sepertinya dia kabur dari rumahnya, nanti aku bisa kasih info sama pemilik rumah tadi tentang tempat tinggal dia yang baru, aku pasti akan dapat imbalan!' monolog bapak supir itu.

"Jangan berpikir mau melaporkan saya sama pemilik rumah itu, Pak! Bukan imbalan yang akan bapak terima, yang ada bapak akan di masukan ke kandang buaya oleh suami saya. Suami saya itu seorang maniak, Pak! Makanya saya kabur dari dia!" Delia mencoba menakut-nakuti bapak supir itu, agar tempat persembunyian dia aman. Ya, jaga-jaga agar bapak supir itu tidak berkhianat kepada dirinya.

'Wah, si neng pinter banget, bisa baca pikiran saya!' si bapak supir sudah bergidik ngeri.

"Saya tahu apapun yang saat ini bapak sedang pikiran!" ucap Delia sok sok jadi dukun. Hehehe, emang dasar Delia! Jahil gak ada habisnya, sampai bapak supir taksi saja dia kerjain. "Lumayan, lah! Buat senang-senang! Ngerjain si bapak! Dari pada gabut! Hehe!" bathin Delia dengan senyum smirknya, membuat si bapak supir taksi jadi diam

"Neng, itu kostnya! Neng ketemu sendiri saja dengan yang punya kost! Bapak pergi dulu, mau narik!" ucap Bapaknya setelah menurunkan Delia.

"Idih, si bapak! Main Kabur aja!" gerutu Delia.

Delia memperhatikan daerah yang di datangi saat ini. Daerah pinggiran kota, lumayan tenang dan nyaman.

"Bagus juga buat tempat sembunyi dari manusia bejat itu!" ujar Delia lalu mendekati sebuah kontrakan yang lumayan bagus dan bersih.

"Assalamualaikum!" ucap Delia sambil lihat ke kanan kirinya, tapi kontrakannya sepi, kayak tidak berpenghuni.

"Pencet bell warna merah untuk berkunjung ke penghuni kost, pencet warna biru untuk berkunjung ke orang paling ganteng di kost ini! ckckck!" Delia berdecak kesal, membacanya. "Orang gila dari mana yang kasih peringatan kayak gini, sih?" Delia heran dengan orang yang menulis itu. Geli hatinya ketika membaca tulisan itu.

"Permisi, Mba! Mau cari siapa?" tanya seorang ibu-ibu, yang kebetulan melintas di sana.

"Saya mau bertemu dengan pemilik kost ini, Bu!" ucap Delia sambil tersenyum manis.

"Pencet saja bell yang warnanya biru. Kalau orang nya ada, dia akan keluar nanti!" ucap Ibu-ibu tersebut.

"Ya, Bu! Terimakasih Infonya!" ucapku sambil menunggu jawaban dari pemilik kost tersebut.

Sementara itu, Kaisar yang sudah pulang dari kantor, langsung mencari keberadaan Delia. Dia mencari kemana-mana tapi tidak juga ketemu. Padahal kata dosen Delia yang dia tugaskan untuk mengawasi Delia, katanya Delia sudah pulang dari kampus, sejak tadi. Kaisar pulang bersama dengan Sofia. Niatnya akan memperkenalkan keduanya, istri dan kekasihnya.

"BI, kemana Nyonya?" tanya Kaisar keheranan.

"Nyonya Delia?" tanya si bibi.

"Iya, siapa lagi? Kan dirumah ini istri saya cuma dia!" ujar Kaisar mulai kesal. Sofia yang mendengar hal itu merasa tidak suka. "Dia hanya istri kontrak kamu, sayang! Yang berfungsi untuk melahirkan anak untuk kita berdua!" ucap Sofia dengan nada tinggi.

"Iya, sayang! Maafkan, ya?" Kaisar lalu mengecup bibir kekasihnya. Si bibi yang melihat hal itu jadi kesal sama majikannya."Pantesan saja, Nyonya kabur, punya suami bejat kaya gitu!" ceplos si bibi tanpa sadar.

"Apa bibi bilang?" tanya Kaisar dengan marah.

"Tidak apa-apa, Tuan! Bibi permisi!" si bibi mau lari.

"Tadi bibi bilang, kalau istri saya kabur? Apa maksud perkataan bibi?" perasaan Kaisar sudah mulai terlihat galau. Itu sangat tidak disukai oleh Sofia.

"Kabur? Bagaimana wanita itu bisa kabur, sementara dia belum kasih anak buat kita. Dasar perempuan kurang ajar!" Sofia tampak geram mendengar kalau Delia kabur

"Sejak kapan, Nyonya kabur?" tanya Kaisar mulai khawatir.

"Sejak siang, Tuan! Nyonya membawa kopernya, dan pergi dengan wajah kesal dan marah!" si bibi menerangkan kejadian tadi siang, waktu Delia pergi dengan wajah memerah karena marah.

"Kamu tunggu disini!" Kaisar lalu masuk ke dalam kamar, mencari sesuatu sebagai petunjuk, dia melihat semuanya masih sama, sejak dia tinggalkan tadi pagi. Bahkan tas dan sepatu branded yang dirinya beli untuk sang istri tidak ada satupun yang di bawa.

