NovelToon NovelToon
Memuaskan Nafsu Kakak Ipar

Memuaskan Nafsu Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / CEO / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nyonya_Doremi

Setelah menikah dengan Boy dan tinggal di rumah mewah itu, Pricella yang merupakan adik ipar dari Brian, juga harus memuaskan nafsu kakak iparnya yang memiliki kelainan seksual tanpa sepengetahuan suaminya Boy.
Pricella yang awalnya terpaksa, kini menikmati permainan ranjang sang kakak ipar.

Lalu bagaimana dengan Boy? Apakah skandal antara istri dan kakaknya akan terbongkar?
Yuk ikutin kisahnya dan jangan lupa tinggalkan like dan komennya ya😀😀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyonya_Doremi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai Curiga

"Saya baru mengetahuinya tadi. Tapi yang membuat saya tertekan adalah, saya di jadikan oleh kakak ipar saya sebagai pemuas nafsunya. Hingga saat ini saya tidak tau entah hamil anak suami saya atau hamil anak kakak ipar saya," ucap Cella dengan beruraian air mata. Sebenarnya Cella malu untuk menceritakannya karena ini merupakan aib baginya. Namun ia sudah tidak tahan memendam semua beban ini sendirian.

***

"Ya ampun, keji sekali mereka berdua. Sudah kamu jangan cemas untuk memikirkan harus tinggal dimana. Kamu bisa tinggal bersama dengan Ibu. Kebetulan, Ibu tinggal sendirian di rumah ini. Anak semata wayang Ibu jarang sekali pulang, dia memilih tinggal di Apartemennya karena dengan kantor kami," tawar Ibu Mita yang merasa iba dengan nasib malang yang menimpa Cella.

"I.. Ibu sungguh?" tanya Cella tak percaya.

"Iya. Anggap saja Ibu ini Ibu kandungmu. Oh ya, kalau boleh Ibu tau, siapa nama suamimu dan juga kakak iparnya itu? Siapa tau Ibu mengenalnya," jawab Ibu Mita kembali bertanya.

"Terima kasih banyak Bu, terima kasih banayak. Ibu benar-benar orang baik.

Nama suami saya Boy, Boy Dinata, dan kakaknya Brian Dinata. Suami saya bekerja di Dinata Grup sebagai CEO," jawab Cella membuat Ibu Mita membelalakkan matanya.

"Apa? Boy dan Brian?" tanya Ibu Mita Kaget.

"Iya Bu, Ibu mengenalnya?" tanya Cella penasaran.

"Ya, Ibu mengenalnya. Merekalah yang menyebabkan suami Ibu meninggal dunia. Kakak adik itu sengaja membunuh suami Ibu karena mereka kalah tender yang sangat besar waktu itu dengan suami Ibu. Kakak adik itu benar-benar kurang ajar dan kejam sekali. Tak hanya mereka, dulu kedua orang tuanya yang telah meninggal juga memiliki kelakuan yang sama. Mereka benar-benar keluarga yang kejam, jahat dan sombong. Kamu beruntung bisa kabur dari mereka berdua," ucap Ibu Mita membuat Cella benar-benar kaget dan shock.

"Apa Ibu bilang? Boy dan kak Brian membunuh suami Ibu? Darimana Ibu mengetahuinya?" tanya Kamelia memastikan.

"Ibu melihat dengan mata kepala Ibu sendiri. Mereka datang ke rumah ini pada saat tengah malam. Masuk dan langsung membunuh suami Ibu dengan cara menggantungnya menggunakan tali seolah-olah suami Ibu meninggal karena bunuh diri. Mereka merencanakan semuanya dengan begitu matang, sehingga polisi tidak dapat menemukan sedikitpun bukti jika mereka berdua lah yang telah membunuh suami ibu," jawab Ibu Mita dengan mata yang berkaca-kaca karena kembali mengingat kejadian naas malam itu.

Cella benar-benar tidak dapat berkata apa-apa lagi. Ia benar-benar tidak menyangka jika Boy, laki-laki yang ia cintai dan terlihat sempurna di depannya itu ternyata seorang pembunuh yang sangat kejam sekali.

"Saya benar-benar tidak menyangka Bu, jika Boy dan kakaknya bisa sekejam ini. Saya.. Saya benar-benar menyesal Bu telah menikah dengan Boy," ucap Cella berlinangan air mata.

"Sudah.. Yang terpenting sekarang kamu telah berhasil pergi dari kedua kakak beradik yang sangat kejam dan juga bejat itu. Sekarang kamu fokus saja pada kehamilan mu. Jangan pikirkan apapun selain masalah kehamilan mu," ucap Ibu Mita menenangkan Cella.

Sementara itu, kini Boy baru saja tiba rumahnya. Ia bergegas turun dari mobil untuk menemui istrinya Cella.

"Cella, aku pulang," teriak Boy sembari membuka pintu rumahnya, namun tak ada jawaban dari siapapun.

"Cella? Cella kamu dimana?" teriak Boy yang masih mencari Cella sampai ke dapur, namun hasilnya tetap nihil.

Boy pun mulai cemas, ia kemudian bergegas menaiki tangga untuk mencari Cella di kamar mereka. Namun Cella juga tidak ada di kamar mereka.

"Dimana kamu Cella?" tanya Boy cemas pada dirinya sendiri.

Boy pun langsung mengeluarkan ponselnya dan mencoba kembali menghubungi Cella, namun hasilnya, Boy mendengar bunyi ponsel Cella yang berada di atas ranjangnya.

"Pantas saja Cella tidak mengangkat ponselnya," gumam Boy mengambil ponsel milik istrinya itu.

