NovelToon NovelToon
IF I NEVER MET YOU

IF I NEVER MET YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:951.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Cussie°®

Sarah adalah gadis desa yang cantik dan polos, dia tertipu dengan cinta palsu Frans.
Frans seorang pria muda, tampan, dan kaya raya yang menikahi Sarah karena taruhan yang dia buat dengan temannya.

Tidak lama setelah menikah Sarah hamil, tapi Frans tidak mau bertanggung jawab pada anak yang dikandungnya.
Frans meninggalkan Sarah yang tengah mengandung anaknya, dan kembali ke Jakarta.

Penderitaan Sarah tidak cukup sampai disitu, Sarah divonis dokter menderita kanker otak. Dokter menyarankan dia untuk menggugurkan kandungan demi kebaikannya. Tuhan tidak pernah membiarkan ketidak-adilan pada hambanya.

Suatu hari Frans mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia tidak bisa punya anak seumur hidupnya. Karena hal itu Frans harus membawa Sarah ke Jakarta, karena anak yang dikandungnya itu satu-satunya yang akan menjadi penerusnya.

Bagaimanakah nasib Sarah selanjutnya? Akankah dia memilih keselamatannya atau bayi yang dikandungannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cussie°®, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemeriksaan

Keesokan harinya, di meja makan. Saat Frans sedang menikmati sarapan paginya sebelum berangkat ke kantor, dia heran dengan rasa makanannya.

"Hmm… apa ini...? Kok rasanya beda dari biasanya,” gumam Frans sambil mengecap-ngecapkan lidahnya. Dia bingung dengan rasa makanan tersebut.

"Kenapa, Tuan? Apa makanannya tidak enak?" tanya bi Inah khawatir, dia takut rasa masakan itu tidak sesuai dengan selera Frans.

"Tidak. Ini enak kok! Cuma rasanya beda, tidak seperti biasanya. Apa ini resep baru?" tanya Frans penasaran. Dia merasa makanan yang dia santap jadi semakin lezat.

"Tidak, Tuan. Itu bukan saya yang memasak, itu Non Sarah yang memasaknya," jawab bi Inah menjelaskan pada Frans.

"Ke mana dia, aku tidak melihatnya dari tadi?" tanya Frans dingin.

"Non Sarah ada di halaman depan, Tuan. Dia sedang melihat-lihat tanaman bunga," jawab bi Inah memberitahu lokasi keberadaan Sarah.

Setelah selesai sarapan, Frans bersiap untuk pergi ke kantornya. Namun sebelum Frans masuk ke dalam mobilnya, dia melihat Sarah dan segera memanggilnya.

"Sarah...!! Cepat kemarilah...!!" panggil Frans sambil melambaikan tangan kanannya pada Sarah.

"Ada apa...?" tanya Sarah dengan wajah ragu-ragu, dia takut berbuat salah lagi karena tiba-tiba Frans memanggilnya.

"Bersiaplah! Sebentar lagi mama akan segera ke sini untuk mengantarmu memeriksakan kandunganmu ke dokter," ujar Frans dengan wajah dingin.

"Iya, aku mengerti," jawab Sarah dengan menganggukan kepalanya.

Setelah kepergian Frans, Sarah mulai terlihat khawatir. Di dalam kamarnya, Sarah berjalan mondar mondar-mandir sambil memainkan jari-jemarinya. Dia takut akan ketahuan, jika dia menderita sakit kanker otak saat pemeriksaan nanti.

"Apa yang harus aku lakukan? Kalau mereka tahu aku sakit, pasti Frans dan ibunya tidak mau menerima anak ini. Tolonglah aku Ya Tuhan…" ujar Sarah dengan gelisah.

Tidak lama kemudian, bi Inah datang ke kamarnya. "Non Sarah... nyonya Grace sudah tiba, Anda silakan turun untuk segera berangkat!" panggil bi Inah dari balik pintu kamarnya.

"Baik, Bi." sahut Sarah dari dalam kamarnya, dia bergegas untuk turun ke bawah supaya tidak membuat Grace menunggunya terlalu lama.

Sesampainya di bawah, di sana sudah ada Grace yang duduk manis di sofa ruang tamu. Lagi-lagi dia menatap Sarah dengan sinis.

"Jangan salah paham! Aku melakukan ini bukan karena aku menerimamu, aku melakukan ini hanya untuk kesehatan calon cucuku!" tegas Grace dingin.

"Iya, Bu. Saya mengerti," jawab Sarah lirih.

"Siapa yang kau panggil Ibu? Panggil aku N-y-o-n-y-a, kau mengerti?!" ucap Grace dingin dengan tatapan sinisnya.

"Iya, Nyonya," kata Sarah mengkoreksi ucapanya.

Mereka berdua pun segera berangkat ke rumah sakit. Sesampainya di sana wajah Sarah terlihat pucat dan gelisah, tangannya berkeringat dingin karena dia terlalu tegang menunggu antrian namanya disebut.

"Bu Sarah..., apa ada yang namanya Bu Sarah?" panggil suster tersebut sambil melihat ke arah pasien yang sedang mengantri.

"Iya, saya…!" jawab Sarah sambil mengangkat tangan kanannya. Dia berjalan memasuki ruang pemeriksaan dengan jantung yang berdegup kencang dan langkah kaki yang berat.

Kebetulan Dokter tersebut adalah Rani, sahabatnya Frans. Setelah pemeriksaannya selesai, Rani sangat terkejut melihat hasil pemeriksaan Sarah. Tapi sebelum Rani bicara, Sarah langsung berlutut di depan kakinya.

