NovelToon NovelToon
DUA GARIS MERAH GADIS BISU ( Za-Ga )

DUA GARIS MERAH GADIS BISU ( Za-Ga )

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Mafia / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Reva'$live

Dyeza Ghinara Alinzkie Harus menerima takdir yang sudah di tentukan oleh ibu tirinya.

Semuanya berawal dari dua garis merah yang di alaminya. kehidupannya jadi berubah

menikah dengan pria yang tidak dirinya kenal. bahkan melihat saja tidak pernah.

Namun apalah daya.
Semua demi kebaikan dirinya dan juga ayahnya

Menerima pinangan seorang presdir muda namun Pria itu juga merangkap sebagai seorang mafia.

Mafia kejam yang tidak segan mengambil organ orang yang sudah berani mengusik pekerjaanya.

Akankah gadis ini bertahan di sisiNya?
Atau malah pergi meninggalkannya.?

🌹🌹

Masih tahap belajar dan terus belajar

Mohon krisan nya ya Readers.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva'$live, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengendap endap

...***...

Dirga sudah berada di kamarnya.

Dirga segera mengambil ponselnya.

Saat di lihat ada beberapa panggilan. Dan pesan masuk.

Dirga mengerutkan keningnya saat melihat nomer tanpa nama.

Karena penasaran Dirga pun membukanya.

☎"Ga.. Bisa kita ketemu besok. Ini penting."

Tak ingin membalas Dirga segera menghapus pesan itu. Dirga tau itu adalah Tania. Wanita yang sudah menghinanya.

Lalu beralih ke nomer Candra.

☎"Bos... Saya sudah menemukan dimana tempat tinggal pria itu." ujarnya

Dirga segera, bernafas lega saat ada kabar bagus dari Candra.

☎"Bagus.. Awasi dia. Dan jangan sampai lolos. Kirim aku tempatnya. Aku segera meluncur." send..

☎"baik bos.. Sebaiknya besok saja. Ini saya sudah berada di jalan untuk malam." jawabnya lewat pesan

Dirga segera mengerti. Semua juga butuh istirahat termasuk Dirga nya. Dirga pun segera menutup ponselnya setelah menyetujui usulan Candra.

Dirga segera melepas pakaiannya. Dan kini hanya, memakai boxer warna hitam yang melekat di tubuhnya. Dirga membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur size kingnya.

Tak butuh waktu lama Dirga segera memejamkan matanya

..."**...

Ponselnya sejak tadi berdering. Namun Dirga enggan mengangkatnya. Rasanya matanya begitu berat untuk di buka.

Dirga dengan malas mengangkat ponselnya.

"halloohhh.." sapa Dirga. Tidak ada sambutan. Dirga segera mengecek Penggangu tidurnya.

"Sialll..." umpatnya lalu segera menutup kembali panggilannya

Tak butuh waktu lama ponselnya kembali berdering.

"halooo..." ucap Dirga keras.

"Ga.. Ini aku Sam. Napa sihh teriak teriak." jawab Sam. Kesal.

"Katakan ada kabar apa?" tanya Dirga yang tak ingin berbasa basi

"Gadis itu akan menikah minggu depan." jawabnya

"Baiklah.. Kau urus semuanya." ujar Dirga

"Maksudnya?" tanya Sam bingung.

Dirga segera menjelaskan maksudnya dan Dirga pun mulai bercerita pada Sam. Tentang gadis itu. Dirga sudah janji jika Sam bisa memberi kabar baik. Maka Dirga akan menceritakan semuanya.

"Oohh.. Baiklah.. Begitu dong.. Jadi pria bertanggung jawab." balas Sam.

Ck.. decak Dirga. Lalu segera menutup telponnya.

Dirga segera masuk ke kamar mandi. Karena harus ke kantor. Pagi ini Dirga akan datang lebih pagi. Karena nanti siang Dirga akan cabut dulu dari kantor.

...***...

Daniel dan Desi tengah berada di ruang makan.

Anggi sudah berangkat sekolah bersama Rendi. Sedangkan Yeza masih berdiam di kamarnya.

Yeza mengunci pintunya dan segera, mengemasi pakaiannya. "Lebih baik aku pergi dari rumah ini. Aku tidak mau menikah dengan pria itu." ucap Yeza dalam hati.

Yeza tak ingin mengabdi pada pria yang tidak di sukai sama sekali. Apalagi harus menjadi istrinya seumur hidup.

"Za.. Makan dulu nak." panggil Daniel dari luar kamar Yeza.

Yeza tetap diam. Dan segera menyelipkan kertas untuk papanya.

