NovelToon NovelToon
Lepaskan Aku, Tuan Jason

Lepaskan Aku, Tuan Jason

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO Amnesia / Pelakor / Dijodohkan Orang Tua / Romansa Fantasi / Konflik etika / Selingkuh
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Min Ara wanita yang di jodohkan dengan Jeon Jason, lelaki tampan yang mempunyai kharisma kuat yang merupakan seorang putra tunggal dari keluarga Jeon.

Sebagai syarat lelaki itu mendapatkan seluruh hak warisnya, Jason harus menikah dengan Ara.

Ara mengira kehidupannya akan bahagia dengan menjadi istri Jeon Jason, tetapi semua itu hanya ada dalam angannya saja. Jason yang berstatus suaminya itu, tidak lebih dari seorang iblis yang selalu menyakiti hatinya.

Ara tidak bisa mengelak perasaannya yang mulai terjebak di dalam lingkaran yang di buat Jason, tetapi itu semua adalah sebuah kesalahan besar baginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23| Ancaman 2

Ara kembali menutup kotak itu dan ia langsung meletakkan kotak tersebut di bawah meja kerjanya. Ia memejamkan kedua matanya dan mengatur napasnya yang mulai tidak beraturan itu.

Ara tidak menyangka ini akan terjadi kepadanya. Ia mulai ketakutan dan tidak bisa diam saja. Ara merasa hidupnya tidak akan tenang dan sebentar lagi semua itu akan mendatanginya.

“Aku harus menemui Jason untuk mengatakan tentang isi dari kotak ini,” gumam Ara.

Ara tidak bisa fokus dengan pekerjaannya, pikirannya selalu tersita oleh kotak itu. Ia tidak bisa tenang dan membuat semua pekerjaannya berantakan, ia sampai di tegur oleh sang manajer dan membuatnya semakin pening.

Ara menyandarkan punggungnya dan melirik kotak tersebut. Ini adalah pertama kali dalam hidupnya, ia menerima sebuah kotak dengan isi yang tidak bisa membuatnya tenang.

“Kenapa perasaanku menjadi semakin tidak nyaman saja? Ada apa ini?” lirih Ara sambil mengusap kasar wajahnya.

Ara sangat gelisah, saat melihat isi kotak itu dan tanpa sadar terus mengalihkan fokusnya kepada kotak itu.

“Tuhan, tolong lindungi aku dan keluargaku,” Ara menutup matanya dan mulai berdoa.

Ara melirik ke layar komputernya, ia melihat jam yang tertera di sana. Sepuluh menit lagi jam istirahat di mulai, Ara mengambil kotak itu dan menatapnya lekat. Ia meraba kotak tersebut dan mencoba mencari nama pengirimnya, tapi tidak menemukannya. Kotak ini di kirim oleh anonymous.

“Aku tidak tahu siapa yang mulai bermain-main dengan semua ini, tapi ini bukan sebuah kabar baik. Aku harus mencari tahu siapa dalangnya!” Ara menatap sekitarnya, namun tidak ada yang mencurigakan sama sekali. Bukannya ia ingin berprasangka buruk, tapi wanita itu hanya ingin memastikan saja.

“Sudah jamnya!” seru Ara langsung bergegas dari duduknya, ia melangkah cepat ke arah lift sambil membawa kotak itu di tangannya.

Ara meremas kotak itu saat ia menunggu lift menunjukkan angka di mana lantai tempat Jason berada. Ara segera bergegas keluar saat lift terbuka.

“Tuan Jason ada di ruangannya?” tanya Ara kepada sekretaris Jungkook, Hyera menatap sinis Ara yang membawa sebuah kotak.

“Tidak ada, tuan Jason tidak ada di ruangannya,” jawabnya ketus, membuat Ara mengernyit bingung.

Kenapa Hyera berbicara sangat ketus kepadanya? Padahal ia bertanya baik-baik, pikir Ara.

“Ke mana perginya?” tanya Ara lagi yang membuat Hyera kembali mendengus kesal.

“Aku tidak tahu!” balasnya yang masih dengan nada ketus.

Ara memejamkan matanya mencoba menahan emosinya menghadapi Hyera yang sangat menjengkelkan itu.

“Kau kan sekretarisnya! Kau pasti sangat tahu semua jadwalnya kan?” tanya Ara dengan menahan emosinya.

Hyera hanya menaikkan sebelah alisnya, ia mengibaskan rambutnya dan beranjak dari tempat duduknya, mendekati Ara.

“Kenapa kau ingin tahu kemana perginya tuan Jason? Apakah kau ingin menggodanya? Apa isi dari kotak ini? Pakaian dalammu? Iya?” tanya Hyera yang membuat kesabaran Ara habis.

“Bukan urusanmu! Sekarang katakan di mana tuan Jason!” kesal Ara.

“Kalau aku tidak memberitahumu, bagimana?” tanya balik Hyera.