"Tolong saya Dok, tolong jangan beritahu mertua saya yang di luar, jika saya sakit. Tolong rahasiakan ini, Dok...!" pinta Sarah dengan berurai air mata.

Melihat Sarah yang berlutut sambil menangis di depannya, Rani segera menyuruhnya untuk duduk kembali di kursi. Setelah itu Rani membaca biodata Sarah dan dia terkejut melihatnya.

"Ternyata kamu istrinya Frans...?" tanya Rani keheranan. Sarah yang bingung mengapa Rani bisa kenal dengan Frans, dia hanya mengangguk menjawab pertanyaan Rani.

"Kamu tidak seperti apa yang saya bayangkan," ucap Rani dengan tersenyum.

"Apa setidak pantas itukah saya untuk Frans?" tanya Sarah dengan wajah sedih karena dia mengira Rani menghinanya.

"Bukan! Bukan itu maksud saya, maksud saya kamu tidak seperti tipe wanita-wanita yang pernah dekat dengan Frans," jawab Rani menjelaskan maksudnya supaya tidak melukai perasaan Sarah. "Kalau boleh saya tahu, sejak kapan kamu tahu tentang kondisimu ini?"

"Saya tahu sejak awal kehamilan."

"Berarti kamu juga tahu, karena alasan bayimu ini mungkin usiamu tidak akan bertahan lama."

"Iya, saya sudah tahu. Karena itu saya mohon pada Dokter, tolong rahasiakan sakit saya ini dari Frans dan ibunya, karena setelah saya melahirkan, mungkin saya tidak akan bisa menjaga anak ini," jawab Sarah menjelaskan alasannya.

Setelah mendengar cerita dari Sarah, Rani jadi tidak tega dan dia menyanggupi akan merahasiakan sakitnya dari Frans dan ibunya, "Baiklah, aku janji akan merahasiakan ini."

"Terima kasih Dokter, terima kasih banyak," ujar Sarah dengan tersenyum sambil menggenggam tangan Rani.

"Panggil saja saya Rani. Saya sahabatnya Frans dari kecil, dan kamu istrinya berarti teman saya juga, kan?" ujar Rani mengkoreksi ucapan Sarah.

"Anda mau berteman dengan saya yang kampungan ini?"

"Iya, saya tidak melihat seseorang dari status sosialnya untuk berteman. Saya tahu kamu orang yang baik."

"Terima kasih, Ran. Kamu mau berteman dengan saya," sahut Sarah tersenyum senang, karena akhirnya dia punya teman juga di Jakarta.

"Ini kartu nama saya, hubungi saya jika terjadi sesuatu dengan kamu, lain kali saya akan mampir ke sana." Rani menyodorkan kertas kecil di tangannya.

Setelah itu Sarah keluar dari ruangan Rani dengan membawa kertas laporan medis tentang pemeriksaan kandungannya dan menyerahkannya pada Grace.

"Baguslah kau sehat, itu akan berpengaruh pada calon cucuku," kata Grace dingin sambil membaca laporan di tangannya. Setelah itu mereka berdua pulang dari rumah sakit.

1
Sammai
kenapa Sarah bodoh sekali tinggalkan Frans secepatnya
Riskiya ahmad
lanjut thor
Zizi Sahputri
HEYYY BISA DI LANJUTIN GAK SOALNYA NOVELNYA BAGUS TOLONG DONG DI LANJUTIN DAN KENAPA CERITANYA BERHENTI DISITU PLISSS TOLONG DI LANJUTIN YAH !!!!🙏🙏🙏
Gloria Sinaga Sinaga
autor gimn kelanjutannya di tungguin ya
Delia Est
kok onok yo wong lanang koyok ngunu iku??!
Delia Est
langsung pikiranku tertuju pada sarah..
csadness inc
ya ella , harusnya ada tulisan ( proses penerbitan) di atasnya biar gag baper yang baca, segitu bngt niatnya bikin reader emosi, Uda baca, eh malah akhir2nya proses penerbitan, resek bngt sih nih author
✨hubby✨
next thor
Rohmaniyah Nurzen
😭😭😭😭😭😭😭😭
Rohmaniyah Nurzen
kualat lho Sarah yg lho cari2 tapi lho sakitin
Rohmaniyah Nurzen
😭😭😭
꧁🥀❥͜͡ρυᷡтᷧ͢яͦιᷡ🍃🥀꧂
di tunggu up nya autor 1😘😘😘😘👍💪💪💪
Norintan Nazmie Tim's Sha
up
up
up
hera wati
novel ini udah lama bgt ga up emang kata autornya ga bakalan up lg karna udh ad bukunyq.. klau mau baca beli aja bukunya!!
Naila Istiqklaliya: emang belinya di mana kak
total 1 replies
Viola Nisa
up donk kak
Viola Nisa
lanjutannya mana, kok lama banget gak up
malaikat kecil
aduh untuk author semangat terus ya buat novel nya...aku suka tapi aku benci banget sama pemeran Frans nya...Thor usahain si Frans nyesel Sampek ketulang ya karna udah ninggalin Sarah👍
Khanza: iya thor setuju, thor kok upnya lama cepet up thor 😭😭
total 1 replies
malaikat kecil
bajingaaaaaaaaaaannnnnnnnn...kan si Sarah nya kasihan😭😭😭😭🤧🤧🤧
Cenul Cenat Cenut
pengen nanti Sarah balas dendam berubah jadi jahat
AdaRos
udah sedih sedih gini kok gak di up lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!