📝"Yeza makan nanti saja. Yeza belum lapar. Kalo papa mau berangkat kerja. Nggak papa." tulisnya

"Sayang buka dong pintunya nak. Papa ingin bicara sebentar sama kamu." ucapnya

Dua menit, tiga menit sampai lima menit tidak ada sambutan dari kamar Yeza. terpaksa Daniel harus turun karena harus berangkat bekerja.

Yeza sudah selesei membereskan pakaiannya.

"Aku harus pergi dari rumah ini secepatnya. Sebelum ada yang tau." ucap Yeza dalam hati.

Yeza mengendap endap dari kamarnya. Melangkah dengan sangat pelan. Sambil membawa tas besarnya. Semua sudah Yeza masukkan. Termasuk ponsel dan uang tabungan dari papanya.

...***...

Dirga melangkah dengan sangat gagah. Memang terlihat sangat tampan Dirga dengan pakaian kantornya. Selalu saja menjadi pusat perhatian karyawan wanitanya.

Di belakang Dirga juga ada Arka sangat kakak. Memang sangat berbeda Arka dan Dirga. Dari segi fisik Dirga lebih unggul ketampanannya.

Dari segi tubuh, Dirga juga lebih gagah dan berotot. Arka menatap semua karyawan wanita yang masih memusat pada penampilan Dirga

Eheenmm.. Deheman Arka mampu membuat para karyawan wanitanya membubarkan diri.

Arka segera memasuki lift satunya. Karena nggak ingin se ruangan dengan Dirga.

Dirga memasuki kantornya. Dan terlihat disana sudah ada yang menempati kursi kebesarannya.

"Untuk apa kau kesini?" tanya Dirga

"Ga.. Aku ingin bicara sesuatu padamu" ucapnya

"Tidak ada lagi yng perlu di bicarakan. Cepat tinggalkan ruangan ku." tekan Dirga.

Tania segera berdiri lalu mendekat ke Dirga. Tania menyusuri rahang tegas milik Dirga dengan jemari lentiknya. Yang kukunya di hiasan dengan kutek berwarna merah muda.

"Aku merindukanmuhh.. Beri aku kesempatan sekali lagi Ga." ucap nya lirih. Lalu tangannya mulai menyusuri ke dada bidang milik Dirga.

Dirga mendongak merasakan sentuhan Tania yang begitu sangat membangkitkan gairahnya.

Sshhh... Desis Dirga.

Dirga segera menyadari jika itu adalah sentuhan wanita yang sangat di bencinya.

Tania, mengecup leher Dirga dan jemarinya dengan lincah melepas kancing kemeja milik Dirga. Stelah terlepas Tania mencium setiap inci tubuh Dirga.

Usshhh... Desah Dirga

Dirga segera mencekal tangan Tania. "Tinggalkan ruanganku sekarang." ucap Dirga dengan suara beratnya.

Dirga adalah pria normal. Yang tidak bisa abai dengan sentuhan dari wanita yang begitu lembut.

"Kenapah.. Bukan lah kau juga menginginkannya?" tanya Tania menggoda

"Tinggalkan ruanganku sekarang juga." ucapnya lagi. Kalo ini Dirga tidak menatap wajah Tania sama sekali.

Dirga nggak ingin kembali jatuh dalam cinta wanita satu ini.

Dengan kesal Tania segera meninggalkan ruangan Dirga. "Aku akan kembali lagi kesini Ga.ingat itu." ancamnya

Dirga segera mengancingkan kembali kemejanya.

Bersamaan dengan Boni yang memasuki ruangan.

"Ga.. Tadi Tania..?" tanya dan melihat penampilan Dirga yang sudah acak acakan kemejanya. Boni juga melihat rahang Dirga ada bekas bibir milik Tania.

"Kenapa harus malu.. Jika kamu menyukainya katakan saja. Dari pada kalian bermesraan di kantor pagi pagi lagi. Bikin malu papa." ucap Boni menggoda

"Ini bukan seperti yang papa pikirkan. Dia yang memaksa." balas Dirga. Sambil merapikan kemejanya.

Lalu mengambil cermin untuk membersihkan bekas bibir Tania.

"Tapi kau menikmatinya kan?" tanya Boni lagi.

Ck.. Decak Dirga

"Ada urusan apa papa kesini?" tanya Dirga datar.

"Ini.. Jam 9 kau ada rapat." ucap Boni

"Kemana asistenmu itu. Kenapa selalu datang terlambat?" tanya Boni.

Tentu yang di tanyakan adalah Samuel.

"Sam sedang mengurus pekerjaan yang lain." Jawab Dirga

Tak ingin memperpanjang masalah Dirga. Boni segera keluar dan harus kembali bekerja.

...***...

Setelah rapat selesei.

Dirga sudah sampai dimarkas. Di mana disana juga ada Candra.

