NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Nona Muda

Mendadak Jadi Nona Muda

Status: tamat
Genre:Keluarga / Anak Kembar
Popularitas:686.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bundew

Melody kabur dari rumah setelah hampir diperkosa oleh papa tirinya yang kasar dan pemabuk.
Karena panik, Melody naik sembarang bus hingga akhirnya gadis dua puluh empat tahun tersebut tersesat di sebuah kota metropolitan tanpa bekal maupun identitas apapun.

Di tengah kebingungannya, Melody tiba-tiba bertemu seorang pria berjas rapi yang membawa beberapa bodyguard dan memanggil Melody sebagai Nona Claudia.

Sekuat apapun Melody membantah, tidak ada seorang pun yang percaya kalau Melody adalah Melody dan bukan Nona Claudia.

Lalu siapa sebenarnya Nona Claudia yang dimaksud oleh semua orang?

Ada hubungan apa sebenarnya antara Melody dan Nona Claudia hingga membuat keduanya mempunyai wajah yang sama?

Dan dimana sebenarnya Nona Claudia yang asli bersembunyi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGECUT!

"Mbak Mel!" Bagus yang baru pulang dari kerja sudah berteriak-teriak pada Claudia yang sedang duduk-duduk cantik di teras rumah.

"Ada apa, Gus?" Tanya Claudia.

"Ada job nyanyi, Mbak!" Ujar Bagus dengan nafas yang masih terengah-engah.

"Hah?" Claudia membelalakkan kedua matanya. Clau memang seorang penyanyi meskipun bukan penyanyi terkenal karena itu hanya sekedar hobi.

Tapi Mbak Mel?

Apa Mbak Mel penyanyi juga?

Kok bisa kebetulan sama, ya?

"Nyanyi dimana? Memang aku penyanyi, ya?" Tanya Claudia polos yang langsung membuat Bagus menatap aneh pada Claudia.

Baiklah, itu sudah biasa!

Sebentar lagi paling juga Bagus akan menempelkan punggung tangannya di dahi Claudia.

"Mbak demam?"

"Amnesianya kambuh lagi?" Tanya Bagus seraya meletakkan punggung tangannya di dahi Claudia.

Nah kan!

"Siapa yang amnesia, Bagus?" Tanya Andez yang tiba-tiba sudah muncul di teras rumah Bagus.

"Mas siapa?" Bagus menatap asing pada Andez.

"Lah, tetangga sendiri masa nggak kenal, Gus?" Celetuk Claudia heran.

"Mbak Mel kenal?" Bagus gantian bertanya pada Claudia.

"Iya dia kan Andez. Warga sini yang katanya lama jadi TKI dan baru pulang," jelas Claudia yang justru membuat Bagus menganga bingung.

"Kok Bagus nggak tahu, ya?" Gumam Bagus seraya garuk-garuk kepala.

"Jadi soal job nyanyi tadi? Nyanyi dimana?" Tanya Claudia kembali ke topik awal.

"Di hajatan, Mbak! Masa iya nyanyi di konser." Bagus tertawa terbahak-bahak.

"Hah? Nyanyi di hajatan?" Sekarang gantian Claudia yang garuk-garuk kepala.

"Wah, suara kamu pas lagi ngomong saja sudah merdu, Mel! Nanti kalau nyanyi pasti tambah merdu," ujar Andez memuji Claudia.

"Merdu banget, Mas! Nanti mas Andez nyawer yang banyak, ya!"timpal Bagus bersemangat.

"Pasti itu!" Jawab Andez ikut-ikutan bersemangat.

"Duit aja dipikirin!" Claudia refleks menoyor kepala Bagus.

Punya sepupu laki-laki seperti Bagus ternyata menyenangkan juga. Sebelas dua belas dengan Sam usil!

Tapi Claudia masih belum bisa mengingat nomor ponsel Sam sampai sekarang. Eh, bukankah Claudia bisa menelepon ke rumah?

Bodoh sekali!

Kenapa juga nggak kepikiran sejak kemarin.

Eh, tapi kalau Claudia kembali sekarang, bagaimana dengan Bu Aya?

Melody juga masih belum pulang. Nanti kalau Bu Aya sakit lagi kasihan.

Baiklah!

Nanti saja Claudia pulangnya kalau Melody sudah pulang dan kembali ke desa ini. Claudia juga penasaran pada gadis bernama Melody itu dan ingin bertatap muka langsung dengannya.

****

"Kita di mana ini, Sam?" Tanya Melody bingung saat Sam menghentikan mobilnya di depan sebuah gedung tinggi. Tapi ini berbeda dengan gedung apartemen Matthew kemarin.

"Kantor papa kamu," jawab Sam seraya mengulas senyum.

Perasaan Melody saja atau Sam memang jadi murah senyum belakangan ini?

Ah, tapi pria ini memang begitu manis saat tersenyum.

"Papa Nona Claudia lebih tepatnya," Melody mengoreksi.

"Ah, iya! Itu dia." Sam tertawa kecil dan pria itu sudah melepaskan sabuk pengamannya.

"Tuan Harun memintaku untuk mengajakmu kesini," jelas Sam lagi.

"Mau apa? Aku benar-benar buta soal pekerjaan di kantor, Sam! Aku hanya tamatan SMA," cecar Melody yang terlibat khawatir.

"Tenang saja! Nanti aku bantu," ujar Sam menenangkan Melody sambil mengusap pundak Melody dengan lembut.

"Ayo turun!" Ajak Sam selanjutnya dan Melody hanya mengangguk. Melody dan Sam berjalan beriringan dan masuk ke dalam gedung kantor.