Ara yang merasa tidak ada gunanya berbicara dengan Hyera, memutuskan untuk keluar saja. Tapi saat ia ingin membuka pintu, pintu itu sudah di buka terlebih dahulu oleh Jason.

“Ada apa? Kenapa kalian ribut sampai suaranya terdengar di luar?” tanyanya membuat Hyera gelagapan.

“I—itu tuan, tadi Ara bilang ingin bertemu dengan Anda,” sahut Hyera dengan suara gugupnya.

“Ya sudah, Ara silakan masuk ke dalam ruanganku!” perintah Jason yang berjalan memasuki ruangannya di ikuti oleh Ara di belakangnya.

Ara menutup pintu ruangan Jason dan saat ia membalikkan tubuhnya, Jason langsung memeluknya erat dan mencium puncak kepalanya.

Ara tersenyum di dalam dekapan lelaki itu, ia merasa tenang dengan perlakuan suaminya ini.

“Ada apa ingin menemuiku? Apa kau merindukanku?” tanyanya dengan nada menggoda di depan wajah Ara.

Ara tertawa kecil mendengarnya, ia memberikan sebuah kotak yang ia pegang dari tadi. Jason menatap kotak itu dan tangannya mulai terulur mengambilnya.

Perlahan Jason membuka kotak itu dan saat ia melihat isinya, responnya sama persis dengan Ara tadi. Jason segera menarik tangan Ara menuju sofa. Mereka duduk bersebelahan, lelaki itu menangkup wajah sang istri dengan tangan besar dan ia menatap ke dalam manik mata Ara.

“Dari siapa kotak itu?” tanyanya dengan nada khawatir.

“Aku tidak tahu, tidak ada nama pengirimnya,” jelas Ara dengan ekspresi gelisah.

“Hei, kau tenang saja. Ada aku yang selalu bersamamu, kau tidak perlu takut,” ujar Jasn dengan tatapan seriusnya, membuat Ara mengembangkan senyumnya dan langsung memeluknya erat.

“Kalau aku mengatakan nama seseorang yang mengirimkan kotak itu kepadaku, apakah kau mempercayainya?” tanya Ara yang mesih berada di dalam dekapan suaminya.

“Memangnya siapa yang kau pikirkan?” tanya balik Jason, membuat Ara mengura pelukannya.

Ara menghembuskan napas lelah dan menatap ke arah mata sang suami.

“Aku merasa kalau orang di balik ini semua adalah Heori,” jawab Ara membuat Jason tertawa kecil dan menggelengkan kepalanya.

“Ara, dengarkan aku ya! Aku tahu kamu kepikiran dengan ucapan Heori kemarin. Tapi, aku sangat yakin bukan Heori pelakunya, dia sangat takut dengan tikus,” jelas Jason mencoba menenangkan Ara.

Ara menggelengkan kepalanya, ia sangat yakin bahwa orang yang mengirim kotak tersebut adalah Heori. Kotak yang berisi bangkai tikus dan fotonya itu membuat Ara tidak tenang.

“Tapi, Bisa saja ia menyuruh orang lain untuk melakukannya, Heori bisa saja meminta orang suruhannya untuk menyiapkan ini semua. Aku yakin kalau memang Heori pelakunya! Kata-katanya tidak bisa aku anggap remeh, bisa jadi Heori bertindak nekat,” balas Ara yang masih tetap dengan pendiriannya.

Jason terlihat menghela napas panjang sebelum kembali berbicara dengannya.

“Aku tahu kau pasti sangat memikirkan ancaman Heori, kau tidak boleh takut begini. Kau harus buktikan kalau wanitanya Jeon Jason itu pemberani dan tidak takut dengan gertakan seperti itu, aku akan selalu bersamamu. Jadi, kau tidak perlu takut seperti ini, masih ada aku yang akan melindungimu dan semua akan baik-baik saja, percayalah kepadaku!” jelas Jason dengan tegas membuat Ara bisa bernapas lega mendengarnya.

“Aku harap begitu, aku tidak boleh lemah dengan ancaman seperti itu. Kau harus mendukungku dan jangan tinggalkan aku. Tetaplah di sisiku!” kata Ara yang dibalas sebuah senyuman yang sudah menjawab semuanya.

“Aku akan selalu bersamamu, di sisimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu. Selama ada aku di sisimu, semua akan baik-baik saja, aku janji kepadamu,” sahut Jason yang membuat Ara mengembangkan senyumannya.

“Tidak peduli ini mimpi atau nyata yang penting kau di sisiku, jangan tinggalkan aku.”

Bersambung...

1
Piyah
ara lebayy
Mita Paramita
jason lagi akting baik yaaa🤨 curiga ada udang dibalik batu 🤣🤣🤣
Piyah
lanjut
Piyah
dialognya kurang banyak
Ara putri
mampir kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!