NovelToon NovelToon
Universitas BERDARAH (Dendam Cempaka)

Universitas BERDARAH (Dendam Cempaka)

Status: tamat
Genre:Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Horor/Misteri / Dendam Kesumat / Roh Supernatural / Tamat
Popularitas:164.8k
Nilai: 5
Nama Author: Neng Syantik

WARNING!
NO BOOM LIKE! HARGAI KARYA ORANG!


“Permisi! Maaf saya mengganggu, kenapa kamu malam-malam sendirian disini?” tanya Radit.

Wanita itu berhenti bernyanyi, ia sedikit mengangkat kepalanya. Tapi, ia tidak menjawab pertanyaan Radit.

“Hey, Mbak. Kenapa diam saja? Kenapa mbak berada di kelas ini sendirian? Apakah mbak tidak takut?” tanya Radit.

“Saya gak bisa pulang!” sahut wanita itu dengan suara pelan.

“Kenapa?” tanya Radit. Wanita itu hanya menggeleng pelan.

“Saya antar, ya!” tawar Radit. Wanita itu menjawab lagi dengan anggukan kepala.

Radit segera mengulurkan tangannya, wanita itu menyambut tangan Radit yang hangat. Radit terkejut setelah meyentuh tangan wanita itu, tangan yang begitu dingin.

“Kenapa tangannya begitu dingin? Apakah dia sakit?” batin Radit.


.
.
.

Cerita ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan tempat dan nama tokoh. Itu semua hanya kebetulan semata. Dan karya ini hasil imajinasi saya sendiri, bukan PLAGIAT!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Syantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 13

“Radit, tidur nya jangan malam-malam!” Mama Radit memperingati, pasalnya Radit suka sulit jika dibangunkan pagi.

“Iya, ma. Radit bukan anak kecil lagi loh!” protes Radit.

“Bagi kamu, kamu emang udah dewasa. Tapi, bagi Mama dan Papa, kamu tetaplah Radit kecil kami,” kata Mama Radit sembari mengusap kepala Radit dengan lembut.

“Iya deh, iya.” Radit mendorong tangan Mama nya dan menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya sampai kepala.

Mama Radit pun segera keluar dari kamar itu. Setelah memastikan mama nya benar-benar keluar dari kamar, Radit kembali bangun dan membuka tasnya. Ia mengambil foto Cempaka yang ia temukan.

Ia memandang foto usanf itu. “Kayaknya ini beneran foto Cempaka, tapi kenapa model dan bentuknya kayak foto jadul,” guman Radit.

“Kayaknya ada sesuatu yang gak beres sama Cempaka.”

Ia pun memutuskan untuk keluar dari kamar itu, dan bertanya kepada Mama nya.

“Ma!” panggil Radit di depan pintu kamar Mama dan Papanya.

“Kenapa?” tanya Mama Radit sembari membuka pintu kamar itu.

“Radit tidur sama Mama dan Papa ya, hehehee.” Radit terkekeh. Itulah kebiasaannya, ia tidak pernah malu untuk tidur bersama mama dan papa nya. Meskipun badannya sudah sebesar anak Buto ijo.

Mama Radit pun mengangguk, Radit segera masuk kedalam kamar itu. Ia naik ke atas ranjang dan memeluk papa nya yang sedang bermain ponsel.

“Tadi bilangnya bukan anak kecil, sekarang aja kumat,” sindir mama nya.

“Hust! Radit kan malu, Ma,” ucap Radit sembari memeluk papa nya dengan erat.

“Ma, Pa, Radit mau nanya nih!” ujar Radit dengan serius.

“Tanya apa?”

“Orang yang udah mati, bisa gak sih hidup lagi?” tanya Radit sembari menatap mama dan papa nya bergantian.

“Nah! Ini papa gak tau, kamu tanya sama mama mu,” kata Papa Harun sembari menunjuk istrinya.

“Kalau masalah ini, mama juga gak tau sih. Tapi setau Mama, kalau orang itu mati dalam keadaan bunuh diri, arwahnya gak ada di terima oleh bumi dan juga akhirat. Hingga arwah itu gentayangan, itu sih yang mama tau. Lagian Mama sendiri belum pernah ketemu ataupun melihat arwah,” jelas Mama Radit.

“Radit punya temen, Ma, Pa. Anak nya agak beda dari anak kebanyakan,” kata Radit.

“Temennya cewek?” tanya Papa Harun.

“Iya,” kata Radit.

“Ya, jelas beda. Mungkin kamu suka sama dia,” kata Papa Harun.

“Enggak, Pa. Radit gak suka, lagian kan mama dan papa sendiri yang bilang. Kalau Radit gak boleh pacaran. Masa lupa?”

Mama Radit hanya tersenyum, ia tidak menanggapi perkataan anaknya itu.

“Kata salah satu anak di kampus, temen Radit itu bukan manusia, Ma. Kalau dia bukan manusia, terus apa dong?” Radit selalu menceritakan segala sesuatu yang terjadi dan ia alami.

“Radit punya fotonya loh, kalau mama dan papa mau lihat. Tunggu bentar, Radit ambil di kamar.” Radit segera bangkit dari ranjang mama dan papanya itu, lalu berjalan keluar untuk mengambil foto usang Cempaka yang ada di kamarnya.