Tepat di depan lift, Matthew tiba-tiba muncul dan menyapa Claudia.

Astaga!

"Clau!" Matthew langsung memeluk Melody dan hendak mencium bibir Melody. Namun secepat kilat Melody mengangkat tangannya dan menghalangi ciuman dari Matthew.

"Uhuuk!" Melody pura-pura batuk di depan Matthew.

"Maaf, aku sedang radang tenggorokan."

"Uhuuuk!" Melody kembali batuk-batuk. Tentu saja hal itu langsung membuat Matthew mengurungkan niatnya untuk mencium bibir Melody.

"Lalu kenapa kau kesini dan tidak istirahat di rumah saja?" Tanya Matthew seraya meletakkan punggung tangannya di dahi, lalu di leher Melody dan membuat Melody sedikit menggeliat.

"Tidak demam," gumam Matthew yang sudah ganti melancarkan ciuman di tengkuk Melody. Penolakan Melody kali ini hanya berakhir sia-sia.

Sial!

"Aromamu sedikit berbeda. Kapan kau selesai?" Tanya Matthew sedikit berbisik yang tentu saja merujuk pada tamu bulanan Melody kemarin.

"Entahlah," jawab Melody tergagap karena kecupan Matthew di tengkuknya barusan mendadak membuat Melody merasakan gelenyar aneh.

"Pulang saja kalau memang kau sedang sakit!" Saran Matthew lagi.

"Aku baik-baik saja dan hanya radang tenggorokan," tukas Melody sambil kembali batuk-batuk.

"Baiklah!"

"Aah!" Melody berjenggit kaget saat tangan Matthew tiba-tiba sudah merem*s dadanya. Sementara Matthew malah tertawa seolah tanpa dosa.

Dasar mesum!

"Aku harus kembali le kantorku sekarang. Bye!" Pamit Matthew seraya berlalu dari hadapan Melody dan Sam yang sejak tadi hanya diam.

Sam bahkan tak berusaha melindungi Melody dan pria itu malah memalingkan wajahnya seolah tak peduli pada Melody yang baru saja digerayangi oleh Matthew.

Melody yang kesal akhirnya memilih untuk masuk saja ke dalam lift tanpa menegur Sam.

"Mel!" Sam buru-buru menyusul Melody namun secara gantian meloloskan yang memalingkan wajahnya.

"Mel, maaf-"

"Kau sama sekali tak mencegah tingkah mesum Matthew tadi kepadaku dan haya diam saja!"

"Mana janjimu untuk melindungiku?" Cecar Melody mengomel penuh emosi pada Sam.

"Aku minta maaf, oke!"

"Tapi Nona Claudia biasanya memang-"

"Aku Melody dan bukan Nona Claudia!" Potong Melody cepat dengan nada meninggi.

"Baiklah aku minta maaf!" Sam kembali minta maaf dan memasang raut penuh sesal. Sam sebetulnya juga marah melihat tingkah Tuan Matthew lagi. Tapi Sam malah tak berbuat apa-apa dan diam saja!

Dasar pengecut!

"Maaf, Melody," ucap Sam sekali lagi dengan nada lembut seraya menangkup wajah Melody.

Melody hanya mengangguk dan langsung menghambur ke pelukan Sam bersamaan dengan pintu lift yang tiba-tiba terbuka.

Papa Harun sedang berdiru di depan lift dan melihat Sam yang sedang memeluk Melody.

"Kau dan Claudia sedang apa, Sam?"

.

.

.

Mati lampu sinyal ikut mati.

Maaf baru UP.

Terima kasih yang sudah mampir.

Jangan lupa like biar othornya bahagia.

1
Siti patma
terhibur dengan derita kocak
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Bzaa
hadirrr
Aurora
Luar biasa
dream
siap laksanakan🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
THE BEST TO BUNDEW.....
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
BLM LGI BIBIR BAWAH YG ADA SATU2NYA KACANG DIATASNYA...😁😁😁😁😁🤭🤭🤭🤭
Sulaiman Efendy
TRNYATA AARON YG AMBIL KSUCIAN CLAUDIA.. SLEPAS ITU MATT YG SERING PKE CLAU, JDI BEKAS AARON DI PKE MATT, KMUDIAN BLIK KE AARON LGI .
Sulaiman Efendy
MATT 11-12 DGN DEAN,, DPT KHAMILAN SIMPATIK KRN ULAH NYA SENDIRI SUKA CELUP2..
Sulaiman Efendy
HAMIL ANAK MATT TU SI MELODY.. 2 KK BRADIK SDH MRASAKN RUDALNYA MATTHEW.
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA TRPERAWANIN JUGA TU MELODY OLEH MATT...
Sulaiman Efendy
AARON JUGA SALAH SANGKA, MELODY DI KIRA CLAUDIA..
Sulaiman Efendy
BRRTI PAS NAVYA NIKAH DGN ERLAN, MELODY YG BRSAMA MATT, BKN CLAUDIA
Sulaiman Efendy
YG PMBUNUH SUPIR KONTAINER, AYANA YG LO SALAHKN, HRSNYA TU SUPIR YG LO BUNUH..
Sulaiman Efendy
PADAHAL MARLINA YG AJAK AYANA...
Sulaiman Efendy
BEGITU RUPANYA CERITA MASA LALU AYANA, HARUN & MARLINA...
Sulaiman Efendy
JGN2 SI ANDEZ INI AARON HERNANDEZ YG NYAMAR JDI SPUPUNYA BAGUS
Sulaiman Efendy
MMPUS, BISA DIPERAWANIN TU SI MELODY SAMA MATT..
Sulaiman Efendy
KYKNYA SAM NAKSIR SI MEL NI..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!