"Kemana dia pergi? Apa dia punya uang yang bisa dia gunakan?" tanya Kaisar pada dirinya sendiri.

Tanpa sengaja, Kaisar membuka laci meja rias milik Delia. Mata Kaisar memerah ketika dia mendapatkan kotak pil kontrasepsi. Hati Kaisar marah bukan main.

"Kurang ajar! Dia ternyata selama ini memakai pil kontrasepsi, pantas saja, sudah menikah hampir tiga bulan, tapi belum hamil juga. Dasar Delia, awas kamu!" Kaisar mengepal erat tangannya.

Entah kenapa, hati Kaisar sangat marah ketika mengetahui Delia menggunakan pil kontrasepsi. "Apakah kamu segitu bencinya sama aku? Sampai kamu tidak mau punya anak dariku! Padahal aku sangat ingin, punya anak dari kamu, Delia! Tapi kenapa kamu tidak mau hamil anak aku? Kamu bahkan meminum pil kontrasepsil, sialan ini!" Kaisar merasa hatinya sakit, tapi tidak tahu alasannya. Karena kesal, Kaisar melemparkan pil kontrasepsi itu ke lantai lalu menginjaknya sampai hancur semuanya.

"Awas, Delia! Aku akan menghukum kamu, kalau sampai ketemu nanti!" geram sekali hati Kaisar gara-gara kelakuan Delia yang minum pil kontrasepsi tanpa seijin dirinya.

'

1
Lusiana Siregar
bodoh sekali kamu Delia...suka mengambil kesimpulan yg belum jelas kebenarannya...yg ada pasti kamu akan menyesalinya...bikin dongkol aja pun Thor😩😩
Gafita Almas
Luar biasa
Mammyy Melissa
kok bikin ngaur nya cerita nya,,,malah banyak pemaen nya...bikin bingung🤭🤭
Nur hapidoh: sambung menyambung menjadi satu itulah sebuah novel 😊
total 1 replies
Devi Sihotang Sihotang
jadi penasaran dengan cerita mu thor
Devi Sihotang Sihotang
seru nih seperti nya ceritanya
Nyu'nyun Halus-
to kaisar mengalami sindrom simpatik
guntur 1609
nah kalau kau mau dimaafkn sm kaisar. jsu hrs membayar apa yg jd kesalahanmu tamada
Nur hapidoh: maaf ya kak kaka terpaksa saya blokir karena kaka baca novel saya dari belakang bukan dari bab 1 dan itu juga cuma boom like doang tanpa baca. merusak banget novel saya yang "Kesabaran seorang sakinah" padahal itu novel kesayangan saya loh, akak buat hatiku hancurlah 😭 belajar menghargai karya orang lain kak, coba akak nulis novel, biar tahu susahnya membuat sebuah novel itu kek gimana
total 1 replies
guntur 1609
delia terlalu egois..memng mksdnta baik. tapi dia gsk pernh merasakn klu jd kaisar
Nur hapidoh
namanya delia masih labil kak, usia masih 17 tahun. kaisar sudah dewasa dan dia juga CEO perusahaan besar. wajar dia bisa sesabar itu
guntur 1609
dasar delia egois. gak memikiran tumbuh kembang deka. sdh banak bersabar kaisar dalam mnghadapitungkah delia
Nur hapidoh: kak mampir yuk ke karya author yg sedang on going, sy tunggu ya kak
total 1 replies
guntur 1609
berubahlag delia. jangan sepertj anak2
guntur 1609
berubahlag delia. jangan sepertj anak2
Nur hapidoh: baru 17 tahun kak, masih kekanak2an,di paksa menikah sama orang tuanya
total 1 replies
guntur 1609
masa delia tamatan pondok. kok tingkahnya gak mencerminkan sorangbcalon hafidzah. walupun dia kecewa terhadap suaminya. paling tdk dia mash tetap menjaga harga diri nya
Ranita Rani: low q jd delia jg kyak gt sifatq, q gk rela cuma jd istri dlm prjanjian konyol kyak gtu,,, mending menyembunyikan sifat asli drpd kesiksa batin,,,
total 2 replies
Any Any
ceraikan saja Delia tuan kaisar mungkin Delia sudah mencintai orang lain,, buat apa tuan kejar2 Delia tpi Delia tidak memikirkan perasaan tuan
fitri indrawati sutanto
iya ayahnya sdh dimaafkan tp km tdk akan pernah dimaafkan Krn km sdh memberi luka hati
Nur hapidoh: betul kak
total 1 replies
fitri indrawati sutanto
aku berharap pelakor ini dapat karmanya
fitri indrawati sutanto
ngapain km minta maaf sama pelakor itu Delia dia juga sdh memberi luka kpd suamimu kapan ya pelakor pelakor diberi karma
fitri indrawati sutanto
hei Bu pengorbanan ankmu ini tdk sebanding dgn perbuatan km yg merebut suami org dan merusak kebahagiaan seorg ank mungkin ankmu ingin tdk kena karma akibat perbuatan km pelakor
fitri indrawati sutanto
hei Bu anggap aj itu penebusan dosa kalian sama kaisar ingat perbuatan km dulu Bu dan ingat karma. lonya
Sus Susyla
ga suka gaya bahasa delia ngomong..ga sesuai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!