"Bagaimana? " tanya Dirga

"Dia ada di dalam." jawabnya

Dirga, segera masuk keruangan gelap nan lembab.

Dirga menyalakan lampunya. Lalu menatap pria yang ada dalam sekapannya. Dirga menyeringai lalu mendekat di mana pria itu berada

"Katakan apa motifmu mau menikahi gadis itu?" tanya Dirga

"Apa urusanmu?" tanya Juna.

"Dia anakku. Dan kau tau.. Wanita itu hamil anakku jangan coba caba mengambil anakku" ucap Dirga sambil mencengkeram rahang pria itu.

"Katakan.. Sebelum ku buat hancur wajahmu." ancam Dirga lagi.

Cihhh..

"Lakukan saja" tantangnya

"Owhh kau melawanku?"

"Ini belum saatnya." jawab Dirga

"Kurung Dia sampai hari pernikahannya usai. Jangan lepaskan sebelum aku benar benar membuat hancur wajahnya." ucap Dirga

Lalu segera, meninggalkan ruangan gelap nya.

...***...

"Ini.. Kenapa nama pria nya Arya Gusti Dirgantara?"

1
Yuli t4n
dasar bapak geblel mau aja bekas anak
Yuli t4n
anggi bukan anaknya danil pasti anak seno
Yuli t4n
dua x kejadian pergi sama mertua
Yuli t4n
Dirga ng memperkosa yeza
Anisha Anzelina
Luar biasa
anninayah karim karim
cerita nya seperti sinetron ikan terbang
Surati
bagus
Linang💛
agak lucu pas di bagian ini. tpi nggak ap" mngkin author msih blajar
Linang💛
kata yg tepat bukan ukuran. tapi suhu
Linang💛
yaa sallammmmm.....
ngapain coba punya pemikiran bgni. klo si mm'nya rendi nekat cerita keteman-teman'nya. sama ajh dong bongkar aib sndri. secara yg menodai anak'nya sndri🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️

bingung sma jalan pikiran author di bab bagian ini🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Linang💛
pemikiran anggi kok agak blo'on yah. kalo nggak di kasih tau orang tua'nya. gimana cara'nya bertanggung jawab coba? secara'kan mreka msih ank". hadehhhh. dasar bonet (bocil nekat)🙄🙄
Linang💛
lah. berarti bab sebelum'nya bkn halusinasi?
Linang💛
pemborosan kata
“sedangkan non Anggi sudah berangkat karena dijemput temannya.”
dalam kalimat ini tidak perlu menggunakan kata “karena.” kata karena terjdi apabila ada unsur kata “sebab akibat” dalam satu kalimat.

Namun jika ingin menyempurnakan kalimat tersebut maka ada baik'nya kata “Karena” di ganti dengan kata “Lebih dulu, atau duluan.”

Contoh yg benar iyalah
“Sedangkan non Anggi sudah berangkat duluan dijemput sama temannya.”
Linang💛
kata yg tepat bukan “haru”. haru itu kependekan dari kata “terharu”. dan kata terharu itu di gunakan ketika melihat kebaikan/ketulusan seseorang terhadapat orng. atau ketika seseorang berbuat baik kepda kita. jdi kata yng tepat di gunakan pada kalimat ini iyalah “Seduh”
Linang💛
seharus'nya bukan kata nyengir yg tepat tpi sinis. sebab tokoh anggi tidak menyukai dyeza. kta nyengir biasa di pakai pda kalimat ketika seseorang sedang mlakukan kesalahan. tpi ia tak mrasa berslah sedikit'pun. sedang dia tau ap yg dilakukan'nya salah. kata nyengir juga biasa trjadi ketika seseorang sdang membuat lelucon aneh.

Contoh
“Lo ya. yang ngabisin minuman gue?" ucap deni dengan mata melotot garang pda pelaku

“Hehe. sorry habisnya gue haus banget. ntar gue ganti deh.” kata delon nyengir kuda
Bundanya Pandu Pharamadina
terimakasih mbak Author
ceritanya bagus langsung pd intininya tidak berbelit - belit, di tunggu kisah anak-anak mereka, sehat selalu di limpahkan Rezeki dan berkah buat mbak Author
Aamiin🤲
Bundanya Pandu Pharamadina
orang terdekat yg jadi penghianat, siap² terbunuh di tangan Dirga sang penghianat
Bundanya Pandu Pharamadina
Yesa di depanmu Bapak anak dlm kandunganmu (Yesa)
Bundanya Pandu Pharamadina
semangat dan sehat selalu buat mbak Author
❤❤❤❤
Bundanya Pandu Pharamadina
reaksi Dirga gimana yah klo mamanya ngliatin foto si penolong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!