"Kak Brian juga menghubungi Cella? Untuk apa?" tanya Boy memeriksa isi ponsel Cella.

"Cella kamu dimana?" isi pesan pertama dari Brian

"Cella apa benar kamu telah mengetahui perselingkuhan Boy dengan wanita itu? Lalu dimana kamu sekarang?" isi pesan kedua dari Brian.

"Cella, jangan terlalu di pikirkan masalah itu. Fokus saja pada kehamilan mu. Nanti biar kakak yang menanyakannya langsung kepada Boy," isi pesan ke tiga dari Brian.

"Cella kamu dimana? Kenapa tidak membalas dan mengangkat telpon kakak? Apa kamu baik-baik saja?" isi pesan ke empat dari Brian.

Selain pesan-pesan dari Brian, Boy juga mendapati banyak sekali panggilan tidak terjawab dari kakaknya, Brian.

"Darimana kak Brian tau jika aku dan Cella lagi ribut? Apa jangan-jangan....," tanya Boy berprasangka buruk pada kakaknya itu.

"Aku akan mencari taunya," tambah Boy yang mulai curiga kepada sang kakak.

.

.

"Ma, aku pulang," ucap seorang laki-laki tampan sembari membuka pintu rumah.

"Niko kamu akhirnya pulang juga. Mama pikir kamu sudah lupa jalan pulang," jawab Ibu Mita menyindir putra semata wayangnya.

"Kok mama ngomongnya gitu sih.. Mama kan tau sendiri Niko itu sibuk di kantor," jawab Niko, sembari bercipika-cipiki dengan Ibu Mita lalu memeluk sang mama sebentar untuk melepas rasa rindunya.

Saat Niko tengah berpelukan dengan mamanya, tiba-tiba ia melihat Cella di lantai dua dan hendak turun ke lantai satu rumahnya.

"Siapa wanita itu ma?" tanya Niko kepada mamanya.

"Oh dia itu Cella," jawab Ibu Mita melihat ke arah Cella.

"Cella?" tanya Niko penasaran.

"Cella, sini nak, kenalkan ini anak Ibu Niko," ucap Ibu Mita memanggil Cella ke arahnya.

"Hai, kenalkan saya Cella," jawab Cella memperkenalkan dirinya kepada Niko.

"Niko," jawab Niko membalas uluran tangan Cella.

"Niko, Cella ini adalah istri dari Boy Dinata," ucap Ibu Cella membuat Niko kaget.

"Apa? Istri Boy? Lalu kenapa mama membawa wanita ini ke rumah kita? Apa mama lupa dengan apa yang dilakukan suaminya pada papa?" protes Niko mulai emosi.

"Niko sayang, dengarkan mama dulu. Cella memang istrinya Boy, tapi dia sudah tidak mau lagi kembali kepada Boy. Dia kabur dari suaminya itu," ucap Ibu Mita mencoba menenangkan putranya.

"Maksud mama apa?" tanya Niko masih belum mengerti.

"Cella, apa boleh Ibu menceritakannya kepada Niko?" izin Ibu Mita kepada Cella sebelum menjelaskannya kepada Boy.

"Boleh Bu, silahkan saja. Aku tidak keberatan kok," jawab Cella menatap Ibu Mita dan Niko bergantian.

"Begini Niko, mama menemukan Cella pingsan di tengah jalan. Lalu mama memutuskan untuk membawa Cella ke rumah ini. Setelah Cella sadar, ia menceritakan siapa dirinya dan penyebab ia bisa jatuh pingsan. Awalnya mama juga kaget sekali mengetahui jika Cella adalah istri laki-laki bajingan itu, tapi setelah mendengar cerita selanjutnya, mama jadi merasa kasihan kepada Cella. Ia kabur dari suaminya Boy, karena mendengar dan mendapati suaminya itu tengah berbicara dengan selingkuhannya itu. Tak hanya sampai disitu, ternyata si selingkuhannya ini tengah hamil anaknya Boy. Selain itu, Brian, kakaknya Boy juga menjadikan Cella sebagai pemuas nafsunya, hingga kini Cella tidak tau saat ini ia tengah hamil anak Boy atau anaknya Brian," jelas Ibu Mita membuat Niko benar-benar kaget dan tidak habis pikir.

1
Surati
bagus
Shifa Burhan
memang otak wanita2 sekarang ada masalah novel istri selingkuh dan banyak melakukan hal menjijikan, hina, murahan, haram, dan laknat mereka malah dianggap hal bagus

moral kalian perlu dipertanyakan
Evy
Ipar laknat...
Evy
Sekelas CEO ..tapi tidak punya ART...wau .. sungguh diluar nalar..
Carloz Loco
kayak teerganggu brian kejiwaanny karena sebuah peristiwa
Carloz Loco
wuahh kk iparnya hyper banget
Rianti Zega
Luar biasa
M Holis
astaga thorr...🤦🤦🤦🤦🤦😡😡😡😡😡😡
Wulan
Luar biasa
@Al**
/Good/
Rohimatul Amanah
Luar biasa
Rohimatul Amanah
Lumayan
Ita rahmawati
berarti anaknya boy ya 🤭
Ita rahmawati
niko jodoh yg sesungguhnya kah
Ita rahmawati
astagaaaaaa
Ita rahmawati
brian sm boy sm² gila
Ita rahmawati
parah ini mah parah
Ita rahmawati
kyknya si brian udh gila deh
Ita rahmawati
luar boasah si cella,,melayani 2 pria sekaligus 🤭
Ita rahmawati
hadeuh habis dihajar suami di hajar ipar eh dihajar lg sm suami gmna rasanya tuh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!