Setelah mengambil foto itu, Radit segera kembali ke kamar papa dan mamanya.

“Ini, Ma.” Radit memberikan foto lebih dulu kepada Mama nya.

Mama Radit mengerutkan kening saat melihat gambar yang ada di foto itu. “Kok, foto nya kayak foto temennya papa kamu yang hilang,” kata Mama Radit. Membuat Radit begitu terkejut. Papa Harun yang mendengar hal itu, segera mengambil alih foto yang ada di tangan istrinya.

“Cempaka!” kejut Papa Harun. “Dari mana kamu dapatkan foto ini, Radit?” tanya Papa Harun sembari menggenggam erat foto itu.

“Itu foto temennya Radit di kampus,” kata Radit.

“Di mana dia sekarang?” tanya Papa Harun lagi.

“Ya gak tau, Radit ketemunya cuman di kampus. Setiap Radit tanya rumahnya, dia cuman geleng-geleng kepala.” Jelas Radit kepada Mama dan Papanya.

“Ada yang gak beres!” ujar Papa Harun pada istrinya.

1
secreinz
Luar biasa
Dtyas Aldric
muncrat2 yang baca Thor ... pengen lihat dech wajah x Farhan
Dtyas Aldric
yah 😱😱😱
terbongkar dech persembunyian x
Dtyas Aldric
aku mampir Thor ..
walau telat sih 🥺
Qillah julyan
namanya juga fiksi yaa..suka2 yg nulis..😅..
Pitri Komariah
Biasa
Anisa Zahra
menurutku gara" pengalaman yg sudah d lalui Radit skrg Radit jadi bisa liat hantu dh alnya dia udh msk k alam lain dan lainnya
Anisa Zahra
semoga cempaka GK slh paham lgi y
Anisa Zahra
tuh kan jadi kasian anak mereka yg jadi korbannya😭
Anisa Zahra
maaf ini kok jalan ceritanya kaya judul film sih namanya lentera merah pemerannya LCB laudya Chintya Bella. sama" membahas dendam kepada teman se fakultas dengan menjadikan anak mereka sebagai umpan 🙏🙏
maaf bukannya sok tau hanya menyampaikan sja mungkin endingnya beda ya kn. saya harap seeprti itu
ega cempluk
kok Cempaka muncul lg sih ....?ga TAMAT dong jadinya
Anisa Zahra: klo menurutku itu bkn cempaka dh. menurutku itu hantu lain yg menyadari klo Radit skrg bisa liat
total 1 replies
ega cempluk
apa mungkin Ayah Lidia yg membunuh Cempaka? berarti Cempaka ini pacarnya ayah Radit dulu yg menghilang tanpa kabar...
Anisa Zahra: kn mmg iy emgnya kmu GK nyimak
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓪𝓹𝓪 𝓡𝓪𝓭𝓲𝓽 𝓳𝓭 𝓫𝓲𝓼𝓪 𝓵𝓲𝓪𝓽 𝓼𝓮𝓽𝓪𝓷 𝔂𝓪🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓡𝓪𝓭𝓲𝓽 𝓴𝓪𝓶𝓾 𝓱𝓻𝓼 𝓴𝓾𝓪𝓽💪💪💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓪𝔂𝓸💪💪💪💪💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓼𝓮𝓶𝓸𝓰𝓪 𝓽𝓮𝓶𝓪𝓷" 𝓻𝓪𝓭𝓲𝓽 𝓫𝓲𝓼𝓪 𝓫𝓪𝔀𝓪 𝓵𝓰 𝓡𝓪𝓭𝓲𝓽 𝓴𝓮 𝓪𝓵𝓪𝓶 𝓷𝔂𝓪𝓽𝓪 𝔂𝓪💪💪💪💪💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓮𝓷𝓪𝓹𝓪 𝓒𝓮𝓶𝓹𝓪𝓴𝓪 𝓳𝓭 𝓳𝓪𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓪🤔🤔🤔
Anisa Zahra: sebenernya cempaka GK jahat cuma sepertinya dia TDK terima kalau cintanya slama ini sia sia. dia kesepian karna itu dia menginginkan Radit yg notabennya anak Harun kekasihnya dgn bgtu dia pikir bisa mengobati rasa dkt hatinya pda harun
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓷𝓰𝓪𝓴𝓪𝓴 𝓵𝓲𝓪𝓽 𝓹𝓸𝓵𝓲𝓼𝓲 𝓼𝔂𝓸𝓴 𝓵𝓲𝓪𝓽 𝓒𝓮𝓶𝓹𝓪𝓴𝓪🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓲𝓷𝓲 𝓹𝓸𝓵𝓲𝓼𝓲 𝓴𝓮𝓶𝓪𝓷𝓪 𝔂𝓪🤔🤔🤔🤔🤔
Anisa Zahra: kemana mna hatinya senang nnti jadi pahlawan kesiangn
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓷𝓰𝓮𝓻𝓲 𝓪𝓷𝓭 𝓼𝓮𝓻𝓮𝓶😱😱😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!